
Nanda dan teman teman nya menunggu Eve di sebuah warung pinggir jalan setelah anak buah nya yang dia tugas untuk mencari tahu di mana ke keberadaan Eve memberitahu kan nya jika Eve akan melewati jalan ini
bos lihat itu kan motor nya si Andrew ". ucap Tara salah satu inti The Lion ketika melihat seseorang membawa motor milik teman nya
gila sih udah di pukulin motor nya di ambil pula, apes banget si Andrew". ucap Arjuna salah satu inti The Lion lain nya
setelah itu mereka lalu menghentikan motor tersebut dengan cara menghadang nya di tengah jalan
woy turun lo". ucap Tara sedikit berteriak
kau cukup berani untuk menggunakan motor itu, apa kau tidak tahu milik siapa motor itu". ucap Gibran
Eve turun dari motor nya sambil membuka helm full face nya, setelah itu dia lalu merapikan rambut nya yang sedikit berantakan
Nanda terdiam beberapa saat ketika melihat wajah cantik Eve, selama ini dia sudah sering melihat berbagai wanita cantik, tapi dia belum pernah melihat wanita yang secantik ini
kau lama sekali, aku sudah menunggu mu cukup lama di sini". ucap Nanda setelah tersadar dari lamunan nya
Terima kasih, tapi kenapa? ". ucap Eve sambil memiringkan kepala nya
kau yakin bertanya seperti itu pada ku, setelah apa yang kau lakukan pada teman teman ku".
Eve tampak berpikir sebentar, ah aku tahu jadi kalian teman mereka ya, kalian pasti ingin balas dendam kan". seru Eve sedikit semangat
kenapa kau malah terlihat bersemangat, kau tidak takut pada kami". ucap Arjuna dengan heran
kenapa aku harus takut pada anak anak seperti kalian". ucap Eve sambil menghendikan bahu nya
mereka yang mendengar itu sontak melongo sambil membuka mulut nya, apa yang gadis ini katakan". batin mereka
Nanda terkekeh ketika mendengar Eve mengatai diri nya dan semua teman nya anak kecil, dia menganggap itu cukup lucu
menarik". gumam nya
oy cewek, karena lo udah bikin temen gue masuk rumah sakit lo kudu tanggung jawab". ucap Arjuna
dan juga balikin motor itu, dasar pencuri". ucap Arjuna kembali
huuu, cantik cantik pencuri". seru Tara menimpali
maaf seperti nya kalian salah paham, teman kalian masuk rumah sakit karena itu salah mereka sendiri yang sudah berani memprovokasi ku duluan, sedang kan motor ini, aku tidak mencuri nya tapi mereka memberikan nya pada ku". ucap Eve
lebih baik kalian minggir dari jalan ku, kalian tidak lihat teman ku ketakutan karena kalian". ucap Eve sambil menunjuk ke arah Lea
__ADS_1
mereka lalu melihat ke arah belakang Eve, di sana memang terlihat seseorang yang sedang bersembunyi dengan tubuh yang gemetar
baiklah kami akan pergi". ucap Nanda sambil tersenyum ke arah Eve
bos ". ucap Tara dan Arjuna bersamaan,
mana boleh begitu, lo taukan Andrew sama Adit masuk rumah sakit gara gara dia". ucap Tara
benar bos, kita gak mungkin biarin dia begitu aja". timpal Arjuna
mereka tidak terima jika orang yang sudah membuat teman nya terluka di biarkan pergi begitu saja
cabut". ucap Nanda tanpa menghirau kan ucapan Tara dan Arjuna
setelah itu mereka lalu mau tidak mau harus pergi meninggalkan Eve dan Lea, mereka tidak mungkin melawan perintah dari leader mereka itu
Lea yang melihat mereka sudah pergi pun menghela nafas nya lega lalu terduduk di jalanan dia sudah tidak kuat menopang tubuh nya yang gemetaran dari tadi
kenapa kau malah duduk di sana, tidak mau pulang". tanya Eve
lo ya, gue lemes banget ini, lo gak liat badan gue gemetaran kaya gini". ucap Lea sambil menunjukkan tangan nya yang masih gemetaran
*****
bos, lo kenapa nyuruh kita pergi sih". ucap Arjuna
