VRMMORPG: LEGACY

VRMMORPG: LEGACY
Ep. 29 100.000 Pasukan Goblin Dan 78 Anggota Kavaleri


__ADS_3

Memasuki jalan di mana Adventurer Union berada, Tim 2 melihat banyaknya pemain yang datang, jumlahnya mungkin puluhan ribu. Level meter kebanyakan level 1, hanya sebagian kecil level 2. Ini adalah jumlah yang mengejutkan. Mengingat proporsi pemain profesional biasanya jauh lebih kecil daripada pemain kasual. Ada banyaknya pemain yang ikut dalam misi ini menunjukkan cukup banyaknya pemain di benteng Rockhelm yang merupakan pemain profesional atau paling tidak semi profesional.


Tim 2 tidak bisa maju sama sekali.


Banyak pemain yang mengenal mereka, mengerumuni mereka dan minta foto dan sebagainya.


"Hei itu Frozen Anvil.."


"Lihat itu Ares, dia sepertinya sudah mendapatkan equipment set. Sungguh membuat iri."


"Huh, siapa beastman itu? Tapi kalau wanita, mestinya beastwoman kan. Cantik banget. Aku dengar ada rumor tadi pagi Fiona dan Alissa bersama beastwoman yang cantik itu keliling benteng Rockhelm tadi pagi."


"Aku melihat mereka tadi, aku sempat minta tanda tangan kepada mereka, aku ragu mereka masih ingat."


Antusias para pemain membuat tim 2 merasa kewalahan. Tapi mereka tidak tega menolak.


Hingga beberapa menit kemudian, 6 prajurit mendatangi mereka, salah seorang dari mereka berkata,


"Maaf tuan-tuan, apakah anda sekalian akan ke Adventurer Union. Kalau ya, mari kami antarkan."


"Baiklah.. teman-teman, maaf ya. Kami akan masuk dulu ke Adventurer Union. Sepertinya misi akan segera dibagikan." Ali berkata dengan ramah.


Setelah itu, tim 2 diantar para prajurit menembus lautan pemain. Setelah menitipkan Romeo dan tunggangan lain, tim 2 memasuki Adventurer Union. Ali baru bisa bernafas lega.


"Popularitas memang kadang melelahkan ya?" Terdengar suara seorang wanita.


Ali melihat, ternyata itu Rain Stormrider pemimpin studio Chrome Blade. Bersama ke 19 anggota Chrome Blade lainnya, mereka juga sedang menunggu.


"Halo Ares, beberapa hari tidak bertemu.


Apakah toko Frozen Anvil sudah buka? Kami ingin memesan equipment." Rain berkata.


"Halo Rain, sepertinya di pihakmu juga berjalan lancar. Belum, mungkin beberapa hari lagi. Ann akan segera menghubungimu jika semua sudah tertata."


"Katakan padanya, kami menunggu. Lagipula, kami belum punya cukup uang."


"Hahaha... Bagaimana? Apakah kau punya informasi tentang misi kali ini?" Ali menanyakan hal yang dia paling ingin tahu.


"Sepertinya portal yang cukup besar dari dunia lain akan terbuka di sebelah timur Rockhelm. Ini menurut laporan tim formasi master. Aku tidak tahu caranya, mereka sangat yakin akan ada serangan monster. Saat ini kita sedang menunggu kemana kita akan dikirim."


"Hai Frozen Anvil, Aku tahu kalian akan datang. Dalam Even sebesar ini, Frozen Anvil pasti akan datang." Terdengar suara wanita. Ali mengenali wanita itu, karena dia tidak merubah sama sekali penampilannya.Tapi untuk meyakinkan dugaannya, Ali memeriksa informasinya.


[Shasha level 2]


"Hai Shasha, kau ternyata datang lebih dahulu." Fiona menyapa. Kelihatannya, mereka sudah saling kenal.


"Tentu saja, ini pekerjaanku. Aku tidak melihat Ron dan Alan. Jadi benar mereka sedang di kota New Front. Btw, kenalkan ini Farid dari guild Mercusuar dan Tara dari guild Fairydust. Mereka dua guild repeater dari Server 5. Kami baru bertemu, mereka ingin bertemu dengan Frozen Anvil."


"Hai Shasha, aku sedang menonton saat kau diinterview di TV. Kau benar-benar mengejutkanku. Hai Farid dan Tara, salam kenal. Kenalkan aku Ares." Ali menjabat tangan mereka bertiga.


