
setelah kejadian di taman belakang, Renata menjadi lebih diam dan bahkan menghindar jika bertemu langsung dengan Eve, seperti sekarang, dia hanya bisa melihat dan memperhatikan dari jauh meskipun saat ini Eve sedang bersama dengan Chio
lo gak samperin dia". tanya Starla heran
gak". jawab Renata masih dengan tatapan yang tertuju ke arah Eve dan Chio
kenapa". Starla jelas bingung, dia yakin sekali jika Renata saat ini sedang kesal karena Eve dan Chio bersama
itu karena terlihat jelas dari wajah nya Renata yang terus menatap tajam ke arah mereka
Renata mendengar bisik bisik di sekitar nya yang merasa heran kenapa dirinya hanya melihat dan bahkan tidak melakukan apa pun saat Chio bersama dengan wanita lain
Renata sangat kesal, tapi dia juga tidak bisa melakukan apa pun, dia masih terbayang bayang dengan kejadian di taman belakang
sial". gumam Renata sambil meremas sendok di tangan nya
kita pergi". ucap Renata sambil berdiri
melihat Renata yang pergi dengan kemarahan Starla pun mengikuti Renata dari belakang
Renata dan Starla kini berdiri di depan pagar pembatas rooftop sambil melihat siswa siswi yang berlalu lalang di bawah
menurut lo, dia itu gimana ". ucap Renata
hah siapa". ucap Starla bingung
Evelyn".
Starla tidak langsung menjawab, dia malah terdiam sambil melihat ke arah bawah
gue udah nyuruh orang buat nyari tahu tentang dia". ucap Starla sambil memutar badan nya
dan hasil nya, dia cuman nona muda dari keluarga kaya raya tidak ada yang lain, dan yah dia masih baru di kota D". ucap Starla
benarkah, ku rasa dia bukan cuma nona muda kaya raya biasa".
maksud lo". tanya Starla sambil melihat ke arah Renata
dia itu tidak normal". ucap Renata dengan wajah pucat nya
lagi lagi Starla tidak bisa mengatakan apa pun dia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Renata, akhirnya dia hanya bisa melihat Renata yang seperti sedang ketakutan itu
...****************...
Eve menunggu Dino sambil bersandar di mobil nya, mengabaikan bisik bisik orang yang penasaran dengan nya
hingga beberapa menit kemudian, dia melihat Dino bersama dengan teman teman nya sedang berjalan mendekat ke arah nya
kakak". ucap Dino sambil melambai kan tangan nya
__ADS_1
Eve tidak melakukan apa pun dan hanya tersenyum sambil melihat ke arah Dino
apa sudah selesai". ucap Eve dan di balas anggukan oleh Dino
kalau begitu kita pulang". ucap Eve sambil membuka pintu mobilnya
setelah Dino memasuki mobil dan berpamitan pada teman teman nya, Eve langsung melajukan mobilnya dan pergi meninggal kan sekolah
apa kau ingin sesuatu ". tanya Eve tanpa menoleh ke arah Dino, karena saat ini dia sedang menyetir mobil
aku ingin ice cream". jawab Dino
Eve tidak menjawab, dia lalu memelankan laju mobil nya dan berhenti tepat di depan mini market yang dia lalui
kau mau ikut atau menunggu di sini". ucap Eve
aku ikut".
mereka lalu memasuki mini market bersama sama dan berjalan ke arah dimana letak ice cream berada
apa kau ingin yang lain nya".
