
Matahari mulai terlihat terbit dari timur, cahayanya menyinari seluruh permukaan dunia dengan suasana di pagi hari yang ceria.
para warga terbangun dan bersiap-siap untuk melakukan kegiatan sehari-hari mereka seperti biasanya, ada yang ke kebun, pertanian, peternakan, membuka toko atau warung seperti toko sayur, buah-buahan, barang perabotan dan lain-lainnya.
[Penginapan kota Huel]
suasana di penginapan mulai ramai untuk sarapan di kantin karena sudah pada bangun dari tidurnya termasuk Eiji yang sudah bangun dari Fajar atau sebelum matahari terbit.
Eiji sedang duduk di kursi meja sambil menunggu sarapan pesanan dia datang ketempat mejanya.
"kapan pesananku datang? aku sudah mulai lapar sekali, apalagi aku terakhir makan 1000 tahun yang lalu" batin Eiji.
"aku melihat banyak petualangan yang menginap ditempat ini, apalagi mereka tampak sangat lemah. aku tidak heran karena Dizaman ini mungkin generasinya sangat berbeda dengan generasi zamanku." batin Eiji melihat para petualang yang sedang sarapan dan mengobrol sesuatu.
Eiji terus melihat petualang disekitarnya hingga satu petualang menyadari hal tersebut tapi dia hanya menatap dengan muka meremehkan.
"omong-omong Mizu belum bangun? nyenyak juga tidurnya.... mungkin dia kelelahan selepas terjadinya malam tadi, apalagi tadi malam dia terkena gelombang angin milikku." batin Eiji.
"pasti dia kecapean karena hal itu, tapi saat dia tertidur... dia sangat manis dan cantik saat aku melihatnya setelah bangun tidur " batin Eiji.
"walaupun saat dia tidur... pakaian dia agak sedikit terbuka terutama bagian dua gunung kembarnya, untung saja aku langsung menutup dia dengan selimut " batik Eiji sambil mengingat kejadian setelah dia bangun tidur.
pelayanan datang menghampiri Eiji untuk mengantarkan sarapan Eiji, pelayanan tersebut menaruh sarapan Eiji dimejanya.
Eiji menerima sarapan itu yang berisi semangkuk sup ayam, sepiring nasi putih, lauk telur rebus dengan segelas air teh hangat.
Eiji mengambil sendok untuk ia makan, sebelum makan Eiji berpikir untuk apakah dia melepaskan helmnya atau tidak.
"apakah aku harus melepaskan helm ini? jika aku lepaskan maka akan terjadi masalah di kantin ini dan jika aku tidak melepaskannya maka aku tidak bisa makan" batin Eiji yang sedang kebingungan.
"biarkanlah, aku akan melepaskan.... tidak peduli akan terjadi apa yang penting aku sarapan terlebih dahulu" batin Eiji.
Eiji melepaskan helmnya dengan kedua tangannya, saat melepaskan helmnya para pelayan apalagi petualang wanita langsung terpesona dan terdiam melihat wajah sempurna dan ganteng Eiji seperti malaikat.
mereka melihat wajah Eiji yang berupa mata warna kuning keemasan, rambut hitam gaya Comma hair, hidung yang mancung dan alis lurus alami.
para petualang wanita langsung pada pingsan, ada juga yang salah tingkah dan juga ada yang menggila melihat wajah Eiji.
para petualang wanita itu langsung ditangani oleh beberapa petualang pria dan para pelayan penginapan untuk dibawa ke kamar mereka masing-masing.
"sudah aku duga... pasti akan terjadi seperti ini jika aku memperlihatkan wajahku ini, huff lebih baik aku cepat menghabiskan sarapan ini sebelum masalah menjadi panjang" batin Eiji. Eiji melahap sarapannya dengan cepat.
[Kamar Penginapan]
Mizu mulai terbangun dari tidur nyenyaknya, dia terbangun dan menatap kearah jendela sekaligus melihat kearah kasur Eiji.
