
Tangan kekar yang memeluknya dengan erat membuat Emma terbangun dari tidurnya namun dia enggan membuka kedua mata karena Emma merasa nyaman. Emma bahkan memeluk Kendrick tanpa sadar karena dia mengira itu sebuah bantal yang hangat namun sebuah kecupan lembut yang mendarat di dahinya membuat Emma terkejut. Emma membuka kedua matanya, dia kembali terkejut mendapati Kendrick sedang memeluknya.
Tatapan mata Emma ketujuh pada dada bidang Kendrick dan lagi-lagi Kendrick memberikan sebuah kecupan di dahinya karena dia ingin melakukannya lagi dan lagi. Emma mengangkat wajahnya dengan perlahan, kini tatapan matanya tertuju pada Kendrick di mana pria itu pun sedang memandanginya sambil tersenyum.
“Morning, apa aku mengganggu tidurmu?” Kendrick bertanya sambil mengusap wajah Emma dengan perlahan. Ini pagi yang luar biasa baginya karena begitu terbangun dia mendapati Emma masih berada di sisinya dan memelukmu. Meski dia tidak bisa tidur semalaman akibat dipeluk dari dua sisi tapi semua itu terbayar karena Emma tidak pergi. Daniel sedang memeluk sebuah bantal dengan posisi membelakangi mereka berdua, anak itu pun masih tertidur dengan pulas.
“A-aku,” Emma tampak gugup, dia pun berusaha mendorong Kendrick dan ingin menjauh dari pria itu namun Kendrick justru semakin menariknya mendekat. Kendrick pun mendekapnya kembali dengan erat agar Emma tidak pergi atau menjauh darimu.
“Jangan pergi, Emma. Ijinkan aku seperti ini untuk sesaat. Aku ingin menikmati waktuku karena kau berada di sisiku sekarang. Jangan menjauh dariku karena aku ingin kita seperti ini, melakukan apa yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya,” pinta Kendrick sambil mengusap kepala Emma dan lagi-lagi Emma mendapatkan ciuman lembut dahinya.
“Aku merasa tidak seharusnya kita seperti ini, Kendrick. Meski aku ibu dari anakmu, tapi aku bukanlah wanita yang pantas untukmu. Aku telah banyak melakukan kesalahan, dan aku tahu kau pun pasti kecewa dengan apa yang telah aku lakukan. Keadaanku saat ini pun begitu menyedihkan. Aku tidak memiliki apa pun, satu peser pun aku tidak punya. Untuk makan saja aku tidak ada jadi aku rasa tidak sepantasnya kita seperti ini. Masih banyak wanita yang jauh lebih baik dari pada aku dan kau tidak perlu mengasihani aku hanya karena aku Ibu dari putramu,” Emma berkata demikian karena dia memang merasa Jika dia tidak pantas untuk Kendrick. Dia hanya orang terbuang yang menyedihkan dan dia pun sadar dengan segala kekurangan yang ada pada dirinya sebab itu Kendrick dapat menemukan wanita yang jauh lebih baik daripada dirinya.
“Omong kosong, aku tidak menilai seseorang dari apa yang dia miliki. Kau hanya mengalami sedikit nasib buruk, bukan berarti kau benar-benar tidak berguna. Apa yang terjadi denganmu saat ini karena kau berjuang untuk putra kita dan tidak ada yang membantumu bahkan aku pun tidak tahu. Jika aku membantumu sejak awal, maka kau tidak akan mengalami hal ini. Aku tahu kehidupanmu pasti jauh lebih baik sebelum kau kembali ke kota ini. Katakan padaku, setelah kau memperkosa aku Ke mana kau pergi? Aku ingin mendengar apa saja yang telah kau lalui empat tahun belakangan meskipun banyak yang ingin aku tahu sebelum kau hilang ingatan jadi berceritalah padaku agar aku tahu sedikit kehidupan yang kau jalani sebelum Kau menjebak aku dan sesudah Kau menjebak aku.”
“Tidak ada yang spesial. Aku bekerja seperti biasa dan aku memiliki kehidupan seperti yang lain sampai kedua orang tuaku mengalami kecelakaan. Aku dan Kimberly memutuskan untuk kembali dan pada saat itu tanpa berkata apa pun kakekku ingin aku menikah. Tentu saja aku menolak karena aku tidak tahu dengan siapa aku harus menikah. Kakekku pun menjelaskan karena dia hanya mengatakan padaku jika aku harus menikah dengan cucu sahabat baiknya. Aku ini bukan boneka yang bisa dikendalikan oleh kakekku sesuka hati sebab itu aku melakukan hal nekat. Aku tidak tahu jika kau yang akan menikah denganku, benar-benar tidak tahu.”