tidak, ini saja". ucap Dino sambil menggeleng kan kepala
Eve mengangguk saja, setelah itu mereka lalu pergi ke kasir dan membayar belanjaan mereka
di sepanjang jalan Eve merasa jika ada sesuatu yang hilang darinya, dia berusaha untuk mengingat apa yang hilang tapi dia tetap tidak tahu apa itu akhir nya dia menepis pikiran itu
Eve mengangkat satu alis nya karena melihat mobil asing yang terparkir di halaman rumah nya
siapa". batin Eve heran, karena dia memang tidak punya kenalan di kota D kecuali teman sekolah nya, namun itu tidak mungkin karena mereka tidak mempunyai janji bertemu setelah pulang sekolah
Eve menghentikan langkah nya karena melihat Dino hanya berdiri mematung di depan pintu masuk dan itu menghalangi jalan nya
kenapa tidak masuk". ucap Eve
Dino tidak menjawab, dia malah mengangkat jarinya dan menunjuk ke arah seseorang berambut panjang yang tengah duduk di atas sofa sambil membelakangi nya
wanita". batin Eve,
kak, apa dia ibumu". ucap Dino
bukan, kau pergilah ke kamar, aku akan menemui nya terlebih dahulu ". ucap Eve
baiklah". ucap Dino, setelah itu dia lalu pergi
siapa kau". ucap Eve setelah dekat dengan orang tersebut
kau sudah datang". ucap orang itu sambil memutar tubuh nya lalu berjalan ke arah Eve
__ADS_1
Eve cukup terkejut karena mendengar suara orang itu yang dia kira wanita ternyata adalah seorang laki laki,
duduk lah". ucap orang itu sambil menuntun Eve agar duduk di atas sofa
kau pikir aku siapa, ini rumah ku". ucap Eve dengan kesal
orang itu hanya terkekeh mendengar jawaban Eve yang terdengar sangat lucu di telinga nya, Eve lalu duduk di hadapan pria itu sambil menyilangkan kaki nya
jadi paman, kau siapa". ucap Eve
aku tidak setua itu jadi jangan panggil aku paman".
kau terlihat tua".
aku baru 24 tahun, apa itu bisa di sebut tua".
dan kau cukup tua untuk anak berusia 16 tahun seperti ku".
yah sebenar nya pria di depan nya tidak terlihat tua sama sekali, namun Eve menyebut nya paman hanya mencoba untuk bersikap dengan sopan pada pria itu
apa kau tidak mengenal ku ". ucap orang itu dengan wajah sedih nya
memang nya kenapa aku harus mengenal mu". ucap Eve sambil mengerut kan kening nya
bukan nya mendapat jawaban, Eve malah melihat pria di depan nya menundukan kepala nya sedih seolah olah dia sedang di marahi oleh ibunya
karena merasa kasian Eve pun mencoba untuk mengingat siapa orang di depan nya
paman, apa kau seorang duta shampo". ucap Eve dengan wajah polos nya
salah ya". ucap Eve kikuk karena melihat tatapan datar pria di depan nya
pria itu lalu berdiri dan berjalan mendekat ke arah Eve lalu menyudutkan nya di atas sofa
Queen, apa kau sungguh melupakan ku". ucap orang itu sambil melihat langsung ke arah mata Eve
menjauh dari ku". ucap Eve sambil mendorong pria itu, namun pria itu malah memegang tangan Eve lalu mencium nya
aku sangat sedih, apa kau juga melupakan janji kita waktu itu". ucap pria itu sambil merapikan rambut Eve yang sedikit berantakan
lepaskan". ucap Eve
tidak mau".
Eve menggertakan gigi nya karena kesal dengan pria yang saat ini sedang menindih nya, dia mencoba untuk melepaskan dirinya menggunakan sihir namun entah kenapa itu tidak bisa, seperti ada sesuatu yang menghalangi nya
Queen, ayo kita menikah". ucap orang itu sambil tersenyum dan membelai pipi Eve
Eve ingin mengatakan sesuatu namun dia di hentikan oleh suara dobrakan pintu yang cukup keras, Eve lalu menolehkan kepala nya ke arah suara tersebut dan melihat Oreo yang sedang berlari ke arah nya
__ADS_1
namun Eve merasa bingung karena dia juga melihat ke beradaan Chio di belakang Oreo
tuan, kau baik baik saja". ucap Oreo panik