
"Apa yang terjadi?" Ali bertanya.
"Seperti di sayap kanan mereka, semua goblin di pasukan inti, oh tidak.. Semua goblin saat ini seperti sudah gila. Mereka menyerang tanpa memperhatikan efesiensi ataupun korban dari mereka. Mereka seperti.." Sakuya tidak tahu harus berkata apa. Ini terlalu tragis.
"Seperti apa?" Fiona bertanya.
"Mereka seperti ingin membunuh sebanyak-banyaknya pasukan kita, sebelum mereka mati. Tapi itu tidak mungkin kan? Makhluk apa di dunia ini yang tidak ingin hidup?" Sakuya merasa terpukul dengan kesimpulannya.
"Ingat, kita punya goblin yang sangat ingin hidup." Ali lalu menepuk selimut dimana goblin yang menyerah tadi diikat.
"Jadi alasannya mungkin bukan itu. Mungkin ini akibat manipulasi komandan pasukan goblin. Kau ingat, kondisi goblin di sayap kanan menjadi gila saat dia menghilang." Ali mencoba merasionalkan perubahan para goblin. Walaupun, dalam hati Ali memiliki dugaan yang lain, "Ini memang tragis, 100.000 pasukan bunuh diri. Tidak akan ada yang menyangka ada ras seperti mereka." Ali bergumam.
"Ayo kita lanjutkan. Target kita tetap sama. Goblin slinger."
.......
Tiga prajurit goblin terlempar setelah terkena ayunan halberd Nero. Dari atas kudanya, dia terus mengayunkan halberdnya. Setiap ayunan, tiga hingga 5 goblin terlempar, goblin yang terlempar tidak akan bangun lagi. Tapi seperti kehilangan rasionalitasnya, para goblin tetap menerjangnya.
"Mereka sudah gila. Tapi ini akan lebih mudah. Semua yang memiliki serangan jarak jauh, kerahkan seluruh kemampuan kalian, target goblin yang berada di jarak 3 meter dari barisan perisai. Untuk yang memegang perisai, kalian tidak harus membunuh mereka, cukup lempar mereka 3 meter dari kalian. Untuk healer, terus jaga HP prajurit terdepan. Perang ini akan segera berakhir. Kerahkan kemampuan kalian."
"Siap komandan!" Seluruh pasukan inti berteriak. Taktik Nero lalu disebarkan ke semua pasukan termasuk sayap kanan dan kiri. Terbukti dengan cara ini korban para prajurit dapat dikurangi.
.......
Ali dan party-nya sudah berada 20 meter dari barisan belakang sayap kiri pasukan goblin. Mereka memacu tunggangannya lebih cepat agar dapat memberikan daya bentur yang lebih besar.
"Serannnggg!!" Ali berteriak menyemangati para pemain lain.
"Serannnggg..!" Para Pemain lain juga berteriak.
Para goblin tidak gentar dengan ratusan kavaleri yang menerjang mereka. Mereka menyambut para kavaleri dengan tubuh mereka. Tapi para goblin lalu terlempar oleh air wall. Ali dan lainnya tidak merasakan tekanan oleh kegilaan para goblin. Mereka justru dapat dengan mudah membunuh mereka, karena para goblin hanya punya pola serangan yang sama.
__ADS_1
Sebelum para goblin menjadi gila, mereka masih dapat menghindar, bersembunyi diantara teman-temannya dan sebagian secara terang-terangan lari. Tapi setelah gila, kreativitas serangan mereka berkurang jauh, mereka hanya mengayunkan pisau mereka atau menusukkan tombak mereka.
Party Ali menerobos formasi para goblin dengan mudah. Batu lalu mulai menghujani tubuh mereka. "Sudah dekat. Itu mereka. Hancurkan mereka!"
Ali lalu memimpin party-nya menuju arah dilemparkannya bebatuan. Tekanan yang dirasakan oleh party Ali mulai meningkat. Para prajurit goblin meningkatkan frekuensi serangan mereka. Tapi party Ali hanya melewati mereka, tujuan mereka adalah goblin slinger.
Pemain yang memiliki serangan jarak jauh mulai menyerang goblin slinger. Mulai jatuh korban diantara mereka.
Ali kemudian memimpin pemilik ibex lainnya untuk menggunakan dash. Dash mereka sukses mengenai puluhan goblin slinger. Para Pemain lain lalu menyelesaikan mereka. Fire breath para raptor masih dalam cooldown, jadi mereka hanya menggunakan fire ball.
Pertempuran singkat terjadi di tengah goblin slinger. Ali tidak ingin menghentikan laju party-nya, jadi setelah membunuh beberapa ratus goblin slinger, mereka menerobos keluar kepungan musuh. Panen kali ini lebih banyak, sekitar 3.000 prajurit goblin dan 400 goblin slinger berhasil dibunuh.
Mereka lalu beristirahat sekitar sepuluh menit, untuk kemudian menyerang goblin slinger lagi. Kali ini hanya 300 goblin slinger yang berhasil dibunuh sedangkan prajurit goblinnya sekitar 3500 orang.
