
“Semua Mundur, formasi bertahan” Ron berkata di party channel.
Seluruh anggota tim 2 lalu mundur dan membentuk formasi. Dino dan Dika di depan, Ratih di sayap kanan, Ali dan Fiona berada di sayap belakang sedangkan Ron di tengah.
Dari portal lalu keluar goblin secara terus-menerus. Goblin-goblin itu lalu berlari menyerang tim 2. Ali dan Fiona tidak pernah berhenti menyerang dengan Ice Arrow dan panah, untuk mengurangi Hp goblin yang menyerang, sebelum mencapai Dino dan Dika.
Dino dan Dika menghadang gelombang demi gelombang serangan goblin, Ratih harus membantu mereka membunuh goblin yang menyerang membabi buta sebelum goblin lain datang agar tidak terkepung.
Akhirnya, merasa kondisi semakin buruk, Ron berkata dalam party channel, “ kita mundur pelan-pelan ke lorong”.
Tim 2 lalu harus berjuang bertahan hidup hingga sampai di lorong. Di lorong yang hanya selebar 3 meter, akhirnya tim 2 dapat sedikit bernapas.
Ali dan Ron memanfaatkan momen ini untuk meminum blue potion. Karena mana mereka hampir habis. Sementara Dika dan Dino masih belum dapat beristirahat. Walaupun begitu, Hp mereka turun lebih lambat dari sebelumnya, sehingga Ron dapat mengontrol Hp mereka di atas 40%. Akhirnya portal itu tertutup.
Waktu portal itu muncul, hingga tim 2 harus mundur ke lorong hanya 1 menit, tapi bagi tim 2, ini bagaikan 1 hari.
Setelah portal itu tertutup, goblin shaman berteriak “cwikk...wilk” maka goblin yang belum sempat menyerang berangsur-angsur mundur.
Tim 2 akhirnya dapat bernapas lega. Tapi mereka tahu, pertarungan ronde 2 akan segera dimulai. Maka Dino dan Dika meminum red potion dan blue potion. Mereka menggunakan roar dan continuous stabs berkali-kali. Hp mereka selalu dibawah 50% dan Mp mereka sudah hampir terkuras.
28 goblin yang tersisa, mereka berkumpul di depan goblin shaman. Dalam waktu lebih dari 1 menit, tim 2 setidaknya membunuh 15 goblin. Itu berarti setidaknya 1 goblin mati setiap 4 detik.
Ali hanya dapat bersyukur mereka dapat membunuh Todo sebelum portal itu terbuka. Bisa dibayangkan, jika Todo masih hidup. Dengan Todo menahan serangan tim 2, goblin-goblin itu akan akan mengubur tim 2 hidup-hidup dengan gelombang demi gelombang serangan.
‘Pilihan untuk level up sebelum melawan bos sungguh pilihan tepat.’ Ali bergumam. Setelah level up, dps (Demage per second) mereka bertambah lebih dari dua kali lipat, jumlah Hp yang dapat dipulihkan Ron juga dua kali lipat. Sebenarnya, jika legacy shadow core yang terakhir digunakan Dino, pertarungan ini akan lebih mudah.
Tapi kalau dipikir-pikir lagi, kalau Dino menggunakan Untargetable, maka serangan goblin akan terfokus pada Dika, karena goblin tidak akan sebodoh itu menyerang lawan yang tidak bisa ditarget. Walaupun Dika memiliki alert, yang kurang lebih bisa mengurangi damage yang diterima, tapi jika Dika dikepung, sudah dibisa dibayangkan, tekanan yang diterima Dika akan berlipat.
Memang untargetable tidak cocok untuk digunakan tank. Karena memang tugas tank untuk menerima damage, agar demage dealer lainnya tidak ditarget musuh.
“Selanjutnya, kita konsumsi pelan-pelan para goblin itu. Fiona, gunakan Arrow rain secara berkala, jangan pikirkan Mp. Konsumsi blue potion jika Mp mau habis. Jika Arrow rain masih cool down, target goblin dengan Hp terendah dengan panah biasa bersama Ali. Kita paksa mereka bertarung di lorong. Jika mereka tidak mau, kita rebus mereka pelan pelan. Untuk serangan goblin shaman, aku tidak percaya aku kalah dalam hal mengisi Hp. Tapi untuk berjaga-jaga seandainya dia punya skill AoE, kita renggangkan formasi kita dengan jarak antar orang 2 m.” Ron berkata.
