
Kesadaran Ali kembali ke langit. Satu persatu, Ali memilih titik-titik bercahaya, untuk melihat makhluk itu. Semakin banyak melihat, Ali seakan lupa tujuannya. Rasa penasarannya terhadap berbagai makhluk dan habitatnya begitu besar hingga ia lupa waktu.
Dilihatnya berbagai makhluk yang merupakan titik-titik bercahaya. Kesimpulan Ali adalah, titik-titik itu menunjukkan kedekatan makhluk itu dengan Ali dan level makhluk itu tidak lebih dari level 3. Di sini dia tidak bisa melihat nama makhluk dan level mereka.
Ali terus berkelana, ada troll yang sedang tidur di dalam gua. Skeleton warior yang mengembara di dunia yang gelap. Burung kecil yang ekornya bercahaya kebiruan terbang di atas hutan hujan yang lebat. Kumbang besar yang sedang memakan buah-buahan.
Di suatu dunia yang tanahnya berwarna merah, Ali melihat kawanan centaur berjumlah sekitar 50 makhluk, terdiri dari jantan, betina, tua dan muda bersenjata tombak berlari menyerang pasukan orc. Kesadaran Ali merasakan koneksi yang cukup kuat pada centaur muda di tengah kawanan centaur. Formasi orc dibuat berantakan oleh kawanan centaur itu.
Kawanan centaur itu membelah formasi ribuan orc seperti pisau yang membelah agar-agar. Para orc tidak dapat menghentikan laju kawanan centaur itu.
Tapi situasi itu berubah. Setelah memasuki tengah formasi orc. Puluhan orc memakai armor terbuat dari besi dan pedang lengkung yang panjang menghadang kawanan centaur. Pemimpin kawanan centaur itu lalu mencoba menghindari para orc berarmor besi itu, dia memimpin kawanan centaur memotong ke arah yang lain.
Hal itu mudah baginya, tapi bagi anggota kawanan centaur yang lain khususnya yang dibelakang, itu hampir mustahil. Kelompok orc berarmor semakin mendekati kawanan, dan jika dibiarkan, paling tidak 30% anggota kawanan centaur akan dihentikan kelompok orc itu. Dan bagi centaur, yang merupakan cavaleri, dihentikan di tengah formasi musuh berarti mati.
Ali merasakan dari koneksi itu, centaur itu khawatir dan takut. Ali heran dengan perasaan ini. Perasaan terkoneksi dengan makhluk lain terasa istimewa. Seperti bagian tubuh yang tidak bisa kau gerakan dan kendalikan, tapi kau akan merasakan kondisinya. Bila bagian itu terasa sakit, kau akan merasa sakit. Koneksi itu tidak sampai menyebabkan hal seperti itu, tapi hampir.
Ali merasa jika Ali mengajukan kontrak pada centaur muda itu, dan centaur itu menerima, maka centaur itu akan seperti anggota tubuhnya. Mungkin itulah skill telepati.
Ali merasa dapat membantu centaur muda itu, bahkan kawanan centaur itu. Tapi itu harus seizin centaur muda itu.
'Apakah kau ingin bantuanku?’ Ali mencoba menyampaikan suara hatinya melewati koneksi itu, karena Ali tidak bisa bicara dalam wujud ini, ini satu-satunya cara yang secara intuitif Ali miliki.
‘Siapa kau?’centaur itu menjawab dengan perasaan heran, takut dan harap.
‘Aku temanmu. Aku ingin membantumu. Bukan, aku ingin membantu keluargamu melewati krisis ini. Tapi aku perlu persetujuanmu' Ali bicara dalam hati.
‘Kalau kau bisa. Dan kami mampu menembus blokade ini, aku akan sangat berterimakasih.’ Centaur itu berkata.
Mendapatkan persetujuan centaur muda itu, sebuah pintu seperti terbuka untuknya. Pintu yang memungkinkan dirinya disetujui dunia ini. Disetujui melakukan intervensi atas kejadian di dunia ini, dunia centaur muda ini.
Ali lalu turun dari langit dan melayang di antara kawanan centaur itu, di dekat centaur muda itu. Lalu skill winter aura secara otomatis teraktivasi. Ali merasa konsumsi mana di di sini 2 kali lipat dari biasanya.
