
kedua orang tuanya sangat heran saat Kendrick membawa seorang anak kecil pulang. Sesungguhnya mereka sudah heran sejak kemarin di mana Kendrick menyiapkan sebuah kamar dengan fasilitas yang dilengkapi dengan tenaga medis dan alat-alat medis. Mereka sempat bertanya tapi Kendrick tidak menjawab bahkan sikapnya aneh beberapa hari belakangan.
Rasa penasaran tentu saja memenuhi hati, begitu kembali Kendrick berada di dalam kamar bersama dengan anak itu serta beberapa tenaga medis yang dia bawa pulang. Kendrick meminta tenaga medis untuk memeriksa keadaan Daniel dengan benar karena dia akan meminta bantuan semua keluarganya yang ada di beberapa negara untuk mencari sumsum tulang yang cocok untuk Daniel. Dari beberapa negara tidak mungkin keluarganya tidak menemukan sumsum tulang yang cocok untuk Daniel.
Pemeriksaan yang memakan waktu cukup lama membuat Daniel sengat lelah. Dia mulai lapar juga ingin kembali agar ibunya tidak khawatir. Sebelum Daniel mengikutinya pulang, Kendrick membujuk Daniel untuk ikut dengan alasan dia akan memberikan perawatan yang terbaik untuk Daniel. Dia juga berjanji pada Daniel jika ibunya tidak akan mengeluarkan biaya apa pun. Tentu Daniel bersedia karena dia yang meminta bantuan pada Kendrick.
Daniel meminjam ponsel perawat untuk menghubungi Kendrick yang memang sedang mencarinya. Sungguh kebetulan yang luar biasa. Daniel mengatakan jika ibunya sudah berjanji tidak akan menikah dengan Aston, dia juga meminta bantuan Kendrick untuk meminjamkan uang pada ibunya agar ibunya tidak lagi meminta uang pada kakek buyut yang jahat. Mendengar itu tentu saja Kendrick setuju dan bergerak cepat untuk menjemput Daniel. Dia memang sengaja membawa Daniel secara diam-diam karena dia ingin memberikan pelajaran pada Emma yang sudah menyembunyikan semuanya pada dirinya.
Ainsley dan Damian masuk ke dalam kamar itu setelah sekian lama menahan diri. Meski mereka bisa masuk kapan saja tapi mereka tidak mau mengganggu para medis yang sedang bekerja sebab itu mereka menahan diri cukup lama. Mereka menghampiri Kendrick yang baru saja selesai berbicara dengan dokter kepercayaan mereka, dokter ahli dalam menangani penyakit itu.
"Siapa anak itu, Ken?" tanya ibunya namun Daniel sudah mengucapkan sesuatu sebelum Kendrick menjawab.
"Uncle, Daniel lapar. Kapan Daniel akan diantar pulang? Mommy pasti sedang mencari Daniel."
"Mom, tolong ambilkan makanan untuk Daniel. Aku akan berbicara dengan kalian nanti," pinta Kendrick.
"Baikkah, tapi katakan padaku siapa anak itu dan kenapa dia kau bawa pulang?"
"Uncle, mereka siapa?" tanya Daniel lagi karena ini kali pertama dia bertemu dengan Ainsley dan Damian.
"Panggil saja mereka kakek dan nenek."
"Apa boleh? Kakek dan nenek yang ini tidak jahat seperti kakek buyut dan Aunty bukan?"
"Tidak, tentu saja tidak. Mereka tidak jahat."
"Apa kau putra Emma?" tanya Ainsley seraya berjalan mendekati Daniel. Dia curiga karena Daniel menyebut kakek buyut dan Aunty jahat.
"Benar, Nenek. Ibuku bernama Emma," jawab Daniel.
"Astaga, Ken. Apa Emma sudah menikah?" Ainsley berpaling melihat ke arah putranya. Kendrick menggeleng, sebentar lagi kedua orang tuanya pasti akan terkejut.
"Nenek, bisakah kita lanjutkan nanti? Daniel sudah kelaparan," ucap Daniel seraya memegangi perutnya yang sudah berbunyi.
__ADS_1
"Anak yang manis, nenek akan ambilkan," ucap Ainsley. Meski baru bertemu, dia sudah jatuh cinta pada anak itu. Ainsley pergi mengambil makanan untuk Daniel terlebih dahulu, setelah ini dia mau berbincang dengan anak itu.
"Kau membawa putranya, apa kau sudah mengabari Emma?" tanya Damian pada putranya.
"Aku akan membawanya nanti," Kendrick mendekati putranya. Dia tidak bisa langsung mengatakan pada Daniel akan hubungan mereka karena Daniel tidak akan percaya. Dia membutuhkan Emma untuk menjelaskan tapi untuk saat ini, biarkan saja Emma mencari keberadaan Daniel agar dia tahu seperti apa rasa yang dia rasakan saat tahu jika Emma telah menutupi semua kebenaran itu padanya meskipun hukumannya tidak sepadan.
"Setelah makan Uncle akan mengantar Daniel kembali, bukan?" tanya Daniel.
"Bagaimana jika Daniel tinggal di sini saja?"
