Trap Hot Billionaire

Trap Hot Billionaire
Sudah Ketahuan


__ADS_3

Ainsley tampak gelisah menunggu kabar dari putranya. Dia ingin tahu apakah Kendrick sudah bertemu dengan Emma atau belum. Yang dia khawatirkan adalah keadaan Daniel karena Kendrick justru membawa putranya ikut serta. Dia harap Daniel baik-baik saja dan bisa segera membujuk ibunya pulang.


Sudah hampir sore, Kendrick belum juga memberinya kabar. Ainsley sudah menghubungi tapi putranya berkata jika dia akan menghubungi ibunya nanti karena saat Ainsley menghubungi putranya, Kendrick sedang di perjalanan menuju hotel bersama dengan Emma dan Daniel. Seharusnya putranya sudah memberinya kabar.


Damian cuek saja melihat kegelisahan istrinya. Dia tahu apa yang membuat Ainsley seperti itu bahkan serbet yang ada di atas meja sudah berantakan ulah Ainsley.


"Ck, kenapa Ken belum juga memberi kabar?" ucap Ainsley sambil melihat ponsel yang ada di atas meja.


"Tunggulah, mungkin sebentar lagi akan pulang. Kau tahu Emma berada di kota lain yang cukup jauh jadi butuh waktu," Damian menenangkan istrinya yang sedari tadi begitu gelisah.


"Aku mengkhawatirkan keadaan Daniel. Apa dia baik-baik saja?"


"Ada ayah dan ibunya, tidak perlu khawatir seperti itu!"


"Tapi Dam?" ucapan Ainsley terhenti karena ada yang datang, "Itu dia, akhirnya mereka kembali!" Ainsley beranjak dan bergegas keluar untuk menyambut karena dia mengira putranya telah kembali bersama dengan Emma dan Daniel tapi ternyata, bukan Kendrick yang kembali karena yang datang adalah kakek dan neneknya serta kedua orang tuanya.


Kate dan Albert memutuskan untuk datang setelah mendengar Kendrick sedang mencari seseorang dengan meminta bantuan kedua pamannya.  yang lebih membuat mereka ingin tahu adalah,  Kendrick membawa seorang anak laki-laki pulang.  Ainsley dan Damian tidak mengatakan apa pun pada mereka mengenai anak laki-laki itu.  Mereka curiga jika telah terjadi sesuatu yang tidak mereka tahu. Sebab itu Kate dan Albert datang Untuk mencari tahu ada hubungan apa antara Kendrick dan anak laki-laki itu.


"Dad,  kenapa kalian datang tidak memberitahu aku?”  tanya Ainsley yang sesungguhnya sedang menunggu putranya pulang.


"Kenapa, apa kami harus meminta persetujuanmu terlebih dahulu barulah Kami boleh datang?”  ucap ayahnya yang sudah melangkah masuk ke dalam.


"Bukan begitu,  di rumah tidak ada siapa pun selain aku dan Damian.  Daddy bisa mengatakan padaku jika ingin bertemu  jadi aku dan Damian yang pergi menemui kalian,” kedua orang tua sudah tua, dia takut terjadi sesuatu dengan mereka saat di jalan. Ansley mengikuti ayah dan ibunya menuju ruang keluarga, mereka duduk di sana dan seperti mencari seseorang tentunya yang mereka cari adalah Kendrick.


"Aku datang untuk bertemu dengan Kendrick, mana dia?”  tanya Albert tanpa basa-basi.


“Kendrick belum pulang Dad. dia sedang pergi dan mungkin saja sebentar lagi akan kembali jadi tunggulah."


"Ainsley, kami mendengar jika Kendrick membawa seorang anak laki-laki pulang. Apa itu benar?”  kali ini ibunya bertanya.


"Benar, Mom. Apa yang kalian dengar memang benar," jawab Ainsley tanpa berniat menyembunyikannya. Padahal dia berniat mengajak Kendrick dan Daniel untuk bertemu dengan mereka lalu menjelaskan semuanya pada mereka. Tentunya bersama dengan Emma karena dia yang harus menjelaskan tapi ternyata mereka tahu lebih cepat dari dugaannya.


"Kenapa kau tidak mengatakan hal ini pada kami, Ainsley? Apa Kendrick mengadopsi seorang anak?" tanya ibu lagi.


"Untuk itu?" Ainsley tampak ragu, dia jadi bingung menjelaskan apa yang terjadi pada keluarnya.

__ADS_1


"Kendrick di perkosa!" perkataan Damian yang secara tiba-tiba tentu saja mengejutkan Kate dan Albert.


"Apa maksud perkataanmu, Damian?" tanya Kate yang belum mengerti.


"Dam-Dam, jangan berkata seperti itu!" ucap Ainsley tapi suaminya memang bukan orang yang suka menutupi kenyataan.


"Memang itu kenyataannya jadi tidak perlu ditutupi!" ucap Damian.


"Tunggu, apa maksudmu Kendrick di perkosa?" kali ini Albert yang bertanya.


"Yeah, begitu," ucap Ainsley yang bingung untuk menjelaskan. Kate dan Albert saling padang. Mereka semula tampak bingung tapi tidak lama kemudian mereka berdua tertawa terbahak-bahak. Ainsley memijit pelipis, sudah dia duga mereka pasti akan tertawa. Ainsley bahkan menatap suaminya dengan tatapan taja namun Damian hanya angkat bahu. Kendrick pasti akan menjadi bahan tertawaan setelah ini dan tebakannya sangatlah benar.


"Tunggu, Matthew dan Michael harus tahu hal ini!" ucap Kate.


