Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
13


__ADS_3

Dino melongo menatap rumah besar di depan nya, namun dia di kejutkan oleh seseorang yang tiba-tiba saja menarik tangan nya


ayo masuk". ucap Eve


setelah itu mereka lalu masuk, baru saja Eve akan mendorong pintu untuk membuka nya, pintu itu lebih dulu terbuka dan nampak lah seorang wanita yang sedang tersenyum ke arah nya


anda sudah pulang nona". ucap Nuri, setelah mendengar suara mobil Eve, dia memang buru buru berlari untuk menyambut kedatangan nya dan meninggalkan semua pekerjaan


Nuri lalu melirik ke arah samping Eve dan melihat seseorang yang baru pertama kali dia lihat


No_".


dia adik ku, tolong siapkan kamar untuk nya". ucap Eve


Nuri yang baru saja akan membuka mulut nya ingin bertanya pun menutup nya kembali, karena mendapat perintah dari Eve


siap Nona". ucap nya, setelah itu dia lalu pergi


kakak apa kau tinggal sendirian di rumah sebesar ini". ucap Dino sambil mengikuti Eve menaiki tangga


tidak, apa kau barusan tidak melihat Nuri". ucap Eve sambil melihat ke arah Dino


maksud ku, bukan seperti itu". ucap Dino dengan wajah datar nya


bercanda". ucap Eve sambil terkekeh


ya aku tinggal sendiri, orang tua ku berada di kota A". ucap Eve sambil kembali berjalan menaiki tangga


berarti kakak berasal dari kota A". ucap Dino terkejut, dan di balas anggukan oleh Eve


lalu kenapa kakak berada di kota D".


kakek lah yang mengirim ku kemari".


benarkah, apakah kakek membenci kak Eve, maka nya mengirim kakak kemari".


tidak, bukan. itu semacam tradisi keluarga mengirim anak anak nya keluar setelah tumbuh dewasa".


Dino hanya ber Oh ria, dan tidak bertanya lagi, mereka lalu sampai di depan pintu kamar Eve


aku akan memperkenalkan mu pada seseorang ". ucap Eve sambil membuka pintu tersebut


setelah masuk, Eve melempar tas nya ke sebuah sofa yang ada di sana dan menyuruh Dino untuk duduk dimana pun dia ingin kan, sementara dia berjalan ke arah ruang ganti baju


beberapa menit kemudian Eve keluar menggunakan baju santai nya, lalu duduk di samping Dino


kakak apa itu, apa itu singa hitam". seru Dino semangat sambil menunjuk ke arah Oreo


bukan, dia kucing nama nya Oreo". ucap Eve sambil mengelus Oreo


benarkah aku belum pernah melihat kucing sebesar ini, kak apa aku boleh menyentuh nya".


tentu saja".


Dino lalu mendekat ke arah Oreo dan mengelus bulu lebat nya, Oreo sebenar nya tidak suka di sentuh orang lain kecuali Eve tapi yasudah lah toh dia adik dari tuan nya". pikirnya

__ADS_1


woahh bulu mu lembut sekali". ucap Dino sambil mengusap surai di leher Oreo


Oreo membusungkan dada dan memasang wajah sombongnya karena di puji seperti itu


...****************...


setelah puas bermain dengan Oreo, Dino dan juga Eve saat ini sedang di atas meja makan melakukan acara makan malam nya


setelah selesai Eve langsung menyuruh Dino untuk pergi ke kamar nya dan istirahat


tidur lah yang nyenyak, besok kita akan mulai pelatihan nya". ucap Eve sambil tersenyum ke arah Dino


baik kak". ucap Dino sambil membalas senyuman Eve


Dino lalu pergi ke kamar nya yang berada cukup jauh dari kamar Eve, namun masih di lantai yang sama, yaitu lantai paling atas


melihat Dino yang sudah pergi, Eve pun ikut pergi untuk ke kamar nya sendiri


tuan apa yang akan kau lakukan dengan anak itu". ucap Oreo setelah melihat Eve berbaring di kasur nya


aku akan melatih nya menjadi pendekar pedang, seperti nya dia punya bakat". ucap Eve


kau tidak takut dia akan mengkhianati mu setelah dia menjadi kuat nanti".


itu mudah, aku hanya tinggal membunuh nya". ucap Eve sambil menguap


Oreo tidak kembali bertanya karena melihat Eve yang seperti nya sudah mengantuk,


ke esokan hari nya..


