
I'M STILL ALIVE GUYSS!!!
.
.
.
.
Tidak di sangka akhirnya liburan pun usai, dan ini waktunya untuk kedua Xevinch bersaudara kembali ke akademi menuntut korup- UHUK menuntut ilmu.
(readers: "Tapi kan thor, ilmu gak salah apa-apa.Kenapa dituntut?")
author: Gelud yok
\=\=\=\=\=
"Bu"
"Hm? Kenapa sayang?"
"Bisa gak ya keluarga kita meminta Akademi untuk memperpanjang liburan?" Tanya Aarin.
"Itu namanya penyalahgunaan kekuasaan sayangku" jawab Duchess.
"Tapi bisa?"
"Yah mungkin bisa"
"Baiklah kalau begitu saya akan meminta Akademi untuk memperpanjang liburan" Ucap Aarin dengan wajah serius nya.
"Jangan lakukan hal itu jika tidak ingin jatah cemilan mu ibu potong" jawab Duchess santai sambil meminum teh.
__ADS_1
"Memang ibu ku.Ketegasannya bahkan juga anggun"
"Tentu saja.Jika tidak kau tidak akan menjadi putri dari ayahmu itu"
"Cari ayah baru saja"
"APA?! AYAH BARU?!!" Secara tiba-tiba, Duke Xevinch pun muncul saat ibu dan anak itu sedang berbincang ria sambil meminum teh di halaman belakang.
"KAU INGIN AYAH BARU, ANAKKU?!!" Tanya ngegas Sang Duke.
"eh, boleh?" Tanya Aarin polos.
"kamu mau sayang? kalau mau ibu akan mencari ayah baru untuk mu" jawab Duchess Xevinch tenang.
"APA?! SAYANGKU, ANAKKU, TEGA SEKALI KALIAN!!! HUWAAAAA" Duke Xevinch pun pergi sambil merengek.Sungguh tidak sesuai dengan statusnya yang merupakan seorang Duke.
"Bu.Bagaimana ibu bisa menikah dengan lelaki seperti ayah?"
"Bahkan ibu tidak tau kenapa diri ibu di masa lalu mau-mau saja menikah dengan dia" QnA santai kedua ibu dan anakku sambil melihat arah kepergian sang Duke yang mewek itu dengan pandangan datar.
\=\=\=\=\=\=
'dahlah males mending turu bentar...'
/ / / / / /
"HEI AYO CEPAT KALIAN BERDUA.KITA HARUS KE SEGERA KE GEDUNG TEATER AKADEMI UNTUK PENYAMBUTAN MURID BARU" teriak Orin melihat kedua makhluk yang telah menjadi teman baiknya itu berjalan seperti siput.
"haih harus ya kita ikut penyambutan itu?? lagian kita kan sudah senior.." gerutu Aarin sambil berjalan dengan lunglai.
"kita harus, Rin.Akademi mewajibkan setiap muridnya untuk ikut menghadiri penyambutan itu" tanggap Emilia sambil tersenyum menyemangati Aarin.
"omong-omong kemana kadal mu itu?" tanya Orin menyadari bahwa Mill tidak ikut bersama Aarin.
__ADS_1
"oh itu.saya pun tak tahu" jawab Aarin lemas.
"hah? padahal kan itu punya kau"
"ya gitu.AKH GAK TAU INTINYA SAYA INGIN KEMBALI TIDUR!!! SAMPAI JUMPA LAGI!" teriak Aarin frustasi sambil berlari kembali ke arah asrama.
"HEI KEMBALI KE SINI KAU!!!" teriak Orin marah sambil mengejar Aarin.
"ahahaha sungguh cara yang luar biasa memulai hari" ucap Emilia santai sambil menyusul mereka.
\=\=\=\=\=\=
*DRAP DRAP DRAP DRAP
DRAP DRAP DRAP DRAP*
"SINI KAUU!!" {Orin}
"AHAHAHAHAHA KAU TIDAK AKAN BISA MENANGKAPKU!!" {Aarin}
mereka pun saling kejar-kejaran di lorong Akademi.murid-murid lain yang melihat mereka pun hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala.
"hei cepatlah kalian berdua ke gedung teater.sebentar lagi penyambutan akan di mulai" ucap Reinhard saat berpapasan dengan Aarin dan Orin yang saling kejar-kejaran.
"YA NANTI SAYA MAU MELARIKAN DIRI DULU" {Aarin}
"KE SINI KAU AARIN!!" {Orin}
"aku..hosh..lelah...sekali...hosh" {Emilia}
"AHAHAHAHAHA" {Aarin}
"ARRGGHHH!!" {Orin}
__ADS_1
"haha...hahhh..lelah sekali..." {Emilia}
...\=\=\=TAMAT UwU\=\=\=...