
"Eve lo kemarin kenapa gak sekolah". rengek Lea
Eve baru saja turun dari mobil nya dan Lea langsung merengek sambil bergelayut pada nya
"ada apa kenapa kau merengek seperti anak kecil". ucap Eve bingung
"kemarin hampir aja gue mati, mereka semua ada di sekolah kita".
Eve mengerutkan kening nya tidak mengerti, mereka siapa maksud mu".
" itu loh yang waktu itu ketemu sama kita di jalan ".
ah Eve mengerti jadi maksud nya anak anak berandalan itu ya". pikir Eve
"kenapa mereka ada di sini".
" itu masalah nya mereka pindah ke sini karena nyariin lo, gimana ini jangan² mereka mau balas dendam lagi". ucap Lea panik
"jangan pedulikan mereka ayo masuk". ucap Eve sambil menarik tangan Lea
"lo beneran gak takut sama mereka". ucap Lea heran pasal nya Eve terlihat biasa biasa saja
Eve tidak menjawab dia hanya sedikit menyunggingkan bibir nya karena menganggap lucu perkataan Lea, kenapa dia harus takut sedangkan dia tidak menganggap meraka ancaman sama sekali dia hanya tinggal menjentikan jari nya dan mereka akan menghilang
sementara itu di tempat lain, Renata mengepal kan kedua tangan nya marah saat melihat ke adaan Eve yang tampak baik baik saja
Starla yang di samping nya pun merasa ngeri sendiri karena melihat tatapan Renata yang begitu tajam
" lo gak papa kan". ucap nya takut
Renata langsung pergi melengos begitu saja tanpa menjawab pertanyaan Starla
****
The Lion mengikuti seorang guru yang akan pergi ke kelas untuk mengajar
"kalian tunggu di sini ". ucap guru tersebut setelah sampai di depan pintu kelas
tidak lama setelah guru itu masuk mereka pun di persilah kan untuk masuk, saat mereka memasuki kelas suasana yang tadi nya gaduh menjadi senyap seketika
perkenalkan mereka adalah murid baru yang mulai sekarang akan menjadi teman kelas kalian, silahkan Perkenalkan nama kalian". ucap guru itu
Lea yang melihat siapa orang yang baru saja memasuki kelas melotot kan mata nya karena terkejut
" Eve lihat mereka kan". ucap Lea sambil mengguncang tangan Eve
"aku tahu". ucap Eve acuh
"hay nama saya Tara dan ini kembaran saya Arjuna". seru Tara riang sambil menunjuk ke arah Arjuna, sedang Arjuna hanya tersenyum saja sambil melambaikan satu tangan nya
"Gibran".ucap Gibran datar
__ADS_1
"gue Bisma". ucap Bisma sambil sedikit tersenyum
Bisma melihat ke arah samping nya dan mendapati Nanda yang sedang terbengong dia pun menyenggol tangan Nanda untuk menyadarkan nya
" ye malah ngelamun si bos, cepet kenalan elah gue pengen duduk". ucap Bisma
Nanda yang sedang asik melamun sambil memperhatikan seseorang pun tersadar dari lamunan nya saat Bisma yang tiba-tiba menyenggol tangan nya
"Nanda ". ucap nya sambil berusaha untuk bersikap se'cool mungkin
setelah itu mereka lalu di persilah kan untuk duduk di bangku yang masih kosong, Nanda berjalan ke arah Eve dan duduk tepat di samping nya
" gawat dia kesini, dia jalan ke sini Eve". ucap Lea panik dan guncangan di tangan Eve pun menjadi semakin kuat
"aku tahu Lea, aku juga bisa melihat nya tenang lah". ucap Eve sambil melepaskan tangan Lea
" hay ".kata Nanda sambil tersenyum manis ke arah Eve, dia lalu terkekeh saat melihat tatapan malas Eve yang seperti tidak berminat sama sekali pada nya
" lucu nya". batin nya
*****
plakk,,
Nanda mengusap sebelah pipi nya yang sakit akibat tamparan yang baru saja Renata berikan, saat dirinya akan mengikuti Eve pergi ke kantin tiba-tiba saja dia di tarik oleh Renata dan di sini lah mereka sekarang di taman belakang
"lo bohongin gue Nanda, kenapa dia masih baik baik saja ". ucap Renata marah
" kenapa lo bilang, gue bilang gue benci sama dia kan dan gue nyuruh lo buat ngabisin dia kenapa lo gak ngikutin perintah gue".
