Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
19


__ADS_3

Damon berjalan ke arah Eve dengan wajah sedih nya, setelah itu dia lalu memeluk tubuh Eve


Huaa, Queen kenapa kau melupakan ku, kau sangat jahat". ucap Damon sambil menangis


paman, kenapa kau malah menangis sambil memeluk ku". ucap Eve sambil berusaha melepaskan pelukan Damon


apa dia sungguh kakak ku yang menakut kan itu". batin Chio sambil melongo melihat Damon yang sedang menangis di pelukan Eve


berhentilah menangis, apa kau tidak punya malu". ucap Eve sambil mengusap punggung Damon mencoba untuk menenangkan nya,


namun bukan nya berhenti, Damon malah menangis semakin kencang.


setelah beberapa menit kemudian akhirnya Damon berhenti menangis, namun masih dengan memeluk Eve karena dia tidak mau melepaskan nya


Eve melirik ke arah Chio berharap agar mau membantu dirinya, namun Chio malah memaling kan wajah nya dan pura pura tidak melihat ke arah nya


paman tolong lepaskan aku dulu, bukan kah kita harus bicara". ucap Eve mencoba selembut mungkin


begini paman, aku cenderung melupakan sesuatu yang menurut ku tidak penting jadi, maaf jika aku melupakan mu". ucap Eve dengan wajah tanpa bersalah nya


jadi menurut mu aku tidak penting, bukan kah kau bilang kau menyukai ku, kau pembohong Queen". ucap Damon dengan mata yang berkaca kaca


tolong jangan menangis lagi, katakan saja siapa nama mu mungkin aku akan mengingat nya". ucap Eve dengan gelagapan


apa kau tahu siapa Nero".


tentu saja aku tahu, dia teman masa kecil ku, tapi kenapa kau malah menanyakan dia". ucap Eve


itu aku".


apa". ucap Eve bingung


aku Nero, Queen".


tidak, kau tidak mungkin Nero". ucap Eve sambil memperhatikan Damon dari ujung kaki sampai ujung kepala


kenapa, bukan kah warna mata ku sudah cukup untuk membuktikan jika aku Nero". ucap Damon


itu memang benar tapi kau jelas bukan dia, Nero itu sangat lucu dan menggemaskan sedangkan kau, kau tidak menggemaskan sama sekali paman".


Damon membuka mulut nya ingin mengatakan sesuatu namun dia harus berhenti karena suara batuk seseorang


Ffffftt,


uhuk


uhukk,,


Eve dan Damon memutar pandangan nya dan melihat ke arah suara tersebut, mereka lalu melihat Chio dan Oreo yang saat ini sedang memukul mukul dada nya


Damon mengerutkan keningnya tidak suka, dia lalu menarik tangan Eve dan membawa nya menaiki tangga untuk menuju ke lantai atas


Oreo dan Chio menghela nafas lega setelah melihat Damon dan Eve sudah tak terlihat


hampir saja aku mati". ucap Chio sambil mengusap dada nya

__ADS_1


Chio dan Oreo sebenarnya tidak berniat untuk menguping pembicaraan antara Eve dan Damon, mereka hanya sedang duduk sambil menikmati makanan yang ada di atas meja


namun mereka tidak sengaja mendengar ucapan Eve dan itu membuat mereka berdua tersedak


hey, apa mereka sungguh teman masa kecil". ucap Chio pada Oreo


jika yang di katakan kakak mu benar, maka mereka memang teman masa kecil". ucap Oreo sambil melihat ke arah Chio


ada apa dengan wajah mu, kau seperti baru melihat hantu saja". ucap Oreo heran karena melihat wajah Chio yang pucat


tidak, ini lebih seram dari hantu". ucap Chio sambil mengigit jari nya


apa maksud mu".


aku baru pertama kali melihat kakak ku yang seperti itu, dia pasti bukan kakak ku, kakak ku itu tidak mungkin memasang wajah seperti itu, kecuali wajah datar tanpa ekspresi nya". gumam Chio


dasar orang aneh". ucap Oreo sambil menatap Chio dengan datar


sementara itu...