Gerakan para orc disekitar centaur melambat. Pemimpin centaur sadar bahwa sesuatu telah terjadi, sesuatu atau seseorang membuat gerakan para orc lebih lambat. Dan itu menguntungkan kawanan centaur. Tidak berpikir panjang, pemimpin centaur itu menambah kecepatannya.
Kawanan centaur yang tadinya panik, mulai berharap dapat selamat. Merekapun mempercepat laju mereka.
'Ini tidak cukup. Kelompok orc berarmor itu masih akan menangkap sebagian kawanan centaur.’Ali bergumam. Ali lalu melontarkan ice arrow ke pemimpin orc yang memimpin orc berarmor besi itu.
Pemimpin orc berarmor besi itu terkejut serangan sihir mengenainya, tapi dirasa demagenya cukup kecil untuknya, dia tetap meneruskan usahanya untuk menghadang.
Tidak hanya para orc terkejut. Kawanan centaur juga terkejut, tapi mereka terus berlari mengikuti pemimpinnya.
Setelah Ali melontarkan 3 ice arrow ke pemimpin orc itu, Ali menyadari prioritasnya kurang. Artinya, prioritas orc itu setidaknya 6. Ali lalu mengganti strategi. Ali menyerang para orc di sampingnya, dan itu berhasil. 3 dari 4 orc yang diserang Ali terkena slow, mengakibatkan formasi orc berarmor besi itu terganggu.
Pemimpin orc itu menyadari hal itu. Tapi dia tetap tidak menyerah, dia hanya mengurangi kecepatannya, agar formasi orc berarmor tidak kacau. Dia tidak ingin sendirian melawan para centaur itu. Itu sama saja bunuh diri.
Tapi ini adalah kesalahan fatal. Saat skuat orc berarmor besi itu memasuki 20 meter area yang dipengaruhi winter aura, kecepatan para orc itu semakin turun.
__ADS_1
Melihat hal ini. Pemimpin orc itu meraung marah. Melihat ekor kawanan centaur itu bergerak cepat meninggalkan skuatnya, dia hanya dapat melihat dengan amarah.
Mengetahui krisis hampir berakhir. Para centaur semakin bersemangat. Menurut mereka, ini adalah keajaiban. Sebelum menerjang blokade para orc, mereka bersiap kehilangan paling tidak setengah kawanan. Tapi melihat kawanannya tetap utuh sejauh ini, mereka optimis dapat keluar dari blokade para orc dan mencari rumah baru.
1 menit kemudian, Mp Ali hampir habis. Mengetahui bahwa krisis telah berakhir bagi kawanan centaur itu, Ali berencana pergi dari sini.
Ali lalu kembali ke langit, dia melihat hingga para centaur itu menembus formasi orc dan memanjat dataran tinggi. Ali bersiap untuk pergi.
Tiba-tiba terdengar suara centaur muda itu, 'terima kasih tuan. Kalau bukan karena bantuan anda, sebagian dari kami akan mati. Kami akan sangat senang jika tuan memberi tahu siapa tuan?’
'Namaku Ares, Ares Mythcaller. Kita mungkin akan bertemu lagi. Sampai saat itu, semakin kuatlah dan tetap hidup.’ Kesadaran Ali lalu meninggalkan planet itu dan kembali ke langit penuh bintang.
Ali bisa saja mengkontrak centaur muda itu, tapi centaur tidak bisa dijadikan mount. Jadi Ali akan menunggu level 4, untuk melihat perkembangan centaur muda itu. Apakah dia, saat itu pantas menjadi makhluk summonnya.
Tanpa disadari Ali, kata-kata terakhir Ali telah memotivasi centaur muda itu. Bukan, tapi seluruh kawanan centaur. Nama Ares Mythcaller telah mengakar ke hati mereka, mereka berterima kasih kepada Ali, mereka juga penasaran dengan wujud Ali.
Satu-satunya petunjuk adalah dengan bertambah kuat dan tetap hidup, suatu hari mereka dapat bertemu dengan Ares Mythcaller, pahlawan mereka. Mereka merasa, mereka belum pantas bertemu dengan Ali, karena mereka lemah dan mudah mati.
Centaur adalah makhluk yang sederhana dalam berpikir. Hidup mereka, mereka habiskan dengan berkelana dan mencari makan. Ucapan Ali menyalakan ambisi dalam hati mereka untuk tumbuh lebih kuat lagi.
