Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat

Wanita Bercadar Vs Dosen Psikopat
Hal Mengerikan


__ADS_3

Setelah makan dikantin Zahra menunggu angkutan umum, dia mengambil gawai serta headset yang berada di tasnya dan mendengarkan murrotal Al-Qur'an.


Tak terasa sudah 1 jam menunggu tetapi tidak ada angkutan umum, dia mengambil uang disaku dan melihat sisa uang hanya tinggal sepuluh ribu.


terpaksa jalan kaki mana jarak dari universitas ke rumah juga jauh, tapi gak apa-apa deh sekalian olahraga sore gumam Zahra.


saat tepat berada di tempat yang sepi mataku tiba-tiba melihat mobil yang ku kenal.


tunggu!!! ini bukannya mobil si dosen killer?, gumam Zahra. karena rasa penasaran akhirnya Zahra celingak-celinguk tidak ada orang, hanya ada rumah kosong yang terlihat menakutkan, daripada nanti bertemu dengan dosen killer itu lagi bisa bahaya, saat sedang berbalik arah tiba-tiba terengar suara.


Tolong, tolong, tolong!!!!


terdengar suara wanita meminta tolong, Zahra menelan ludahnya takut jika yang dihadapannya penjahat, sedikit demi sedikit dia berjalan menyusuri semak-semak dan menyelinap di rumah kosong yang sangat menyeramkan.


Tak lupa Zahra membaca do'a agar dirinya dilindungi dari segala bentuk kejahatan, dia memutuskan mencari sumber suara yang meminta tolong.


Dengan berjalan pelan-pelan Zahra melihat ada sosok seorang laki-laki yang sedang membawa pisau yang terdapat bekas darah.

__ADS_1


Saat laki-laki itu berbalik arah, Zahra terkejut melihat wajah seseorang yang dikenali.


Zahra berlari ketakutan dan bughh!!, sebuah pukulan mendarat tepat dikepalanya, dia pun tidak sadarkan diri.


Cepat Bangun, Aku tahu kamu hanya berpura-pura, atau aku dengan terpaksa akan menyiksamu juga.


perlahan Zahra membuka matanya, tangan dan kakinya diikat dengan kain, tubuhnya serasa sakit semua, dia hanya bisa menangis dan tidak bisa berbuat apa-apa.


perlahan laki-laki tersebut semakin mendekat ke arah wajah Zahra, dia mengeluarkan sebuah pisau dari sakunya dan bahkan dia berani membuka cadarnya.


Cantik!!, gumam laki-laki itu.


tidak lama laki-laki itu membawa sebuah benda jarum dan menyuntikkannya ke tubuh Zahra, dia pun akhirnya tidak sadarkan diri.


dia membawa Zahra keluar dan pergi menuju rumahnya yang megah, saat didalam mobil dia menatap wajahnya, berdesir didalam hatinya untuk mencium.


Sampai di rumahnya dia menggendong ala bridal tubuh Zahra, semua pengawalnya menunduk bahkan tercengang dengan bosnya yang membawa perempuan berhijab, biasanya yang datang perempuan berbaju s**y.

__ADS_1


"Cie.. Cie... siapa lagi perempuan itu bos," tanya Bayu.


Tanpa menjawab pertanyaan dari Bayu dia langsung menuju kamarnya yang berada dilantai dua, perlahan dia menaruh Zahra ke tempat tidurnya.


Laki-laki yang tak lain bernama Aris yang tega menyiksa dan bahkan membunuh seorang perempuan dengan tangganya sendiri berdiri di depan cermin sambil tersenyum memikirkan Zahra yang sekarang berada di rumahnya.


Aris mengambil handuk menuju kamar mandi, dia merilekskan tubuhnya dengan air hangat ke dalam bathub.


Tiba-tiba dia teringat oleh si brengsek Rasya, sudah berapa hari aku tidak melakukan perhitungan terhadapnya.


akhirnya ritual mandinya selesai dan Zahra belum sadar sama sekali, dia kembali menatap wajah Zahra lebih dekat, membelai pipinya dan sebenarnya ingin merasakan bibir kecil ranum tapi dia tahan. dia pun akhirnya keluar dari kamar menuju ke ruang makan, semua makanan yang tersedia begitu lezat tetapi itu semua daging manusia, Aris mengambil piring dan menyantap makanannya dengan lahap.


Hai para readers..


Like dan Coment..


Jangan bosan dengan alur ceritaku...

__ADS_1


Cerita hanya fiktif ...


__ADS_2