"kenapa".
Renata mengerutkan kening nya heran dengan sikap Nanda biasa nya jika dia marah seperti ini maka Nanda akan langsung bersikap manja dan berusaha untuk membujuk nya
" kenapa lo bilang, Nanda lo cinta kan sama gue ". tanya Renata heran
Nanda terkekeh, Renata seperti nya di sini lo salah paham deh, gue sering nurutin perintah lo karena gue gak mau kehilangan mainan berharga gue, gue sedikit pun gak cinta sama lo, seperti lo yang nganggep gue sebagai pelarian gue juga cuma nganggap lo sebagai ****** gue doang". ucap Nanda sambil membelai pipi Renata
" kau".
"karena sekarang aku sudah punya seseorang yang aku sukai, aku jadi tidak membutuh kan mu lagi, mulai sekarang jangan mengganggu ku lagi ok". ucap Nanda sambil tersenyum setelah itu dia pun meninggalkan Renata
" berhenti".
Nanda tidak menghirau kan panggil Renata sedikit pun dia tetap berjalan tanpa ada niat untuk berhenti sama sekali
"Nanda aku bilang berhenti". teriak Renata
sementara itu di kantin Brian menatap dengan tajam ke arah orang-orang yang duduk di depan nya
" kalian siapa". tanya Brian
__ADS_1
"kamu nanya".
ucapan Tara barusan sontak membuat teman teman nya terkikik karena menahan tawa, sedangkan Brian dia merasa jengkel karena ucapan Tara yang terkesan mengejek nya di tambah teman teman nya yang menertawakan diri nya
" diam". bentak nya sambil menggebrak meja
karena aksi nya tersebut semua orang yang berada di kantin pun menjadi melihat ke arah mereka namun Brian tidak peduli
"berani nya kalian". ucap Brian Sambil menunjuk ke arah mereka
" udah lah Brian, biarin aja meraka duduk di sana lagi pula cuma itu bangku yang masih kosong di sini". ucap Lea mencoba untuk menenangkan Brian dia merasa tidak nyaman karena semua orang melihat ke arah nya
"tapi".
Lea menggeleng kan kepala nya menyuruh Brian untuk berhenti, Brian pun menghela nafas nya lalu kembali menatap tajam ke arah Tara
sedang kan Eve dia tidak memperdulikan ke ributan di depan nya dan tetap melanjutkan acara makan nya, mau meraka baku hantam juga selama tidak mengganggu makan nya maka dia tidak akan peduli
"urusan lo udah beres". ucap Gibran pada Nanda yang duduk di samping nya
Nanda hanya mengangguk lalu mengalih kan perhatian nya pada seseorang di depan nya
" kenapa kau terus menatap ku". ucap Eve tidak suka
"tidak ada hanya mengagumi kecantikan seseorang saja ". ucap Nanda sambil tersenyum
Eve melihat Nanda sebentar lalu menghendikan bahu nya tidak peduli, dia lalu kembali pada makanan nya
****
" gue denger The Lion pindah sekolah ke Deimon". ucap Haider
Chio dan teman teman nya memang tidak masuk sekolah karena membolos, saat ini mereka sedang berada di markas
"ngapain meraka pindah". tanya Rizal heran
"palingan juga biar bisa bareng sama Renata ketua mereka kan emang pacar nya dia". ucap Riski menimpali
" gak, yang gue denger dia deketin Evelyn ". ucap Haider
"maksud lo". tanya Chio
Chio yang tadi nya tidak peduli pun bersuara saat nama Eve di sebutkan masalah nya ini ada hubungan nya dengan Eve dia akan mati jika membiarkan satu orang pun dekat dengan nya
" maksud gue, meraka datang ke sini bukan buat Renata tapi kaya nya ada hubungan nya sama Eve ". jelas Haider
mereka semua terdiam menerka nerka apa hubungan antara Eve dan ketua The Lion
Nanda
__ADS_1
Selamat berpuasa...