VRMMORPG: LEGACY

VRMMORPG: LEGACY
Ep.19 Fire Fox dan Pertunjukan Cahaya


__ADS_3

[Peringatan! Peringatan! Teman anda Ann Mythcaller telah mangakses fitur yang belum secara resmi diumumkan. Jika dia melanjutkan yang dia kerjakan, maka secara otomatis akan mengikat semua anggota clan untuk tunduk pada protokol kerahasiaan 001 Legacy. Peringatan ini telah disampaikan ke semua anggota clan]


Ali terkejut dengan peringatan ini. Lalu bertanya kepada Ron di party channel,”Hei Ron, menurutmu apa yang dilakukan mbak Delia?”


Ron diam sebentar, lalu menjawab,”Bagaimana aku tahu. Tapi aku sudah mengirimkan pesan. Apapun yang dia kerjakan. Walaupun tanpa saranku, aku rasa dia akan melanjutkannya.”


“Konten tersembunyi. Aku tidak menyangka Legacy punya sesuatu seperti ini.” Dino menyahut.


“Menurutku itu wajar, clan legacy adalah konten tersembunyi setidaknya sebelum server 4 dibuka. Satu minggu sebelum server 4 dibuka, Pasific Dream mengumumkannya dan membuat sensasi di dunia, yang menyebabkan harga clan legacy melejit ke angka Rp.100.000.000. Sebuah Studio dari China kemudian membeli satu legacy clan dan menjadi salah satu hegemon di server 4.” Ron menambahkan.


Beberapa menit kemudian terdengar lagi notifikasi sistem.


Ding


[Fitur clan follower telah dibuka khusus untuk clan Mythcaller. Sebagai clan kelima yang membuka fitur ini, clan Mythcaller mendapatkan tambahan 3 kuota follower. Sisa kuota follower clan Mythcaller adalah 7 (Sisa kuota follower berdasarkan luas wilayah. Hanya ketua dan wakil ketua clan yang dapat menerima follower)]


[Setiap anggota Clan Mythcaller secara otomatis dinyatakan tunduk pada protokol kerahasiaan 001 Legacy. Jika sistem mendeteksi salah satu anggota clan melanggar protokol kerahasiaan 001 Legacy maka semua anggota clan akan dihukum oleh sistem sesuai ketentuan.]


“Hahaha.. Ini bagus sekali. Dengan ini, batas atas potensi studio kita akan semakin tinggi. Bukan sebuah mimpi untuk membangun guild terkuat di server 7. Tapi protokol kerahasiaan 001 Legacy harus segera dipelajari. Aku sudah menduga isinya. Tapi lebih aman kita baca. Jangan sampai kita kena sanksi karena ucapan yang sepele.” Ron berkata dengan senang di party channel.


.......


Tim 2 telah memasuki hutan uppines lebih dari 30 menit. Jarak mereka dari dusun upbark sekitar 10 km. Mereka tidak dapat berjalan dengan cepat karena kondisi hutan yang penuh dengan vegetatif dan kabut yang menyelimuti hutan, memaksa tim untuk sering berhenti.


Karena Ratih dan Fiona memiliki Raptor, tim menggunakan formasi double Scout untuk menyisir hutan. Ratih berada di kiri depan dan Fiona di kanan depan. Jarak antara keduanya 200 m. Sementara itu, karena ibex memiliki innate instinct, Dino, Ali, Ron dan Dika berjalan berjajar dengan jarak 70 meter diantara mereka. Jarak Ratih dan Fiona dari barisan belakang adalah 200 meter.


Mereka membuat formasi yang renggang untuk menambah efisiensi pencarian sumber daya. Karena, tujuan mereka ke hutan uppines selain berburu monster, juga memanen tumbuh-tumbuhan herbal. Banyak tumbuhan bahan baku alchemi tumbuh di hutan uppines.


Di party channel terdengar suara Dino,”Ratih, di depanku ada rumput berwarna merah, mungkin ini blood grass.”


