Transmigrasi Mage

Transmigrasi Mage
17


__ADS_3

setelah kejadian di taman belakang, Renata menjadi lebih diam dan bahkan menghindar jika bertemu langsung dengan Eve, seperti sekarang, dia hanya bisa melihat dan memperhatikan dari jauh meskipun saat ini Eve sedang bersama dengan Chio


lo gak samperin dia". tanya Starla heran


gak". jawab Renata masih dengan tatapan yang tertuju ke arah Eve dan Chio


kenapa". Starla jelas bingung, dia yakin sekali jika Renata saat ini sedang kesal karena Eve dan Chio bersama


itu karena terlihat jelas dari wajah nya Renata yang terus menatap tajam ke arah mereka


Renata mendengar bisik bisik di sekitar nya yang merasa heran kenapa dirinya hanya melihat dan bahkan tidak melakukan apa pun saat Chio bersama dengan wanita lain


Renata sangat kesal, tapi dia juga tidak bisa melakukan apa pun, dia masih terbayang bayang dengan kejadian di taman belakang


sial". gumam Renata sambil meremas sendok di tangan nya


kita pergi". ucap Renata sambil berdiri


melihat Renata yang pergi dengan kemarahan Starla pun mengikuti Renata dari belakang


Renata dan Starla kini berdiri di depan pagar pembatas rooftop sambil melihat siswa siswi yang berlalu lalang di bawah


menurut lo, dia itu gimana ". ucap Renata


hah siapa". ucap Starla bingung


Evelyn".


Starla tidak langsung menjawab, dia malah terdiam sambil melihat ke arah bawah


gue udah nyuruh orang buat nyari tahu tentang dia". ucap Starla sambil memutar badan nya


dan hasil nya, dia cuman nona muda dari keluarga kaya raya tidak ada yang lain, dan yah dia masih baru di kota D". ucap Starla


benarkah, ku rasa dia bukan cuma nona muda kaya raya biasa".


maksud lo". tanya Starla sambil melihat ke arah Renata


dia itu tidak normal". ucap Renata dengan wajah pucat nya


lagi lagi Starla tidak bisa mengatakan apa pun dia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Renata, akhirnya dia hanya bisa melihat Renata yang seperti sedang ketakutan itu


...****************...


Eve menunggu Dino sambil bersandar di mobil nya, mengabaikan bisik bisik orang yang penasaran dengan nya


hingga beberapa menit kemudian, dia melihat Dino bersama dengan teman teman nya sedang berjalan mendekat ke arah nya


kakak". ucap Dino sambil melambai kan tangan nya

__ADS_1


Eve tidak melakukan apa pun dan hanya tersenyum sambil melihat ke arah Dino


apa sudah selesai". ucap Eve dan di balas anggukan oleh Dino


kalau begitu kita pulang". ucap Eve sambil membuka pintu mobilnya


setelah Dino memasuki mobil dan berpamitan pada teman teman nya, Eve langsung melajukan mobilnya dan pergi meninggal kan sekolah


apa kau ingin sesuatu ". tanya Eve tanpa menoleh ke arah Dino, karena saat ini dia sedang menyetir mobil


aku ingin ice cream". jawab Dino


Eve tidak menjawab, dia lalu memelankan laju mobil nya dan berhenti tepat di depan mini market yang dia lalui


kau mau ikut atau menunggu di sini". ucap Eve


aku ikut".


mereka lalu memasuki mini market bersama sama dan berjalan ke arah dimana letak ice cream berada


apa kau ingin yang lain nya".


tidak, ini saja". ucap Dino sambil menggeleng kan kepala


Eve mengangguk saja, setelah itu mereka lalu pergi ke kasir dan membayar belanjaan mereka


di sepanjang jalan Eve merasa jika ada sesuatu yang hilang darinya, dia berusaha untuk mengingat apa yang hilang tapi dia tetap tidak tahu apa itu akhir nya dia menepis pikiran itu


