
Semua sudah beres, lebih baik aku duduk ditaman saja sepertinya hari ini cuaca sangat sejuk dan mendung. sambil menunggu Pak Aris pulang, Zahra memilih duduk digazebo untuk menyandarkan tubuhnya.
Ia pun terlelap tidur dan tidak tahu jika Aris sudah datang.
Saat masuk Aris mencium bau masakan yang sangat enak, siapa yang masak?? batin Aris.
Sayang, aku sudah pulang!! tidak ada sahutan dimana dia?? ah lebih baik aku cari ditaman.
Tak selang berapa lama Aris melihat Zahra yang sedang tidur pulas, dibalik cadarmu ini kamu menyimpan kecantikan yang sangat luar biasa. aku tidak tega untuk membangunkannya tetapi hujan sepertinya mau turun, dia pun menepuk pelan bahu Zahra.
Hoaam, Zahra menguap ia tidak sadar jika ada Pak Aris disampingnya.
Kalau tidur jangan digazebo, apa aku gendong untuk tidur dikamar lalu kita??? goda Aris".
Zahra yang merasa geli dengan perkataan Aris, ia masuk ke dalam rumah tanpa menghiraukan perkataan Aris.
Aris yang berjalan dibelakangnya merasa bahagia, dia mengikuti kemana Zahra berjalan dan akhirnya sampai ditempat meja makan.
Zahra dengan telatennya mengambilkan nasi, sayur dan ayam goreng untuk Aris.
(Hmm...cie..cie sudah siap jadi ibu rumah tangga nih)
__ADS_1
Aris yang diperhatikan seperti itu merasa beruntung ditemukan dengan wanita yang sederhana dan apa adanya.
Aris mencoba masakan Zahra, sangat enak batinnya.
Bagaimana dengan masakanku Pak Aris?? tanya Zahra".
Masakanmu sangat enak!! meskipun masakan sederhana tetapi tidak kalah enak dengan restoran, puji Aris".
Oh ya tunggu, aku ingin bicara serius denganmu. aku sudah mempersiapkan semua segala kebutuhan untuk pernikahan kita, besok aku akan mengajakmu untuk fitting baju pernikahan ujar Aris".
Zahra hanya mengangguk dan tersenyum, ia pun membereskan piring dan gelas lalu pergi ke dapur untuk mencucinya.
Ditempat lain...
Dia merasa haus dan mencoba mengambil air putih yang berada dimeja sampingnya.
Pyar!!..suara gelas terjatuh berhamburan, Aisyah pun terbangun, pandangannya lurus ke depan dan mereka berdua saling bertatapan.
Ak..aku haus, ujar Alex dengan suara paraunya.
Aisyah dengan cepat mengambilkan minum untuk Alex, ini minumlah. dia pun dengan sigap membersihkan pecahan gelas tadi, Alex yang sedari tadi melihat itu merasa tidak enak.
__ADS_1
Sudah selesai!!!..oh ya aku lupa belum memperkenalkan diriku, pasti kau bingung denganku. perkenalkan namaku Aisyah.
Alex tersenyum dan menatap wajah Aisyah, apa yang terjadi denganku?? tanya Alex".
Aisyah menceritakan kejadian itu dari awal hingga akhir. setelah mendengar cerita dari Aisyah, dia teringat jika mengalami kecelakaan dan menabrak tiang listrik ditempat yang sepi.
Terimakasih, kau sudah menolongku ujar Alex".
Sama-sama!! apa kau lapar?? tanya Aisyah".
Alex menggeleng, aku bisa makan sendiri nanti jawab Alex".
aku rasa keadaanmu sudah membaik, aku akan pergi dulu untuk mengurus butikku, setelah selesai aku akan balik ke sini lagi, aku pamit dulu. dia pun berlalu pergi, Alex masih terdiam, dia merasa beruntung jika ada seseorang yang menolong dan membawanya ke rumah sakit.
Dia sudah menolongku, aku harus membalas kebaikannya, batin Alex".
(Cie, cie, membalas kebaikannya dengan cara apa bang Alex---Menikah ya hihihi batin Author).
Tunggu!! aku tidak melihat Rasya, dimana dia?? apa dia tidak khawatir denganku?? gumam Alex".
Hai para readers yang budiman...
__ADS_1
jangan lupa like dan coment..
terimakasih sudah membaca novelku (^_^)..