Ratih menjawab,”Ok, aku segera ke sana.”


Beberapa saat kemudian, Ratih sampai di posisi Dino dan memastikan bahwa tumbuhan itu memang blood grass, bahan dari red potion. Lalu memanennya.


Dengan formasi mereka, mereka telah banyak menemukan tumbuhan semacam blood grass, blue root, amber stone, night swallow nest dan material produksi lain.


Perjalanan mereka bisa dibilang lancar, tapi mereka belum menemukan monster yang berarti. Sesekali mereka menemukan monster level 1 seperti long tail chicken, horn rabbit, silver rat. Tapi kombinasi serangan ibex atau Raptor cukup untuk membunuh monster lemah itu. Tubuh mereka hanya bisa jadi Snack 2 raptor milik Ratih dan Fiona.


5 menit kemudian, Fiona yang sedang mengendarai raptornya, diberitahu raptornya. 'Fiona, di sebelah kiri depan, ada makhluk level 3. Apakah kita akan memburunya?’


'Tunggu dulu Fika, kita lihat informasinya, jika tipe kekuatan atau fisik, kita bunuh sendiri. Jika tipe kecepatan atau spirit, kita kepung dengan yang lain.’ Fiona berkata pada raptornya.


Setelah mendekati monster itu sejauh 15 meter. Fiona melihat rubah berwarna merah dengan 3 ekor, tingginya 1 meter dan panjangnya 3 meter termasuk ekor. Monster itu memiliki kesan anggun dan berwibawa. Saat ditemukan, dia sedang bermalas-malasan di bawah pohon yang rindang. Fiona mendapatkan informasi.


[ Fire Fox (elite), level 3 ]


'Kemungkinan tipe kecepatan dan spirit' Raptornya berkata.


'Ya, kita kepung' respon Fiona.


Fiona lalu berbicara di party channel, “Aku menemukan fire fox, elite level 3. Kemungkinan tipe kecepatan dan spirit.”


“Ok, Fiona dan Ratih bersiap membayangi. Dika dan Dino mengkonfrontasi, Ali support dan aku jadi satelit. Bergerak pelan-pelan, monster kali ini elite, HP-nya aku perkirakan lebih dari 600. Hati-hati, jangan sampai lolos.”

__ADS_1


Ratih lalu segera datang 50 meter dari fire fox. Dia menempatkan diri di tenggara monster itu, sedangkan Fiona di barat daya.


Tidak sampai 1 menit, anggota tim 2 sudah mengepung Monster itu. Monster itu masih berbaring dengan malas.


Dino lalu turun dari ibexnya. Sebagai tank, dia lebih nyaman bertarung tanpa mount. Ibexnya tetap bersamanya.


Saat semua sudah diposisi, terdengar suara Ron di party channel,” Dika mulai, usahakan dia menjauhi pohon itu. Fiona, panah dia jika dia berniat naik ke pohon. Ali, dekati dia agar terkena winter aura. Mulai”


Ibex Dika lalu melakukan Dash, dengan cepat ibex itu mendekati rubah itu. Tapi respon rubah itu begitu cepat. Dia melompat tinggi dan mencoba menaiki pohon. Ibex itu dan Dika di atasnya melintasi tempat di mana rubah itu sebelumnya tidur.


Tapi Fiona tidak membiarkannya, dari atas raptornya, dia memanah rubah itu yang sedang di udara. Rubah itu menyadari tidak bisa menghindar lalu menghilang.


Semua anggota terkejut, Ron kemudian berteriak,”teleport, waspada, jangan sampai dia lari.”


Lalu 3 bola api mengenai Dika. Hp Dika langsung berkurang 20%. Setelah dicari, rubah itu ternyata sudah ada di dahan pohon besar itu.


“Manusia licik, kalian datang ke wilayahku dan menyerangku. Paling tidak 1 orang akan mati dan kalian tidak akan bisa menangkapku.” Terdengar suara feminim dari rubah itu.