"Tidak mau, bagaimana dengan Mommy? Apa Uncle menghubungi Mommy dan mengatakan jika Daniel berada di sini? Daniel tidak mau membuat Mommy khawatir."
"Tidak perlu khawatir, Uncle sudah menghubunginya dan besok Uncle akan menjemputnya," dustanya padahal dia tidak mengatakannya pada Emma. Dia ingin Emma yang datang padanya, kali ini Emma harus datang jika dia ingin bertemu dengan putra mereka.
"Baiklah, tapi Uncle harus berjanji akan menjemput Mommy besok."
"Aku berjanji," Kendrick memegangi tangan putranya. Emma benar-benar sudah keterlaluan dan dia tidak akan memaafkannya dengan mudah, apa pun alasannya.
"Sekarang katakan padaku, kenapa kau membawa putra Emma pulang?" tanya Ainsley tidak sabar setelah mereka berada di luar.
"Mom, Dad," Kendrick memandangi kedua orang tuanya yang sudah menunggu jawaban darinya sedari tadi, "Daniel adalah putraku." ucapnya.
"Apa?" kedua orang tuanya sangat terkejut mendengar perkataan Kendrick.
"Bagaimana mungkin, Kendrick? Kapan kau tidur dengan Emma? Bukankah empat tahun yang lalu dia menolakmu?" tanya ibunya. Dia tebak usia Daniel sekitar tiga atau empat tahun.
"Ini aib yang aku sembunyikan selama ini dan bagiku ini sangat memalukan sebab itu aku tidak mau ada yang tahu tapi sepertinya kalian harus tahu."
"Apa maksud perkataanmu, Ken?" tanya ayahnya.
"Dad, empat tahun yang lalu aku dijebak oleh seseorang dan aku diperkosa olehnya!"
"Bicara yang jelas!" perintah ibunya.
__ADS_1
"Sudah aku katakan aku dijebak, Mom. Seseorang memberi aku obat dan aku diperkosa. Wanita itu berkata ingin mencuri bibit premium milikku dan aku tidak menyangka dia berhasil."
"Hei, apakah maksudmu Emma yang menjebakmu?" tanya ibunya.
"Aku mencari wanita itu selama empat tahun tapi dia menyamar sehingga aku kesulitan. Aku tidak meminta bantuan Uncle karena ini adalah aib yang memalukan bagiku. Aku tidak tahu jika wanita itu adalah Emma bahkan aku tidak curiga sama sekali saat dia kembali bersama dengan Daniel tapi perasaanku saat bersama dengan anak itu, tidak bisa dibohongi!"
"Astaga, apa yang Emma lakukan? Kenapa dia melakukan hal itu dan menyembunyikan kebenarannya darimu?"
"Aku juga tidak tahu kenapa Emma melakukan hal ini."
"Apa Daniel tahu akan hal ini?" tanya ayahnya.
"Tidak, aku ingin Emma yang menjelaskan semuanya pada Deniel agar Daniel tidak menganggap jika aku yang telah membuangnya dan tidak peduli padanya. Emma harus menjelaskannya agar Daniel bisa menerima aku!"
"Apa kau sudah mengatakan pada Emma jika kau membawa putranya?"
"Tidak!" jawab Kendrick.
"Kau gila, Emma pasti sedang mencari keberadaan putranya saat ini. Cepat hubungi dia dan katakan Daniel berada di sini," perintah ibunya.
"Tidak, Mom. Aku sengaja. Biarkan saja dia mencari, ini hukuman karena dia tidak mau mengatakan padaku jika Daniel adalah putraku padahal Daniel sedang sakit. Kenapa dia justru mengharapkan bantuan kakeknya padahal dia tahu kakeknya seperti itu? Kenapa dia tidak langsung memberi tahu aku sehingga aku bisa langsung mengambil tindakan? Aku benar-benar marah padanya Mom, tapi aku berusaha untuk menahan diri!"
"Tapi Ken, kau harus tahu situasi yang dia hadapi. Mommy harap kau tidak menghukumnya terlalu keras."
"Aku tahu. Jika dia pintar, dia pasti bisa menemukan aku."
"Baiklah, Mommy harap kau dan Emma dapat berbicara secara baik-baik tanpa melibatkan emosi berlebih. Ingat, dia juga mempunyai kesulitannya sendiri tapi bukan berarti kau harus langsung memaafkan perbuatannya agar Emma sadar jika dia sudah salah selama ini."
"Aku tahu apa yang harus aku lakukan." ucap Kendrick.
"Baiklah, sekarang Mommy mau bersama dengan cucu Mommy agar kami saling mengenal. Ayo Dam-Dam, ternyata kita sudah punya cucu!" Ainsley mengajak suaminya kembali ke dalam kamar Daniel. Meski yang terjadi sangat mengejutkan tapi mereka sangat senang karena mereka sudah memiliki cucu. Ternyata ini yang dimaksudkan oleh Kendrick waktu itu.
Kendrick berjalan menuju jendela, tatapan matanya melihat keluar. Dia yakin Emma pasti bisa menemukan keberadaannya dan Daniel. Dia akan menunggu Emma datang untuk memberikan penjelasan padanya dan pada Daniel.
__ADS_1