tau tuh, jangan bilang lo suka lagi sama tu cewek". ucap Tara
Nanda hanya tersenyum menanggapi ucapan mereka, besok kita pindah sekolah ". ucap Nanda
hah". ucap mereka serempak
sedang Gibran dia geleng-geleng kepala melihat Nanda yang aneh menurut nya, biasa nya Nanda akan menghajar siapa pun itu yang sudah berani berurusan dengan The Lion tidak peduli meskipun itu perempuan sekalipun
tapi lihat lah sekarang, dia tidak terlihat kesal sama sekali meskipun dua teman nya masuk rumah sakit. sudah jelas jika Nanda tertarik pada wanita itu
*****
Damon duduk di atas kasur sambil menunggu ke pulangan Eve, ketika dia mendengar suara langkah kaki yang mendekat dia buru buru menyembunyikan tubuh nya di bawah selimut
Eve memasuki kamar nya dan langsung melempar tas nya begitu saja ke atas sofa setelah itu dia langsung masuk ke kamar mandi tanpa melihat ada seseorang di kasur nya
beberapa menit kemudian Eve keluar dari kamar mandi hanya dengan memakai jubah mandi nya saja, setelah itu dia langsung melempar kan diri nya ke atas kasur namun dia merasakan ada sesuatu yang mengganjal tubuh nya, Eve lalu membuka selimut nya dan mendapati Damon yang sedang cengengesan ke arah nya
__ADS_1
Queen". ucap nya
sedang apa kau di sini ". ucap Eve sambil mengernyitkan dahi nya heran
Damon bangun lalu menghampiri Eve, aku merindukan mu". ucap nya sambil memeluk Eve, dia lalu menelusup kan kepala nya di leher Eve dan menghirup aroma wangi dari sabun Eve. Damon membawa Eve ke dalam pelukan nya setelah itu mereka berdua menghilang secara bersamaan
saat ini Eve dan Damon berada di dalam sebuah ruangan yang di cat berwarna hitam dan merah
kemana kau membawa ku pergi". ucap Eve sambil melihat sekitar nya
kamar ku". ucap Damon sambil membawa Eve ke atas kasur milik nya
malam ini kau harus tidur di sini bersama ku".
Eve melihat ke arah Damon dengan tatapan datar nya meskipun saat ini Damon sedang membuka baju nya
apa yang sedang kau lakukan". ucap nya
buka baju tentu saja". ucap Damon santai, setelah itu dia lalu mendekat ke arah Eve dan berdiri di depan nya
bagaimana, apakah tubuh ku ok". ucap Damon sambil tersenyum ke arah Eve
Eve melirik tubuh Damon yang terdapat enam kotak di sana setelah itu dia lalu menaruh tangan nya di dada bidang mikik Damon dan menarik nya sampai ke perut
lumayan". ucap Eve
Damon mendesis saat merasakan usupan tangan Eve di perut nya dia lalu menarik tangan Eve dan menaruh nya di pundak
Queen apa kau sedang menggoda ku". ucap Damon sambil menyatukan kening nya dengan milik Eve
bukan kah seharus nya aku yang berkata seperti itu". ucap Eve sambil menatap mata merah milik Damon
Damon melihat mata Eve yang terdapat bayangan diri nya di sana lalu pandangan nya turun tepat ke arah bibir merah Eve, Damon lalu mengusap nya sambil menelan ludah nya kasar
Queen apa boleh ". ucap Damon dengan suara serak nya
belum sempat Eve menjawab Damon lebih dulu membungkam mulut nya dengan bibir milik Damon, Eve mendorong tubuh Damon mencoba untuk menghentikan nya namun Damon malah membawa nya ke atas kasur
masih dengan bibir yang menyatu Damon membaring kan Eve di atas kasur dan menarik ke dua tangan Eve ke atas yang mencoba untuk memberontak
Damon ******* bibir Eve dengan lembut dan menyapu nya secara perlahan, Damon lalu menangkup kedua pipi Eve dan memiringkan kepala nya ke kiri dan ke kanan
Damon sedikit menggigit bibir Eve agar mau terbuka setelah itu dia lalu memasukan lidah nya ke dalam mulut Eve dan menelusuri setiap rongga mulut nya
__ADS_1
🥴gk bs bkn scane romantis