“Ho.. benarkah? Kita lihat saja.” Ron berkata sambil terus berputar mengitari pohon itu. Sambil bicara, HP Dika naik ke 90%. Tiga detik lagi, HP-nya akan penuh. Ron kemudian memainkan genderang perangnya dan menyanyikan Heroic song.


Melihat HP manusia yang baru diserangnya hampir penuh, Rubah itu menjadi marah. “Sepertinya, kau yang harus mati lebih dulu.”Rubah itu lalu menyerang Ron dengan 3 bola api. Tapi meleset, ibex Ron, Samson, walaupun besar tapi memiliki kelincahan ibex lainnya. Tapi anehnya, 3 bola api itu berbelok di udara dan mengenai Samson. Tapi hanya 5% HP-nya yang berkurang.


“Apa? Bagaimana mungkin?” Rubah itu marah, serangannya tidak memberikan demage sebesar yang dia harapkan. Tapi kemudian rubah itu terkejut, ice arrow mengenainya dan tubuhnya terkena slow, kemudian gelombang dingin juga membuatnya mendapatkan 2x slow.


Merasa kecepatannya banyak berkurang, dia ingin berpindah tempat. Tapi panah Fiona mengenainya, dan beruntung, kali ini status bleeding diderita rubah itu. HP rubah itu berkurang ke 85% dan terus berkurang. Rasa takut mulai menghinggapinya. Dia melompat ke dahan lainnya, tapi justru terkena lagi ice arrow. 3x slow, gagal mendarat di dahan lainnya, rubah itu terjatuh ke tanah.


“Aah...” Rubah itu mengerang kesakitan.


Entah kenapa, kesialan kembali datang pada rubah itu. Dia muncul 2 meter di samping Ratih yang masih dalam kamuflase. Melihat Rubah itu datang kepadanya, Ratih menyeringai.


Saat rubah itu muncul, nafasnya terengah-engah. Kondisinya memprihatinkan. Dia tidak menyangka kurang dari 20 detik, kondisinya bisa seburuk ini. Pikirannya saat ini hanya satu, lari sejauh mungkin.


Saat rubah itu akan lari, Ratih melompat dari raptornya dan menikam punggung Rubah itu. Kritikal dan rubah itu terkena stunned. Lalu selama 3 detik Ratih melakukan 6 kali serangan combo pada rubah yang tidak berdaya itu. Saat 3 detik berlalu, rubah itu terbebas dari stunned, HPnya saat itu kurang dari 15%. Tapi ice arrow kembali mengenainya. Masih ada 2 tumpukan slow di status rubah itu dan HPnya hanya sedikit diatas 10%.


Teror terbaca dari ekspresi rubah itu. Dengan cepat rubah itu lalu berkata, “tunggu, jangan bunuh aku”. Suara feminim kembali terdengar dari rubah itu.


Ron kemudian berkata di party channel,”Jangan bunuh dia dulu. Kita tunggu dia mau berkata apa? Tapi sebelumnya, ikat dulu rubah itu. Ratih ikat ujung tali itu di tanganmu”


Ratih melakukan yang dikatakan Ron. Dia mengikat rubah itu dan ujung talinya diikatkan ke jarinya.


Anggota tim 2 lalu datang mengitari Rubah itu. Ron turun dari Samson dan mendekati rubah itu lalu berkata,”Apa yang ingin kau katakan?”


Dengan mata memelas rubah itu berkata, “Tolong lepaskan aku. Aku hanya rubah tidak berdaya.”


Ron tersenyum jahat setelah mendengarnya, lalu berkata“Kalau kau seekor kucing, mungkin mata memelasmu akan lebih mengundang simpati. Apakah hanya itu kata-kata terakhirmu? Ratih..”


