
OH CINTAKU
.
.
.
.
akhirnya, datang lah Hari Kebangkitan.
jalanan kota benar-benar dipenuhi suka cita.
gerbang Akademi di buka sehingga semua orang, baik murid Akademi atau tidak bisa memasukinya sehingga Akademi juga ramai akan orang yang berlalu-lalang.
sekarang seperkiraan waktu jam 10 kalau di bumi, dan Aarin sudah makan berbagai macam makanan.
dia bersama Orin dan Emilia dan jangan lupakan Mill di pundaknya berkeliling Akademi sambil melihat-lihat acara apa saja yang ada.
"eeeee jadwal selanjutnya yang ada di kertas adalah... pertarungan bebas bebas" ucap Emilia.
Aarin yang mendengar nya pun berpikir...
'pertarungan? bebas?'
"ketentuannya adalah dalam 1 pertarungan ada 2 orang, 2 orang itu harus memasang uang minimal sebanyak 2 koin perak.boleh memakai senjata atau tidak, senjata yang mengandung sihir dilarang, tidak boleh saling membunuh atau melukai secara fatal, pemenang dari pertarungan ditentukan oleh seorang wasit atau jika lawannya menyerah dengan suka rela" jelas Emilia lagi.
'uang?'
"dan pemenangnya mendapat uang yang telah di pasang oleh pihak yang kalah" tambahnya lagi yang membuat Aarin...
ke trigged
"AYO KITA KESANA!! AKU MAU IKUT!!!" dan Aarin pun menyeret paksa Orin dan Emilia.
Orin sama Emilia sih pasrah aja, mereka udah mewajarkan kelakuan Aarin yang dadakan.
sampai di tempat pertandingan yang berada di lapangan, di tengah lapangan itu ada seperti sebuah panggung persegi empat yang terbuat dari tanah beton padahal itu tanah yang di bentuk dan diperkuat dengan sihir.
__ADS_1
sihir itu praktis broo
saat sampai di sana, kebetulan dua orang yang bertanding sudah selesai dan akan lanjut ke pertandingan selanjutnya.
Aarin tanpa ragu berteriak.
"AKU!! AKU INGIN BERTANDING!!!"
wasit yang sekaligus salah satu panitia acara pun menpersilahkan Aarin naik kepanggung.
Aarin langsung saja naik dan terdengar banyak omongan-omongan dari para penonton.
"hei, wanita ingin bertanding? turun saja Nona!!"
"gadis seperti mu jika terluka akan terlihat jelak, lebih baik kau turun dan belanja pakaian saja!!"
"sebaiknya Nona turun saja dan mempercantik diri saja daripada bertanding"
"ahahahaha ingin bertanding katanya"
"hahahahaha"
yep, rata-rata seperti itu lah omongan mereka.
tapi, Aarin yang awalnya adalah seorang wanita dari abad 21 itu bisa dikatakan sedikit kesal.
kesetaraan gender, salah satunya pernyataan yang dia suka.
dia tidak suka orang yang meremehkan hanya karna perbedaan gender.
"baiklah, jadi siapa yang ingin bertanding dengan Nona ini?" tanya sang wasit sambil mengedarkan pandangannya.seseorang, mengangkat tinggi tangan sambil berteriak.
"AKU!!" dan dia pun menaikin panggung.
seorang lelaki, bertubuh tegap, dengan pundak yang lebar dan dada bidang, menantang Aarin untuk bertanding dengannya.
"mau kah anda bertanding dengan saya Nona?" dia pun mengulurkan tangannya.
"oghey" dan Aarin pun menyambut tangannya dan mereka bersalaman ala-ala pria macho.
(biawak: anjayyy)
__ADS_1
"sekarang katakan sama kalian" ujar wasit
"nama saya Albert" ucap sang lelaki bernama Albert.
"kalo aku Aarin" ucap Aarin.
"baiklah, sekarang pasang uang kalian" ucap wasit.
"aku akan memasang 25 koin perak" ucap sang lelaki.
"hmmm aku..... sama deh, 25 koin perak juga" ucap Aarin.
"baiklah, kalau begitu kalau begitu, PERTANDINGAN ANTARA NONA AARIN DAN TUAN ALBERT AKAN DI MULAI.KEDUA BELAH PIHAK SILAHKAN PILIH SENJATA KALIAN DAN BERSIAP!!" teriak sang wasit layaknya toa' mesjid.
"aku tangan kosong" ucap Aarin.
"kau yakin Nona?" ragu Albert
"yakin lah masa nggak" ucap Aarin yakin seyakin-yakinnya.
"baiklah, kalau begitu saya akan memakai tangan kosong juga" setelah itu, sang wasit pun menyuruh mereka berdua menjauh.
Aarin berada di sisi kanan panggung, dan Albert di sisi kiri sedangkan wasit di pinggir panggung bagian tengah.
"KEDUA PETARUNG, BERSEDIA...."
Alberr, memantapkan kuda-kudanya.di lebarkan kedua kakinya dan tangan di kepalkan di samping tubuhnya.
"...SIAP...."
Aarin juga mulai memasang kuda-kudanya dengan tubuh menyamping, kaki kanan berada di belakang dengan ujung kaki menghadap samping dan kaki kiri di depan.tangan di kepalkan berada di depan wajahnya dan di dadanya.
"...MULAI..."
dan pertandingan pun di mulai.
\=\=\=bersambung\=\=\=
author timee
akhirnya aku bisa nge gantungin kalian WAHAHAHAHA
__ADS_1
rasakanlah.
readers: cih!