
setelah mengucap kan itu, Eve lalu melanjutkan kembali langkah untuk pergi menuju kelas
sedangkan Lea memasang wajah cemberut karena melihat wajah datar Eve dan sekarang dia malah di tinggal kan begitu saja
ih Eve, tungguin gue". teriak nya sambil berlari menyusul Eve
saat sampai di kelas, Eve langsung duduk di tempat duduk nya yang berada di barisan paling Belakang, hingga bel masuk pun berbunyi
perhatian semua nya". teriak seorang pria sambil memukul papan tulis, dia adalah ketua kelas
mendengar teriakan itu, semua murid di kelas itu lalu mengalihkan perhatian nya dan melihat ke arah ketua kelas berdiri
guru nya gak bisa masuk tapi dia ngasih tugas kelompok dua orang, kalian bisa atur sendiri mau sama siapa, dan tugas nya harus di kumpulin besok, sekian". ucap ketua kelas
gue sama lo ya Ve". ucap Lea dan hanya di balas deheman oleh Eve
ngerjain nya nanti aja pas pulang sekolah, di rumah gue aja gimana".
iya". ucap Eve
saat bel istirahat berbunyi, Lea pun langsung menarik tangan Eve untuk pergi ke kantin, namun saat di persimpangan Eve menghentikan kan langkah kaki nya
kau duluan saja, aku akan pergi ke kamar mandi sebentar". ucap Eve sambil melepaskan tangan nya dari Lea
gak mau gue teminin aja".
tidak perlu, aku tidak akan lama".
baiklah, kalo gitu gue duluan ya, lo jangan lama lama". ucap Lea, setelah itu dia pun pergi meninggalkan Eve
melihat Lea sudah pergi, Eve pun berbelok ke arah kanan dan menuju ke kamar mandi, sebelum keluar dari kamar mandi Eve mencuci tangan nya terlebih dahulu di wastafel yang ada di sana
Eve berniat untuk menyusul Lea ke kantin namun dia mendengar suara aneh dari arah tembok belakang sekolah, itu seperti suara rintihan seseorang,
apakah pembullyan ". Gumam Eve
setelah itu Eve pun mendekati sumber suara tersebut, karena kebetulan tidak jauh dari tempat dia berada
setelah sampai di sana Eve pun melihat sepasang pria dan wanita yang sedang berciuman sambil berpelukan dengan baju yang terlihat sedikit berantakan
wah, apa yang sedang mereka lakukan ". ucap Eve
tuan sebaik nya kau tinggalkan tempat ini, kau akan menodai mata mu jika terus melihat itu". ucap Oreo melalui transmisi suara
tidak, aku punya ide yang lebih baik". ucap Eve dengan senyuman aneh nya
__ADS_1
setelah mengucap itu, Eve membuat puluhan ular kecil dengan sihir nya lalu mengarah kan nya pada pasangan itu,
sementara pasangan yang sedang berciuman itu tidak menyadari jika ada banyak ular yang mendekat ke arah mereka, sampai saat ular itu menyentuh salah satu kaki di antara mereka dan pada akhir nya mereka pun menjerit dan berlari ketakutan masih dengan keadaan baju yang berantakan
rasakan". ucap Eve sambil terkikik
sedang kan Oreo, dia menyipitkan mata nya karena melihat kelakuan aneh tuan nya
Eve pun pergi meninggalkan tempat itu dengan suasana hati yang sedikit gembira karena mengerjai pasangan mesum itu, dia bahkan sempat membalas sapaan para pria yang dia temui di sepanjang perjalanan nya menuju kantin, dan itu membuat semua pria menjadi salting sendiri karena mendapat senyuman dari Eve
Eve melihat Lea yang sedang duduk bersama Brian di salah satu bangku yang ada di kantin, dia lalu mendekat ke arah mereka dan duduk di samping Lea
Lea memutar kepala nya saat merasakan ada seseorang yang duduk di samping nya
nih gue udah pesenin makan buat lo". ucap Lea sambil menggeser makanan milik Eve
terima kasih". ucap Eve sambil tersenyum
dari mana Ve, kok keliatan nya seneng amat". ucap Brian saat melihat Eve yang begitu ceria seperti ada bunga di sekitar nya
aku baru saja melihat sesuatu yang lucu". ucap Eve masih dengan senyuman nya
oh ap_".