“Tunggu.. tunggu.. sebentar.. Aku ingin mangatakan bahwa.. SELAMAT TINGGAL BODOH..”Tubuh rubah itu lalu menghilang. Pemain lain merasa terkejut dan kemarahan terlihat di wajah mereka. Mereka tidak menyadari senyum Ron dan satu sosok dari mereka juga ikut menghilang.


Ratih sempat terkejut saat rubah licik itu berkata 'selamat tinggal bodoh'. Lalu tubuhnya ikut menghilang.


Setelah muncul 20 meter dari tempat semula, Rubah itu dengan wajah mengejek berkata,”Dasar manusia..” Dia sebenarnya ingin mengatakan ‘bodoh’, tapi setelah menyadari kondisinya yang masih terikat. Dan wanita menakutkan yang membuatnya babak belur masih di sampingnya. Setelah sadar dia tidak lolos, dengan ekspresi menangis dia berkata,”maafkan aku. Aku tidak ingin mati.”


Ratih yang sebelumnya marah, melihat kondisi rubah itu, merasa tersentuh hatinya. Lalu terdengar suara Ron, “Ho... Tidak adakah yang mengatakan kepadamu untuk tidak teleport saat kau terikat? Kau rubah yang menggelikan.”

__ADS_1


Rubah itu menurunkan telinganya karena malu dan sedih. Dia sudah menyerah. Manusia-manusia ini pasti akan membunuhnya. Sekilas momen-momen masa lalu terngiang dibenaknya, momen-momen membosankan itu ternyata begitu berharga. Dia ingin hidup.


Ron kembali mendekati rubah itu. Sambil berjongkok di depan rubah itu, dia berkata,“ Aku ingin bertanya, padamu, jika jawabanmu memuaskanku, aku akan membiarkanmu hidup.”


Harapan untuk hidup kembali kepadanya. Dia berkata,”Apapun itu. Tanyakanlah..”


Ron berkata,”Darimana asalmu?”


Rubah itu menjawab,”1 tahun lalu aku terjebak dalam retakan dimensi, dan tiba di dunia ini.”


Ron bertanya,”Di mana letak retakan dimensi itu?”


Rubah itu menjawab,”Di tengah hutan. Tapi setelah aku sampai, retakan itu hilang.”


Ron lalu berkata,”Membunuhmu atau tidak, tidak banyak berarti untukku. Mungkin loot crystalmu hanya menghasilkan kulitmu dan shadow core. Tapi kemampuan bicaramu sangat unik. Kalau kau mau jadi peliharaanku, aku akan membiarkanmu hidup.”


Saat mendengar kata-kata Ron, rubah itu merasa terhina. Dengan marah dia berkata, “Bangsat.. bagaimana kau katakan itu pada seorang wanita. Apa kau tidak malu pada ibumu. Memaksa seorang wanita untuk menjadi peliharaan, kau sungguh tidak bermoral.”


Ron terkejut, dia memang suka bicara seenaknya, tapi dia juga punya prinsip dan bottom line. Tapi seekor rubah mengatakannya tidak bermoral setelah menawarinya menjadi peliharaan. Ini pertama kalinya dan Ron tidak tahu harus marah, terhina atau tertawa.


Setelah mengatur perasaannya, Ron berkata,”Hei rubah, kau sepertinya bingung akan sesuatu. Hanya humanoid memakai kata wanita untuk gendernya. Sedangkan kau sebagai rubah seharusnya memakai kata betina. Walaupun aku dikenal sebagai orang yang liberal dan berpikiran terbuka, tapi aku tidak sekorup itu untuk melakukan hal itu dengan binatang.”


Anggota tim 2 tertawa dengan perkataan Ron. Bahkan Dino sudah punya niatan menyimpan rekaman tentang peristiwa ini, dan suatu saat memutarnya di ruang rekreasi.


