WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!

WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!
eps.40 (37 di tinggal gitu aja)


__ADS_3

SEMONGKOOO


.


.


.


TRANG!!


Dengan cepat, laki-laki itu menerjang ke arah Aarin.dia menganyunkan pedangnya dengan kuat tapi bisa di halah oleh Aarin.


tebasan demi tebasan di luncurkan oleh laki-laki itu.tapi Aarin dengan santai nya menghindar terus.


sret!


sret!


swuus!


geram, laki-laki lalu mencoba menendang kaki Aarin.


Aarin yang tau niatan lawannya pun melompat ke atas pundak lawannya dan seketika memberikan doroangan sehingga lawannya jatuh tersungkur.


hup!


tep!


BRUK!!


Aarin yang melihat posisi tersungkur lawannya yang tidak elit pun tertawa terbahak-bahak.


"BAWAHAHAHAHAHAHA AHAHAHAHA HAHAHAHAHA ADUH ADUH AHAHAHAHAHA LUCU SEKALI HAHAHAHAHAHA DEMI UPIL TITAN POSISINYA INDAH SEKALI AHAHAHA" Aarin pun tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya sedikit keram karna tertawa.


murid lain yang menyaksikannya pun ikut tertawa juga.


laki-laki itu yang merasa di permalukan pun marah.

__ADS_1


dengan cepat, dia mencoba menusuk Aarin.pelatih yang melihatnya pun berteriak.


"BERHEN-"


BUAK!!


Tapi Aarin satu langkah di depan.melihat lawannya yang mencoba menusuk dirinya, dia langsung memukul pungggung lawannya itu punggung pedangnya dan memberikan sebuah tendangan dengan keras sehingga lawannya langsung terjatuh.


"hufft, enak betul mau main tusuk-tusuk aja.langkahi tendanganku dulu"


murid lain yang berperan sebagai penonton pun terkesima melihat refleks dan gerakan Aarin.


pelatih yang melihat anak itu sudah tidak mampu bertarung mengumumkan pemenang nya.


"pemenang dari duel ini adalah....murid Aarin!!" ucap pelatih itu sambil mengangkat tinggi salah satu lengan Aarin.


penonton pun memberikan sorak sorai nya.


tapi Aarin, dia takkan melupakan utang seseorang.


"hei, katanya kalau kau kalah kau akan lari sambil jongkok mengelilingi lapangan dua kali kan?" ujar Aarin sambil tersenyum manis.


"dasar iblis.tidak lihat apa yang sudah kau lakukan padaku hah?!!" bentak anak laki-laki itu.


"apa peduli ku? sudaah cepat lakukan atau kau memang ingin merasakan lagi tendanganku???" mendengar ancaman Aaein, mau tak mau anak itu pun berlari sambil jongkok mengelilingi lapangan sedangkan Aarin hanya mengawasi di pinggir lapangan sambil meminum air nya.


matahari pun semakin bungkuk, toko-toko di kota bersial untuk tutup, tapi oh tapi, ternyata anak itu baru menyelesaikan 19 putaran dan dia pun terlihat benar-benar lelah, letih, lesu.


"HEI!! AYOLAH SATU PUTARAN LAGI!! LEMAH SEKALI BARU SEGITU AJA TIDAK KUAT!! APAKAH KAU MASIH BISA MENYEBUT DIRIMU SEBAGAI LAKI-LAKI?!!" entah itu memberi semangat atau mengolok, Aarin meneriaki anak iti dari pinggir lapangan.


begitu akan memasuki putaran yang ke-20, anak itu pun terjatuh dan langsung tengkurap sangking lelahnya.


Aarin yang melihatnya pun mendatangi anak itu lalu menusuk-nusuk tubuh anak itu menggunakan ranting.


"woy, udah mati kah? hm? masih hidup ternyata.ya sudah, karna aku orang yang baik hati dan tidak sombong, kau akan kutinggalkkan disini jadi tidak usah lanjut putaran ke-20.sampai jumpaaa" Aarin pun pergi meninggalkan anak itu yang tergeletak pingsan begitu saja.


dengan wajah tanpa dosa nya dia pun bersenandung ria sepanjang perjalanan menuju asrama perempuan.

__ADS_1


setelah masuk di kamarnya, dia melihat Mill yang sedang tidur nyenyak.ide jenius langsung muncul di pikirannya.


dia pun mendekati lasur tempat Mill berbaring dan langsung melompat ke kasur itu.menyebabkan Mill yang sedang tidur nyenyak terpental ke luar kasur dan mendarat di lantai dengan sempurna....


sempurna jeleknya.


BRUAK!!


"WAAAAAAAH APA APA APA APA APA?!!!" panik Mill begitu dia merasakan sedapnya mendarat di lantai yang adem dan mulus.


"HAHAHAHAHAHAAHAHA RASAKANLAH!!!" Aarin pun berteriak senang.Mill yang melihatnya pun cemberut.


"kenapa kau melakukan itu Rin??" rajuk Mill


"that's my revenge" jawab Aarin sambil memasang wajah seolah orang yang sudah berjuang.


"REVENGE APANYA?!!"


----bersambung----


author timee


aku cinta padamu~


meski ku bukan yang pertama


di hati mu tapi


cinta ku terbaik


un~tuk~mu~


meski, kubukan bintang


DI LANGIT


TAPI CINTAKU YANG TERBAIIIIIK

__ADS_1


UWOUWOOOOO


__ADS_2