‘Dia tidak terlihat panik sama sekali. Dia memang ahli strategi kami.’gumam Ali, kagum.
Selanjutnya, tim 2 melakukan strategi Ron.
Fiona menggunakan Arrow rain. Hal ini membuat para goblin panik. Tapi karena formasi mereka yang solid, 10 goblin terkena skill ini. Bahkan 2 goblin terkena bleeding. Ali dan Fiona lalu mentargetkan serangan mereka ke 1 goblin, hingga goblin itu mati. Lalu Ali dan Fiona menargetkan goblin lain.
Hal ini membuat goblin shaman marah. Dia melemparkan skill ice stone. Skill ini adalah AoE dengan area 3x3m dengan cool down cepat yaitu 2 detik. Skill ini sempat dipertimbangkan Ali, sebelum memilih ice arrow yang merupakan skill dengan target tunggal, karena kecepatan ice stone yang 2x lebih lambat dari ice Arrow, demage yang 2x lebih lemah dan efek AoE skill ini hanya terjadi setelah mengenai target. Jadi setelah ice stone mengenai target, ice stone pecah berkeping-keping menimbulkan demage AoE. Jadi jika ice stone tidak mengenai target, skill ini tidak berguna.
Seperti saat ini, karena formasi tim 2 yang renggang, Dino yang dijadikan target skill dengan mudah menghindarinya.
Setelah 8 goblin terbunuh tanpa melukai lawan, goblin shaman sadar lama kelamaan mereka akan habis tanpa melukai lawan. Maka goblin shaman memerintahkan para goblin untuk menyerang para manusia itu. Para goblin lalu berlari menyerang tim 2.
“Mundur ke lorong! Kali ini Dino dan Dika saja yang di depan. Ratih masuklah stealth, dan bersembunyi di belakang kawanan goblin. Tunggu sampai goblin shaman sendirian atau hanya 2 goblin di sekitarnya, seranglah goblin shaman, 1 atau 2 kali cukup. Lalu masuk Stealth lagi. Ali dan Fiona, atur jarak dari Dika dan Dino sekitar 2 meter.” Ron memberi instruksi.
Tim 2 lalu melakukan instruksi Ron. Jarak tim 2 dari pintu lorong hanya 10 meter. Sedangkan jarak tim 2 dari kawanan goblin 30 meter. Walaupun tim 2 mundur lebih pelan, saat goblin pertama mencapai tim 2, tim 2 sudah 5 meter masuk ke lorong. Ron mulai menyanyikan Heroic song.
__ADS_1
Maka, pembantaian goblin berlangsung lagi. Walaupun lebih lama, karena Ratih tidak ada. Itu tidak memberi tim 2 tekanan yang berarti. Setiap 5 detik, 1 goblin berhasil di bunuh.
Goblin shaman, tidak berani terlalu maju, takut dijadikan target dua penyerang jarak jauh musuh yaitu Fiona dan Ali. Lagi pula assassin musuh masih bersembunyi. tetapi keadaan tidak memberinya pilihan. Maka dia memutuskan maju hingga 15 meter dari tim 2.
Dino lalu mendapatkan pemberitahuan, jika dia terkena slow.
“Aku terkena slow. Hati-hati, goblin shaman ini memiliki winter aura.”
Ali, Fiona dan Ron lalu mundur 15 meter dari Dika dan Dino, agar tidak terkena gelombang selanjutnya winter aura. Dika sendiri beruntung tidak terkena slow. Tapi memang wajar. Walaupun goblin shaman elite monster, sebagai monster berlevel 2, prioritasnya hanya 2. Dengan level yang sama, Dika cuma punya kesempatan 50% terkena slow.
Tim 2, kemudian terus menahan serangan goblin dan menyerang goblin terdekat. Setelah beberapa lama, jumlah goblin di hadapan Dika dan Dino cuma 2.
Goblin shaman tidak dapat bersabar lagi. Dia memerintahkan goblin yang tersisa untuk menyerang. Kemudian, 5 goblin yang mengawal goblin shaman melancarkan serangan. Semua goblin seperti kerasukan.
