WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!

WHAT?! I'M THE ANTAGONIST?!
eps.57 (54 Tersesat)


__ADS_3

hahh...😧


.


.


.


.


"uang uang uaaaang~. uang membuat kita bahagiaaa~.oh uang ku tersayang, cintaku manisku bunga mawarkuuu" ucap Aarin bahagia setelah menerima uang dari pertandingan bebas tadi.


Orin dan Emilia yang melihat Aarin seperti itu pun mewajarkan sikap Aarin.


ternyata selain cinta makanan Aarin juga mata duitan.


sekarang mereka berencana pergi ke kota.


Aarin, Emilia dan Orin pun di suguhkan oleh pemandangan kota yang ramai, penuh pernak-pernik.sungguh berbeda dengan biasanya.


banyak penjual berbagai macam makanan di pinggir jalan, begitu pun berbagai macam barang mulai dari perhiasan dan lainnya.


Aarin yang antusias pun melihat kesana kemari.


"hei hei Emilia, Orin, coba liat nah.beh makanannya banyak banget" ucap Aarin, tapi tidak ada yang menyahut.


Aarin pun bingung.


"Emilia? Orin?" mau dilihat kemana pun, atas bawah kiri kanan kiri kanan lompat lompat- ehem maap nge cheat, mau dilihat kemanapun Emilia dan Orin tidak ada.


"jangan-jangan aku ilang???" yap, Aarin ilang alias kesesat.


dia pun mencoba mencari Emilia dan Orin, tapi tidak ketemu.


akhirnya dia mencoba pergi ke Akademi, tapi malah tambah kesesat.


ternyata teman-teman sekalian, Aarin buta arah buta jalan.


"KEK MANA SUDAH NIIIII??!!!!" jalanan kota yang sudah di pernik membuat semuanya kelihatan berbeda sehingga Aarin tidak tahu jalan mana aja yang benar.


mau dia di barat kah timur kah selatan kah utara kah dia gak tau.


akhirnya Aarin hanya bisa berjalan menurut insting dan intuisinya saja.


padahal dia bisa sihir teleportasi tapi terkadang otaknya memang agak rusak dan pelupa kalo lagi dalam situasi kek gini.


sudah satu jam dia hanya berputar-putar.

__ADS_1


akhirnya, Aarin pun memilih pilihan terakhir yaitu....


"dahlah males aku pasrah aja"


pasrah kan saja pada Yang Maha Kuasa.


Aarin saat ini hanya bisa pasrah akan nasibnya yang kesesat.


dia pun bersantai-santai saja sambil melihat jalanan kota yang ramai.


●few moments later~●


jika orang yang tersesat biasanya akan panik atau mencoba mencari jalan pulang, maka Aarin berbeda.


dia saat ini sedang berjalan-jalan melihat kota yang ramai sambil membawa berbagai macam makanan dan jajanan.


menggunakan uang yang di dapatnya tadi, Aarin puas sekali membeli banyak makanan dan jajanan.


entah memang perutnya lapar atau lapar mata saja, yang pasti Aarin sungguh dalam perasaan yang bahagia.


"aku dimana ini~


aku tersesat~


dimana rumahku~


merantau~


tersesat~"


entah lagu dari dimensi mana itu, tapi yang pasti, rasa khawatir, takut atau pun panik sama sekali tidak di rasakan Aarin.


saat sedang berjalan-jalan, tanpa disadari tempat yang ada di sekitar Aarin mulai sepi.


hampir tidak ada orang yang lewat di tempat itu.


banyak gang sempit dan gelap di daerah itu.


dan Aarin dengan santai nya melawati tempat itu.


"loh? aku ada dimana njir??? kok serem sih astaga, aku dimana lagi ini" menyadari situasinya, Aarin mencoba menerawang sekitarnya.


tiba-tiba...


"hei hei lihatlah, ada seorang gadis" ada seekor- ehem seorang lelaki bertubuh besar dengan perawakannya yang sangar dan seram itu mendekati Aarin.


"khikhikhi, harus kita apa kan bos?" tanya seorang lelaki bertubuh kurus tinggi di belakang lelaki yang dipanggil bos.

__ADS_1


"kekekeke, sepertinya dia memiliki banyak uang, lihatlah banyaknya makanan yang dibawanya" ucap seorang lelaki gendut di samping lelaki kurus.


Aarin yang melihat tiga orang itu pun membatin.


'satu genderuwo, satu slendermen, satu babi ngepet, fix ada yang aneh dengan dunia ini'


Aarin yang melihat mereka tertawa gak jelas itu pun hanya menatap datar sambil tetap memakan jajanan miliknya.


"hei hei coba lihatlah gadis ini" tunjuk sang bos ke arah Aarin.


"khikhikhi dia memang tidak ada rasa takut atau bodoh menyadari situasi kikikik" ucap lelaki kurus.


"ayo kita bunuh dan ambil uangnya saja" ujar lelaki gendut.


"ide bagus ahahahahahaha"


"pintar juga kau khikhikhi"


mereka berniat jahat, sedangkan Aarin?


yah..


krauk!


'yek😝 asin beut"


hanya memikirkan makanannya.


\=\=bersambung\=\=


author time


kalian tau nggak?


kalian support aku dengan baca novel ini aja aku dah merasa senang banget, perasaan berbunga-bunga gitu, pokoknya BAHAGIA beut dah.


makasih yah, buat kalian semua yang udah support aku.


makasihhhhhh banget, makasih makasiiiiiiih😊


aku beneran berterimaaaaaaaaaaa kasih banget


orang lain mungkin gak akan ngerti, tapi perasaan kel gini bagiku itu beneran berharga tau gak.


aku hanya bisa mengatakan terima kasih, walau kurasa itu tak cukup, tapi beneran terima kasih yah, sudah mau dukung aku, support aku, beneran, terima kasih banyak.


__ADS_1


__ADS_2