
Dehidrasi dan kelelahan yang membuat Emma tak sanggup lagi bertahan. Dia benar-benar sudah berusaha semampu yang dia bisa tapi pada akhirnya dia jatuh tak sadarkan diri. Padahal tinggal sedikit lagi karena dia yakin tujuannya tidaklah salah.
Keadaan Emma benar-benar menyedihkan, dia sudah berada di rumah sakit saat itu tapi dia masih dalam keadaan tidak sadarkan diri. Kendrick berdiri di sisinya, memperhatikan dirinya tanpa melakukan apa pun. Kedua kaki Emma dipenuhi luka akibat terlalu lama berjalan. Entah sudah berapa lama Emma berjalan kaki, sepertinya dia menghukum Emma dengan cara yang salah.
Sekarang, bagaimana dia menjelaskan pada Daniel saat putranya melihat keadaan ibunya? Kendrick mengumpat, sial. Semua jadi kacau padahal dia tidak berniat membuat Emma jadi seperti ini tapi bukan berarti dia akan bermurah hati.
"Daniel?" Emma memanggil putranya di tengah kesadaran yang sudah kembali. Kendrick tidak juga bergeming, dia tidak akan langsung menunjukkan kepeduliannya pada Emma.
"Daniel!" Emma berteriak keras dan duduk di atas ranjang. Apa yang terjadi? Dia sedang mencari Daniel, dia sedang menuju rumah Kendrick lalu apa dia sudah tiba?
"Apa sudah bisa diajak bicara?" Emma berpaling saat mendengar suara Kendrick. Dia tampak terkejut, Emma menatap pria itu dalam diam namun dia teringat dengan Daniel.
"Mana Daniel? Di mana Daniel?" tanyanya.
"Dia aman bersama denganku, seharusnya kau tidak perlu khawatir!"
"Kau mengambilnya begitu saja dariku, bagaimana aku tidak khawatir?" Emma hampir berteriak. Dia sudah takut setengah mati, takut tidak bisa bertemu lagi dengan putranya.
"Aku baru mengambilnya satu hari, kau sudah seperti ini. Apa kau tidak tahu bagaimana perasaanku saat tahu jika Daniel adalah putraku?" saat Kendrick mengatakan hal, Emma sangat terkejut tapi dia menunduk karena dia tidak berani memandangi Kendrick.
"Da-Dari mana kau tahu?" tanya Emma. Rahasia itu hanya dia saja yang tahu lalu bagaimana Kendrick bisa tahu?
__ADS_1
"Jika aku tidak coba-coba melakukan tes DNA, apa kau akan merahasiakan ini terus menerus dariku? Apa kau akan diam saja dan baru mengatakan padaku saat Daniel sudah sekarat?"
"Tidak, tidak!" ucap Emma sambil menggeleng.
"Kenapa, Emma. Kenapa kau melakukan hal gila ini? Kenapa kau menjebak aku dan kenapa kau tidak mengatakan padaku jika Daniel adalah putraku saat kita bertemu. Kenapa? Apa yang sebenarnya kau pikirkan?"
Emma diam, tak tahu harus mengatakan apa. Dia tidak tahu harus memulai dari mana untuk menjelaskan semua kekacauan yang terjadi gara-gara dirinya.
"Jawab, Emma!" teriak Kendrick karena Emma diam saja.
"Aku tidak mengenal dirimu, Kendrick. Aku tidak memiliki ingatan akan dirimu, sungguh. Saat kakek berkata aku harus menikah, aku menolak lalu aku mencari pria paling berpengaruh dan aku menemukan dirimu. Aku nekat menjebakmu agar aku bisa hamil sehingga kakek tidak jadi menikahkan aku. Mana aku tahu pria yang harus aku nikahi adalah dirimu? Aku tidak tahu karena kakek tidak mengatakannya padaku!" teriak Emma pula. Kini wajahnya sudah terangkat, Emma pun memandangi Kendrick dengan tatapan tajamnya.
"Lalu kenapa kau tidak mengatakan padaku jika Daniel adalah putraku? Kenapa kau diam saja padahal Daniel sedang sakit keras. Kenapa, Emma?"
"Tidak seperti itu, Emma. Kau bisa menemui aku secara diam-diam dan mengatakan padaku apa yang terjadi. Kenapa tidak kau lakukan, apa kau tidak memikirkan hal ini?"