Lalu setelah serangan ketiga, 4000 prajurit goblin dan 200 goblin slinger berhasil dibunuh. Sayap kiri pasukan goblin telah hancur berkat serangan gabungan pemain dari sayap kanan dan kavaleri di party Ali.
"Bagaimana dengan pasukan yang lain?"
"Untuk pasukan inti, tinggal beberapa ribu goblin saja yang terus menyerang. Sedangkan di sayap kiri juga sudah selesai." Sakuya menjelaskan.
"Belum, apakah dia sudah lari?"
"Aku rasa tidak. Tolong cari di sekitar desa Winter gate dan di jalanan desa apakah ada orang yang memakai jubah dan penutup kepala dengan tinggi 160 cm!" Ali meminta dengan suara serius.
Semua yang berada di sekitar Ali terkejut. "Ali maksudmu dia pergi menyamar ke desa Winter gate?" Dika bertanya dengan nada panik.
"Ini suatu kemungkinan. Sakuya, cepat periksa, sebelum semuanya terlambat!," Fiona berkata dengan tegang.
"Tapi menurutku dia tidak akan menyerang warga desa. Sasarannya akan tetap kita. Temukan saja dulu! Mari kita bantu prajurit menyelesaikan peperangan ini dengan cepat."
Selanjutnya, party Ali menuju ke pasukan inti goblin, untuk membantu para prajurit mengalahkan goblin yang tersisa. Lima belas menit kemudian, semua goblin telah dibunuh. Lebih tepatnya, tidak ada goblin yang memilih untuk menyerah, semua melawan hingga akhir, kecuali komandan pasukan goblin yang masih belum ditemukan dan goblin yang menyerah kepada Ratih.
__ADS_1
Dalam peperangan ini korban di party Ali berjumlah 47 pemain. Jauh lebih kecil dari semua kelompok yang berpartisipasi di peperangan ini. Tentu saja tidak menghitung kelompok kavaleri kecil yang dibentuk beberapa pemain yang rata-rata berjumlah 20 hingga 50 orang.
Setelah menunggu 30 detik, loot crystal bermunculan dari tubuh para goblin. Para prajurit dan pemain mencari loot crystal yang bisa mereka buka. Dalam Legacy, loot crystal hanya bisa diambil oleh orang yang membunuh makhluk itu atau anggota party-nya. Jadi tidak ada perselisihan antara prajurit dan pemain. Setelah setengah jam memanen, Ali dan para pemimpin guild lain mensortir apa yang mereka dapatkan.
Dalam peperangan ini mereka membunuh 17.678 goblin. Hal ini karena loot crystal yang dapat dibuka oleh anggota party Ali berjumlah 17.678. Isi dari loot crystal itu adalah:
• 9.567 blank shadow core level 2;
• 3.214 blank shadow core level 3;
• 2.905 legacy shadow core level 2;
• 780 legacy shadow core level 3;
• 810 shadow core elemen es level 2;
• 402 shadow core elemen es level 3;
• 9.067 equipment berbagai jenis, kualitas, dan level; dan
• 17.678 telinga goblin sebagai item misi.
Mereka lalu membagi panen peperangan ini. Disepakati tim 2 Frozen Anvil mendapatkan 1.000 blank shadow core level 3, 200 legacy shadow core level 2, 100 legacy shadow core level 3, dan semua shadow core elemen es, sebagai gantinya, Frozen Anvil tidak mengambil satupun equipment. Perlu dicatat, harga equipment saat ini sangat mahal, karena equipment tidak dapat didapatkan dari monster biasa. Hanya loot crystal monster humanoid yang memiliki kemungkinan mengeluarkan equipment.
Beberapa pemain merasa Frozen Anvil mendapatkan terlalu sedikit, dan meminta mereka mengambil lebih banyak. Tapi Ali menolaknya. Para pemain yang bergabung dalam party-nya kali ini memiliki kemungkinan bergabung dengan guild Frozen Anvil di masa depan, kalaupun tidak, mereka akan menjadi teman saat berjuang di garis depan dengan Frozen Anvil.
"Ini lebih dari cukup, kami bahkan mengambil 1.000 blank shadow core dan semua shadow core elemen es. Kami justru akan merasa tidak enak jika mengambil lagi. Mengenai equipment, kami bisa membuatnya sendiri." Ali dengan senyum menjelaskan.
"Jika itu yang diputuskan Frozen Anvil, Kita jangan paksa mereka lagi. Ares, ayo serahkan item misi ke komandan Nero." Rain lalu mengajak semuanya menuju camp pasukan infantri.
"Ok, jangan lupa membawa bagian kawan-kawan kita yang gugur."
__ADS_1
"Semua sudah beres, semua diserahkan ke anggota tim petualang atau guild yang bersangkutan." Farid menjawab.
"Kalau begitu, ayo berangkat!"