
Dino melongo menatap rumah besar di depan nya, namun dia di kejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba saja menarik tangan nya
ayo masuk". ucap Eve
setelah itu mereka lalu masuk, baru saja Eve akan mendorong pintu untuk membuka nya, pintu itu lebih dulu terbuka dan nampak lah seorang wanita yang sedang tersenyum ke arah nya
anda sudah pulang nona". ucap Nuri, setelah mendengar suara mobil Eve, dia memang buru buru berlari untuk menyambut kedatangan nya dan meninggalkan semua pekerjaan
Nuri lalu melirik ke arah samping Eve dan melihat seseorang yang baru pertama kali dia lihat
No_".
dia adik ku, tolong siapkan kamar untuk nya". ucap Eve
Nuri yang baru saja akan membuka mulut nya ingin bertanya pun menutup nya kembali, karena mendapat perintah dari Eve
siap Nona". ucap nya, setelah itu dia lalu pergi
kakak apa kau tinggal sendirian di rumah sebesar ini". ucap Dino sambil mengikuti Eve menaiki tangga
tidak, apa kau barusan tidak melihat Nuri". ucap Eve sambil melihat ke arah Dino
maksud ku, bukan seperti itu". ucap Dino dengan wajah datar nya
bercanda". ucap Eve sambil terkekeh
ya aku tinggal sendiri, orang tua ku berada di kota A". ucap Eve sambil kembali berjalan menaiki tangga
berarti kakak berasal dari kota A". ucap Dino terkejut, dan di balas anggukan oleh Eve
lalu kenapa kakak berada di kota D".
kakek lah yang mengirim ku kemari".
benarkah, apakah kakek membenci kak Eve, maka nya mengirim kakak kemari".
tidak, bukan. itu semacam tradisi keluarga mengirim anak anak nya keluar setelah tumbuh dewasa".
Dino hanya ber Oh ria, dan tidak bertanya lagi, mereka lalu sampai di depan pintu kamar Eve
aku akan memperkenalkan mu pada seseorang ". ucap Eve sambil membuka pintu tersebut
setelah masuk, Eve melempar tas nya ke sebuah sofa yang ada di sana dan menyuruh Dino untuk duduk dimana pun dia ingin kan, sementara dia berjalan ke arah ruang ganti baju
beberapa menit kemudian Eve keluar menggunakan baju santai nya, lalu duduk di samping Dino
kakak apa itu, apa itu singa hitam". seru Dino semangat sambil menunjuk ke arah Oreo
bukan, dia kucing nama nya Oreo". ucap Eve sambil mengelus Oreo
benarkah aku belum pernah melihat kucing sebesar ini, kak apa aku boleh menyentuh nya".
tentu saja".
Dino lalu mendekat ke arah Oreo dan mengelus bulu lebat nya, Oreo sebenar nya tidak suka di sentuh orang lain kecuali Eve tapi yasudah lah toh dia adik dari tuan nya". pikirnya
__ADS_1
woahh bulu mu lembut sekali". ucap Dino sambil mengusap surai di leher Oreo
Oreo membusungkan dada dan memasang wajah sombongnya karena di puji seperti itu
...****************...
setelah puas bermain dengan Oreo, Dino dan juga Eve saat ini sedang di atas meja makan melakukan acara makan malam nya
setelah selesai Eve langsung menyuruh Dino untuk pergi ke kamar nya dan istirahat
tidur lah yang nyenyak, besok kita akan mulai pelatihan nya". ucap Eve sambil tersenyum ke arah Dino
baik kak". ucap Dino sambil membalas senyuman Eve
Dino lalu pergi ke kamar nya yang berada cukup jauh dari kamar Eve, namun masih di lantai yang sama, yaitu lantai paling atas
melihat Dino yang sudah pergi, Eve pun ikut pergi untuk ke kamar nya sendiri
tuan apa yang akan kau lakukan dengan anak itu". ucap Oreo setelah melihat Eve berbaring di kasur nya
aku akan melatih nya menjadi pendekar pedang, seperti nya dia punya bakat". ucap Eve
kau tidak takut dia akan mengkhianati mu setelah dia menjadi kuat nanti".
itu mudah, aku hanya tinggal membunuh nya". ucap Eve sambil menguap
Oreo tidak kembali bertanya karena melihat Eve yang seperti nya sudah mengantuk,
ke esokan hari nya..
