Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat

Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat
Menyerah


__ADS_3

saat selesai makan tiba-tiba terdengar suara keributan diluar.


Bos aku keluar dulu sepertinya terjadi keributan, Ujar Bayu".


Ketika membuka pintu Bayu di kejutkan dengan kehadiran seorang perempuan yang bersikukuh bertemu dengan Aris.


Hai, apa ada Aris di dalam? bilang ke dia aku mau menemuinya?? Ucap perempuan itu dengan nada sombongnya.


Bayu langsung menutup pintunya dan menghampiri Aris..


Bos, di luar ada seorang perempuan mencarimu, apa itu pacar barumu?? selidik Bayu".


Pasti itu Chelsea, batin Aris".


Bilang ke perempuan itu saya sedang tidak ada di rumah Bay, saya lagi tidak ingin berdebat dengan perempuan itu, jawab Aris".


Ok boss!!


Permisi, Aris sedang tidak ada di rumah, jawab Bayu".


Tanpa basa-basi perempuan itu mendorong bayu!!


Minggir!! Bayu menghalanginya agar perempuan itu tidak masuk ke dalam..


Hai kamu maksa banget ya, Ujar Bayu".


Dia pun langsung menendang Junior Bayu".


Aaww...Bayu merintih kesakitan, aku akan membalasmu wanita gila, teriak Bayu".

__ADS_1


Aris, Aris kamu di mana???teriak Chelsea".


Tolong kau urus perempuan gila itu, Ujar Bayu kepada para pengawal".


Dengan cepat para pengawal datang dan menyeret Chelsea.


Hei..heii...jangan memegang tangan atau melukaiku aku bisa keluar sendiri tanpa kau suruh, ketus Chelsea".


Chelsea mendengar suara mobil, apa itu Aris?? batinnya,dia berlari keluar menuju mobilnya dan mengikuti Aris dari belakang.


Aris mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, dia tahu jika Chelsea mengikutinya dari arah belakang.


Sial!!! Chelsea kesal dan menggebrak setir mobilnya karena kehilangan jejak Aris.


Di Rumah Sakit...


Aris langsung terburu-buru menuju kamar Zahra.


Aris mengetuk pintu kamar mandi, Sayang apa kau butuh bantuan??


Deg, Zahra menghentikan aktivitasnya mendengar suara Aris.


Tid..Tidak aku bisa sendiri, Jawab Zahra".


Aris menunggu di depan kamar mandi takut jika Zahra terjatuh.


Klek..pintu kamar mandi terbuka..Aris menatap mata sembab Zahra.


Apa kau habis menangis?? siapa yang tega membuatmu menangis?? Tanya Aris".

__ADS_1


Zahra masih terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Aris sepatah katapun, dia langsung menuju tempat tidur dan membelakangi Aris.


Hatinya tersiksa mengingat kata-kata yang keluar dari ibunya.


Aku ingin sendiri, ku mohon kau pulanglah, Lirih Zahra".


Aku tidak akan pulang sebelum kau memberitahu masalahmu dan kapan aku akan bertemu dengan orang tuamu?? tanya Aris".


Tiba-tiba bulir air mata jatuh dengan sendirinya dan Zahra menangis sesenggukan.


Ak...Aku tidak ingin menikah denganmu, pergi dan jangan temui aku, aku sudah tersiksa dengan keadaan ini, Ujar Zahra".


Aris terdiam mendengar perkataan Zahra, dia langsung meraih bubur yang berada di meja.


Zahra apa kau belum makan?? kulihat bubur ini masih utuh, jika di perbolehkan aku ingin menyuapimu??, Pinta Aris".


Aku tidak ingin makan!!, Jawab Zahra".


Aris langsung menarik tangan Zahra, mata mereka berdua saling bertatapan. entah mengapa ketika dekat denganmu aku merasa nyaman, batin Aris.


Aku mohon jangan menyuruhku untuk pergi apalagi menjauhimu, aku tidak bisa melakukan itu, aku akan segera bertemu dengan orang tuamu hari ini juga, Ucap Aris".


Tunggu!!! kau jangan berharap mendapatkan restu dari orang tuaku, aku sudah bercerita ke ibuku, dan apa yang terjadi?? apa kamu tahu yang sedang aku rasakan saat ini?? aku kehilangan seorang yang teramat aku sayangi bahkan dia meninggalkanku sendiri.


Saat mendengar cerita dariku, dia kecewa melihatku, aku takut jika aku harus berpisah dan ibu mengusirku, aku menyerah dengan hidupku Ucap Zahra".


Hai para readers..


Jangan bosan dengan ceritaku ya..

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca ceritaku...


Absen ya untuk readers asal daerah kalian mana saja ???


__ADS_2