Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
23


__ADS_3

Eve duduk di atas lantai yang beralas kan karpet berbulu di kamar Lea, dengan meja kecil di depan nya


maaf ya, adek gue emang anak nya nakal banget". ucap Lea sambil menaruh minuman dan camilan di atas meja


tidak papa, dia seperti itu juga karena berpikir aku adalah kau". ucap Eve sambil mengeluar kan beberapa buku dan laptop dari tas nya


iya sih, tapi tetep aja". ucap Lea merasa tidak enak


tidak usah di pikir kan, lebih baik kita langsung kerjakan saja tugas kita".


iya". ucap Lea sambil mengangguk


setelah itu mereka lalu mengerjakan tugas dengan bagian nya Masing-masing, soal nya hanya ada dua namun berbeda dengan jawaban nya yang bercabang, itu lah akibat nya tugas di kerjakan dengan cara berkelompok


Eve melirik ke arah pintu kamar Lea yang sedikit terbuka, di sana dia melihat Rafka yang sedang mengintip


Eve lalu berdiri dan berjalan menghampiri Rafka, sedang apa". ucap nya


uwahh". ucap Rafka yang terjungkal karena kaget melihat Eve


apa kau baik baik saja". ucap Eve sambil mencoba membantu Rafka untuk bangun


teman nya kakak". ucap Rafka pelan


apa kau ingin bertemu dengan kakak mu". tanya Eve dan di balas gelengan kepala oleh Rafka


bukan, lalu kenapa kau mengintip seperti itu ".


emm itu, aku". gumam Rafka sambil memainkan jari jari nya


Eve menaikan satu alis nya melihat tingkah Rafka yang terlihat malu malu


dia sangat berbeda dengan kakak nya". batin Eve, setelah itu dia lalu menarik tangan Rafka dan mengajak nya untuk masuk ke dalam kamar Lea


Lea yang sedang asik mengetik sesuatu di laptop, mengalihkan perhatian nya saat mendengar suara langkah kaki seseorang, dia lalu melihat Eve yang sedang menuntun adik nya


kenapa kau ada di sini". ucap Lea pada Rafka


Rafka tidak menjawab dia malah bersembunyi di balik tubuh Eve


tadi dia melihat kita di balik pintu, jadi aku mengajak nya untuk masuk". ucap Eve sambil duduk, dia lalu menyuruh Rafka agar duduk di samping nya


Lea mengerut kan kening nya heran saat melihat Rafka yang hanya duduk dengan tenang di samping Eve


tidak sakit". ucap nya sambil menyentuh dahi Rafka


apa yang sedang kakak lakukan". ucap Rafka tidak suka sambil menghempaskan tangan Lea dari dahi nya


kenapa lo jadi banyak diem kaya orang baik gini, biasa nya juga lu lebih rusuh dari gue". ucap Lea sambil menatap Rafka heran


kakak ini ngomong apa, bukan kah aku selalu seperti ini". ucap Rafka


mana ada, lo pasti lagi caper sama temen gue kan". ucap Lea sambil menunjuk wajah Rafka


Eve menghela nafas nya lelah saat melihat pertengkaran antara adik dan kakak di hadapan nya

__ADS_1


Lea, apa kau sudah selesai". ucap Eve, mencoba untuk menghentikan perdebatan mereka


belum, masih ada setengah lagi, lo udah selesai". ucap Lea dan di balas anggukan oleh Eve


hah serius, cepet amat". ucap Lea sambil memeriksa tugas Eve


aku akan keluar dan membawa adik mu bermain, kau kerjakan saja tugas mu setelah itu bergabung lah dengan kami". ucap Eve, sambil menggandeng tangan Rafka


Eve lalu membawa Rafka keluar karena jika terus berada di dalam, mereka mungkin akan terus berdebat


saat sudah di depan pintu, Rafka menoleh kan kepala nya ke belakang lalu menjulur kan lidah nya ke arah Lea


cih, bocah licik itu". ucap Lea, setelah itu dia pun kembali mengerjakan tugas nya yang belum selesai


teman nya kakak, kita akan kemana".