Ini merupakan kesalahpahaman, tapi kesalahpahaman yang indah. Paling tidak, para centaur itu akan berusaha tetap bertahan hidup.
.......
Masalah yang dihadapi Ali adalah, terlalu banyaknya titik-titik cahaya. Kalau Ali memeriksa satu persatu, entah berapa lama Ali menemukan mount yang tepat.
‘Tidak adakah jalan lain? Misalnya aku berpikir aku ingin makhluk tunggangan yang dapat terbang'. Setelah itu Ali melihat planet-planet itu.
Lalu Ali kembali bergumam,'makhluk-makhluk yang bisa ku kontrak', maka titik-titik cahaya itu kembali.
'Hmm, mungkin harus aku coba lagi. Makhluk terbang yang bisa aku jadikan mount', Ali bergumam.
Lalu titik-titik terang itu hilang lagi. Ali mencoba mengamati, apakah benar-benar tidak ada. Setelah memeriksa beberapa kali, Ali tidak menemukan satu makhlukpun.
Saat Ali akan menyerah, titik redup bersinar di planet yang berwarna biru dan putih. Hanya ada lautan dan daratannya semua ditutupi lapisan es.
Ali mencoba mengikuti cahaya redup itu. Lalu Ali tiba di bukit es. Tidak ada satu makhluk hidup pun di sini. Kesadaran Ali mencoba mencari dengan hati-hati. Tapi hasilnya tetap nihil. ‘Cahaya itu redup. Menurut pengalamanku beberapa jam ini, selemah-lemahnya makhluk, tetap terang cahayanya. Mungkin makhluk itu akan mati. Dan saat aku datang, makhluk itu mati.’
Itu adalah penjelasan paling masuk akal. Ali lalu Kembali ke langit.
Beberapa menit setelah Ali pergi, angin kuat berhembus menerpa bukit es itu. Karena pergerakan salju, sebuah benda oval cukup besar, menggelinding dari atas bukit ke bawah. Itu adalah sebuah telur. Telur yang cukup besar, berdiameter sekitar 1,5 meter dari ujung lonjongnya, dan 1 meter di sisi melembungnya.
Telur itu berwarna putih, seputih salju di sekitarnya. Tiba-tiba, permukaan telur itu retak, dan rahang reptil berwarna putih, keluar dari cangkang telur.
.......
Ali menyerah mencari tunggangan yang bisa terbang. Untuk level 2, makhluk yang bisa dikontrak adalah makhluk berlevel maksimal 3. Hampir mustahil ada hewan terbang cukup kuat untuk membawa seseorang di level 3 adalah kesimpulan Ali. Ali menggunakan kata hampir, karena teringat cahaya redup di dunia es tadi.
__ADS_1
Ali lalu bergumam' binatang tunggangan yang dapat dengan mudah mendaki gunung, tahan cuaca dingin, memiliki stamina yang kuat dan dapat berlari cepat dalam jarak dekat'
Lalu Ali menemukan bahwa ada banyak titik-titik cahaya. Ali lalu ingat pesan Ron, kalau bisa, tunggangan tim 2 atau semua anggota Frozen Anvil sama. Maka Ali menambahkan, 'berjumlah banyak'.
Kalau hewan itu berjumlah banyak, maka anggota studio lain dapat memilih spesies yang sama.
Lalu Ali melihat masih ada banyak. Hmm, mungkin harus diperketat cirinya. Ali lalu bergumam,'dapat berlari cepat dalam waktu lama'.
Titik-titik cahayanya berkurang. Tapi tetap banyak. Ali menambahkan, 'memiliki daya serang'. Saat ini cahayanya berkurang banyak.
Ali merasa puas, lalu mulai mencari.
Ali lalu memasuki planet yang seakan awan hitam meliputi seluruh permukaan planet. Setelah mencari, Ali menemukan berbagai macam undead, skeleton horse, ghost horse, nightmare dll. Ini memang pilihan bagus, mereka hampir tidak pernah merasa lelah. Tapi undead akan sulit diterima Npc. Karena Undead berhubungan erat dengan demon dan terlihat jahat.
Lalu Ali menambahkan, 'bukan undead'. Kali ini jumlahnya ada belasan, tapi yang aneh, hanya berada di satu planet.
Ali memutuskan untuk melihat-lihat.