__ADS_1
“Sudahlah, sekarang aku tidak akan menyalahkan dirimu. Aku juga yang salah karena aku terlalu gengsi sehingga tidak serius mencari kebenaran akan dirimu tapi sekarang aku tidak akan melakukan kesalahan yang sama. kau harus menyembuhkan Ingatanmu agar kita tahu apa yang sebenarnya terjadi padamu di masa lalu.”
Emma mengangguk tanda dia setuju, meski dia tidak enak hati karena lagi-lagi dia harus mempersulit Kendrick tapi dia juga ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi padanya dan kenapa dia bisa hilang ingatan. Dia juga ingin tahu apa yang Kimberly lakukan padanya sampai-sampai dia tidak bisa mengingat apa pun.
“Hari ini aku benar-benar senang karena kau berada di sisiku. Jangan pergi lagi, Emma. Apa pun yang terjadi, jangan pergi lagi dariku. Jangan pedulikan Kimberly, juga kakekmu karena mereka juga tidak peduli padamu. Jika Kimberly berani melakukan sesuatu padamu, katakan padaku. Jangan pernah ragu karena aku tidak akan membiarkan dirinya menindasmu lagi.”
“Perkataanmu ini, membuat aku malu karena aku seperti tidak bisa melawan dirinya saja. Jika bukan mengingat hubungan kami sebagai saudara dan mengingat tujuanku, tentu aku sudah memukulnya sejak lama tapi sekarang, aku pun sudah tidak akan sungkan lagi padanya!” memang, sekarang dia sudah tidak perlu sungkan lagi pada Kimberly karena dia sudah tidak dibantu lagi oleh kakeknya.
“Baiklah. Sebelum Daniel bangun, bagaimana jika kita?” Kendrick mengangkat dagu Emma, seperti hendak melakukan sesuatu. Emma tampak gugup, dia pun jadi salah tingkah.
“Sebuah ciuman untuk hubungan kita yang baru akan kita mulai,” ucap Kendrick yang sudah mendekatkan bibir mereka. Emma semakin gugup, dan semakin salah tingkah apalagi wajah Kendrick sudah begitu dekat sehingga dia bisa merasakan nafas pria itu membelai wajahnya. Emma bahkan menahan napas, tidak benar. Mereka tidak boleh melakukan hal ini.
“Ti-Tidak!” Emma berteriak sambil mendorong wajah Kendrick agar menjauh.
Kendrick terkejut, begitu juga Daniel yang sedang tidur. Daniel terbangun akibat teriakan ibunya sedangkan Emma sudah menutup mulut karena menyadari apa yang dia lakukan telah mengejutkan Daniel.
__ADS_1
“Kenapa Mommy berteriak?” tanya Daniel sambil mengucek matanya yang masih mengantuk.
“Ti-Tidak. Ada seekor cicak yang tiba-tiba jatuh!” dusta Emma sambil pura-pura mencari.
“Cicak? Apa itu benar, Dad?”
“Yeah, tapi sepertinya Mommy salah melihat. jadi tidak ada apa-apa, Daniel tidur saja lagi,” Kendrick pun mengingatkan agar putranya tidak curiga.
“Daniel sudah tidak mau tidur lagi, Daniel mau bersama dengan Mommy dan Daddy,” Danile segera berpindah lalu berbaring di tengah-tengah antara Ayah dan Ibunya.
“Hari ini, Daniel sangat senang karena Mommy dan Daddy ada bersama dengan Daniel. Mommy harus berjanji untuk tidak pergi lagi meninggalkan Daniel dan Daddy,” pinta Daniel.
“Mommy berjanji!” Emma memeluk putranya dan mencium pipi Daniel. Tentu dia tidak akan pergi lagi meski dia harus menelan semua gengsi dan rasa malu karena dia harus mempersulit Kendrick.
Mereka berbaring bersama, Emma memeluk putranya begitu juga dengan Kendrick. Daniel benar-benar senang karena sudah lama dia ingin seperti itu, bersama dengan ayah dan ibunya dan hari ini dia mendapatkannya tapi masih banyak rintangan untuk mereka tentunya dari orang-orang yang tidak menyukai kebersamaan mereka.
__ADS_1