WORLD GAME

WORLD GAME
Last Pertempuran Precognition Part 3


__ADS_3

...Dihutan terlihat jelas Nasywa sedang melawan dan bertarung dengan Sofaria. terjadi kebakaran dan kehancuran pepohonan hutan yang lebat....


...Banyak pohon yang tertebas dan tumbang akibat pertempuran mereka yang dashyat dan kacau. asap yang tebal dan api yang besar membakar pepohonan hutan yang lebat....


Whoosh!....


Tring!....


...Terjadi adu bentrokan tebasan senjata Sofaria dan Nasywa, kemudian mereka menjauhi satu sama lain dalam keadaan Sofaria yang menerima banyak luka tebasan yang parah....


...Banyak oli dan minyak yang keluar dari luka tubuhnya, dia menahan rasa sakit yang luar biasa dari tubuhnya....


"Sial!... dia tiba-tiba menjadi terlalu kuat untuk aku hadapi!..."Batin Sofaria.


...Sofaria menahan rasa sakit sambil memikirkan cara untuk mengalahkan Nasywa dan memperbaiki tubuhnya yang rusak parah. Sungguh kekuatan yang besar didalam diri Nasywa hingga meluap-luap....


...Nasywa menurunkan pedangnya dan melihat keadaan Sofaria yang sangat buruk, Ia berniat menyelesaikan ini dengan damai supaya Sofaria tidak mati ditangannya....


"Sofaria!... Lebih baik kita menyelesaikan ini dengan damai, Aku tidak mau melanjutkan ini lagi dalam kondisi tubuhmu yang seperti ini!.."Ucap Nasywa.


...Sofaria yang mendengarnya merasa dirinya lemah dan dikasihani oleh Nasywa, Ia tidak terima dengan hal itu dan membalas kata-kata Nasywa....


"Menyelesaikan dengan damai? Apa kau pikir aku bisa seperti itu?...-"


"Sungguh naif sekali dirimu Nasywa!... Aku tidak sebaik dirimu dan kau bisa melihat saat kau dalam keadaan lemah sekalipun aku tetap menyerangmu!..."Balas Sofaria yang tidak kenal menyerah dan putus asa walaupun musuh memberikan dia cara damai.


...Nasywa memikirkan kata-kata Sofaria dan menerima apa yang Sofaria inginkan. Nasywa membulatkan tekadnya untuk mengalahkan Sofaria tanpa membunuhnya walaupun Sofaria memiliki tekad bertarung sampai ia mati....


"Baiklah, Jika itu keinginanmu!... Maka aku akan menerimanya dan aku sudah membulatkan tekadku!..."


"Bersiaplah, Sofaria!..."Ucap Nasywa yang memegang erat genggaman pedangnya dan bersiap untuk mengeluarkan skill yang ia punya.


...Mata Nasywa terlihat serius menghadapi dan menerima apa yang Sofaria inginkan, ditambah ia sudah membulatkan tekadnya....


...Sekarang Nasywa tidak bisa dihentikan dan terus maju untuk mengalahkan Sofaria tanpa membunuhnya....


...Sofaria yang melihat tekad Nasywa yang bergejolak dan meluap dari Aura Mana Spiritnya yang berwarna ungu, menyelimuti tubuhnya dengan sangat hangat dan lembut....


"Itu yang aku inginkan!... Tekad kuat yang kau miliki, Nasywa!..."


"Aku akan melakukan hal yang sama dan menunjukkan tekadku ini!..."Ucap Sofaria yang bersiap-siap mengeluarkan skillnya dan memunculkan dua pedang cahaya bersuhu tinggi dilengannya.


Fuihh!.....


Dum!...


...Mereka berdua mengeluarkan Aura Mana Spirit yang besar dan meluap hingga membuat angin disekitar mereka berhembus kencang dan meniup pepohonan dengan sangat kencang....


...Kekuatan yang sangat dahsyat dan sangat terang, bahkan bisa terlihat dari ruang angkasa karena besarnya kekuatan mereka yang memuncak tinggi ke langit....


"«Flower Killer»..."


"«Two Sword Chaos»..."


Bumm!.....


Duarr!...


Wuihhh!...


Dumm!...


...Mereka melesat dengan kecepatan super tinggi, terlihat seperti cahaya merah dan ungu yang sedang bertarung dengan sangat cepat....


...Mereka berdua adu tebasan pedang dengan kecepatan yang hampir mendekati 0 detik dan melesat dengan kecepatan hampir 0 detik, membentuk zig-zag yang memotong semua pepohonan yang mereka berdua lewati....