Saat mereka berbincang-bincang, tiba-tiba ada suara laki-laki yang walaupun tidak keras, tapi semua pemain di dalam atau di luar gedung Adventurer Union mendengarnya.


"Selamat malam para petualang. Kenalkan saya Seev, direktur Adventurer Union di benteng Rockhelm. Kami telah menerima kabar dari otoritas benteng Rockhelm, bahwa telah muncul setidaknya 100.000 goblin dari gunung winter peak. Level mereka dari level 2 sampai level 4. Kami harap para petualang yang memiliki kuda atau tunggangan lainnya segera pergi ke desa Winter gade untuk membantu pertahanan. Sedangkan yang tidak punya akan berangkat bersama pasukan dari benteng.


Ding


[Mempertahankan desa Winter gate dan menghancurkan pasukan goblin


Kesulitan: D - C


Misi: memastikan desa winter gate tidak jatuh ke tangan pasukan goblin. Dan menghancurkan pasukan goblin. Hadiah akan dibagikan berdasarkan kontribusi]


"Ok, berhubung misinya sudah keluar, kami mau segera berangkat. Bagi yang sudah punya kuda, mari berangkat." Ali berkata.


"Kami juga sudah menduga akan seperti ini. Jadi kami sudah membeli kuda." Rain tersenyum


"Aku juga. Aku ingin sudut eksklusif agar nantinya bisa dapat gambar bagus di formasi serangan Frozen Anvil." Shasha berkata, dan beberapa temannya mengiyakan.


"Izinkan kami juga." Farid yang baru Ali kenal juga meminta guildnya ikut serta.


"Kami pun ikut." Tara juga.

__ADS_1


Ali berpikir sejenak. Ali tidak enak menolaknya. Kali ini Ali harus tegas.


"Maaf jika kasar. Aku tidak akan menolak, tapi tolong masuk partyku dan dengarkan perintahku. Karena ini pekerjaan, kami akan serius."


Melihat keseriusan Ali, beberapa orang ragu-ragu.


"Baik, kami terima. Di pertempuran yang melibatkan banyak pasukan, kita tentunya memerlukan pemimpin. Kami Chrome Blade menerima."


Diawali oleh Rain, semua setuju. Bahkan ada beberapa individu yang tidak punya tim, menyetujuinya dan bergabung dengan Tim 2.


Keseluruhan, ada 78 orang yang bersedia. Ali lalu memastikan tidak ada lagi yang ingin bergabung, lalu mengajak semua orang yang ikut partynya keluar.


Setelah menaiki tunggangan masing-masing, Ali berkata dalam party channel,


"Berangkat."


Disaksikan oleh ribuan pemain, Ali memimpin tim gabungan itu berangkat.


"Wow.. apakah itu guild Frozen Anvil?"


"Ya.. Tapi tidak semua. Mayoritas justru dari guild lain. Aku juga melihat nama Stormrider. Itu nama klan kedua di benteng Rockhelm."


"Wow, dengan 2 klan di Rockhelm. Para pemain Rockhelm akan mendominasi wilayah Utara server 7."


"Sepertinya begitu, bagaimanapun juga kemungkinan mendapatkan clan legacy lebih kecil dari kemungkinan mendapatkan hadiah utama lotre. Aku dengar clan legacy terakhir terjual 10.000.000 USD. Dan sekarang tidak terdengar ada yang menjualnya lagi."


"Jumlah klan pemain di server 7 hanya 6 yang terkonfirmasi. Menurutku itu terlalu sedikit. Rata-rata ada 10 sampai 15 klan di server lain."


"Itu derita server baru. Btw, ada isu bahwa jumlah klan pemain di seluruh legacy hanya ada 100. Sekarang terkonfirmasi ada 93 klan yang sudah didirikan. Berarti tinggal 7 clan legacy lagi di luar sana."


"Itu tidak sepenuhnya benar. Kau tahu, jumlah clan NPC Di server 7 lebih banyak daripada server lain. Ini karena pondasi Aliansi Tenggara adalah klan-klan NPC. Dan hampir tidak ada konflik bersenjata antar klan di server 7, ini karena mereka menggunakan sistem negara kota, dan Aliansi Tenggara tidak punya wewenang mengatur tiap-tiap kota. Aku membaca semua itu di perpustakaan benteng. Jadi ini cukup akurat"


"Jangan ngobrol lagi. Lihat Para NPC sudah datang. Kita pun akan berangkat. Aku harap kita kebagian jatah monster."


.......