Mizu melihat cahaya matahari sudah bersinar dan melihat Eiji sudah tidak ada dikasur.
"wuaahhh.... hmm sudah pagi ternyata, aku tidur sangat nyenyak hingga agak sedikit terlambat bangun.
eeh.. Eiji sudah tidak ada di kasur? mungkin dia sudah turun duluan... lebih baik aku juga bersih-bersih badan dan turun" batin Mizu, Mizu bangun dari kasur dan langsung berjalan ke kamar mandi.
[beberapa menit kemudian.]
Mizu turun berjalan turun melewati tangga, dia berjalan menuju kantin penginapan.
"hallo Ica... selamat pagi" sapa Mizu dengan senyuman.
"ehh, hallo juga Mizu... selamat pagi." balas sapaan Ica dengan melambai tangan kanannya.
"oh iya Ica... kamu melihat Eiji tidak? saat aku bangun dia sudah tidak ada dikasur, aku berfikir dia ada dilantai dasar, makanya aku kesini mencarinya"
"ciee.... mencari Eiji hihihi, takut banget untuk terpisah kamu Mizu" ucap Ica yang menggoda Mizu.
"eehhh.... apasih... Ica aku tidak seperti itu, aku hanya mencari dia saja kok, tidak ada hal lain"ucap Mizu dengan wajah malu memerah.
"iya-iya... Eiji berada di kantin. dia sedang sarapan pagi karena semalam dia belum sempat makan dan katanya terakhir dia makan 1000 tahun yang lalu.
dan kamu mau tahu apa yang terjadi saat dia di kantin"
"mau atuh, emang ada apa dengan dia?"
"saat dia melepaskan helmnya untuk makan, semua petualang wanita langsung pada pingsan melihat wajahnya.... apalagi ada juga yang salah tingkah, ada juga yang menggila. untung saja aku dan para pelayan berhasil menangani hal ini sekaligus dibantu oleh petualang pria" ucap Ica.
"aahhh... seheboh itukah karena melihat wajah Eiji?" ucap Mizu yang kaget.
"iya, aku juga terheran kenapa mereka seperti itu, karena aku penasaran jadi aku melihat wajah Eiji tapi..."
"tapi apa Ica?"
"tapi sayang aku tidak bisa melihat wajahnya karena dia sudah memakai helmnya lagi... sungguh disayangkan Huff." ucap Ica yang sedikit kecewa.
"iya sangat disayangkan, sudahlah aku kekantin dulu untuk sarapan, bye Ica" ucap Mizu yang langsung jalan menuju kantin.
Ica hanya melambaikan tangannya saja dan melihat Mizu berjalan menuju kantin.
[Kantin Penginapan]
Mizu sudah masuk di kantin dan mencari Eiji dengan melihat-lihat seluruh sudut kantin, dia terus mencari Eiji hingga akhirnya ketemu dan langsung berjalan menuju Eiji.
Mizu menepuk bahu Eiji, Eiji langsung meresponnya dan melirik ke arah yang menepuk bahunya yang ternyata Mizu.
Eiji memberikan kursi untuk duduk disampingnya, Mizu dengan senang hati menerimanya dan duduk disamping Eiji.
"Mizu... apakah kamu sudah sarapan?"
" tentu saja belum Eiji, maka dari itu aku kesini untuk sarapan pagi."
"baiklah kamu pesanlah sarapanmu, biar aku yang membayar sarapan milikmu" ucap Eiji dengan meletakkan tangan kanan di dadanya.
"tidak-tidak, tidak perlu seperti itu Eiji, biarkan aku saja yang membayarnya. aku merasa merepotkanmu kalo seperti itu" ucap Mizu dengan tangan menolak dan kepala juga geleng-geleng.
__ADS_1
Eiji mendekati Mizu dan menatapnya.