Goblin shaman pun melontarkan ice stone. Dia sudah kehilangan harapan untuk menang, dia ingin membawa salah satu musuhnya mati. Ice stone itu mengenai Dino, dan menyebabkan damage pada Dika dan goblin di sekitarnya.
Melihat goblin shaman sudah melakukan langkah yang nekat. Ron berkata dalam party channel,”guys, jangan panik, para goblin sudah tidak punya harapan lagi. Kita cuma harus bersabar, kemenangan sudah dekat. Ratih, mulai menyerang goblin shaman! Sudah waktunya untuk mengakhiri semua ini”.
Tim 2 lalu mencoba melambatkan tempo pertempuran, Dino dan Dika pun mengontrol penggunaan Roar dan continuous stabs, karena Mp mereka hampir habis.
Di belakang para goblin yang seakan sudah gila, goblin shaman pun hampir putus asa atas kondisinya, dia fokus untuk melontarkan ice stone ke musuh yang dibencinya. Tiba-tiba, tubuhnya kaku, dia terkena stunned. Assassin musuh menikamnya, menimbulkan kritikal. Dia tidak dapat menggerakkan badannya, tapi assassin musuh terus menyerangnya. Dia juga tidak bisa memanggil goblin-goblin lain. Karena tubuhnya masih kaku.
Selama 3 detik ini, seakan begitu lama. Menyaksikan Hpnya turun begitu cepat, dia seperti sudah tahu akhir hidupnya. Saat tubuhnya kembali normal, dia lontarkan ice stone ke assassin musuh, tapi dengan mudah dihindari musuhnya.
Dia lalu berteriak memanggil goblin-goblin 10 meter darinya.
Melihat goblin-goblin lainnya tidak akan datang tepat waktu, perasaan putus asa dan ketidak relaan untuk mati menyelimuti goblin tua itu. Saat melihat Hp terakhirnya hilang, dia meraung tidak rela. Lalu tubuhnya terjatuh tanpa nyawa.
Kematian goblin shaman itu seakan tanda bahwa hasil pertempuran itu sudah ditentukan. Goblin-goblin itu menyerang semakin gila tanpa memperhatikan pertahanan.
Ratih yang kehilangan lawannya lalu membantu teman-temannya menyelesaikan pertempuran. 2 menit kemudian, pertarungan berakhir. Total 43 goblin, 1 goblin shaman dan 1 bos goblin bernama telah dikalahkan tim 2.
Saat goblin terakhir mati, Dino berteriak, “Haaaaa....” melepaskan ketegangan yang tersisa di tubuhnya.
“Berisik, tidak bisakah kau duduk diam..” Ron berkata sambil tersenyum.
Ron tidak menanggapi Ron. Hanya duduk, di tempat dia tadinya berdiri. Dia tidak menghiraukan tubuh-tubuh goblin di sekitarnya.
Total waktu pertarungan ini adalah sekitar 30 menit. Tapi tekanan yang dirasakan tim 2 sangat berat, membuat mental mereka terkuras. Mereka lega pertempuran telah berakhir, mereka dapat beristirahat. Maka mereka duduk di tempat mereka tadinya berdiri.
30 detik kemudian, loot crystal muncul di 45 tubuh goblin.
43 berwarna putih, 1 berwarna biru dan 1 berwarna emas.
Apa yang paling pemain nantikan setelah melawan monster, selain loot crystal. Munculnya loot crystal membuat tim 2 bersemangat. Apa lagi loot crystal berwarna biru dan emas, begitu mencolok.
Berniat menyisakan yang terbaik untuk yang terakhir, mereka membuka ke 43 loot crystal. Hasilnya, mereka mendapatkan 235 koin 1 deka, 32 blank shadow core lvl 2, 5 legacy shadow core lvl 2, 6 shadow core elemen es lvl 2, 43 kuping goblin, dan 6 equipment.
__ADS_1
Untuk legacy shadow core diantaranya mengajarkan skill:
• Jump: pemilik skill dapat meloncat dengan tinggi setara kecepatan / 10 meter.
• Power Slash: menebas musuh dengan tebasan yang sangat kuat.
• Dash: berlari pada suatu arah, musuh yang tertabrak berpotensi terkena status knock back.
• Rage (pasive): saat Hp di bawah 50%, semua serangan akan kritikal, selama 30 detik.