apa kau menunggu ku". tanya Eve


iya, aku sudah tidak sabar ingin cepat berlatih". ucap Dino sambil mengangguk semangat


itu bagus punya semangat yang tinggi". ucap Eve sambil mengusap kepala Dino


setelah itu mereka lalu berjalan menuruni tangga, tujuan nya saat ini adalah halaman belakang rumah Eve


Dino melihat halaman yang sangat luas di penuhi dengan rumput dan pepohonan hijau yang menjulang tinggi, dia juga melihat sebuah gajebo yang di kelilingi oleh bunga


ini terlihat seperti hutan sangat indah". gumam Dino


kau berlari kelilingi halaman ini, sampai lima ratus putaran". ucap Eve


hah". ucap Dino kaget,


apa". ucap Eve sambil mengangkat satu alis nya


tidak tidak".


setelah itu Dino pun berlari mengelilingi halaman tersebut sambil berusaha menyemangati diri nya sendiri


aku harus bisa, jika begini saja aku tidak bisa maka aku tidak akan bisa membalas dendam pada orang itu". ucap nya


melihat Dino yang cukup bersemangat, Eve pun ikut berlari untuk menyusul nya. Dino menoleh kan kepala nya karena melihat Eve yang juga sedang ikut berlari

__ADS_1


kakak ternyata juga ikut berlari".


tentu saja". ucap Eve, setelah itu dia lalu menambah kecepatan lari nya dan meninggal kan Dino di belakang


apa apaan itu". ucap nya kaget, namun dia juga menambah kecepatan lari nya mencoba untuk menyusul Eve


Dino terbaring lelah di atas rumput sambil mengatur nafas nya, hingga akhirnya dia tetap tidak bisa menyusul Eve sampai putaran terakhir


Eve duduk di samping Dino lalu menyerah kan sebuah botol air pada nya


minum lah". kata nya


Dino lalu bangun dan menerima air tersebut


terimakasih ". ucap nya, setelah itu dia lalu meminum air tersebut sampai hanya tersisa setengah


apa kakak tidak lelah". ucap Dino sambil mengusap tetesan air yang keluar dari mulutnya


tidak, ini adalah hal biasa bagi ku". ucap Eve sambil bangun dari duduk nya


istirahat satu menit setelah itu kita lakukan pelatihan yang lain nya". ucap nya


masih ada lagi".


tentu saja, kita masih masih harus melakukan push up, pull-up dan squad masing masing lima ratus".


Dino membuka mulut nya lebar lebar, merasa shock dengan pakta yang Eve berikan


apa itu tidak berlebihan untuk anak berusia sebelas tahun". pikir nya


jangan memasang wajah seperti itu, itu bahkan hanya latihan dasar belum termasuk latihan inti, jika kau merasa pelatihan ini berat maka kita bisa menghentikan ini sekarang juga dan lupakan soal kau menjadi kuat".


tidak kak, aku tidak mau berhenti dan aku akan melakukan itu semua nya". ucap Dino semangat


baiklah, kau harus melakukan itu semua selama satu bulan, setelah itu barulah kita melakukan yang selanjutnya". ucap Eve sambil menepuk kepala Dino


aku mengerti".


setelah itu Dino lalu melakukan apa yang Eve perintah kan tanpa protes sedikit pun, sampai hari menjadi siang dia baru menyeselesai kan semua nya


Dino berjalan dengan gontai menuju gajebo yang di sana ada Eve sedang membaca buku sambil meminum secangkir teh,


Dino menaruh kepala nya di atas meja dengan kedua tangan yang menjuntai ke bawah


kerja bagus". ucap Eve sambil memegang kepala Dino


saat Eve menyentuh kepala nya Dino merasakan sesuatu yang hangat mengalir di dalam tubuh nya lalu tubuh nya kembali menjadi bugar seolah olah dia tidak pernah merasakan lelah sama sekali


Dino lalu mengangkat kepala nya dan melihat ke arah Eve yang saat ini sedang menaruh satu jarinya di atas bibir


Tolong rahasiakan ". ucap nya


Dino hanya mengangguk saja, karena dia tidak tahu harus berkata apa


kakak memang benar benar seorang malaikat". batin nya

__ADS_1


__ADS_2