apa kau menunggu ku". tanya Eve
iya, aku sudah tidak sabar ingin cepat berlatih". ucap Dino sambil mengangguk semangat
itu bagus punya semangat yang tinggi". ucap Eve sambil mengusap kepala Dino
setelah itu mereka lalu berjalan menuruni tangga, tujuan nya saat ini adalah halaman belakang rumah Eve
Dino melihat halaman yang sangat luas di penuhi dengan rumput dan pepohonan hijau yang menjulang tinggi, dia juga melihat sebuah gajebo yang di kelilingi oleh bunga
ini terlihat seperti hutan sangat indah". gumam Dino
kau berlari kelilingi halaman ini, sampai lima ratus putaran". ucap Eve
hah". ucap Dino kaget,
apa". ucap Eve sambil mengangkat satu alis nya
tidak tidak".
setelah itu Dino pun berlari mengelilingi halaman tersebut sambil berusaha menyemangati diri nya sendiri
aku harus bisa, jika begini saja aku tidak bisa maka aku tidak akan bisa membalas dendam pada orang itu". ucap nya
melihat Dino yang cukup bersemangat, Eve pun ikut berlari untuk menyusul nya. Dino menoleh kan kepala nya karena melihat Eve yang juga sedang ikut berlari
__ADS_1
kakak ternyata juga ikut berlari".
tentu saja". ucap Eve, setelah itu dia lalu menambah kecepatan lari nya dan meninggal kan Dino di belakang
apa apaan itu". ucap nya kaget, namun dia juga menambah kecepatan lari nya mencoba untuk menyusul Eve
Dino terbaring lelah di atas rumput sambil mengatur nafas nya, hingga akhirnya dia tetap tidak bisa menyusul Eve sampai putaran terakhir
Eve duduk di samping Dino lalu menyerah kan sebuah botol air pada nya
minum lah". kata nya
Dino lalu bangun dan menerima air tersebut
terimakasih ". ucap nya, setelah itu dia lalu meminum air tersebut sampai hanya tersisa setengah
apa kakak tidak lelah". ucap Dino sambil mengusap tetesan air yang keluar dari mulutnya
tidak, ini adalah hal biasa bagi ku". ucap Eve sambil bangun dari duduk nya
istirahat satu menit setelah itu kita lakukan pelatihan yang lain nya". ucap nya
masih ada lagi".
tentu saja, kita masih masih harus melakukan push up, pull-up dan squad masing masing lima ratus".
Dino membuka mulut nya lebar lebar, merasa shock dengan pakta yang Eve berikan
apa itu tidak berlebihan untuk anak berusia sebelas tahun". pikir nya
jangan memasang wajah seperti itu, itu bahkan hanya latihan dasar belum termasuk latihan inti, jika kau merasa pelatihan ini berat maka kita bisa menghentikan ini sekarang juga dan lupakan soal kau menjadi kuat".
tidak kak, aku tidak mau berhenti dan aku akan melakukan itu semua nya". ucap Dino semangat
baiklah, kau harus melakukan itu semua selama satu bulan, setelah itu barulah kita melakukan yang selanjutnya". ucap Eve sambil menepuk kepala Dino
aku mengerti".
setelah itu Dino lalu melakukan apa yang Eve perintah kan tanpa protes sedikit pun, sampai hari menjadi siang dia baru menyeselesai kan semua nya
Dino berjalan dengan gontai menuju gajebo yang di sana ada Eve sedang membaca buku sambil meminum secangkir teh,
Dino menaruh kepala nya di atas meja dengan kedua tangan yang menjuntai ke bawah
kerja bagus". ucap Eve sambil memegang kepala Dino
saat Eve menyentuh kepala nya Dino merasakan sesuatu yang hangat mengalir di dalam tubuh nya lalu tubuh nya kembali menjadi bugar seolah olah dia tidak pernah merasakan lelah sama sekali
Dino lalu mengangkat kepala nya dan melihat ke arah Eve yang saat ini sedang menaruh satu jarinya di atas bibir
Tolong rahasiakan ". ucap nya
Dino hanya mengangguk saja, karena dia tidak tahu harus berkata apa
kakak memang benar benar seorang malaikat". batin nya
__ADS_1