
Rasya yang mendengar suara tembakan diluar segera membawa Zahra pergi melewati jendela rumah, ia menyekap Zahra terlebih dahulu agar tidak bisa berteriak.
Rasya menyeret Zahra, ia pun memasukkan Zahra ke mobil dan keluar rumah menuju hutan yang berada tidak begitu jauh dari rumah Alex.
Bos, sepertinya Rasya membawa kabur Zahra keluar dari rumah ini. aku barusan mendengar suara mobil, mereka berdua berlari ke mobil dan mengikuti mobil yang ditumpangi Zahra.
Rasya pun membawa mobil itu dengan kecepatan tinggi, sampai di hutan ia menyeret Zahra dan membawanya didepan jurang. kau akan mati dijurang ini, hahaha...
Aris dan Bayu berlari mengejar mereka didalam hutan..
Jangan kau bunuh Zahra!!! teriak Aris".
Lihatlah kekasihmu itu dia bahkan memohon kepadaku, ujar Rasya.
Akh!!!!....teriak Zahra.
Zahra!!!! Aris berteriak saat tubuh Zahra jatuh dijurang.
Door, Bayu langsung menembak Rasya dan iapun juga jatuh didalam jurang.
Tolong!! suara rintih Zahra..
Aris melihat dibawah, ia terkejut saat Zahra tersangkut disalah satu ranting pohon.
Bay cepat ambilkan tali!!!perintah Aris.
Bertahanlah sayang, teriak Aris.
Ini Bos talinya, tolong kau ikatkan kesalah satu pohon, aku akan kebawah..
Dia pun secara perlahan menuruni jurang secara hati-hati agar tidak terpeleset.
__ADS_1
Bayu melihat itu merasa khawatir dengan mereka berdua.
Aku sudah tidak kuat!! rintih Zahra, bertahanlah sayang pegang tanganku.
Hap..Akhirnya Aris berhasil memegang tangan Zahra, dia pun menggenggamnya dengan kuat, Bayu yang melihat itu langsung menarik talinya.
Sampai diatas Zahra menangis sesenggukan, tenanglah kau sudah aman, refleks Aris pun memeluk Zahra agar tidak ketakutan lagi.
Aris pun menggendong Zahra dan membawanya ke rumah. sampai rumah ia mengobati kaki Zahra yang berdarah.
Akh...rintih Zahra, maaf aku akan mengobatimu secara pelan-pelan. setelah itu ia menyuruh Zahra untuk beristirahat.
Saat keluar dari kamarnya, Bayu menepuk bahu Aris, perjuanganmu sangat luar biasa bos, aku bahkan kagum dengan dirimu.
Jangan banyak bicara Bay, tolong kau obati punggungku yang berdarah ini..
Siap bos!! Bayu merobek baju Aris yang berlumur darah. Akh!!...Aris berteriak saat Bayu mengobati lukanya.
Aneh??? maksudmu?? jawab Aris".
aku tadi tidak melihat Alex sama sekali, kemana dia??.
Oh iya aku baru sadar jika tidak melihat Alex sama sekali tadi. Ah tapi itu bukan urusanku, yang terpenting aku bisa menyelamatkan bidadariku, jawab Aris.
Bay, sepertinya aku harus menutup semua bisnis illegalku, aku ingin hidupku tenang saat berumah tangga dengan Zahra.
Tapi bagaimana dengan pekerja yang lainnya bos?? kasihan jika harus menganggur ujar Bayu.
Kau tenang saja Bay, setiap satu pekerja akan kuberi uang 1 milyar untuk membuka usaha.
Ide yang bagus Bos, jawab Bayu.
__ADS_1
Aku mau fokus dengan perusahaanku dan aku juga ingin mengundurkan diri menjadi dosen.
sudah cukup aku menjadi laki-laki psikopat yang kejam, aku ingin berubah Bay. setelah mengenal Zahra entah aku merasa ada hal yang berbeda.
Seminggu lagi siapkan resepsi pernikahanku dengan Zahra, ujar Aris".
Hah menikah?? seminggu lagi??? Bayu menganga tidak menyangka dengan ucapan Aris.
Persiapkan semewah mungkin perintah Aris".
Lalu kapan aku menikah bos, celetuk Bayu.
Aris memicingkan matanya melihat Bayu, memangnya ada wanita yang menyukaimu, hahaha Aris tertawa terbahak-bahak".
Kau ini selalu meremehkanku bos, apa kau tidak bisa melihat wajahku yang tampan ini, atau jangan-jangan matamu sedang sakit.
Aris mendelik ke arah Bayu.
Lirikan matamu menarik hati..
Oh senyumanmu manis sekali..
Sehingga membuat ..aku tergoda...
Kau..Aris melempar bantal ke muka Bayu...
Tidak kenak!! Bayu menjulurkan lidahnya..
Kabur!!! teriak Bayu.
Aris menggelengkan kepalanya melihat kelakuan asistennya itu.
__ADS_1