
Eve berjalan menaiki satu persatu tangga menuju arah rooftop, saat akan kembali ke kelasnya tadi, tiba-tiba dia mendapat pesan dari Chio agar pergi mememui nya
mereka memang saling bertukar kontak setelah kejadian kemarin,
Eve mendengar suara tawa dari dalam yang sepertinya adalah teman teman nya Chio, dia lalu membuka pintu rooftop yang tidak terkunci
Eve berjalan mendekat ke arah mereka yang saat ini sedang menatap ke arah nya dengan wajah bermacam ekspresi
astaga apa gue barusan meninggal ya, kenapa ada bidadari di sini". ucap Riski
coba lu tabok gue". ucap Rizal sambil melihat ke arah Riski
Riski menurut saja, dia lalu menampar Rizal dengan kekuatan penuh sampai membuat Rizal sedikit terjengkang
bajingan, apa yang kau lakukan". ucap Rizal dramatis sambil memegang sebelah pipinya
lah, kan tadi lo yang nyuruh gue". ucap Riski dengan wajah tanpa bersalah nya
tapi lo kekencengan bangsat". ucap Rizal sambil menonjok wajah Riski
adaw, lo ngapa malah nonjok gue".
buat nyadarin lo, kalo lo itu masih hidup".
oh iya, makasih bro". ucap Riski sambil memeluk Rizal
sama sama ". Rizal pun membalas pelukan Riski, dan mereka berakhir dengan saling berpelukan
sedangkan Haidar, dia hanya mengedip ngedip kan mata dan mengucek nya berulang kali
dan untuk Zergan dia hanya memandang Eve dengan datar tanpa menunjukan ekspresi apa pun, namun tidak ada yang tahu apa yang ada di pikiran nya saat ini
Eve lalu duduk tepat di depan Chio
apa kau merindukan ku". ucap Eve sambil tersenyum ke arah Chio
cih, siapa yang merindukan mu". jawab Chio sambil memutar bola matanya malas
Eve terkekeh kecil mendengar ucapan Chio, lalu kenapa kau ingin bertemu dengan ku". ucap nya
bukan aku, tapi mereka". ucap Chio sambil menunjuk teman nya dengan dagu
Eve lalu melirik teman teman Chio yang saat ini tengah melihat ke arah nya, Eve lalu tersenyum sambil melambaikan tangan nya ke arah mereka
hay". ucap nya
mendapat sapaan seperti itu membuat mereka menjadi heboh, tidak sebenarnya cuman Riski dan Rizal saja yang heboh karna berebut siapa orang pertama yang akan berkenalan dengan Eve sedang kan yang lain nya hanya biasa saja
Eve ya, kenalin gue Haider teman nya Chio". Ucap Haider sambil mengulurkan tangan
saat Eve akan membalas uluran tangan Haider tiba-tiba saja tangan nya sudah lebih dulu di genggam oleh tangan seseorang
Rizal, temen nya Chio yang paling tampan". ucap nya sambil tersenyum ke arah Eve
__ADS_1
minggir lu, gue lagi". ucap Riski sambil menggeser tubuh Rizal
kalo gue Riski, tapi gue bukan kembaran nya si curut ini ya". ucapnya sambil menunjuk ke arah Rizal
nah, kalo yang ini nama nya Ze_".
Zergan". ucap Zergan memotong ucapan Rizal
Rizal kicep karna ucapan nya yang tiba-tiba di potong, mau marah juga dia gak berani dia lalu menggaruk tenguk nya yang tidak gatal untuk mengurangi ke canggungan
Chio memijit pelipis nya, merasa pusing dengan kelakuan teman teman nya
Eve, apa bener kucing lo yang melukai Chio". ucap Haider
Eve melihat ke arah Haider lalu menganggukan kepala nya
fffftt, beneran kalah sama kucing". ucap Rizal sambil menahan tawa nya
kenapa, apa kalian marah pada ku". ucap Eve sambil memiringkan kan kepala nya
tidak hanya saja setelah kejadian itu dia jadi berlatih dengan gila gilaan, kami sampe di buat kuwalahan harus melayani nya bertarung".