__ADS_1


"Aaaaaaaahhhhhhhhh!..."


...Teriakan mereka berdua yang mengadu tebasan pedang dengan sangat cepat bahkan triliunan lebih cepat dari cahaya mendekati 0 detik....


...Adu tebasan yang sangat cepat, mereka memberikan tebasan kesegala arah dan saling menangkis, bahkan pertempuran mereka membuat ratusan gunung terpotong menjadi 6 bagian akibat tebasan mereka berdua yang terus melesat menciptakan gaya zig-zag dengan kecepatan tinggi....


...Nasywa membaca dan memprediksi arah serangan Sofaria, Nasywa mampu melihatnya dan menangkis bahkan menghindarinya dengan mudahnya sambil memberikan ayunan pedangnya yang dapat mengenai Sofaria....


"Aku tidak boleh gegabah!. Sekali aku salah gerakan, maka Sofaria bisa tertebas dibagian vitalnya yang membuat ia bisa tiada!...."Batin Nasywa.


"Sialan!... Dia benar-benar sangat cepat tapi ia terlihat tidak benar-benar menyerangku! melainkan hanya menghindari dan menangkis semua seranganku!.."Batin Sofaria yang menyadari apa yang dilakukan Nasywa.


1 menit kemudian....


...Pertarungan mereka terus dilanjutkan dengan mencapai 72 triliun garis zig-zag di udara dan dipermukaan tanah, menghancurkan banyak gunung besar dan pepohonan akibat serangan mereka....


...Terlihat Nasywa unggul yang berhasil memberikan 4 serangan tepat dititik menghambat pergerakan Sofaria. Sofaria terlihat semakin melemah dan kecepatan melambat sebesar 30% dari kecepatan awalnya....


"Dia mulai melemah!... waktu yang tepat untuk menjatuhkannya dan membuat ia pingsan!.."Batin Nasywa.


...Nasywa sudah meanalisa dari tubuh Sofaria selama pertarungan, Ia mendapati kalau titik bagian tengah dada Sofaria adalah sumber kekuatan dan kesadarannya....


...Nasywa tahu dari titik tengah dadanya yang seperti lampu mulai memudar cahayanya setelah Sofaria melemah....


...Sementara Sofaria terlihat semakin melemah dan kehabisan Mana bahkan staminanya. Ia kehilangan Konsentrasinya dan terkena serangan pedang Nasywa dibagian dadanya....


"Aaaarrrggghhhh!..."Teriak Sofaria dan Ia terjatuh dengan sangat cepat ketanah.


Wuihhh!....


Bomm!...


...Sofaria menghantam tanah dari ribuan kilometer tingginya. Ia menahan rasa sakit dan melihat Nasywa yang bersiap menyerangnya dengan kuda-kuda tanpa celah....


...Nasywa mengeluarkan Aura Mana Spirit yang besar dan meluap dari tubuhnya, menyalurkan Energi Mana Spiritnya ke pedangnya....


...Sofaria merasakan kekuatan yang besar dan ia memaksa dirinya untuk berdiri dan mempersiapkan skill terkuatnya....


"Aku tidak akan membiarkan dirimu mengalahkan diriku, Nasywa!..."


...Sofaria menyalurkan dan mengumpulkan semua energi yang tersisa kedalam cahaya tepat ditengah dadanya. ternyata itu adalah senjata yang bisa mengeluarkan energi plasma merah yang kuat dan mematikan....


"Dengan ini, Kau akan berakhir, Nasywa!....-"


"«Plasma Death»"Ucap Sofaria yang mengeluarkan energi plasma merah yang sangat kuat dan cepat kepada Nasywa.


Fyuihh!...


Dbumm!...


...Nasywa yang berada di udara siap menghadapi plasma tersebut dengan pedangnya, Ia yakin bisa menembus plasma tersebut....


"Aku juga tidak akan kalah, Sofaria!..-"


"«Slash of Flower»"


bumm!....


whoosh!....


...Nasywa meleset dengan kecepatan tinggi dan menembus plasma merah yang memiliki energi untuk membuat targetnya langsung nyawa targetnya langsung mati walaupun fisiknya masih ada....


...Nasywa diselimuti Energi Mana Spirit ungu yang memunculkan bunga-bunga kecil disekitar Nasywa setiap ia melesat. Energi Mana Spirit tersebut membentuk seperti tusukan yang menembus plasma merah tersebut....


"Yaaaaaahhhhhhhh!..." Suara teriakan mereka berdua yang mengadu skill terhebat mereka dan tidak mau mengalah.