"Hubungi yang lainnya dan perintahkan mereka untuk datang!" ucap Albert pula. Mereka mengambil ponsel, untuk menghubungi yang lai. Kate dan Albert bahkan masih tertawa saat mengatakan pada yang lain jika Kendrick telah diperkosa sehingga melahirkan anak laki-laki.


Ainsley kembali memijit pelipis, dia jadi ingin menghubungi putranya dan memintanya untuk tidak kembali karena dia tahu sebentar lagi semua akan datang untuk mengorek informasi kenapa dia bisa diperkosa. Sebaiknya dia menyelinap peri selagi ayah dan ibunya sedang menghubungi yang lainnya.


"Mau pergi ke mana?" tanya Damian.


"Sudah, biarkan dia kembali. Lagi pula memang sudah saatnya mereka tahu dan tidak ada yang marah, mereka justru tertawa!" ucap Damian.


"Aduh, keluargaku yang unik!" Ainsley tak jadi pergi, biarlah. Memang sudah saatnya Kendrick menjelaskan semuanya.


Kendrick masih berada di hotel, bersama dengan Emma dan Daniel. Dia tidak tahu jika aib memalukannya sudah didengar oleh keluarganya. Kendrick sedang membujuk Emma untuk ikut dengannya karena lebih baik di rumahnya dari pada di hotel itu tapi Emma tidak mau karena dia tidak memiliki keberanian untuk bertemu dengan keluarga Kendrick. Daniel pun membujuk ibunya tapi kali ini, Emma benar-benar menolak.


"Ayolah, Mommy. Ikut kami pulang dan tinggal di rumah Daddy. Rumah Daddy sangat besar, jadi Mommy tidak perlu khawatir," Daniel masih berusaha membujuk.


"Sudah Mommy katakan tidak bisa, Daniel. Mommy malu, sungguh. Daniel pulanglah bersama dengan Daddy, Mommy akan berada di sini!"


"Tidak mau, bagaimana jika Mommy pergi lagi? Daniel mau dengan Mommy saja agar Mommy tidak pergi!" ucap Daniel.


"Ikutlah dengan kami pulang, Emma. Keluargaku tidak akan menertawakan dirimu dan kau tidak perlu malu."


"Tidak, untuk kali ini aku menolak. Aku minta maaf tapi aku benar-benar malu untuk bertemu dengan mereka. Tolong mengertilah dan beri aku waktu sampai aku siap untuk bertemu dengan mereka dan meminta maaf pada mereka," pinta Emma. Dia harap kali ini Kendrick mengerti karena dia benar-benar belum siap untuk bertemu dengan keluarganya apalagi dia tahu dia harus menjelaskan semua yang dia lakukan pada mereka.

__ADS_1


"Baiklah, aku tidak akan memaksa," mau tidak mau dia harus mengiyakan karena dia tidak bisa memaksa. Jangan sampai Emma lari lagi.


"A-Aku pasti akan mengganti uangmu yang kau keluarkan untukku. Besok aku akan keluar untuk mencari pekerjaan dan mencari rumah jadi kau tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar hotel ini," pinta Emma.


"Tidak apa-apa, Emma. Aku tidak memintamu untuk mengganti apa pun dan kau tidak perlu pergi bekerja. Aku yang akan menanggung semua yang kau perlukan."


"Tidak, aku tidak mau menjadi beban siapa pun. Kau cukup bertanggung jawab pada Daniel, sedangkan aku tidak. Ini harga diri terakhir terakhir yang aku miliki, Kendrick. Aku tidak mau menjadi benalu di dalam hidupmu jadi kau cukup bertanggung jawab pada Daniel saja!"


Kendrick menghela napas, lagi-lagi dia tidak bisa mencegah karena dia tidak mau membuat Emma semakin merasa jika dia tidak berguna.


"Baiklah, tapi kau tidak boleh menolak niatku untuk membawamu ke rumah sakit karena aku ingin ingatanmu kembali. Yang lain aku akan memaklumkannya tapi untuk itu, kau tidak boleh menolak!" ucap Kendrick.


"Benar, Mommy. Mommy jangan menolak niat baik Daddy!" ucap Daniel.


"Baiklah, tapi Daniel harus ikut Daddy pulang."


"Tidak mau, Daniel mau di sini dengan Mommy!" tolak putranya sambil memeluk ibunya.


"Tapi di sini tidak ada apa pun, Daniel."


"Daddy akan mengambilnya dan Daddy akan menginap bersama. Benarkan, Dad?" tanya Daniel.


"Apa? Tidak!"


"Oke, Daddy akan menginap bersama dengan kalian!" ucap Kendrick dengan cepat.


"Horeee! Daniel bisa tidur dengan Mommy dan Daddy!" Daniel bersorak riang tapi tidak dengan Emma yang tidak mau.


"Jika begitu, Daddy pulang sebentar untuk mengambil barang-barang milik Daniel. Jaga Mommy baik-baik, jangan sampai lari lagi!"


"Aku tidak lari!" sangkal Mommy.


"Oke, Dad. Serahkan pada Daniel!" ucap Daniel sambil memperlihatkan senyuman lebarnya.


Emma berusaha mencegah agar mereka tidak menginap bersama tapi dua lawan satu, tentu dia yang kalah. Kendrick pamit pulang, untuk mengambil barang-barang Daniel. Dia memerintahkan beberapa anak buah untuk berjaga agar Emma tidak pergi. Dia akan segera kembali tapi dia tidak tahu jika dia sudah ditunggu oleh keluarga besarnya karena aibnya sudah ketahuan.

__ADS_1


__ADS_2