Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
02


__ADS_3

di dalam ruangan yang di dominasi warna putih ada seorang bayi yang saat ini sedang berada gendongan wanita tengah memperhatikan orang di depan nya


"mereka ini sepertinya orang tua ku, wanita yang sedang menggendong ku ini seperti nya ibuku dia punya wajah cantik dan terlihat sangat anggun seperti seorang bangsawan sedangkan pria yang mempunyai wajah tampan tapi terlihat bodoh ini seperti nya ayah ku". batin nya


"kenapa dari tadi bayi ini terus mengerutkan kening nya, apa yang kau pikir kan di dalam sini mahluk kecil". ucap pria itu sambil menekan kening bayi tersebut


"akhh apa yang kau lakukan padaku pria bodoh, bukan kah seharusnya kau bersikap lemah lembut pada seorang bayi". batin bayi itu kesal


"lihatlah sekarang kau seperti sedang memarahi ku".ucap pria itu


"sudah lah Sam berhenti menggoda nya apa kau sudah memikirkan sebuah nama untuk putri kita". ucap wanita itu yang merupakan ibu dari bayi tersebut dia bernama Lyora Ruby Anthony sedang kan pria yang di panggil sam adalah Samuel Leo Anthony mereka adalah pasangan suami istri yang baru saja melahirkan anak pertama mereka


"hmm, aku akan memberi nya nama Evelyn Quensha Anthony dan mulai sekarang kita akan memanggil nya Eve". ucap Samuel sambil mengusap lembut wajah Eve


"Evelyn nama yang sangat cantik aku menyukai nya, oh iya apa ayah akan datang melihat putri kita". ucap Lyora sambil melihat ke arah samuel


"yah aku sudah memberitahunya dan tentu saja dia harus datang untuk melihat cucu perempuan nya kan". ucap Samuel sambil tersenyum dan mengusap kepala lyora


"iya aku harap memang begitu".


"jangan terlalu memikirkan nya sekarang kau istirahat kita akan pulang setelah urusan di sini selesai".


Lyora menurut saja karena sebenarnya dia memang butuh istirahat, Samuel lalu mengambil Eve dari gendongan Lyora dan membantu nya berbaring di atas kasur setelah itu dia lalu mencium kening Lyora dan menaruh Eve di kotak khusus bayi


"kau juga harus tidur mahluk kecil". ucap Samuel sambil mencolek hidung kecil Eve dia merasa gemas karena dari tadi Eve terus melihat ke arah nya


"dari tadi kau terus saja memanggil ku mahluk kecil, apa kau sungguh benar-benar ayah ku". ucap Eve sambil memicing kan matanya ke arah samuel


Samuel terkekeh kecil, apa yang kau katakan mahluk kecil aku harus pergi dan kau jadi lah anak baik sekarang tidur". setelah mengatakan itu dia lalu menyuruh beberapa pengawal untuk berjaga lalu setelah itu dia pergi keluar dari ruangan itu meninggalkan anak dan istrinya tersebut


hari sudah berganti malam dan malam sudah berganti menjadi siang, selama satu hari itu yang di lakukan Eve hanyalah tidur dan minum susu


saat ini dia sedang berada di dalam mobil setelah urusan di rumah sakit selesai mereka langsung pergi dan pulang, selama di perjalanan Eve memperhatikan jalan dan melihat bangunan yang baru pertama kali di lihat nya,


dia juga merasa penasaran dengan benda yang saat ini dia tumpangi dia yakin bahwa ini adalah sebuah kereta namun berbeda dengan kereta pada kehidupan nya dulu dia juga tidak melihat satu orang pun bisa menggunakan sihir bahkan kedua orang tua nya, dan dia dapat menyimpulkan bahwa saat ini diri nya tidak lagi berada di dunia dulu

__ADS_1


saat mobil berhenti Eve keluar dengan masih di gendongan ibunya dia lalu melihat bangunan yang sangat besar berdiri tegak di depan nya meskipun di kehidupan pertama nya dia sudah terbiasa melihat bangunan seperti ini namun dia masih merasa sangat kagum dengan interior yang terlihat berbeda dengan kehidupan lama nya


mereka lalu berjalan memasuki bangunan tersebut, saat sampai di depan pintu masuk mereka di sambut dengan banyak nya maid dan pengawal yang berjejer rapi menyambut kedatangan mereka


"selamat datang kembali tuan dan nyonya". ucap mereka serempak dengan suara yang cukup keras


Lyora hanya menganggukan kepala nya saja sedang kan Samuel dia menyuruh beberapa maid untuk membawa barang bawaan nya di mobil dan menyuruh sisanya untuk bubar dan kembali ke pekerjaan masing-masing


Lyora membawa Eve naik ke atas dan membiarkan masuk ruangan yang nantinya akan menjadi kamar yang Eve tempati, Lyora menaruh Eve di atas tempat tidur lalu menyusui nya setelah merasa bayi itu tidur dia lalu pergi meninggal kan Eve sendiri di kamarnya


setelah merasa bahwa dia sendirian Eve membuka matanya dan melihat langit langit kamar yang berwarna biru dia lalu mencoba menggerak kan tubuh nya namun itu sangat sulit bahkan hanya untuk mengangkat satu tangan nya


"ini sangat melelahkan, sebenarnya saat ini aku di mana kenapa semua orang tidak bisa menggunakan sihir tapi aku bisa merasakan kekuatan sihir yang mengalir di dalam tubuh ku". ucap nya lalu menghela napas


"aku ingin mencari informasi tapi aku tidak bisa melakukan apa pun dengan tubuh ku yang sekarang menjadi bayi, andai saja aku bisa bertanya pada seseorang itu akan sangat mudah tapi memang nya siapa yang bisa mengerti ucapan seorang bayi".