Eve ". ucap Eve


hah, maksud nya nama kakak Eve". ucap Rafka bingung dan di balas deheman oleh Eve


oh, kak Eve, kita mau kemana".


tidak tahu, aku membawa mu keluar hanya agar kau tidak bertengkar dengan kakak mu".


bagaimana kalau kita bermain game".


hah, kau bisa bermain game". ucap Eve sedikit terkejut


iya, aku sering bermain dengan kakak ku, tapi dia payah dalam bermain game, dan itu jadi sangat membosankan".


kau bahkan punya ruangan khusus untuk game, apa orang tua mu tidak melarang sama sekali". ucap Eve heran


kak Eve ini aneh sekali, kalau orang tua ku melarang aku untuk bermain game, tidak mungkin mereka membuatkan ku ruangan ini kan".


Eve mengerjap ngerjap kan kedua mata nya, ku rasa kau benar". ucap Eve, setelah itu mereka lalu bermain game bersama


hey berapa umur mu". ucap Eve


aku empat tahun". ucap Rafka sambil mengangkat ke empat jari nya


benarkah bagaimana bisa kau bermain sehebat itu". ucap Eve, karena dia sudah bermain beberapa ronde tapi dia hanya bisa menang satu kali melawan Rafka


hehee, kakak juga cukup hebat karena bisa mengalah kan ku sekali". ucap Rafka dengan wajah sombong nya


bocah sombong, aku akan mengalah kan mu lain kali". ucap Eve sambil mengusap kepala Rafka


saat mereka sedang asik bercanda tiba-tiba mereka mendengar suara ketukan pintu,


Rafka apa kau di dalam". ucap seorang wanita


Rafka yang mendengar suara tersebut pun langsung berlari dan menghampiri wanita tersebut


mami". ucap nya sambil memeluk wanita itu


wanita itu tersenyum sambil mengusap kepala Rafka, setelah itu dia lalu melihat ke arah Eve

__ADS_1


wah siapa ini". ucap nya


hallo tante saya Eve teman sekolah nya Lea ". ucap Eve sambil sedikit membungkukkan badan nya


oh teman nya Lea, apa kau sedang bermain".


tidak, saya ke sini karena ada tugas kelompok dengan Lea".


begitu, apa Rafka mengganggu kalian".


Eve menggeleng saja, setelah itu dia lalu di ajak untuk makan siang bersama


...****************...


saat Eve keluar dari rumah Lea hari sudah menjadi malam, dia terlalu asik bermain bersama Rafka sampai lupa waktu


lo beneran gak mau gue anter". ucap Lea


tidak usah".


ok, tapi lo hati hati ya, kalo ada apa apa telepon polisi aja jangan gue, karena gue pasti gak bisa bantu". ucap lea


iya Lea". ucap Eve sambil terkekeh


setelah itu dia pun pergi meninggalkan rumah Lea dengan berjalan kaki, Eve sebenar nya bisa saja memesan taxi atau apa pun itu, tapi dia sengaja memilih untuk berjalan kaki karena dia sekalian ingin mencari angin


di sepanjang perjalan nya, Eve melihat masih banyak kendaran yang berlalu lalang. lalu kemudian dia tiba-tiba dia di hadang oleh dua pengendara motor


kau Evelyn kan". ucap orang itu


iya". ucap Eve datar


kau ikut kami, bos ingin bertemu dengan mu".


kenapa juga aku harus mengikuti kalian". ucap Eve sambil berjalan pergi


Eve melirik arah kirinya saat melihat salah satu dari orang itu ingin memukul nya, Eve memutar tangan orang itu sampai terdengar bunyi kretek tanda bahwa tangan orang itu patah,


orang itu menjerit ke sakitan saat merasakan tulang nya patah, setelah itu Eve lalu melempar kan orang itu ke arah teman nya yang ingin menyerang


Eve lalu menghampiri kedua orang itu yang sedang duduk lesehan di bawah,


katakan pada bos mu itu, jika ingin bertemu, datang saja langsung pada ku". ucap Eve dengan tatapan tajam nya


orang itu hanya bisa mengangguk menjawab pertanyaan Eve dan tidak bisa menjawab karena terlalu takut melihat tatapan mata Eve


pergi". ucap Eve


tunggu".


mereka berdua ingin menaiki motor nya berniat untuk pergi, namun baru juga ingin menyalakan motor nya, Eve kembali menghentikan mereka


tinggal kan motor itu".


mereka saling berpandangan lalu mengangguk mengerti, setelah itu pergi dengan tunggang langgang karena takut Eve akan menghajar nya kembali

__ADS_1


Eve lalu meninggalkan tempat itu dengan menaiki motor besar milik kedua orang itu


__ADS_2