Eve mengangkat satu alis nya karena melihat mobil asing yang terparkir di halaman rumah nya


siapa". batin Eve heran, karena dia memang tidak punya kenalan di kota D kecuali teman sekolah nya, namun itu tidak mungkin karena mereka tidak mempunyai janji bertemu setelah pulang sekolah


Eve menghentikan langkah nya karena melihat Dino hanya berdiri mematung di depan pintu masuk dan itu menghalangi jalan nya


kenapa tidak masuk". ucap Eve


Dino tidak menjawab, dia malah mengangkat jarinya dan menunjuk ke arah seseorang berambut panjang yang tengah duduk di atas sofa sambil membelakangi nya


wanita". batin Eve,


kak, apa dia ibumu". ucap Dino


bukan, kau pergilah ke kamar, aku akan menemui nya terlebih dahulu ". ucap Eve


baiklah". ucap Dino, setelah itu dia lalu pergi


siapa kau". ucap Eve setelah dekat dengan orang tersebut


kau sudah datang". ucap orang itu sambil memutar tubuh nya lalu berjalan ke arah Eve

__ADS_1


Eve cukup terkejut karena mendengar suara orang itu yang dia kira wanita ternyata adalah seorang laki laki,


duduk lah". ucap orang itu sambil menuntun Eve agar duduk di atas sofa


kau pikir aku siapa, ini rumah ku". ucap Eve dengan kesal


orang itu hanya terkekeh mendengar jawaban Eve yang terdengar sangat lucu di telinga nya, Eve lalu duduk di hadapan pria itu sambil menyilangkan kaki nya


jadi paman, kau siapa". ucap Eve


aku tidak setua itu jadi jangan panggil aku paman".


kau terlihat tua".


aku baru 24 tahun, apa itu bisa di sebut tua".


dan kau cukup tua untuk anak berusia 16 tahun seperti ku".


yah sebenar nya pria di depan nya tidak terlihat tua sama sekali, namun Eve menyebut nya paman hanya mencoba untuk bersikap dengan sopan pada pria itu


apa kau tidak mengenal ku ". ucap orang itu dengan wajah sedih nya


memang nya kenapa aku harus mengenal mu". ucap Eve sambil mengerut kan kening nya


bukan nya mendapat jawaban, Eve malah melihat pria di depan nya menundukan kepala nya sedih seolah olah dia sedang di marahi oleh ibunya


karena merasa kasian Eve pun mencoba untuk mengingat siapa orang di depan nya


paman, apa kau seorang duta shampo". ucap Eve dengan wajah polos nya


salah ya". ucap Eve kikuk karena melihat tatapan datar pria di depan nya


pria itu lalu berdiri dan berjalan mendekat ke arah Eve lalu menyudutkan nya di atas sofa


Queen, apa kau sungguh melupakan ku". ucap orang itu sambil melihat langsung ke arah mata Eve


menjauh dari ku". ucap Eve sambil mendorong pria itu, namun pria itu malah memegang tangan Eve lalu mencium nya


aku sangat sedih, apa kau juga melupakan janji kita waktu itu". ucap pria itu sambil merapikan rambut Eve yang sedikit berantakan


lepaskan". ucap Eve


tidak mau".


Eve menggertakan gigi nya karena kesal dengan pria yang saat ini sedang menindih nya, dia mencoba untuk melepaskan dirinya menggunakan sihir namun entah kenapa itu tidak bisa, seperti ada sesuatu yang menghalangi nya


Queen, ayo kita menikah". ucap orang itu sambil tersenyum dan membelai pipi Eve


Eve ingin mengatakan sesuatu namun dia di hentikan oleh suara dobrakan pintu yang cukup keras, Eve lalu menolehkan kepala nya ke arah suara tersebut dan melihat Oreo yang sedang berlari ke arah nya

__ADS_1


namun Eve merasa bingung karena dia juga melihat ke beradaan Chio di belakang Oreo


tuan, kau baik baik saja". ucap Oreo panik


__ADS_2