Setelah memeriksa, ternyata ada 2 spesies. Perlu diketahui, tidak semua makhluk yang memiliki spesies sama akan merespon sebagai titik putih walaupun levelnya cocok. Ali menduga, ini berkaitan dengan kemungkinan melakukan telepati. Seperti Radio, hanya dengan menyesuaikan frekuensi gelombang radio kita, kita dapat mendengar acara sebuah stasiun yang memiliki frekuensi yang sama.
Yang pertama raptor. Raptor ini adalah hewan yang hidup dalam kawanan, mereka dapat berkamuflase dan memiliki daya serang yang besar. Mereka dapat berlari dengan cepat pada waktu yang cukup panjang.
Spesies kedua adalah sejenis kambing gunung atau ibex. Ali juga heran, bagaimana ibex bisa termasuk dalam kategori bisa berlari dengan cepat pada waktu yang cukup panjang, dan memiliki daya serang. Ali penasaran.
Lalu Ali mengikuti beberapa kawanan ibex itu. Ibex itu memiliki tanduk melengkung yang panjang, berbulu lebat dan tebal serta ukuran tubuhnya sangat besar. Tingginya mencapai 3 meter, jika tanduknya dihitung. Untuk punggungnya, sekitar 2 meter, setinggi kuda.
Ali terus melihat-lihat, karena kedua spesies berada di planet yang sama, mungkin Ali dapat melihat konfrontasi kedua spesies. Setelah mencari beberapa lama akhirnya Ali menemukannya.
Seekor ibex berbulu seluruhnya putih, turun dari bukit bersalju. Ali merasa ibex ini sangat bagus, selain tubuhnya yang besar, tingginya setengah meter lebih tinggi dari ibex lainnya, dan tanduknya terlihat sangat kuat. Ali mengikuti ibex itu sampai di lembah dengan rumput berwarna biru muda yang lebat, sepertinya dia ingin memakan rerumputan di sana.
Ali menyadari, beberapa raptor bersembunyi di rerumputan. Saat menyadari seekor ibex memasuki lembah. Raptor-raptor itu mencoba mengepung ibex itu.
Ibex itu sepertinya tidak tahu kepungan para raptor itu. Atau mungkin tahu, tapi tidak peduli, karena Ali melihat telinga ibex itu bergerak saat seekor raptor melintas 10 meter darinya, mencoba berada di belakang ibex itu. Dari koneksi dengan ibex itu, Ali akhirnya tahu, ibex itu sedang menunggu sesuatu yang menarik.
Tidak ingin mengganggu 'kesenangan' ibex itu. Ali diam saja tanpa mencoba berkomunikasi.
Setelah beberapa saat, suasana lembah itu mencekam. Suhu terasa turun beberapa derajat. Hanya suara angin dan ibex yang menikmati makanannya yang terdengar.
Salah satu raptor, dibelakang ibex itu akhirnya menyerang. Raptor itu, masih dalam keadaan terkamuflase, dia mendekati ibex itu dengan cepat, lalu saat jarak mereka sekitar 4 meter, raptor itu melompat tinggi dan mencoba menindih dan menghujamkan kuku-kukunya ke punggung ibex itu.
Ali ingin memperingatkan ibex itu, tapi sebelum sempat, mata Ali terbelalak.
Ibex itu maju 2 langkah dengan cepat, lalu kaki belakangnya menendang ke udara.
Raptor yang masih dalam kamuflase itu terkejut, tapi tidak ada yang dapat dia lakukan saat dia di udara. Dengan momentum dari keduanya, kaki belakang ibex itu menendang rahang bawah raptor itu. Tubuh raptor itu lalu terlempar beberapa meter di udara, sebelum akhirnya jatuh ke tanah, dan sempat terpelanting karena momentum yang besar. Saat akhirnya berhenti, tubuh raptor itu terkulai tidak berdaya, tapi sepertinya masih hidup, karena dadanya terlihat bergerak dengan lemah.
‘Sec kill’ Ali bergumam. Ali hanya dapat ternganga, melihat kejadian itu.
__ADS_1
Mulut ibex itu bergerak, seperti menyeringai. ‘apakah ibex itu tahu aku ada di sini?’ pikir Ali.
Suasana kembali menjadi sunyi. Ibex itu mendengus dan melanjutkan makan rumput berwarna biru muda itu. Ali tahu, ibex itu menunggu sesuatu yang lebih menarik.