
...Dirumah Takahiro, Eiji dan yang lainnya sedang berkumpul menikmati secangkir teh dan minum teh bersama sambil mengobrol kan sesuatu yang penting....
...Suasana yang hangat dan nyaman untuk berbicara, ruang tamu yang tradisional dan banyak barang antik atau item langka yang sudah dikumpulkan oleh Takahiro....
Krekk!..
...Tiba-tiba ada yang membuka pintu depan Takahiro dan masuk tanpa salam terlebih dahulu, Seseorang itu masuk dan menuju tempat untuk memanggil Takahiro sedang santai diruang tamu....
"Dokter!... Dokter!.."Panggil panik seorang ibu yang memanggil Takahiro.
...Takahiro yang mendengarnya langsung meresponnya dengan langsung berdiri dari duduknya, Eiji dan yang lainnya juga berdiri untuk mengetahui keadaan....
...Takahiro mencoba untuk menenangkan ibu tersebut yang terlihat panik dan cemas tentang sesuatu dan ingin membicarakan sesuatu tersebut....
"Tenang ibu, ibu tenanglah!... duduk terlebih dahulu untuk kita berbincang sebentar!..."Ajak Takahiro yang mempersilahkan duduk ibu tersebut.
"Tidak bisa dokter, Kita harus cepat ke rumahku! Anakku terkena sihir kutukan itu kembali, dokter!..."Ucap panik ibu tersebut.
...Takahiro yang mendengarnya dan mengetahui anak ibu itu dalam bahaya, segera bergegas bersama ibu tersebut keluar dari rumahnya menuju rumah ibu tersebut....
...Lantas Eiji dan yang lainnya ikut bersama untuk melihat keadaan yang sebenarnya, mereka ingin mengetahui sihir kutukan apa yang menyakiti anak ibu tersebut....
...Mereka semua berkumpul didepan rumah Takahiro dan berdiri dipinggir jalan, Mereka bersiap untuk melakukan teleportasi karena rumah ibu tersebut berada di pedesaan yang jarak 200 Km jauhnya dari rumah Takahiro....
"Baiklah sudah pada kumpul!.. Bersiaplah untuk melakukan teleportasi!.."Ucap Takahiro, mereka semua mengangguk yang menandakan mereka sudah siap berteleportasi.
...Takahiro mengaktifkan lingkaran sihir dipermukaan atau dibawah mereka yang memunculkan sihir teleportasi «Terphoson». Takahiro langsung menyebut "«Terphoson»." dan mereka semua langsung berteleportasi menuju rumah ibu tersebut....
[Desa Empire Light Barat]
...Setelah melakukan teleportasi bersama, Mereka semua sudah sampai tepat didepan rumah ibu tersebut yang dibuat dengan bahan kayu....
...Ibu tersebut langsung menarik tangan Takahiro untuk masuk dan mengecek keadaan anaknya, Takahiro tentu mengikutinya dan yang lain juga ikut masuk kedalam rumah....
...Saat di dalam, ruangan rumah ibu tersebut termasuk sederhana dengan perabotan rumah yang dibikin sendiri berdasarkan apa yang dikatakan ibu tersebut saat setelah masuk kedalam....
...Mereka semua berjalan menuju kamar anak ibu tersebut dan melihat anak tersebut terbaring dikasur tidak berdaya dan Mana dia mulai terkuras habis....
...Sotaru melihatnya dengan jelas melalui mata canggihnya dan Nasywa juga melihatnya dengan mata spesialnya, Ibu itu tidaklah tenang dan terus mencemaskan keadaan anaknya....
"Tolong dokter, sembuhkan anakku!.."Mohon ibu tersebut kepada Takahiro dengan hati cemas.
"Tenang saja ibu, saya akan menyembuhkan anak ibu, jadi berikan saya waktu untuk memeriksanya terlebih dahulu!..."Ucap balas Takahiro dengan lembut.
...Takahiro mendekati anak tersebut yang terbaring tidak berdaya, Ia memegang nadi tangan anak itu untuk memastikan denyutan yang melemah....
...Keadaan anak itu semakin melemah dan anak tersebut memiliki suhu 40 derajat °c , Anak itu demam tinggi akibat sihir kutukan yang menyerangnya. Anak itu juga merasa sakit disepanjang tubuhnya dan tidur tidak nyenyak....
