Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat

Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat
Pendarahan


__ADS_3

Chelsea sedang menyuruh orang untuk mencari identitas Zahra, aku penasaran dengan wanita yang disebut oleh Aris. tidak lama seorang laki-laki datang menghampiri dan membawa data lengkap tentang Zahra.


Ini bos!!, dia pun menyerahkan data itu ke Chelsea. tugasku sudah selesai, mana bayaranku?? ujar laki-laki itu.


ini bayaranmu!!segera pergi dari hadapanku, jawab chelsea.


saat membuka data itu, Chelsea membulatkan matanya, hah apa dia tidak salah memilih wanita aneh dengan pakaian seperti ini?? atau mungkin dia pakai ilmu pelet untuk mendapatkan Aris?? tidak bisa dibiarkan, aku harus bisa merebut Aris dari wanita aneh ini, yang jelas lebih cantik aku daripada wanita aneh ini.


Ditempat lain..


Bos, ayo kita ke rumah Zahra, gimana sih sedikitpun kau tidak mengucapkan duka cita, kejam sekali kau ini. ia pun menarik tangan Aris untuk mengajaknya ke rumah Zahra.


(Eeeaa Bayu bucin untuk mencari alasan)


Hei, kau ini jangan memaksaku!! sana pergi sendiri kerumah Zahra.


Ta..tapi bos kau ini aneh, kadang baik, kadang jah-- Bayu menggantungkan kata yang terakhir melihat bosnya menatap dengan tajam.


Ya sudah lebih baik aku ke kamar untuk tidur, pamit Bayu".


Keesokan harinya...


Chelsea mendatangi rumah Zahra, ia pun mengetuk pintu..


klek.. suara pintu terbuka, Chelsea melihat gadis itu dari bawah ke atas, apa kau yang bernama Zahra?? tanya Chelsea.

__ADS_1


iya kak, mohon maaf sebelumnya apa kita saling mengenal dan bertemu??


Plak...sebuah tamparan mendapat dipipi Zahra.


Zahra merasa bingung dengan wanita yang kini dihadapnya.


Chelsea pun menjambak jilbab Zahra, jauhi Aris atau kau akan ku bunuh, lalu Chelsea mendorong Zahra hingga dia terpental.


Rina yang sedari tadi didapur mendengarkan suara keributan didepan, ia pun segera menghampiri.


Zahra!!! dia pun berteriak ketika melihat sahabatnya sedang diinjak perutnya oleh seorang wanita.


Lepaskan!! jangan sakiti sahabatku teriak Rina.


Rina pun mendorong Chelsea, kau...mereka berdua saling bertatapan penuh kebencian.


Rina melihat Zahra sedikit panik, pasalnya perut Zahra mengeluarkan darah.


Rin, aku sudah tidak kuat!!!Rintih Zahra.


Kau harus kuat Ra, aku akan segera mencari bantuan dan membawamu ke rumah sakit.


Bayu yang sengaja ingin ke rumah Zahra untuk mengucapkan berduka cita malah terkejut dengan teriakan seorang wanita yang tak lain adalah Rina".


Tolong!!!

__ADS_1


Bayu menghampiri Rina yang sedang terisak menangis, Pak tolong sahabat saya dia sedang tidak sadarkan diri.


Dimana dia sekarang??tanya Bayu".


Rina langsung menarik tangan Bayu, deg mengapa aku merasa nyaman saat dia memegang tanganku, batin Bayu".


Saat masuk ke dalam rumah, Bayu segera membawa Zahra kedalam mobil, dia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.


Rina menggenggam tangan Zahra, kau harus kuat Ra. aku menyesal membiarkanmu bertemu dengan wanita itu gumam Rina".


Naas jalanan saat itu macet , Pak cepat!! teriak Rina".


Kau ini lihatlah aku juga bingung mau lewat mana??..terpaksa Bayu menggendong Zahra dan berlari, untung sudah dekat dengan Rumah Sakit.


Ya Allah selamatkan Zahra, batin Rina saat berlari dibelakang Bayu".


Suster tolong!!!teriak Bayu".


Suster itu segera membawa Zahra ke ruang igd, Rina terus menangis memikirkan keadaan Zahra.


Dokter yang memeriksanya segera memindahkan ke ruang ICU, melihat kondisi pasien yang semakin kritis".


Hai semuanya ...


Jangan lupa like dan koment...

__ADS_1


Terimakasih (^_^)


__ADS_2