
pala ku rasanya kurang minum bodrek
.
.
.
.
sepulangnya dari pesta dansa, Aarin dan keluarga nya pun tertidur karena lelah terlebih Ravier yang benar-benar lelah karena sudah berdansa berkali-kali dengan beberapa gadis bangsawan.
makanya muka jangan ganteng-ganteng amat.
begitu terlelap hanya dalam beberapa detik, Aarin langsung saja pergi ke dunia mimpi.
\=\=\=\=\=\=\=\=
"halo cintaku" ucap makhluk di depan Aarin begitu Aarin muncul.Aarin yang melihat makhluk itu, menahan hasratnya untuk mengajak makhluk itu baku hantam.
"wajah anda makin lama makin membuat saiya naik pitam ya" ucap Aarin sambil tersenyum ramah.
"no no no.anda bukan naik pitam, tapi anda iri dengan wajah saya yang cantik cetar membahana ini" sungguh narsis makhluk ini.
"muka cantik akhlak nya kek setan padahal diri sendiri seorang dewi"
"saya tidak jahat saya hanya gabut"
"baku hantam yuk"
yah, mungkin ada beberapa dari kalian yang tau, bahwa makhluk itu merupakan dewi jodoh yang muncul lagi di dalam mimpi Aarin.
"dan juga kenapa kau muncul di mimpi saya lagi hah?!" kesal Aarin sambil memijit pangkal hidungnya.
"ei, bukan saya saja loh.tuuuuu.... tengoklah" ucap dewi jodoh sambil menunjuk ke belakang dirinya, dimana ada dua lagi makhluk yang sedang duduk santuy di atas tikar rotan sederhana sambil mengocok kartu UNO.
__ADS_1
"....... berikan aku alasan kenapa kalian ada disini sambil membawa kartu UNO???"
"untuk main UNO lah.yakali main masak-masakan" jawab nyeleneh dewi jodoh.
"ya GUSTIIIIIII.NGAPAIN KALIAN MAIN UNO DI DALAM MIMPI SAYA?!!! COBA MAIN DI ATAS AWAN KEK DI NERAKA KEK ATO DIMANA GITU!! JANGAN DI MIMPI SAYA TERUS LAH" kesal Aarin
"tapi hanya disini kami bisa bersantai tanpa khawatir" jawab makhluk yang sedang mengocok kartu yaitu dewa kematian.
"ndak usah banyak cincong udah sini kau kita main" ucap makhluk di depan dewa kematian yaitu dewa reinkarnasi.
"haissss.yaudah ayok.yang kalah harus di jepit pake jepitan baju" ucap Aarin sambil menunjukkan dua pak jepitan baju di tangannya.
"lah? kok bisa ada jepitan baju???" heran dewa reinkarnasi.
"karna ini mimpi ku jadi suka-suka aku lah" jawab Aarin lalu ikut duduk di samping dewa reinkarnasi di sertai dewi jodoh yang ikut duduk di samping dewa kematian.
"yaudah ayok cepet bagiin kartunya.8 8 ya" ujar dewi jodoh.
"okeh.8 8 nih" dan dewa kematian pun membagikan kartunya masing-masing 8 kartu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
PLAK!!
plak!!
"UNO!!" teriak dewi jodoh semangat.
"hehe, UNO game!!" dan pemenang pertama adalah dewa kematian.
"aisss cepet betul kau menang.nih 4 biru" ucap dewa reinkarnasi sambil menaruh kartunya.
"ohohoho UNO!!" ucap Aarin sambil memberikan kartunya.
"ish skip skip skip aku gak ada" kecewa dewi jodoh.
__ADS_1
"yaudah nih" ucap dewa reinkarnasi sambil memberikan kartu miliknya.
"HAHAHAHHA UNO GAME!!"
PLAK!!
dengan semangatnya Aarin melemparkan jurus ketok mejiknya membuat kartu yang di lemparnya mengeluarkan suara yang keras.
"haha mantap Aarin.nah UNO game" dan pemenang terakhir adalah dewi jodoh yang artinya....
"ohohoho sini kau wahai makhluk ciptaan tuhan" Aarin pun menjepitkan jepitan baju di telinga dewa reinkarnasi.
"aduh aduh aduh.kok sakit beut sih"
dan mereka pun melanjutkan bermain UNO.
dewi jodoh mendapat 3 jepitan
dewa kematian mendapat 2 jepitan
dewa reinkarnasi mendapat 5 jepitan
dan Aarin 0 jepitan
"hahahaha jangan remehkan juara satu sekolah boss!! tiap ada tanding UNO pas SMA saiya selalu menang HAHAHAHHA" dan kepala Aarin pun makin besar.
\=\=\=\=\=\=\=\=
paginya selesai sarapan, Aarin hanya menghabiskan waktunya membaca novel yang kemaren baru saja di belikan oleh Anne.
selang hening beberapa saat, Anne datang membawa sebuah surat.
"hm? surat apa ini?? undangan pesta minum teh?? lagi?!!"
\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1
author timee
yah, setelah ada yang merencanakan demo kepada saya, saya langsung up.walau saat ini kepala saya beneran pusing dan saya merasa sedikit mual tapi saya paksa up nih.yaudah saya mau tidur lagi kepala saya sakit.