
ceklekk....
krietttt.....
begitu aku membuka pintu, aku melihat Reinhard sedang meminum teh nya dengan gaya yang benar-benar kek bangsawan.dengan pencahayaan yang berasal dari samping ruangan yang menerangi Reinhard dan wajahnya yang tampan walaupun masih bocil.
ternyata...
memang tokoh utama pria
sungguh luar biasa pemandangan ini
"Selamat datang yang mulia Pangeran Reinhard" ucapku memberi salam sambil mengangkat gaunku sedikit kesamping ala-ala perempuan bangsawan memberi salam.
"ahh, terimakasih Nona Aarin" ucapnya membalas salamku dengan senyum yang menyilaukan
mabushi sugiru
ahhh my eyes
"silahkan duduk" ucap Reinhard mempersilahkanku duduk
"a-ahh, Terimakasih Yang Mulia" ucapku berterima kasih
"ah, tidak perlu terlalu formal Nona Aarin.cukup panggil saya Reinhard saja" ucap Reinhard
"tapi itu tidak sopan Yang Mulia.bagaimana pun anda adalah seorang pangeran" tolakku
"tidak apa-apa, lagi pula kita kan sudah bertunangan walau belum di umumkan" ucapnya tersenyum ramah
"tapi-"
"tidak ada penolakan" potongny tegas
"ba-baiklah" ucapku pasrah
awalnya ingin menjauh tapi malah dia nya sendiri yang mendekat, hahhh😧
(author: kalo di bumi mah kebalikannya wkwk)
"kalau begitu, panggil saya Aarin saja Yang Mu-Reinhard" ucapku
sopan sopan
jadilah cewe sopan
"Baiklah Aarin" balas Reinhard sambil tersenyum cerah se cerah matahari di siang bolong
__ADS_1
setelah berbincang-bincang beberapa lama, aku pun menyadari bahwa si Reinhard ini selalu menampilkan senyum palsu.yah, bisa dimengerti sih.
dia hidup di istana dimana banyak bangsawan yang berusaha menjilatnya.walau dia benci dengan mereka tapi dia tak bisa protes ataupun marah.karna walau bagaimana pun para bangsawan itu merupakan pilar kerajaan.jika dia menyinggung salah satu bangsawan bisa-bisa bangsawan itu memulai pemberontakan walau hanya kecil-kecil an.
hahhh, susah sekali hidupmu ya Reinhard.
tapi aku gak peduli karna pas kamu dah ketemu sama si Protagonis hidup mu bakal bahagia dan aku yang bakal tersiksa.
setelah melewai waktu yang membosankan itu akupun bertanya kepada Reinhard..
"anuu, Reinhard.apakah kamu benar-benar menerima pertunangan ini?" tanyaku hati-hati
"hm? tentu saja" jawabnya
"tapi, apakah anda benar-benar bahagia dengan pertunangan ini.maksud ku, kalau anda ingin, saya setuju jika pertunangan ini di batalkan" ucapku
"ohhh, jadi Aarin membenciku ya.itu sebabnya kau ingin membatalkan pertunangan ini" ucapnya dengan raut wajah menyedihkan
"bu-bukan seperti ituu.maksudku jika Reinhard mau"
aduh mukanya itu
"kalau begiti aku tidak akan membatalkan pertunangan ini" ucapnya sambil tersenyum cerah
"jika Reinhard bilang bagitu"
kalo gitu aku harus buat dia gak suka sama aku biar pertunangan ini dibatalkan sama dia
ya!
ide bagus diriku
"kalau begitu aku akan kembali ke istana" ucap Reinhard sambil berdiri dari kursi
"ahh, baiklah kalau begitu.mari saya antar"
yaa, cepet sana pergi
hus hus
sampai di depan mansion
ada kereta kuda berlambangkan lambang keluarga kerajaan sedang terparkir di depan gerbang.itu pasti jemputannya Reinhard.
mewah banget
seperti yang kuduga dari keluarga kerajaan
__ADS_1
sungguh pemborosan hanya untuk kereta kuda
"kalau begitu aku pergi dulu Aarin.lain kali aku akan mengunjungi mu lagi" ucapnya sambil tersenyum
"ahh, sampai jumpa lagi pangeran" balasku
" ayo berangkat" ucap Reinhard pada kusir
khiiieekkk..
tak tak tak..
kereta kuda itupun akhirnya pergi dari mansion ini
hahhh, merepotkan sekali
mending kamu gak usah datang lagi lah Reinhard
aku mau hidup tenang walau sepertinya mustahil
...----------------...
-malamnya-
aku pun duduk bersandar di kasurku tengah membaca buku tentang geografi yang kuambil dari perpustakaan tadi pagi sambil memikirkan bagaimana kehidupanku di masa depan.
hahhh
semakin di fikirkan semakin merepotkan
mending aku tidur ajalah
untuk menyambut hari esok
berjuanglah diriku
------bersambung-------
author time
aku kalo ngetik kata bersambung beda beda yak
kadang pake # ato ● ato kadang --- ---
biar bervariasi wkwkwk
kalo gitu sampai jumpa lagi di eps selanjutanya dan terimakasih karna telah membaca novelku ini
__ADS_1
babayy~👋👋