• Stealth Arrow: melepaskan panah yang tidak terlihat.
Untuk equipmentnya:
• Lvl 2 Goblin spear (perunggu): idem kekuatan +5, kecepatan +2
• Lvl 2 Goblin knife x2(perunggu): idem
• Lvl 2 Goblin shoes x2 (perunggu) : kecepatan +3 syarat pemakaian: kecepatan: 10
• Lvl 2 Tribal war drum (growth): genderang perang yang akan menaikkan moral sekutu, menambah efek skill yang berkaitan dengan musik sebesar 4% jika dimainkan dengan instrumen ini. Spirit + 10. Syarat pemakaian: spirit: 20. Syarat upgrade ke lvl 3: kulit monster lvl 3 dan shadow core elemen angin lvl 3.
Tim 2 begitu senang dengan hasil kali ini.
Tapi kesenangan belum berakhir. Untuk orang yang mensolo goblin shaman, Ratih mendapatkan kesempatan membuka loot crystal warna biru. Dan hasilnya: 2 coin 50 deka, legacy shadow core lvl 2 yang mengajarkan skill: winter aura (pasif), lvl 2 tribal necklace (silver), lvl 2 coldwood wand (perunggu) dan telinga goblin elite.
Winter aura (pasif): memancarkan gelombang udara dingin setiap 5 detik saat musuh berada di radius 20 meter dari pemilik skill, berpotensi mengakibatkan status abnormal slow.
Lvl 2 tribal neclace (silver): diberikan kepada setiap goblin shaman oleh goblin king. Spirit + 15, fisik +5. Efek: mana barier: membuat mana barier di sekitar pemakai selama 10 menit. Selama memakai mana barier, pemakai tidak bisa menyerang. Syarat pemakaian: Spirit: 20 Cool down: 5 hari.
Lvl 2 coldwood wand (perunggu): dibuat oleh goblin enchanter sebagai senjata standar goblin shaman. Spirit + 7 dan menambah demage elemen es 30%. Syarat pemakaian: spirit: 20
Dino berkesempatan membuka loot crystal warna emas. Isinya, 10 koin 50 deka, legacy shadow core lvl 2 yang mengajarkan skill: provoke, lvl:2 royal goblin shield (silver), Todo's helm (perunggu), telinga goblin bos.
Provoke: selama 5 detik, target hanya bisa menyerang pemilik skill. Konsumsi mana: 2 Cool down: 10 detik.
lvl 2 royal goblin shield (silver): standar pasukan elit kerajaan kerajaan goblin. Fisik +13, kekuatan +5
Blocking ability: 100 damage. Efek:
Last stand: mengerahkan konsentrasi untuk bertahan, sehingga melupakan menyerang. Fisik x 200% selama 3 detik, pemakai tidak bisa menyerang. Syarat pemakaian: Fisik: 20 Cool down: 60 detik.
Todo's helm (perunggu): terbuat dari tengkorak ice bear, yang dibunuh Todo seorang diri. Selalu menjadi kebanggaan Todo. Fisik +8, kecepatan +3, physical demage reduction: 15%. Syarat pemakaian: Fisik: 20
Kelelahan yang dirasakan tim 2 seakan hilang. Hasil perburuan kali ini bisa dikatakan sangat memuaskan. Total: 995 deka, 54 blank shadow core lvl 2 yang 20 darinya dipakai untuk level up, 8 shadow core elemen es, 72 telinga goblin, 1 telinga goblin elite dan 1 telinga goblin bos. Selain itu penemuan tanaman spesies baru mungkin bisa dikatakan panen terpenting untuk studio yang akan berpengaruh pada jangka panjang.
Reputasi sangat sulit dikumpulkan pada awal permainan.
__ADS_1
Karena diperkirakan sebagai server terakhir Legacy, pemain yang memasuki server 7 tidak kurang dari 100 juta. Katakanlah 99% pemain itu, pemain kasual atau memiliki ambisi tapi tidak punya cukup pondasi untuk mewujudkannya, pemain seperti ini harus memulai dari bawah selama bertahun-tahun untuk membangun pondasi, seperti IceAnts dan Blue Anvil dahulu. Atau menyerah dan bergabung dengan kekuatan yang lebih besar.