kita flashback
Chio menendang pintu dengan cukup keras sampai mengaget kan orang yang berada di sana
kampreet kaget gue, siapa sih yang banting² pintu". teriak Rizal sambil melihat ke arah pintu tersebut
dia lalu melihat Chio yang sedang berjalan dengan muka yang terlihat menyeram kan
kamu nanyaa". ucap Riski
bibir Rizal berkedut lalu Melempar bantal yang ada di dekat nya ke arah Riski
makan tuh kamu nanya". ucapnya dengan kasal
Chio tidak memperdulikan teman teman nya dan tetap berjalan menuju ke salah satu ruangan yang ada di sana
Chio membuka jaketnya dan melempar nya ke sembarang arah, dia lalu memanggil beberapa orang agar berdiri di depan nya
ada sepuluh orang yang berdiri di depan nya saat ini, dia lalu menunjuk salah satu di antara mereka
kau, lawan aku". ucap nya
pria itu lalu maju dan langsung melayang kan pukulan nya, Chio tidak menghindar dia malah membalas pria itu dengan kepalan tangan nya, saat pukulan mereka beradu pria itu menjerit kesakitan karena perbedaan kekuatan yang begitu besar
tidak berhenti di sana Chio lalu mengangkat kaki nya dan menedang perut pria itu sampai akhirnya dia tumbang, dia lalu melihat ke arah yang lain dan menyuruh mereka untuk menyerang nya secara bersamaan
Chio menarik tenguk seseorang yang berlari ke arah nya lalu membanting kepala nya hingga pria itu tak sadar kan diri, melihat teman nya yang pingsan pria lain nya lalu maju namun Chio menghindar dengan cepat dan berdiri di belakang pria itu setelah itu dia menendang bokong nya hingga pria itu terlempar
Chio terus menghajar semua nya dengan cara membabi buta, sampai akhir nya mereka semua tumbang tanpa memberikan satu pukulan pun pada Chio, mereka tidak bisa mengimbangi kekuatan Chio
sementara itu teman teman Chio yang berada di luar ruangan merasa heran karna setelah beberapa menit Chio memasuki ruangan itu terdengar jerit kesakitan seseorang
__ADS_1
karna merasa penasaran mereka lalu menghampiri ruangan tersebut, dan di sana mereka melihat Chio yang bercucuran keringat tengah berdiri di antara beberapa orang yang terlihat babak belur tergeletak di bawah nya
mereka lalu mendekat ke arah Chio setelah menyuruh beberapa orang untuk membawa mereka yang terluka
lo ada masalah apa sih". ucap Haider
iya bro, kalo ada masalah cerita ke kita lah jangan malah mukulin orang". ucap Riski
Chio lalu memutar tubuhnya ke arah teman teman nya, dan menatap mereka dengan tatapan datar nya
leher lo kenapa, lo beneran ada masalah sama orang". ucap Haider dengan nada sedikit terkejut
tidak, ini karna hal lain". ucap nya sambil memegang lehernya
hal lain nya apa, ngomong yang jelas ngapa sih". ucap Rizal dengan tidak sabaran
gue di serang peliharaan nya Evelyn".
apa itu, singa atau harimau atau mungkin T-Rek". ucap Riski sedikit ngaur
itu kucing". ucap Chio sambil memaling kan wajah nya ke arah lain
mereka semua terdiam dan suasana menjadi hening ketika mendengar apa yang baru saja Chio katakan, lalu Riski dan yang lain nya tertawa dengan terbahak-bahak
yang bener aja, masa lo kalah sama kucing". ucap Riski sambil memegang perutnya
tahu, sejak kapan lo bisa ngelawak ". sambung Rizal
Chio hanya bisa memandang mereka dengan datar, bagaimana cara memberi tahu mereka jika yang mengalahkan nya itu bukan kucing biasa. pikirnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Eve kembali ke kelas untuk mengambil tas nya yang tertinggal, karna menemui Chio dia jadi membolos sampai pelajaran terakhir
saat memasuki kelas, Eve melihat Lea yang ternyata belum pulang
lo dari mana". ucapnya ketika melihat Eve yang berjalan ke arah nya
rooftop".
lo ko bolos gak ngajak gue". ucap Lea dengan cemberut
sorry, tadi ketemu temen". ucap Eve sambil tersenyum ke arah Lea
apa, lo punya temen selain gue". ucap Lea sambil teriak karna terkejut
Eve memejamkan kedua matanya karna mendengar teriakan Lea yang tiba-tiba
nanti aku kenalkan". ucap Eve sambil mengambil tas nya
setelah itu dia lalu berjalan keluar meninggal kan Lea di dalam kelas, Lea yang melihat Eve meninggal kan nya pun berlari kecil untuk mengejarnya
bener ya, pokoknya lo harus kenalin gue sama temen baru lo itu".
__ADS_1
iya Lea". ucap Eve