
di sebuah ruangan terlihat seorang pria dewasa yang kira kira berumur dua puluh lima tahun sedang berkutat dengan berkas berkas di meja kerja nya. saat sedang asik membolak-balikan berkas tersebut, pria itu mendengar suara ketukan pintu
masuk". ucap nya
lalu setelah itu, masuk lah pria berkacamata yang umurnya tidak jauh berbeda dengan pria itu
tuan, ini adalah laporan hasil penyelidikan tentang gadis itu". ucap pria berkaca mata sambil menyerah kan sebuah kertas di tangan nya
pria itu menghentikan kegiatan nya lalu mengambil kertas tersebut dan membaca nya
kau bisa pergi".
baik tuan, saya permisi". pria berkaca mata itu lalu mengundurkan diri dan keluar dari ruangan pria itu
pria itu lalu membaca kertas itu dan tiba-tiba saja jantung nya berdebar dengan kencang
akhirnya aku menemukan mu". ucap nya sambil mengusap sebuah foto yang tertempel di kertas tersebut
...****************...
Eve turun dari mobilnya karna tiba-tiba saja dirinya di cegat oleh beberapa orang preman
kau ikut dengan kami". ucap salah satu preman yang seperti nya bos dari mereka
kemana, apa kalian akan mengajak ku bermain". ucap Eve dengan wajah polos nya
benar, kita akan bermain permainan yang sangat menyenangkan". ucap pria itu sambil tertawa dan di ikuti oleh anak buah nya
benarkah". seru Eve dengan semangat
mereka lalu berjalan menuju ke arah gang yang terlihat sempit dan kotor, mereka lalu memojokan Eve di sudut gang tersebut
bos apa yang akan kita lakukan pada gadis ini". ucap salah satu dari mereka
dia bilang kita boleh melakukan apa pun pada nya bukan, sangat sayang jika gadis secantik dia kita pukuli kan". ucap nya dengan senyuman menjijikan
tuan kenapa kau mengikuti mereka, sudah jelas mereka punya niat buruk pada mu". ucap Oreo menggunakan transmisi suara
apa kau suka makan daging manusia".
aku belum pernah mencoba nya, jadi tidak tahu". ucap Oreo yang tiba-tiba muncul di samping Eve
kalau begitu kau harus mencicipi mereka". ucap Eve dengan senyum nya
apa tadi kucing itu ada di sana". ucap pria itu yang bingung dengan kedatangan Oreo
bos kenapa tiba-tiba ada kucing".
memang nya kenapa?. hanya seekor kucing saja". ucap pria itu marah
tapi_".
__ADS_1
siapa yang menyuruh kalian". ucap Eve menghentikan perdebatan mereka
menyuruh apa, tidak ada yang menyuruh kami".
benarkah, lebih baik kalian beritahu saja, kalau tidak".
kalau tidak apa".
kalau tidak, mungkin kucing ku akan marah dan akan sedikit mencabik cabik kalian". ucap Eve sambil mengelus kepala Oreo
pria itu tiba-tiba tertawa,
ha ha ha, apa yang kau katakan gadis kecil, bagaimana mungkin seekor kucing bisa mencabik cabik ku, bahkan hanya untuk melukai ku saja dia tidak bisa". ucap pria itu dengan nada mengejek
ku harap kau tidak menyesal".
Oreo lalu merubah ukuran nya menjadi sangat besar lalu melompat ke arah pria itu, sedangkan Eve mengangkat kedua jari nya dan membentuk seperti pistol dan mengarah kan nya pada mereka yang akan kabur
Bbang,". ucap nya
bersamaan dengan itu, salah satu kepala di antara orang-orang itu berlubang dan tersungkur ke bawah dengan darah yang mengalir
melihat itu, semuanya menjadi panik dan teriak meminta tolong namun Eve tidak mendengarkan mereka, dia terus mengulangi aksi nya sampai semua orang mati di tangan nya. Eve lalu meniup telunjuk nya seakan ada asap di sana
kalian harus bersyukur karna aku hanya memberikan sedikit rasa sakit".