"aku tidak merasa direpotkan olehmu... jadi kamu tidak perlu merasa merepotkan, ini memang keinginanku sendiri, jadi kamu harus menerimanya, oke Mizu."
Mizu hanya bisa pasrah menerimanya, Mizu memanggil pelayan untuk memesan sarapannya, pelayanan itu mencatat pesanan dari Mizu dan pergi ke dapur.
beberapa saat pesanan Mizu telah jadi dan dihantarkan ke meja Mizu, sarapan itu berupa sepiring nasi putih, semangkuk mie kuning dengan bakso dan kuah, segelas teh hangat.
Mizu m ngucapkan selamat makan dan langsung memakan sarapannya, Eiji melihat Mizu yang lahap memakan sarapannya teringat sesosok elf yang pernah iya temuin di 1004 tahun yang lalu.
[beberapa menit kemudian]
Eiji dan Mizu sudah berada diluar selepas sarapan pagi, mereka berdua menghirup udara segar pagi dan merasakan kehangatan sinar matahari.
"Mizu.... sekarang kita harus melakukan apa?"
"soal itu, sepertinya kita ketempat Guild... sekalian aku ingin memberikan barang yang telah aku dapatkan"
"begitukah, itu ide yang bagus... sekalian aku ingin mendaftar jadi petualang disana karena aku juga butuh pekerjaan untuk membutuhi kebutuhan sehari-hariku"
"bagus kalo seperti itu.... aku sangat senang karena aku memiliki rekan petualang. sebelum itu kamu harus memenuhi syaratnya dulu"
"syarat apa itu? kau bisa jelaskan sedikit tentang Level, Rank, dan level monster aku ingin tahu apakah berbeda dengan duniaku"
"boleh, aku akan menjelaskan sambil berjalan supaya cepat sampai disana... ayo Eiji" ucap Mizu mengajak Eiji berjalan.
mereka berdua berjalan bersama menuju Guild sambil berbicara tentang pertanyaan Eiji.
"baiklah aku akan menjelaskan dari level terlebih dahulu dah, syaratnya bisa dari pihak Guild sendiri." ucap Mizu dengan posisi tangan istirahat ditempat sambil jalan.
"Level adalah kemampuan tingkatan yang telah kita raih melalui prestasi bisa juga dari pertarungan, semakin tinggi levelnya semakin banyak pula jumlah HP dan Mana kita. saat ini level tertinggi diraih oleh Angels Of War dengan level 1000 dan itu paling tinggi." penjelasan Mizu kepada Eiji.
"yang kedua Rank, Rank adalah peringkat atau pangkat dari seseorang dari beberapa divisi. divisi terbagi menjadi menjadi 3 yaitu petualang, prajurit, dan rakyat biasa.
nah petualang memiliki 8 peringkat yaitu: •Bronze (perunggu)•: peringkat ini adalah pemula bagi petualang yang baru daftar dan juga paling rendah, akan mendapatkan misi yang tingkat F.
terus ada •Silver (perak)•: peringkat ini adalah bagi yang sudah lumayan ada pengalaman, peringkat ini masih tingkatan rendah dan mendapatkan misi tingkat F-E aja.
terus •Gold(emas)•: peringkat ini sudah masuk peringkat tengah karena sudah banyak menyelesaikan misi tingkatan D.
terus ada •Iron(besi)•: peringkat ini di atas Gold, orang-orang di peringkat ini masuk kategori paling banyak dan akan mendapatkan misi tingkatan C-B Setara monster level Tiger.
terus ada •Platinum•: peringkat ini berada di atas yang sudah bisa mendapatkan tanah untuk membangun rumah sendiri bahkan desa, di peringkat ini akan mendapatkan misi tingkatan B-A Setara monster Level Whale Orca.
ada •Emerald(zamrud)•: peringkat ini sudah masuk peringkat atas, apalagi peringat ini sudah bisa membangun kota sendiri dan mendapatkan misi tingkatan A-A+ Setara monster Level Golem.
