
ketika gabut, up lebih banyak
.
.
.
.
dalam perjalanan ke asrama, Aarin masih saja senyum-senyum gak jelas.efek melihat ke uwuan ternyata masih ada.
entah ini disebut buff atau debuff, tapi yang pasti saat ini Mill menganggap Aarin yang seperti itu rada-rada gak waras.
'aaaaa uwu sekaliiii.andai aing punya pacar...' dan Aarin pun melupakan bahwa dia memiliki tunangan dan tunangannya itu adalah orang yang dia tonton ke uwuannya.
inilah yang disebut gak sadar diri dalam artian lain.
"uwu sekaliiii aaaaa"
tapi tidak disangka, ada seseorang yang sedang melihat Aarin yang sedang dalam efek ke uwuan.
orang itu menatap datar Aarin dengan pandangan yang seperti mengatakan.
'kenapa lagi Aarin itu'
orang itu pun mendatangi Aarin.
puk!
"hei, kenapa kau? semakin aneh saja sikapmu" tanya orang itu.
mendengar suara yang familiar itu pun Aarin menoleh dan berkata.
"oh, hai Orin" ternyata orang itu adalah Orin.
"kenapa kau"
"hm? Orin khawatir nih ceritanya??? awwww"
"ma-mana ada.aku cuma tidak ingin temanku dianggap tidak waras oleh orang lain.nanti aku juga dikatakan berteman dengan orang gila" jelas Orin sambil memalingkan wajahnya.
"oooh seperti itu"
'tsundere cih!'
__ADS_1
TSUNDERE CIH!!
KALO KHAWATIR YA KHAWATIR AJA NAPA LU NGOMONG GITU.
orang kek gini nih nanti kalo punya gebetan bakal dengan mudah di tikung orang.
(authror: ini genrenya BUKAN romance yah)
setelah percakapan singkat itu pun mereka diam-diaman.
tapi beberapa saat kemudian Aarin..
"BUWUNG APA TUH MAN?!!" dia pun secara tiba-tiba menunjuk ke langit.
"hah?!" dan Orin pun menoleh ke arah yang di tunjuk Aarin.
tapi tidak ada apa-apa di langit.bahkan awan pun mudik entah kemana memaparkan langit cerah secerah hati mu pas dapet nilai kkm.
(author: bener sih apalagi mtk.beh, untung-untung tuntas)
dan Orin pun bingung.
bukan bingung karna di langit gak ada apa-apa, tapi dia bingungnya itu...
apa itu buwung, itu lah yang membuat dia bingung.
"em, Aarin, apa itu bu-"
"BUWUNG PUYOH" dan Aarin pun menotong pertanyaan Orin.
Orin sendiri, dia pun sudah pasrah.setelah beberapa waktu berteman dengan Aarin, dia pun sadar betapa aneh, absurd dan tidak warasnya Aarin.
\=\=\=\=\=\=\=\=
mari kita berpindah ke Reinhard.
setelah pergi dari ruang kesehatan, dia pun mencari Aarin.
setelah berkeliling kesana kemari, dia pun melihat Aarin berjalan beriringan dengan Orin.
entah kenapa melihatnya Reinhard merasakan sedikit perasaan tidak nyaman di dalam ginj- ehem hatinya.
terlihay Aarin yang menunjuk langit di ikuti Orin yang melihat ke arah tunjukan Aarin.
dan mereka terlihat sedang mengobrol juga.
__ADS_1
dia pun bertanya-tanya.
'*siapa itu?'
'apa hubungannya dengan Rin*?'
yah, kira-kira seperti itulah kegundahan hati seorang Reinhard.
(author: padahal cerita aslinya gak kek gituπ)
setelah memperhatikan mereka beberapa saat, Reinhard pun pergi untuk mengumpulkan dragon ball.
canda dragon ball
Reinhard pun pergi entah kemana bersama kegundahan hatinya.dia pun bertanya-tanya 'ada apa dengan diriku?'.
setelah beberapa saat, dia pun menemukan jawabannya.
'apakah aku.....cemburu?' dan setelah menyadari fakta itu pun tersenyum yang errrr bayangkan sendiri.
\=\=\=\=bersambung\=\=\=\=
author timee
WAK!
"apa?"
wahai kakanda, kemana saja kah diri mu telah pergi?
"π"
oh cinta, telah lama kita tak bersua.setelah akhirnya kamehameha goku selesai, segel yang membelenggu telah lepas.
"π?"
apalah artinya diri ku tanpa muuuu??? wahai hujan, guyurlah kegundahan hati ku.
readers: authornya ini kenapa? konslet?
"biasalah lagi kumat"
readers: pantes
OOOHHH EVANGELINE KU CINTA!!!
__ADS_1