"Keadaan yang buruk sekali, Sihir kutukan yang kuat dan menguras habis Mananya!.."
"Jika dibiarkan, maka anak ini akan meninggal di keesokan harinya! Kalau begitu aku akan menyembuhkan anak ini dengan sihir tersebut!.."Ucap pelan Takahiro yang sudah tahu kondisi anak ibu itu.
...Nasywa mencoba terus menenangkan ibu tersebut yang cemasnya luar biasa hebat, Ia takut dengan keadaan anaknya yang tidak berdaya seperti orang mau meninggal....
...Takahiro mengaktifkan lingkaran sihir ditangannya yang di arahkan ke anak itu, Ia ingin menyembuhkan anak tersebut dengan sihirnya dengan mengucapkan"«Curshal»"....
...Lingkaran sihir yang mengelilingi tangannya dan memunculkan bola sihir kuning yang bersinar hangat, Takahiro memasukkan bola sihir tersebut kedalam tubuh anak itu....
...Tubuh anak itu bersinar akibat efek masuknya bola sihir yang dimasukkan Takahiro kedalam tubuh anak tersebut yang membuat keadaannya membaik....
...Sihir kutukan tersebut menghilang secara cepat dan keseluruhan, keadaan anak tersebut bersuhu normal dengan 36°c dan Mana dia kembali pulih seperti semula....
...Dia sudah tidak demam dan tertidur dengan nyenyak setelah disembuhkan, wajahnya kembali bersinar dan tidak pucat seperti sebelumnya....
"Akhirnya, Dia berhasil disembuhkan!.."Ucap Takahiro yang senang.
"Benarkah dokter? Anakku sudah sembuh?"Tanya ibu tersebut yang memastikan.
__ADS_1
"Iyah, dia sudah sembuh dan sihir kutukannya sudah saya hilangkan! jadi sekarang dia cukup istirahat saja nanti tubuhnya akan kembali pulih!.."Jawab Takahiro dan ia memberikan saran yang baik.
"Saya saran dia untuk meminum madu dan saya akan memberikan madu yang berkhasiat bagus untuk kesehatannya!.."Ucap Takahiro yang memunculkan botol yang berisi madu manis.
...Takahiro memberikannya kepada ibu tersebut dan ini tersebut menerimanya, Ibu tersebut senang mendengar anak sudah sehat dari Takahiro dan berterimakasih secara tulus kepada Takahiro sampai mengeluarkan air mata....
"Terimakasih dokter sudah menyembuhkan anakku, Saya pasti akan membayar biaya pengobatan anak saya!.."Ucap ibu tersebut.
...Takahiro merasa tidak enak dengan ibu tersebut apalagi melihat kondisi ekonominya yang mungkin lagi terpuruk, dia berpikir untuk ibu tersebut tidak perlu membayarnya....
...Takahiro merasa ini sebagai tanda kebaikan hatinya kepada ibu tersebut dan yakin jika keluarga ibu ini bisa jadi lebih baik kedepannya....
...Takahiro yakin kepada anak tersebut yang pasti menjadi apa yang dicita-citakan atau dimimpikan olehnya melalui penglihatan masa depan secara kilas saat melihat anak tersebut....
"Tidak perlu ibu, Saya ikhlas membantu ibu jadi ibu tidak perlu membayar biayanya! Itu gratis!.."Ucap Takahiro.
"Benarkah?"
"Iyah benar, saya tidak berbohong!.."
"Syukurlah terimakasih dokter, saya benar-benar berterimakasih kepada dokter!.."
"Sungguh para dewa pasti memberkati dokter dan saya akan terus mendoakan dokter untuk hidup secara baik!.."Ucap ibu tersebut yang merasa senang dengan kebaikan hati Takahiro.
"Sama-sama ibu, dan sekarang saya dan kawan saya pamit dulu. Kami masih ada urusan!.. sampai jumpa ibu!.."Ucap Takahiro yang mengajak mereka untuk pulang kerumahnya.
...Ibu tersebut mengangguk dan mengiyakan salam perpisahan dengan Takahiro, Mereka berteleportasi secara instan oleh skill «Mospac» dan sampai diruangan sebelumnya dirumah Takahiro....