ada •Diamond (Berlian)•: peringkat ini adalah peringkat yang hanya beberapa orang yang bisa raih karena sulit untuk mendapatkannya. peringkat ini sudah bisa mendapatkan pulau sendiri, bisa mendapatkan misi tingkatan A+-S Setara monster Level Dragon.
yang terakhir dan paling tinggi yaitu •Crystal(Kristal)•: peringkat yang hanya satu orang yang berhasil meraihnya dan memiliki kekuatan yang sangat besar, peringkat ini sudah bisa memiliki dunia sendiri, bisa mendapatkan misi tingkatan S-S+ Setara monster Level Maou.
"oh begitu lanjutkan Mizu"
"ok aku akan lanjutkan, nah Level monster memiliki 6 Level yaitu:
•While Orca•: level ini monster bisa menciptakan bencana alam yang mengancam banyak benua.
•Golem•: level ini monster bisa menciptakan kiamat bagi dunia(planet) tidak hanya satu tapi ribuan bahkan bisa kiamat bagi sistem tata Surya atau galaksi.
•Dragon•: level monster ini benar-benar akan membawa kiamat yang ancamannya bisa menghancurkan lebih dari 1 Universe (alam semesta) hingga tidak terbatas.
•Maou•: level ini monster bisa menghancurkan 1 Realms (Alam) yang menampung Universe hingga tidak terbatas dengan dimensi yang lebih tinggi dari Universe yaitu 5D.
•God•: level ini adalah level terkuat dari monster yang bisa mengancam menghancurkan seluruh Realms yang berjumlah 8 dan Tree of life yang menampung seluruh Realms yang berada dimensi yang lebih tinggi yaitu 10D.
itu saja yang aku bisa jelaskan kepadamu Eiji" ucap Mizu dengan senyuman kepada Eiji.
"terimakasih Mizu, aku merasa terbantu sekali"
"sama-sama Eiji, aku sangat senang bisa membantumu kalo begitu ayo kita ke Guild." ucap Mizu yang menggandeng tangan Eiji dan berjalan bersama menuju Guild.
"dia tampak sangat senang, baguslah kalo seperti itu dan dari penjelasannya tetap sama seperti zamanku hanya saja rank dari petualang menghadapi level monster lebih lemah dari zamanku" batin Eiji yang berjalan sambil digandeng oleh Mizu.
mereka berjalan bersama sambil melihat sekitar mereka, mereka juga disapa warga kota tersebut hingga akhirnya mereka sampai di Guild.
[Guild Huel]
"akhirnya kita sampai juga Eiji." ucap Mizu yang melepaskan gandengan tangannya.
saat mereka sampai, mereka berdua dilirik dan dipandangi oleh petualang yang sedang berkumpul, ada juga yang melihat papan misi dan ada juga yang sedang memberikan barang misi.
Eiji dan Mizu berjalan ketempat penerimaan misi sambil dilihatin oleh para petualang.
"ini dia barang misinya berupa 10 tanduk rusak." ucap Mizu yang langsung mengeluarkan tanduk rusa dari tempat penyimpanan berupa tas kecil dan menaruhnya di meja administrasi.
"terimakasih atas kerja keras, aku akan memprosesnya terlebih dahulu... mohon ditunggu sebentar" ucap administrasi Guild tersebut.
Eiji dan Mizu melihat papan misi sambil menunggu administrasi memproses misi Mizu.
mereka berdua di samperin oleh petualang pria yang terlihat seperti bangsawan.
"hallo nona manis, bolehkah aku berkenalan denganmu" ucap petualang tersebut.
"eh... siapa kamu? tiba-tiba ingin ajak kenalan" ucap Mizu yang merasa risih.
"izinkan aku memperkenalkan diri. namaku Pat Parveen, dipanggil Pat. aku adalah dari keluarga bangsawan Parveen tertarik dengan kecantikanmu nona Elf" ucap Pat Dengan hormat.
