
Jika ibumu mengusirmu, aku semakin bahagia kau bisa tinggal di rumahku dan seatap denganku, kita bisa menikmati waktu berdua tanpa ada yang mengganggu bahkan aku bisa memakanmu hingga menghadirkan baby twins, goda Aris sambil mengedipkan matanya.
Zahra mengernyitkan dahinya mendengar jawaban Aris.
Aku sedang tidak ingin bercanda dan lebih baik aku mengontrak rumah saja daripada harus seatap rumah denganmu, ucap Zahra".
Aris mendekat dan mengukung Zahra hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa meter.
Zahra menutup mata dan takut jika Aris melakukan yang hal yang tidak..tidak..
Ehemmm...ehemm...
Zahra dan Aris terkejut tiba-tiba dokter berdiri di depannya.
Mereka berdua salah tingkah saat dokter itu tersenyum melihatnya.
Sebentar ya pak, istrinya saya periksa dulu keadaannya, ucap bu dokter".
Hah istri?? Zahra melongo saat dokter mengatakan itu.
Aris yang mendengar tersenyum melihat ekspresi Zahra..
"Ibu Zahra keadaannya sudah membaik dan besok bisa pulang, Ujar bu dokter".
Iya bu dokter, terima kasih Jawab Zahra".
__ADS_1
Drrt...Drrtt...
Gawai Aris berbunyi, aku keluar sebentar untuk mengangkat telepon, kau tetaplah di sini, jangan ke mana-mana, Pinta Aris".
"Hallo Bay, ada apa kau meneleponku ??? tanya Aris".
Ga...gawat boss!!! tempat senjata illegal yang di pulau X sedang mengalami kebakaran sepertinya ada penyusup yang ingin membalas dendam denganmu dan Rasya kab..kabur, bos!!! pengawal yang sedang berjaga semua dalam keadaan tergeletak bersimbah darah bos, jawab Bayu".
Apa kabur??? cari dia sampai ketemu?? jangan biarkan dia hidup, bentak Aris".
Jangan marah-marah boss, nanti kenak stroke kasihan gadis bercadar itu, goda Bayu".
Ka..Kau..dasar kurang ajar!!!
tut, tut, tut...
Persetan!!! siapa lagi yang ingin bermain denganku, gumam Aris".
Maaf!!, membuatmu menunggu lama, aku harus pergi dulu dan besok aku akan menjemputmu..
aku akan membawamu pulang ke rumah, batin Aris sambil tersenyum menyeringai".
Tunggu!! aku ingin setelah pulang dari rumah sakit ini bantu aku untuk mencari rumah kontrakan dan aku juga ingin melanjutkan kuliah, aku akan mencari sampingan pekerjaan untuk biaya hidup, ujar Zahra.
Aris hanya mengangguk dan berlalu pergi.
__ADS_1
Aris dan Bayu menuju pulau X dengan menaiki helikopter milik pribadi..
Skip ( namanya orang kaya mah bebas )..
Sesampainya di pulau X...
Tenang bos!! kita tidak bisa menerka-nerka tanpa ada bukti, pasti ini ada sangkut pautnya dengan Rasya, ujar Bayu.
Aris memegang pelipisnya yang berhadapan denganku sepertinya bukan orang biasa, mereka lebih licik dariku, sepertinya aku harus turun tangan, batin Aris".
Dari kejauhan terlihat seseorang menatap Aris, tunggu pembalasanku dan tunggu tanggal mainnya, kau harus membayarnya, sambil tersenyum menyeringai dia pun berlalu pergi.
Bay, lebih baik kita menginap beberapa hari di sini, aku ingin segera mengetahui siapa dalang dibalik semua ini, satu lagi bagaimana dengan pencarian Rasya apa belum ada kabar??, tanya Aris".
Rasya belum di temukan hingga saat ini boss, sepertinya dia di amankan ke tempat yang kita tidak bisa mengetahui, Jawab Bayu".
Saya tidak mau tahu!!!, turunkan semua pengawal untuk mencari Rasya, Bentak Aris".
Si...siap boss!! apa kau tidak mengubungi gadis bercadar itu bos??? mungkin dia sedang khawatir denganmu tanpa ada kabar?? goda Bayu".
Hai readers...
Like dan koment...
Jangan bosa dengan ceritaku ya..
__ADS_1
Harap maklum baru belajar menulis...
hehehehe(^_^)