...Nasywa, Mizu dan Aina masih terkejut dan belum terbiasa dengan skill Takahiro yang berpindah tempat secara instan tanpa lingkaran sihir....
...Mereka semua duduk kembali untuk membahas sesuatu yang ditunda karena harus menyembuhkan anak yang terkena sihir kutukan, Mizu menanyakan hal sihir kutukan yang sepertinya melanda para warga....
"Takahiro, Aku ingin bertanya!.."Ucap Mizu.
"Iyah silahkan!.."Ucap balas Takahiro.
"Aku ingin bertanya tentang sihir kutukan yang menyerang anak tadi barusan, emang itu sihir kutukan apa? aku rasa sihir kutukan tersebut sedang melanda para warga."Tanya Mizu yang kepikiran tentang hal tersebut di kepalanya.
"Sihir kutukan yang berasal dari seseorang, nama sihir kutukan ini adalah «Whicurs»! Berupa sihir kutukan yang menguras habis Mana targetnya!.."
"Sihir ini berbahaya dan terlarang karena bisa menyebabkan kematian akibat Mana yang dikuras habis, Mana adalah salah satu konsep makhluk hidup tetap hidup!.."Jawab Takahiro dan menjelaskan tentang sihir kutukan.
Aina yang mendengarnya terkejut dan berteriak heran secara tiba-tiba yang membuat mereka kaget saat Aina berteriak.
"Hahh.... jadi sihir kutukan ini berasal dari seseorang? apa sudah ditemukan siapa pelakunya?"Tanya Aina.
"Secara saat ini belum ditemukan, para prajurit sedang mencarinya dan aku diberikan tugas untuk menyembuhkan warga yang terkena sihir kutukan!.."Jawab Takahiro.
"Begitu, jadi ini alasan kenapa kamu menjadi seorang dokter tapi bagaimana kau bisa menjadi seorang guru juga?"Tanya Sotaru yang penasaran dengan hidup Takahiro sebagai teman.
"Tentu saja karena Oktop yang dulu aku sembuhkan dan meminta untuk menjadi guru mengajari Tania mengendalikan kekuatannya!.."Jawab Takahiro.
...Mereka semua bingung dengan jawaban Takahiro saat mengucapkan untuk menjadi guru Tania dan mengajarinya mengendalikan kekuatan seakan-akan Tania sedang dalam masalah soal kekuatannya....
...Aina akhirnya ingin bertanya tentang Tania, Ia penasaran apa yang terjadi sebenarnya kepada Tania dan ia merasa cocok bersama Tania walaupun belum mengobrol ataupun berteman dengannya....
"Jadi Tania saat ini tidak bisa mengendalikan kekuatannya? Apa Tania sedang dalam masalah terhadap kekuatannya sendiri?"Tanya Aina.
"Iyah, Dia tidak bisa mengendalikan kekuatan yang sudah jadi turun temurun keluarganya yang bernama Yami."
"Keluarga besar Yami adalah Keluarga yang memiliki sihir yang hebat di Empire Light. Mereka dipandang sebagai keluarga terhormat dan bangsawan!.."
"Yami memiliki sihir turun temurun yang disebut Sihir Peningkatan dan Perubahan!. Sihir ini sangat kuat dan diwariskan ke Tania!.."
"Tania tidak bisa mengendalikan kekuatannya dan sudah banyak guru yang mengajarkan tapi gagal dan aku dipilih untuk mengajarkannya!.."Jawab Takahiro dan penjelasannya tentang keluarga, sihir turun temurun keluarganya Tania.
...Aina paham dan mengerti kondisi Tania, baginya ini adalah hal yang sulit karena harus mengendalikan sihir turun temurun keluarganya yang besar dan dijunjung tinggi....
__ADS_1
...Eiji dan Sotaru mengetahui tentang sihir ini, Mereka merasa kalau sihir ini sudah ada sejak zaman mereka dan mengetahui siapa Keluarga Yami yang memiliki ikatan dengan Takahiro di masa lalu tapi mereka berdua lebih memilih diam....