Tanpa diduga mereka, rubah yang mereka tertawakan merasa terhina, seakan eksistensi dirinya ditertawakan. “Dasar manusia bodoh, tidakkah kalian tahu spesiesku. Lepaskan tali ini. Kau bisa ikat kakiku. Tapi biarkan tubuhku tidak terikat. Akan ku perlihatkan kenapa ucapannya benar-benar tidak pantas.”


Ron mulai ragu atas identitas rubah itu. Karena rasa penasarannya, dia berkata,”Lakukan yang dimintanya, aku ingin tahu apa yang ingin dibuktikannya, tapi Ratih, ikat ujung tali itu di tanganmu”


Lalu Ratih melepaskan tali yang mengikat tubuh rubah itu dan mengikat kaki belakang rubah itu dan ujungnya diikatkan ke tangannya.


Ron lalu berdiri, dia mundur beberapa langkah. Takut jika Rubah itu punya skill seperti self explosion, karena saat pertarungan tadi, rubah ini hanya menggunakan 2 skill. Mungkin skill ketiganya merupakan skill ultima, yang harga untuk mengaktifkannya lebih parah dari status weakening. Jadi dia tidak akan menggunakannya selama ada kesempatan hidup. Saat dia mengalami jalan buntu, dia baru memakainya.


Setelah menyuruh yang lain juga mundur 5 meter termasuk Ratih. Ron berkata di party channel,”Jika dia berusaha memotong tali yang mengikatnya, maka jangan ragu, bunuh dia.”


“Ok, lakukan apapun yang kau mau. Tapi aku ingatkan, jika aku melihat gelagat darimu untuk lari atau mau menggunakan skill ultima. Kau akan mati.”Ron berkata dengan serius.


Melihat para manusia ini ketakutan, dia ingin melakukan prank. Tapi ditahannya, dia tidak ingin mati. Mati karena ingin melakukan prank adalah kematian terkonyol.


Rubah itu lalu berdiri dengan lemah. Matanya terpejam, lalu tubuhnya bersinar. Dia takut manusia-manusia itu salah paham. Lalu berkata,” Ini adalah wujudku yang sebenarnya”


Tubuh Rubah itu lalu secara perlahan berubah, dia berdiri dengan 2 kaki dan kaki itu tidak lagi kaki rubah tapi kaki seorang wanita, kaki depannya berubah jadi tangan wanita, tubuhnya juga berubah. Kalau bukan efek cahaya yang mensensor tubuh rubah itu, ini akan jadi pertunjukan yang bagus.


Tubuhnya berubah jadi wanita dengan tinggi 170 cm, tumbuh rambut panjang di kepalanya, dan struktur kepalanya menjadi manusia hanya telinganya saja yang tetap seperti rubah, yang lebih disayangkan Dino adalah, saat tubuh rubah itu berubah jadi manusia, dari efek cahaya itu tampak tubuh yang seksi dengan dada yang besar dan lekukan pantat yang indah, di bagian belakangnya tumbuh 3 ekor rubah menari di udara.


Para laki-laki hanya bisa menelan ludah. Ali pun membuka matanya lebar-lebar, seakan ingin menembus efek cahaya itu untuk melihatnya dengan jelas.


Lalu tiba-tiba, sesosok bayangan dengan cepat berada didepannya. Lalu sebilah pisau berada sangat dekat dengan matanya. Ali kaget dan secara refleks mundur, lalu melihat di depannya, Ratih berdiri dengan ekspresi marah, “Apa yang kau lihat?”, katanya.


Ali tidak berani lagi melihat, lalu membalikkan badannya. kemudian berkata, ”Kau tahu Ratih, tadi itu naluri lelaki. Lihat, aku sudah berbalik.” Dalam hati Ali berkata, ‘aku nanti pinjam rekaman Dino.’


Lalu terdengar suara Ratih, “Sudah selesai, kau boleh berbalik. Tapi Ali harus ingat, jika aku tahu kau meminjam rekaman dari Dino atau yang lain. Awas saja.”


Ali hanya dapat menangis dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2