Trap Hot Billionaire

Trap Hot Billionaire
Makan Malam


__ADS_3

Kedatangan kedua orang tua Kendrick benar-benar membuat Emma tidak bisa lari karena dia tidak mungkin mengusir ayah dan ibu Kendrick. Padahal dia belum siap untuk bertemu dengan mereka mengingat banyaknya kesalahan yang telah dia lakukan dan mengingat kondisinya saat ini. Dia tahu dia pasti telah mengecewakan ayah dan ibu Kendrick karena dia telah menyembunyikan keberadaan Daniel dari mereka.


Belum ada yang mengungkit hal itu, meski saat itu Ainsley sedang membantunya membuat makan malam yang belum selesai. Emma berpikir jika Ibu Kendrick pasti akan langsung mencari tahu kenapa dia membohongi mereka tapi ternyata sampai saat ini, Ibu Kendrick tidak menanyakan hal itu padanya. Mereka berdua pun masih sibuk menyiapkan makan malam yang sudah hampir selesai.


Kendrick berada di luar bersama dengan Daniel dan ayahnya. Meski Ainsley tidak mengatakan apa pun namun sikap diamnya itu justru membuat Emma semakin merasa canggung dan takut karena bisa saja ibu Kendrick akan mengungkapkan amarah dan rasa kecewanya setelah mereka selesai makan malam .


Perasaan cemas melanda dan hal itu membuat Emma tidak berkonsentrasi dalam melakukan pekerjaannya. Sungguh, Dia sangat takut meski dia sudah bertemu dengan ibu Kendrick satu kali namun mereka tidak pernah berduaan seperti itu.


“Padahal kami ingin mengajakmu pergi makan malam bersama, Emma. Kendrick tidak mengatakan pada kami jika kau akan membuat makan malam. Jika aku tahu aku pasti datang lebih cepat untuk membantumu,” ucap Ainsley yang saat itu sedang mengeluarkan daging panggang dari oven.


“Ini hanya makan malam biasa, Aunty. Aku sungguh tidak tahu kalian akan datang untuk mengantar Daniel. Jika aku tahu maka aku sudah membeli bahan-bahan makanan yang jauh lebih baik daripada ini.”


“Kenapa berkata seperti itu? Bahan makanan ini juga sudah cukup untuk kita nikmati bersama. Aku sangat senang Ken dapat menemukan dirimu dan membawamu kembali. Mulai sekarang jangan selalu merasa jika kau sendirian karena Kendrick akan selalu bersama denganmu. Jika ada sesuatu yang kau inginkan atau apa pun itu katakan padanya, kau tidak perlu ragu Emma.


“Aku?” Emma menunduk, Apa yang ingin dia ucapkan terasa sulit selain rasa malu dia juga tidak enak hati pada ibu Kendrick.


“Tidak apa-apa,” Ainsley menepuk bahu Emma, "Mulai sekarang, semua akan baik-baik saja karena ada kami dan kau tidak sendirian lagi. Percayalah padaku, dalam waktu dekat penyakit Daniel bisa kita obati. Aku rasa Kendrick sudah mengatakannya padamu Jika ada seseorang yang bersedia mendonorkan sumsum tulang untuk Daniel.”


“Aku sudah tahu, Aunty. aku hanya tidak enak hati pada kalian semua karena aku telah menyembunyikan keberadaan Daniel padahal  tidak seharusnya aku melakukannya. Semua berawal dari kesalahanku dan sekarang aku hanya bisa menjadi beban Kendrick saja."


“Menurutku tidak kau saja yang salah, Kendrick juga salah Jadi jangan terlalu menyalahkan diri, oke?”


Emma mengangguk dan tersenyum tipis. Semoga saja ini adalah awal baik untuknya memperbaiki diri dan untuk menebus sebuah kesalahan yang telah dia lakukan agar rasa bersalah yang dia rasakan saat ini dapat berkurang sehingga dia benar-benar bisa memperbaiki dirinya.

__ADS_1


Mereka kembali menyelesaikan makanan yang sudah hampir selesai. Daniel yang sudah lapar sangat tidak sabar apalagi dia sudah lama tidak memakan masakan ibunya. Meski rumah itu kecil dan ruang makannya pun tidak begitu luas namun masih cukup untuk menampung mereka berlima. Di dalam bayangan Emma, ayah Kendrick adalah pria yang menakutkan tapi ternyata Ayah Kendrick tidak banyak bicara bahkan ayah Kendrick tidak menanyakan apa pun padanya sehingga apa yang dia takutkan sedari tadi tidak terjadi.


“Nenek, malam ini Daniel mau menginap bersama Daddy dan Mommy,” ucap Daniel yang saat itu sedang menikmati pasta buatan ibunya.


“ Apakah kami tidak boleh menginap bersama denganmu?” Pertanyaan neneknya yang hanya ingin menggoda cucunya.