__ADS_1


Whoosh!...


...Nasywa berhasil menembus plasma merah tersebut tanpa ada cedera bahkan tanpa ia mati sekalipun, Ia terus maju dengan kecepatan tinggi dan menusukkan Pedangnya tepat dititik tengah dada Sofaria....


"Aaaaaaaahhhhhhhhh!..."


...Sofaria menjerit kesakitan dan setelah itu terjadi ledakan yang besar akibat Energi yang dilepaskan mereka berdua menjadi satu....


...Bola Api raksasa yang memiliki ukuran sebesar bulan, Nasywa yang menyadari hal tersebut langsung melompat sambil membawa Sofaria yang masih tertusuk Pedangnya....


"Gawat!... Aku harus membawa ini ke udara, maafkan aku Sofaria! kau harus terbawa bersamaku!.."


Tap...tap...tap!...


...Nasywa melompat sebanyak 3 kali dengan pijakan udara dan Bola Api Raksasa tersebut mengikuti Nasywa dan Sofaria karena mereka berada didalamnya dan terhubung dengan Bola Api Raksasa ini....


Duarr!....


Wuihhh!....


"Aku harus menekan dampak ledakan ini!.."


...Bola Api raksasa tersebut meledak dan berukuran yang benar-benar sama dengan bulan, Bola Api Raksasa tersebut tampak indah saat dipandang walaupun itu mematikan karena sebenarnya ini bisa menghancurkan planet realms Gaia dan ribuan galaksi disekitar....


...Nasywa menekan ledakan ini walaupun memiliki daya ledakan yang sama seperti sebelumnya tapi dengan ukuran yang diperkecil hingga seukuran bulan di langit....


...kemudian ledakan besar tersebut menghilang yang akhirnya menyisakan awan-awan yang seperti pusaran besar dengan lubang kosong diudara....


...Terlihat Nasywa berhasil mengalahkan Sofaria dan menggandengnya untuk turun kebawah secara perlahan dan lembut. Mereka berdua tidak terkena damage dari ledakan tersebut karena daya tahan mereka yang melebihi itu....


...Sofaria masih tetap rusak akibat tebasan Nasywa dan tidak terkena damage bola api raksasa tersebut termasuk Nasywa sendiri yang terlihat baik-baik saja....


Tap!...


"Akhirnya! Aku berhasil memenangkan pertarung ini walaupun ada bahaya yang mengancam!.."Ucap Nasywa yang menghela nafasnya dan terlihat lega.


...Nasywa membaringkan Sofaria ditanah secara perlahan, Sofaria dalam keadaan pingsan atau non-aktif dan tertidur pulas....


...Tubuh Sofaria otomatis memperbaiki dirinya yang rusak setelah Sofaria non-aktif, dikit-dikit demi sedikit kerusakannya berhasil diperbaiki....


"Sepertinya, kemampuan memperbaiki dirinya hanya bisa aktif setelah ia non-aktifkan dirinya!.."


"Sungguh beruntung karena kemampuan ini hanya bisa aktif setelah dirinya non-aktifkan dirinya!."


"Jika tidak, maka akan menyebalkan dirinya memperbaiki dirinya Mulu!.." Ucap Nasywa yang terlihat senang dan bahagia.


...Setalah itu Nasywa melaporkan kalau dirinya sudah selesai mengalahkan Sofaria tanpa membunuhnya kepada yang lain....


...Eiji tampak memuji Nasywa yang membuat dirinya senang dan tersenyum manis, bahkan pipinya memerah mendengar pujian Eiji....


Eiji memuji Nasywa dengan kata-kata"Kau sungguh wanita hebat, Aku tidak menyangka kau bisa mengatasi bola api raksasa tersebut!."


"Aku bangga terhadap kalian berdua!..." Ucap Eiji melalui telepati yang membuat Mizu dan Nasywa tersipu malu dan memerah pipinya.


"Sekarang, hanya tersisa Absolute Chaos dan kami mempercayakan ini kepadamu, Aina!.."


"Semangat Aina!.." Ucap Mizu dan Nasywa yang menyemangati Aina melalui telepati.


...Sementara itu Aina mendengar semangat Mizu dan Nasywa yang sedang bertarung melawan Absolute Chaos dan tersenyum....


"Terimakasih atas semangatnya!..."


"Aku akan menyelesaikan ini dengan cepat!.."Ucap Aina yang bersemangat untuk mengalahkan Absolute Chaos.


Selanjutnya.........

__ADS_1


__ADS_2