Eve dan Damon duduk secara berhadapan di atas sofa yang berada di kamar Eve


jadi". ucap Eve memecah ke heningan di antara mereka


sebenarnya saat umurku yang ke sepuluh tahun aku bermimpi aneh".


mimpi seperti apa".


aku bermimpi aku berada di neraka, tapi aku tidak tahu itu di sebut neraka atau bukan, saat itu aku berada di atas lautan api dan aku tidak merasakan panas sama sekali dari api itu, selain itu aku juga melihat peperangan antara manusia dan iblis dan mimpi itu selalu berulang ulang".


setelah kejadian mimpi itu aku jadi bisa melakukan ini". ucap Damon sambil mengangkat satu tangan nya yang mengeluarkan bola api berwarna hitam di sana


Eve hanya bisa menatap api di tangan Damon dengan tatapan bingung nya dia tidak tahu harus mengatakan apa


Queen bukan kah kau juga bisa melakukan hal yang sama dengan ku". tanya Damon


bagaimana kau tahu". ucap Eve


memangnya apa yang tidak aku ketahui tentang mu, semua nya aku tahu Queen". ucap Damon sambil tersenyum ke arah Eve


oh, apa kau juga tahu jika aku berasal dari dunia lain".


aku tidak tahu, aku hanya tahu jika wangi tubuh mu berbeda dengan orang lain". ucap Damon sambil mengendus tubuh Eve


ck menjauhlah, apa kau ini seekor anzing". ucap Eve sambil mendorong kepala Damon


Queen aku sungguh merindukan mu, kita sudah lama tidak bertemu apa kau tidak merindukan ku juga". ucap Damon sambil mendusel duselkan kepala nya di leher Eve


sial, aku bilang menjauhlah dari ku".


tidak mau, tolong tetap seperti ini sebentar saja".


Eve menurut saja, dia lalu berhenti mendorong kepala Damon


Queen peluk aku".

__ADS_1


Eve ingin menolak tapi karena dia tidak bisa melakukan apapun akhirnya dia pun menuruti kemauan Damon dan membalas pelukan nya


Queen ayo kita menikah sekarang juga".


kau gila, aku masih sekolah ". ucap Eve sambil sedikit memukul punggung Damon


tidak papa, kau masih bisa melanjutkan sekolah mu".


tidak".


kenapa, apa kau khawatir kau akan mempunyai anak saat masih sekolah, kau tenang saja karena aku tidak terburu-buru untuk memiliki anak".


diam, atau aku akan menusuk leher mu". ucap Eve sambil menekan leher Damon dengan kuku panjang nya


aku mengerti". ucap Damon sambil menelan saliva nya


...****************...


Chio memasang ekspresi jijik saat melihat wajah Damon yang tidak bisa berhenti untuk tersenyum


kak berhentilah memasang wajah menjijikan seperti itu". ucap Chio dengan jijik


jomblo seperti mu bagaimana mungkin bisa mengerti perasaan orang jatuh cinta seperti ku". ucap Damon sambil menatap datar ke arah Chio


apa maksudnya itu". ucap Chio tidak terima


Damon berjalan ke arah mobil nya dan tidak menghiraukan ucapan Chio sama sekali, setelah itu dia lalu menjalankan mobil nya dan meninggal kan Chio di belakang


dasar, untung lo kakak gue dan gue gak berani sama dia". ucap Chio, setelah itu dia juga pergi meninggalkan rumah Eve


Oreo mendekat ke arah Eve yang saat ini sedang duduk di atas sofa ruang tamu


tuan, apa kau sudah tahu apa yang aneh dengan pria itu". ucap Oreo


dia mungkin reinkarnasi dari seseorang, hanya saja dia melupakan ingatan dari kehidupan masa lalu nya". ucap Eve


benarkah ".


iya, harusnya sejak awal aku curiga dengan warna matanya yang unik itu, tidak mungkin orang biasa mempunyai warna mata merah seperti itu".


apa itu karena warna mata mu juga berwarna biru, kau jadi beranggapan jika dia juga bereinkarnasi seperti mu".


iya".


kalau begitu, apa kau tau siapa orang yang mempunyai warna mata yang sama seperti pria itu".


raja neraka mungkin". ucap Eve sambil berjalan pergi meninggal kan Oreo


ku rasa itu mungkin dia, karena aku memang merasakan aura kegelapan dari pria itu". ucap Oreo sambil mengikuti Eve


Eve juga merasakan kekuatan kegelapan dari tubuh Damon namun dia hanya asal bicara saja soal Damon yang merupakan reinkarnasi dari raja neraka


Damon


__ADS_1


__ADS_2