“Rumah ini sempit, nenek. Jika kakek dan nenek menginap di sini, lalu bagaimana Mommy dan Daddy bisa tidur bersama,” ucap Daniel dengan begitu polosnya.


Emma terkejut dan tersedak makanan yang sedang dia nikmati. Emma sampai memukul dada dan meneguk segelas air dengan cepat. Wajahnya memerah karena dia benar-benar malu dengan perkataan yang baru saja dilontarkan oleh Daniel.


“Jangan makan terlalu cepat, Mommy.” Daniel benar-benar menunjukkan ekspresi tidak bersalah. Emma masih sedikit terbatuk karena perkataan putranya benar-benar bisa membuat orang yang mendengarnya bisa salah paham padahal mereka tidur bertiga semalam.


“Jadi Kakek dan nenek tidak boleh menginap karena Mommy dan Daddy jadi tidak bisa tidur bersama, begitu?” tanya Ainsley sengaja.


“Tolong jangan didengarkan, Aunty,” pinta Emma.


“Dad, Kenapa kau selalu berkata seperti itu? sudah aku katakan aku tidak diperkosa. lagi pula jangan membahasnya di sini, Daniel mendengarnya!” pinta Kendrick.


“Baiklah, Daddy hanya bercanda saja!”


“Kakek.. Kakek, daging ini sangat bagus untuk orang tua!” ucap Daniel Seraya memberikan sepotong daging ke atas piring kakeknya.


“Daniel, Kenapa berbicara tidak sopan seperti itu!” Emma semakin tidak enak hati saja akibat perkataan putranya.

__ADS_1


“Tidak apa-apa, Mommy. Aku dan kakek hanya bercanda saja.”


“Tapi lain kali tidak boleh berbicara seperti itu. Daniel harus menghormati orang yang lebih tua, paham?”


“Baik, Mommy,” jawab Daniel sambil tersenyum lebar.


“Emma, minggu depan kakek dan nenek Kendrick ingin bertemu denganmu. Kau bisa menemui mereka, bukan? Para sepupu Kendrick pun ingin bertemu denganmu. Kau tidak perlu khawatir karena mereka semua mengenalmu dengan baik sebab kalian sering bermain bersama dulu karena aku sering mengajakmu pergi untuk bermain dengan mereka.”


Emma mengerutkan dahi mendengar perkataan ibu Kendrick. Emma bahkan melihat ke arah Kendrick dan menunjukkan ekspresi jika dia tidak mengerti. Dia benar-benar tidak mengingat apa pun bahkan bayangan akan sepupu Kendrick saja dia tidak memilikinya.


“Kau pasti melupakan mereka, Emma. Tapi percayalah, kau mengenal mereka dengan baik karena dulu kita selalu bermain bersama dengan mereka. Mungkin setelah bertemu dengan mereka kau akan memiliki sedikit ingatan tentang mereka,” ucap Kendrick.


“Yang Kendrick ucapkan sangat benar, Ingatanmu harus dirangs*ng kembali dengan melakukan beberapa kegiatan yang pernah kalian lakukan dulu dan bertemu dengan orang-orang yang selalu menghabiskan waktu dengan kalian. Mungkin dengan begitu kau dapat mengingatnya walaupun sedikit tapi dari sedikit itu secara perlahan akan menjadi banyak.”


Emma mengangguk, dia tidak bisa menolak. Lagi pula yang diucapkan oleh ibu Kendrick sangat benar. Jika dia bertemu dengan orang-orang yang dia kenal dulu dan melakukan beberapa hal yang pernah dia lakukan, mungkin saja dia bisa mengingat sedikit ingatannya kembali.


"Apa Daddy masih memiliki kakek dan nenek?" tanya Daniel.


"Tentu, Daniel juga memiliki banyak paman dan bibi yang ingin bertemu dengan Daniel."


"Apakah mereka baik, Nenek?" semenjak mendapatkan perlakuan tidak baik dari kakek buyutnya dan Kimberly, Daniel jadi sering bertanya demikian jika ingin bertemu dengan orang yang baru akan dia kenal.


"Tentu saja mereka baik. Daniel tidak perlu khawatir untuk bertemu dengannya," ucap neneknya.

__ADS_1


"Wah, jika begitu Daniel jadi tidak sabar!" Daniel tersenyum lebar.


Malam ini, Daniel yang terlihat sangat senang. Emma tersenyum saat Kendrick memegangi tangannya di bawah meja. Meski makan malam yang tersedia cukup sederhana tapi mereka menikmatinya dan apa yang Emma khawatirkan akan kedatangan kedua orang tua Kendrick tidak terjadi sebab mereka berdua sangat baik padanya dan yang paling penting, mereka tidak menghakimi dirinya sehingga dia tidak perlu merasa jika dia tidak berguna.


__ADS_2