"aku bisa menjawab pertanyaan mu itu manusia".


saat sedang bergulat dengan pikiran Tiba-tiba Eve di kejutan kan oleh suasa seseorang dan dia melihat sesuatu yang sedang melayang di depan nya


"apa kau naga yang waktu itu".


"benar itu aku". ucap sang naga


"kau, kenapa kau bisa menjadi kadal jelek seperti ini." ucap Eve dengan wajah tanpa dosa nya


naga yang mendengar ucapan Eve tubuh nya mendadak menjadi sangat kaku dan mulut nya mengeluarkan darah seoalah olah sedang di tusuk ribuan anak panah dia merasakan sakit di hati nya


"bagaimana bisa kau mengatakan sesuatu yang sangat menyakitkan saat pertemuan pertama kita kau melukai harga diri ku sebagai seorang naga".


"lupakan itu, bukan kah kau ingin tahu kenapa kau bisa berada di sini". ucap naga dengan wajah serius nya


"benar, apa kau tau sesuatu". tanya Eve dan mendapat anggukan dari naga itu


"kita terlempar ke dunia ini karna sihir yang aku gunakan saat pertarungan terakhir kita, karena kau berniat untuk membunuh ku dan aku yang tidak mau mati jadi aku aku menggunakan sihir untuk memundur kan kembali waktu tapi tidak menyangka kalau kita akan terlempar ke masa depan, semua teknologi di sini sangat maju dan semua orang tidak bisa menggunakan sihir".

__ADS_1


selama naga itu bercerita dia tidak mendengar suara apa pun dari orang di depan nya dia malah merasa jika suhu di ruangan itu berubah menjadi dingin dan sangat menyeram kan baru saja dia akan bertanya tubuh nya Tiba-tiba di di hantam sesuatu


"akhh". naga itu menjerit kesakitan karna mendapat serangan secara tiba-tiba, dia lalu melihat ke arah seseorang yang baru saja menyerang nya dan melihat orang itu tengah menatap nya dengan tatapan membunuh


"hiikk, meskipun dia berubah menjadi bayi, dia masih saja sangat menyeramkan". batin naga tersebut


"kk-kau tidak bisa membunuh ku". ucap naga itu dengan terbata bata


Eve memiringkan kepala nya dan menatap tajam ke arah naga yang saat ini tubuhnya sedang gemetar jika saja mata itu bisa mengeluarkan leser mungkin tubuh naga itu sudah berlubang


"hoo, kenapa aku tidak bisa membunuh mu".


"itu karna kita sudah melakukan kontrak, selain itu aku juga bisa berguna untuk mu".


"memang nya kau bisa melakukan apa untuk ku".


"itu, aku bisa membunuh orang-orang yang berniat mengganggu mu". ucap naga itu dengan penuh percaya dirinya


"memang nya siapa yang berani mengganggu ku". ucap Eve dengan senyum sarkas nya


kepercayaan diri naga itu seketika menjadi runtuh dia menjadi gugup karena tidak tahu harus menjawab apa, memang benar tidak mungkin ada yang berani mengganggu orang menakut kan seperti Eve tapi dia juga harus memberikan jawaban yang memuas kan agar dapat melindungi nyawa nya, dia lalu mengingat kata kata terakhir Eve waktu itu


"setidaknya di sini tidak ada perang kan, jadi kau bisa hidup dengan damai dan nyaman di dunia ini".


Eve tampak terdiam dan berpikir, di sini memang cukup damai tapi siapa yang tau apa yang akan terjadi di masa depan namun seperti nya dia memang harus menerima kenyataan bahwa dia memang di lahirkan kembali di masa depan dimana tidak ada lagi pertarungan melawan monster dimana dia bisa menjalani kehidupan tanpa harus memikir kan tanggung jawab melindungi Orang lain dan dia hanya harus menikmati kehidupan seperti itu di dunia baru nya ini bukan


"sudahlah, apa kau bisa berubah menjadi hewan lain".


"ya aku bisa menjadi apapun". seru naga itu dengan antusias


"kalau begitu berubah lah akan sangat gawat jika orang lain melihat naga seperti mu".


"baik". naga itu lalu memejam kan kedua mata nya dan berubah menjadi seekor kucing berwarna hitam dengan bulu lebat di tubuhnya


"bagaimana, apa ini terlihat bagus aku dengar hewan ini adalah yang paling lucu di dunia ini" ucap naga sambil memutar tubuh nya

__ADS_1


Eve tidak mengatakan apapun dia hanya memandang datar hewan berbulu yang sedang berputar putar di depan nya


__ADS_2