"aku sudah memperkenalkan diriku nona, sekarang giliran kamu memperkenalkan dirimu"
"hehehe" Mizu terlihat risih atau tidak nyaman saat Pat berada dihadapannya, Eiji yang melihat Mizu risih langsung menggenggam tangan kiri Mizu dan menutupi Mizu dengan tubuhnya.
"maaf tuan Pat, seperti temenku saat ini sedang tidak enak badan... jadi mohon maaf bisakah tuan Pat sedikit menjauh dari kami" ucap Eiji, Mizu terkagum melihat Eiji seperti melindungi dirinya dan tahu kalo dia tidak nyaman saat ada Pat.
__ADS_1
"benarkah begitu nona?"
Mizu mengangguk dengan tatapan mata kearah lain.
"baiklah kalo seperti itu, aku akan menjauh... semoga nona cepat pulih dan untukmu kesatria..." Pat mendekati telinga Eiji dan berisik kepadanya.
"kamu sepertinya menantangku, jika kamu berani maka kau harus menemuiku nanti sore, saya tunggu" Pat langsung menjauh dari Mizu dan Eiji, dia keluar dari guild.
"terimakasih Eiji, kamu membantuku.... jika kamu tidak ada disini maka aku akan diganggu Mulu olehnya."
Eiji langsung memandang Mizu dan menatapnya.
"diganggu Mulu olehnya? jadi kamu sering diganggu olehnya? berapa kali kamu diganggu?"
"hmm.... sudah lima kali semenjak aku datang kesini, dia terus menanyakan identitasku yang tentu saja aku tidak jawab"
Eiji yang mendengarnya merasa kalo Pat ada rencana buruk terhadap Mizu, dia berencana untuk mengasih pelajaran kepada Pat nanti sore sesuai apa yang dikatakan Pat.
proses misi Mizu sudah selesai dan menerima upah 300 koin perak Greak, Mizu langsung mengajak Eiji untuk menemui pemilik guild ini kalo Eiji ingin mendaftarkan dirinya.
mereka menaiki tangga, mereka berjalan menuju suatu ruangan dan mengetuknya.
tok...tok...tok...
"selamat pagi pemilik Guild" panggil Mizu.
pintu dibukakan oleh pemilik guild dan mempersilahkan mereka berdua untuk masuk.
saat didalam mereka semua duduk disofa, Mizu membuka pembicaraan terlebih dahulu.
"Hana, perkenalan ini Eiji temenku... dia kesini untuk mendaftar menjadi petualang" ucap Mizu yang memperkenalkan Eiji.
"dan ini pemimpin Guild Hana Hayashi, dia yang mengurus Guild ini"
"salam kenal Eiji"
"iya, salam kenal juga nona Hana, semoga kita bisa saling membantu satu sama lain"
Hana dan Eiji berjabat tangan hormat.
"dari apa yang Mizu katakan, kamu kesini untuk menjadi petualang bukan?" tanya Hana.
"iya bener, aku kesini untuk jadi petualang buat kebutuhan sehari-hariku sekaligus aku memiliki impian untuk menjadi petualang rank no 1."jawab Eiji dengan penuh semangat.
"begitu yah, kalo begitu kamu harus melalui syarat daftar terlebih dahulu... yaitu melihat levelmu di «knowledge crystal» sekaligus aku akan memberikan beberapa pertanyaan kepadamu yang harus di jawab dan akan dinilai, nilai paling rendah 80 poin jika poin dibawah 80 maka akan dinyatakan gagal jadi kamu paham?"
"ok aku paham dengan persyaratannya." ucap Eiji dengan mengganguk kepalanya.
Hana mempersilahkan Mizu dan Eiji untuk mengikutinya, mereka berdiri tepat didepan «knowledge crystal». Hana memberikan arahan kepada Eiji untuk berdiri tegap dan berkonsentrasi terhadap pikiran.