setelah itu dia lalu melihat ke arah Oreo yang saat ini sedang menekan seorang pria menggunakan kuku kukunya yang tajam, di atas perut pria itu terlihat bekas cakaran yang masih basah dengan darah
kerja bagus karna tidak membunuh nya". ucap nya sambil tersenyum ke arah Oreo
Oreo mengibaskan ekornya merasa senang mendapat pujian dari tuan nya
sekarang katakan, siapa yang menyuruh mu". ucap Eve sambil menatap pria itu dengan dingin
pria itu menjadi ketakutan karna di tatap seperti itu oleh Eve
jika aku mengatakan nya, apa kau tidak akan membunuh ku".
tentu, aku janji tidak akan membunuh mu". ucap Eve sambil tersenyum ke arah pria itu
aku tidak tahu, orang itu hanya menelpon ku dan menyuruh untuk memukuli mu, aku tidak bohong".
begitu". Eve lalu mengangkat tangan nya dan menyuruh Oreo untuk membunuh nya
kau, bukan kah kau bilang kau tidak akan membunuh ku". teriak pria itu
aku memang tidak akan membunuh mu, tapi kucing ku lah yang akan membunuh mu".
Oreo lalu membunuh pria itu dengan cara yang sangat elegan yaitu langsung memakan kepala pria itu dan mencabut nya sampai akhir nya kepala pria itu terpisah dari badan nya
apa itu enak".
__ADS_1
sedikit menjijikkan, tapi lumayan". ucap Oreo sambil menjilat tangan nya
mereka lalu meninggalkan tempat itu dan membiar kan semua mayat itu tergeletak begitu saja
setelah Eve sudah tak terlihat, keluar lah seseorang dari balik bayangan
bereskan". ucap nya
baik tuan". ucap seseorang yang berada di belakang nya
dia memang terlihat sangat sexy jika sedang membunuh orang". ucap pria itu dengan senyuman yang terpatri di wajah nya, setelah itu dia lalu kembali di telan oleh kegelapan
...----------------...
Eve kembali kerumah nya dan langsung menaiki lantas atas untuk pergi ke kamar nya, setelah di dalam kamar dia langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri
beberapa menit kemudian Eve keluar dan langsung memakai baju tidur nya, saat ini dia sedang berjalan untuk menuju ke ruang makan
setelah sampai Eve melihat sudah ada banyak makanan yang tertata rapi di sana, dia lalu duduk di salah satu kursi dan memulai acara makan malam nya
Eve kembali ke kamar nya setelah selesai dengan makan malam nya
tuan menurut mu, siapa orang yang menyuruh preman preman itu". ucap Oreo sambil melihat ke arah Eve yang saat ini sedang berbaring di atas tempat tidurnya
tidak tahu". ucap Eve pelan
lalu apa yang akan kau lakukan selanjut nya".
tuan". panggil Oreo karna tidak mendapat jawaban dari Eve
dia lalu melihat Eve yang sedang menutup kedua matanya dengan nafas yang teratur pertanda jika dia sudah tertidur saat ini
apa kau seekor sapi, yang akan langsung tertidur setelah makan".
ke esokan paginya Eve kembali ke sekolah, dan seperti biasa dia akan di sambut oleh Lea, namun kali ini Brian juga ikut menyapa nya
pulang sekolah nanti kita pergi ke festival ya". ucap Lea sambil menggoyang goyang kan tangan Eve
festival ". ucap Eve memastikan
iya mau ya, mau ya, ya ya ya". ucap Lea dengan mata yang berbinar
eugh, apa apaan dengan tatapan mata yang penuh bintang itu". ucap Eve sambil melihat dengan aneh ke arah Lea
gak usah sok imut lo gak cocok, mau muntah gue liat nya ". ucap Brian dengan pose seperti orang muntah
apaan sih, gue emang imut kali". kata Lea sambil menjulur kan lidah nya
setelah itu dia lalu menarik tangan Eve untuk pergi menuju kelas dan meninggal kan Brian seorang diri di parkiran
Brian melongo melihat Lea yang menarik tangan Eve, dia lalu menyusul mereka dengan mulut yang mengeluarkan sumpah serapah di setiap langkah nya dan itu membuat orang-orang menatap nya dengan aneh
__ADS_1