Tidak banyak pemain yang punya kuda dan tunggangan lainnya. Ditambah NPC yang pergi bersama para pemain, total hanya sekitar 3.500 pasukan berkuda yang berangkat ke desa winter gate. 2.000 pasukan kavaleri NPC yang memiliki level 4 sampai 5. Sisanya adalah para pemain yang membentuk party ada pula ratusan singel player.


Saat ini para pemain dan NPC belum terintegrasi pada satu komando. Ali menduga mereka akan mulai mengatur pasukan saat tiba di desa winter gate.


"Ali, bagaimana taktik kita nanti?" Rain bertanya sambil berlari beriringan di samping Ali. Hal ini membuat Ratih cemberut, tapi Ratih tidak ingin membebani Ali.


Yang lain juga ikut mendengarkan. Sebenarnya mereka ragu menjadikan Ali pemimpin. Karena mereka tahu Ali adalah seorang newbie. Mereka hanya mau mendengarkan Ali karena untuk investasi jangka panjang. Mereka berharap dapat menjalin hubungan lebih dekat dengan Frozen Anvil.


Ali menyadari hal itu. Ali juga bukan orang yang seenaknya sendiri. Ali sadar pengalamannya masih kurang.


"Apakah kau memiliki ide?"


"Lebih baik kita bersama prajurit. Paling tidak keselamatan kita terjamin. Saat benturan terjadi, kita akan punya banyak kesempatan membunuh monster."


Tapi rupanya Farid tidak setuju, "Maaf Rain, aku tidak setuju. Kita tidak tahu kapan para prajurit kaveleri diterjunkan. Seperti pengalamanku di server 5. Mereka biasanya hanya terlibat jika keadaan para pemain sudah terdesak."


Tara dan pemain lain setuju dengan pendapat Farid.


"Tapi Para goblin memiliki level 3 dan 4. Kemungkinan besar para goblin itu memiliki elemen es. Jika ada 100 saja goblin shaman yang memiliki skill seperti ice arrow atau ice ball, akan terlalu berbahaya bagi kita untuk menyerang sendiri. Saat prioritas mereka lebih tinggi dari kita, kita rentan terkena slow. Bayangkan saat kita berada ditengah mereka, tiba-tiba kita terkena slow.." Rain tidak melanjutkan penjelasannya, tapi mereka tahu itu benar.


Farid pun merasa takut hal itu terjadi. Tapi dia tidak dapat surut di sini. Karena keuntungan yang didapatkan guildnya akan banyak berkurang jika mereka bergabung dengan skuat kavaleri NPC. Mereka tidak tahu kapan kavaleri bergerak saat pertempuran. Tapi dia tidak punya rencana yang bagus.


"Bagaimana menurutmu Ares?" Farid sudah putus asa.


Ali tersenyum, "Kita tidak harus bergabung dengan kaveleri NPC, dan kita akan menyerang goblin-goblin itu saat mereka tidak siap."


Semua tertarik dengan perkataan Ali. Mereka menunggu perkataan Ali selanjutnya.


"Kita akan menyerang di mana perhatian para goblin yang memiliki serangan jarak jauh tidak di sana. Jika mereka sedang fokus di sayap kiri, kita akan menyerang sayap kanan. Jika mereka sedang waspada, kita tidak akan menyerang.


Intinya kita akan bergerilya. Dengan jumlah kita, akan sulit bagi kita mempengaruhi jalannya pertempuran. Jadi kita manfaatkan itu untuk memanen poin sedikit demi sedikit."


Mendengar penjelasan Ali, semua setuju. Tapi tentu saja ada yang kritis.


"Idemu bagus Ares, aku pun mengakuinya. Tapi bagaimana kita bisa mengetahuinya? Dalam peperangan yang kacau, kita tidak dapat mengimplementasikan idemu dengan sempurna. Sulit bagi siapapun untuk melihat seluruh medan pertempuran. Satu kesalahan saja, kita akan terjebak di tengah kepungan goblin." Rain berkata, ketidakyakinkan atas implementasi rencana Ali terlihat.

__ADS_1


Secara tidak langsung Rain berkata, rencana ini hanya bisa terlaksana di atas kertas, tapi mustahil dijalankan.


Yang lain juga melihat kelemahan pada rencana Ali itu.


"Sakuya tunjukkan Kuro pada mereka." Ali dengan tersenyum berkata.