"Kau selalu bersama dengan Kimberly, apa yang bisa aku lakukan? Kau tidak tahu bagaimana perasaanku, aku ingin meminta bantuanmu dan mengatakannya padamu tapi kau adalah tunangan adikku. Aku sudah membuat kekacauan dan membuat kakekku kecewa dan aku tidak mau membuatnya kecewa lagi karena dia adalah harapanku. Aku juga tidak ingin menghancurkan hubunganku dengan adikku. Apa kau tidak tahu bagaimana posisiku? Aku bagai berdiri di tengah jurang dengan dua sisi yang berbeda. Yang satu sisi keluargaku dan yang satu sisi adalah dirimu. Jika kau bukan tunangan adikku, maka keadaannya akan berbeda. Lagi pula, apa kau bisa menjamin jika kau tidak akan mengambil Daniel dariku saat kau tahu jika dia adalah putramu? Sebagai ibunya, tidak ada hal yang paling aku takutkan selain itu. Aku takut kau merebut Daniel dariku dan itu juga alasan kenapa aku tidak mengatakannya padamu!"
"Baiklah, mumpung kau sudah membahasnya maka kau harus tahu, aku memang akan mengambilnya darimu!"
"Apa?" Emma terkejut, inilah yang dia takutkan saat Kendrick tahu jika Daniel adalah putranya dan lihatlah, Kendrick benar-benar akan mengambil putranya.
__ADS_1
"Kau menyembunyikan hal ini dariku juga tidak mau meminta bantuanku. Kau juga menjebak aku jadi aku bisa menuntutmu atas apa yang kau lakukan padaku dan aku pun berhak mengambil putraku!"
"Tidak, tolong jangan lakukan hal itu!" Emma mendekati Kendrick dan memegangi tangannya, dia harap Kendrick tidak melakukan apa yang dia takutkan, "Tolong jangan lakukan hal itu, Kendrick. Jangan pisahkan aku dengan Daniel. Aku mohon padamu!" pinta Emma.
"Jika dia bersama denganmu, apa kau bisa mengobati penyakitnya?"
Emma melepaskan tangan Kendrick saat pria itu bertanya demikian. Dia tidak bisa, tentu saja dia tidak bisa mengobati penyakit Daniel karena dia tahu jika dia tidak mampu.
"Tidak bisa, bukan? Jika kau memikirkan keadaannya maka serahkan dia padaku karena aku akan membawanya berobat sampai sembuh. Aku tidak akan menuntut apa yang telah kau lakukan padaku asalkan kau memberikan Daniel padaku dan kau juga harus menjelaskan pada Daniel apa yang telah kau lakukan agar dia tahu jika aku adalah ayahnya. Saat dia tahu kebenarannya, sebaiknya kau mempersiapkan dirimu karena kau tidak saja menipu aku tapi kau juga menipunya!"
Air mata Emma jatuh begitu saja, apa dia akan kehilangan Daniel? Yang Kendrick katakan memang benar, dia tidak memiliki kemampuan untuk menyembuhkan penyakit Daniel. Kakek yang dia harapkan sudah membenci dirinya. Sekarang, satu sen pun dia sudah tidak punya lalu bagaimana Daniel bisa sembuh dan bahagia bersama dengannya?
"Tolong pertemukan aku dengan Daniel," pinta Emma.
"Aku memang akan membawanya dan kau harus menjelaskan pada Daniel semua yang terjadi."
"Aku akan menjelaskannya. Semua memang kesalahanku jadi aku akan menjelaskannya. Jika dia marah dan membenci aku maka aku akan menyerahkannya padamu asalkan kau bisa menjaganya dengan baik dan bisa memberikan perawatan yang terbaik sampai penyakitnya sembuh!" itu adalah keputusan sulit tapi dia tidak boleh bertindak egosi dan mengambil jalan yang salah lagi untuk putranya.
"Itu sudah pasti akan aku lakukan karena dia adalah putraku. Aku akan membawanya sebentar lagi!" Kendrick melangkah pergi, meninggalkan Emma.
Emma menangis tersedu, jika memang itu yang terbaik untuk Daniel, dia sangat rela. Dia pun sadar jika dia tidak mampu memberikan apa pun pada Daniel jadi dia akan merelakannya asalkan Daniel bisa sembuh dan memiliki kehidupan yang bahagia karena dia tidak bisa memberikannya.
__ADS_1
Kendrick berdiri di luar, mendengar tangisan Emma. Biarkan seperti ini terlebih dahulu. Dia akan kembali lagi bersama dengan Daniel agar Emma bisa menjelaskan pada Daniel, apa yang dia sembunyikan selama ini dan agar Daniel tahu jika dialah ayahnya.