Eiji menutup matanya dan berkonsentrasi hingga «crystal knowledge» bercahaya terang memperlihatkan level Eiji dari yang terkecil yaitu 20,30,50,60,70 hingga menjadi unknown.
Mizu dan Hana kaget melihat level Eiji yang begitu tinggi bahkan «crystal knowledge» akhirnya tidak mengetahui level asli dari Eiji, proses melihat level Eiji sudah selesai dan akhirnya yang diambil adalah level 70.
Eiji membuka matanya dan melihat kearah Mizu, mengatakan "apakah sudah selesai Mizu", Mizu menjawab "kalo sudah selesai Eiji dan Hana Sudah mencatat levelmu".
karena sudah selesai, Hana menyuruh Eiji dan Mizu duduk kembali. Hana menaruh «question stone» di meja, Hana bilang " Eiji kamu peganglah batu ini, saat kamu memegangnya maka kamu akan diberikan pertanyaan".
Eiji langsung mengiyakannya dan memegang batu tersebut yang seketika Eiji dibawa ke alam bawah sadarnya, Eiji diberikan 3 pertanyaan berupa:
“siapakah julukan 5 Dewa Utama”
Eiji menjawab "julukan 5 Dewa Utama adalah Angels of War, Leader of Hubots, Assassin of Shadow, Great of Mage, Marksmans of Frezee.
“Ada berapa Realms dan sebutkan namanya”
Eiji menjawab"ada 8 Realms yaitu
•Gaia•, •Sylph, •Dwarfs•, •Orcs•, •Arktik•, •Hell•, •Eterdark•, •Sopgohi•.
“apakah nama pohon yang menampung seluruh Realms?”
Eiji menjawab "Tree of Life"
seluruh jawaban direkam dan pertanyaan berhasil dijawab.
"terlihat mudah, bahkan ini adalah pertanyaan dasar yang seluruh player atau A.I juga tahu akan hal ini" batin Eiji.
Eiji terbangun dari alam bawah sadarnya menyadari berada di pangkuan paha Mizu. Eiji langsung terbangun dengan cepat karena terkejut.
"sepertinya kau sudah bangun Eiji, selamat atas keberhasilanmu dan sekarang kamu resmi menjadi petualang peringkat Bronze" tepuk tangan Hana kepada Eiji, Mizu juga melakukan hal yang sama dengan Hana.
Hana memberikan kalung Bronze kepada Eiji, dan juga Hana menjelaskan “kalo kalung ini akan berubah bentuk dan warna sesuai rank dari penggunaannya”.
Eiji paham dan keingat akan sesuatu untuk ditanyakan.
"Mizu, aku baru ingat kalo aku ingin bertanya kepadamu"ucap Eiji yang memandang Mizu.
"bertanya soal apa Eiji?" ucap Mizu dengan kebingungan.
"bertanya tentang... kamu sekarang sudah rank apa? aku penasaran saja" tanya Eiji.
"eh... hm..." Mizu merasa sedikit malu saat Eiji memberikan pertanyaan.
"oh.. Mizu sekarang rank Gold dan dia petualang yang langka karena di level 30 sudah rank Gold dikalangan beberapa petualang."ucap Hana.
Mizu semakin memerah mukanya karena merasa malu mengakui rank miliknya.
"heheh... tidak apa-apa Mizu, tidak usah merasa malu... harusnya kamu bangga karena di zamanku dulu untuk mendapatkan Rank Gold itu butuh level 100 paling beruntung Level 73." ucap Eiji yang memberikan semangat kepada Mizu walaupun kata dia barusan adalah kebohongan semata.
"iya-iya, terimakasih pujiannya Eiji" ucap Mizu dengan lembut dan penuh senyuman.
__ADS_1
mereka bertiga mengobrol sebentar hingga Eiji dan Mizu pamit kebawah, mereka berdua turun kebawah dan melihat papan misi untuk misi pertama Eiji.
selanjutnya......