Sakuya dengan bangga lalu memanggil Kuro. Kuro yang sedang memantau keadaan di depan lalu menurunkan ketinggian dan terbang ke arah mereka. Dia berputar-putar di atas party Ali dengan jarak 50 meter. Tapi tidak ada yang menyadarinya selain Sakuya, para ibex dan pengendara para ibex yang diberitahu ibex mereka, termasuk Ali.


Saat Kuro berada 10 meter dari mereka, baru salah seorang pemain yang menggunakan senjata panah menyadarinya.


"Ada burung yang memantau kita." Dia berteriak. Dia bersiap untuk memanah.


"Jangan panah, dia peliharaanku." Sakuya mencegahnya bertindak.


Setelah menunjukkan dirinya, Kuro kembali ke depan, melakukan pengintaian.


"Jika kalian tidak dapat menyadari burung itu dalam jarak 10 meter di keadaan siaga seperti ini. Bayangkan, apakah goblin itu bisa tahu keberadaannya, jika ketinggian burung itu 50 meter?"


Sebenarnya Ali menyembunyikan fakta jika biasanya Kuro mengintai di ketinggian 100 meter, dan dia tidak pernah terdeteksi jika dia tidak menginginkannya, karena dia memiliki skill stealth. Kuro juga punya bonus stealth jika dia terbang di atas 20 meter dari makhluk itu.


"Clan Mythcaller memang terlalu OP. Kau tahu itu?" Rain tersenyum pahit. Ada rasa iri di tatapannya.


Para anggota Frozen Anvil tidak mengatakan apa-apa. Hanya kebanggaan yang terlihat di mata mereka.


"Beautiful.. Nice scene." Shasha berkata memecah keheningan.


"Jangan kau katakan, kau sudah mulai merekamnya dari tadi?" Rain hanya dapat tersenyum kalah.


"Yep.. jangan khawatir. Kau terlihat cantik di kamera." Shasha tersenyum nakal.


"Bukan itu maksudku. Tapi ya sudahlah. Ares, aku setuju dengan taktikmu."


Yang lain mengangguk.


"Kau boleh menjawab atau tidak. Tapi ini akan berpengaruh kepada taktik. Apa skill klan Strom Rider?" Ali bertanya.


Rain tersenyum. "Rahasia.."


Wajah Ali berubah muram.


Rain tertawa,"hahaha.. maaf aku bercanda. Skill kami berkaitan dengan elemen angin dan rider. Artinya, skill klan kami fokus pada skill elemen angin yang relevan dengan kavaleri.


Skill pertama yang kami unlock adalah Air wall. Skill ini berupa tameng dari udara yang jika digunakan di depan musuh, akan melemparkannya dan menyebabkan demage elemen angin. Tameng ini memiliki durasi 5 detik. Selama 5 detik, setiap demage yang mengenai tameng ini akan dinegasikan."


"Wow, berapa lama cooldownnya?" Ali tertarik dengan skill ini.


"20 detik" Rain menjawab.


"Ini memang skill yang cocok untuk kavaleri. Jika kalian menggunakan 4 lapis barisan dan memakainya secara bergantian, ini akan menjadi infinity Air wall." Ali menganalisis.


Rain terkesima,"Itu.. itu brilian. Kenapa aku tidak memikirkannya. Thanks Ares. Kau memang jenius. Wajar kau menjadi kapten sementara menggantikan Ron." Pandangan Rain kepada Ali menjadi hangat.


Ratih di belakang berdehem.


Ali hanya dapat tersenyum, lalu berkata," tentu itu butuh latihan. Gunakan misi ini untuk latihan."


Rain hanya dapat mengangguk,"Em.."


Terdengar Ratih berdehem lagi.


"Apakah tenggorokanmu tidak apa-apa Ratih" Sakuya mendekati Ratih sambil bertanya penuh kepedulian.


"Aku tidak apa-apa." Wajah Ratih memerah.


Semua anggota party tertawa melihatnya.


Setelah itu Ali menanyakan kecenderungan skill semua yang menjadi anggota partynya. Ali kemudian membagi mereka menjadi 3 kelompok. Untuk petarung jarak dekat, akan berada di lapisan pertama dan kedua. Penyerang jarak jauh dilapisan 3 dan 4 sedangkan healer berada di lapisan terdalam.


Formasi serangan akan berbentuk segitiga dengan petarung jarak dekat selalu berada di posisi terluar. Bentuknya kurang lebih seperti ini ∆.


Setelah menjelaskan, Ali bertanya "Apakah ada pertanyaan?"

__ADS_1


"Tidak" semua anggota party berteriak.


__ADS_2