gak usah tanya², biarin Eve makan dulu". ucap Lea menghentikan ucapan Brian yang kembali ingin bertanya
muka lo udah jelek, jadi gak usah lo pasang wajah cemberut kaya gitu, tambah jelek tahu gak".
saat mendengar ucap Lea, Brian malah semakin memajukan bibirnya sambil mengaduk ngaduk makanan milik nya yang belum habis
idih". ucap Lea, sambil memasang wajah jijik nya
setelah urusan di kantin selesai, mereka bertiga lalu kembali ke kelas nya masing masing. di sepanjang perjalan mereka mendengar bisik bisik siswa yang sedang membicarakan aksi memalukan dua siswa yang berlari dengan pakaian yang terbuka
mereka ngomongin apa sih". ucap Lea penasaran, setelah itu dia lalu bertanya pada salah satu siswa yang dia lewati
kalian pada ngomongin apa sih". ucap Lea
lo gak liat berita sekolah". ucap salah satu siswi tersebut
emang nya berita apaan".
ini, lo liat aja sendiri". ucap nya sambil menyerah kan handphone milik nya pada Lea
Lea pun mengambil handphone tersebut lalu membaca berita yang di maksud kan siswi tersebut, Brian yang juga merasa penasaran pun mendekat ke arah Lea,
__ADS_1
Lea menutup mulut nya dengan satu tangan saat melihat video dua orang yang sedang berlari dengan baju yang acak acakan
setelah video itu selesai di putar, Lea pun mengembalikan handphone tersebut pada siswi yang meminjam kan nya tadi
terimakasih ". ucap nya,
gila gila, pasti malu banget sih itu". seru Lea
jangan bilang ini yang di maksud lucu sama Eve pas di kantin". ucap Brian sambil melihat ke arah Eve
mendengar ucapan Brian,Lea pun melirik ke arah Eve untuk mendengar jawaban nya
Eve hanya mengangguk saja membenar kan ucap Brian, namun dia tidak memberi tahu mereka jika itu adalah ulah nya
...----------------...
Eve melihat rumah besar milik keluarga Lea, saat memasuki rumah tersebut Eve di sambut dengan bola yang mengarah langsung ke arah wajah nya, lalu Eve dengan cepat menangkap bola tersebut
Eve melihat anak laki-laki pendek di depan nya sedang melongo sambil menatap ke arah nya, seperti nya dia kaget saat melihat wajah Eve
Lea melotot kan mata nya saat melihat adik nya melemparkan sebuah bola ke wajah Eve, dia lalu buru buru berlari ke arah Eve
lo gak papa". ucap Lea dengan panik
tidak papa". ucap Eve sambil menggeleng kecil
Lea menghembuskan nafas nya lega, setelah itu dia lalu menatap dengan tajam ke arah adik nya
kakak". ucap anak kecil itu takut
Rafka byanthara Daniazara, apa yang kau lakukan pada teman kakak hah". ucap Lea sambil menarik telinga Rafka
aduh sakit kak, jangan tarik telinga aku". ucap nya sambil mencoba melepaskan tangan Lea
minta maaf pada teman kakak sekarang". ucap Lea sambil menunjuk ke arah Eve
Rafka melirik ke arah Eve lalu mendekat ke arah nya, kakak maaf kan aku". ucap nya dengan kepala menunduk
Eve tidak menjawab dia malah memberikan bola yang ada di tangan nya pada Rafka
ambil lah". ucap Eve
Rafka mengambil bola tersebut lalu mendongak kan kepala nya melihat ke arah Eve
Terima kasih ". ucap nya
__ADS_1
Eve tersenyum lalu mengusap lembut kepala Rafka, bukan apa apa". ucap nya
pergi sana, jangan gangguin kakak belajar". ucap Lea sambil menarik tangan Eve untuk menuju ke kamar nya