...Mereka melanjutkan obrolan mereka tentang sihir kutukan yang menyerang warga sekaligus menanyakan tentang Takahiro selama di Empire Light dan dimana dia terbangun dari tidurnya....
"Takahiro, Dimana kau terbangun setelah lamanya tertidur? kenapa kamu tidak langsung menemui kami dan sudah berlama kau disini?"Tanya Eiji yang penasaran dan terpikir diotaknya.
"Oh, Aku terbangun didekat hutan Empire Light bagian timur, aku terbangun dan ditemui oleh salah perempuan yang membawaku kerumahnya!.."Jawab Takahiro.
...Tiba-tiba ada sesosok perempuan cantik, berambut pendek cokelat dan mata cokelat. Ia memakai pakaian layaknya istri dengan baju biasa dan celemek putih. ia tersenyum manis dan menawan....
...Nama perempuan tersebut adalah Hirami Rilima. Ia adalah tuan rumah sebenarnya dari rumah ini dan ia adalah orang yang dimaksud Takahiro yang membawanya kerumah seseorang tersebut....
"Takahiro!.. Apakah ada tamu?"Tanya Hirami dari dekat dapur rumah.
"Iyah, aku sedang mengobrol dengan kawan lama! bagaimana masakan yang aku minta?"Ucap Takahiro kencang.
"Tenang saja, Ini sudah hampir siap! Aku akan membawakannya kepadamu!.."Ucap balas Hirami.
"Baiklah!"Ucap Takahiro yang senang.
...Eiji dan Sotaru terkejut mendengar ada perempuan yang tinggal bersama Takahiro, Sotaru menduga kalau perempuan tersebut adalah istri Takahiro dari nada suaranya....
...Sementara Eiji yang sudah mendapatkan kekuatan Maha Tahu jadi dia sudah tahu duluan siapa perempuan tersebut dan hubungannya dengan Takahiro....
"Siapa dia? apakah istrimu?"Tanya Sotaru yang penasaran.
"Ehh.. mana ada dia istriku, dia adalah tuan rumah ini!.. kami tinggal bersama dan dia perempuan yang aku maksud!.."Jawab Takahiro.
"Oh kirain, hehehehe...."Ketawa kecil Sotaru.
"Oh iya, siapa namanya?"Tanya Sotaru.
"Kau kan bisa mengetahuinya dengan melalui Skillmu!.."Ucap balas Takahiro.
"Iyah, tapi lebih enak langsung bertanya kepada orang yang dekat dengannya hehehe..."Ucap Sotaru yang menggoda Takahiro.
...Takahiro menghela nafas karena tingkah Sotaru yang benar-benar bikin jengkel tapi ia mau tidak mau harus menjawab pertanyaan Sotaru....
"Namanya adalah Hirami Rilima. Dia adalah tuan rumah ini dan bekerja bersamaku sebagai dokter di Empire Light ini!.."Jawab Takahiro.
"Oh... Sangat hebat dan cocok!."Ucap Sotaru yang tersenyum yang membuat Takahiro sedikit kesal.
...Takahiro hanya bisa menghela nafasnya dan pasrah dengan tanggapan Sotaru, Takahiro kembali menjawab pertanyaan Eiji kepadanya....
"Oh ya, soal aku tidak menemui kalian karena aku terlalu sibuk dan lupa untuk menghubungi kalian berdua!.."Ucap Takahiro sambil menggaruk kepalanya karena merasa bersalah.
"Aku disini sudah 5 hari semenjak bangun dari tidur panjang!.."Ucap Takahiro.
"Oh pantesan aja, aku kira kau kenapa jadi aku langsung datang ke sini untuk memastikan keadaan dan berarti kita bangun di hari yang sama!.."Ucap balas Eiji.
"Iyah benar"
"Tapi Bagaimana dengan Rai dan Yasushi? apakah mereka baik-baik saja?"Tanya Eiji.
"Tenang saja, Aku sudah bertemu mereka 2 hari yang lalu dan mereka baik-baik saja tapi sekarang mereka sedang dalam misi masing-masing!.."Jawab Takahiro.
"Syukurlah, Sekarang mereka ada Dimana?"Tanya Eiji yang ingin mengetahui keberadaan 2 temannya.
"Rai berada di suatu daerah gurun pasir atau wilayah kerajaan Desert Sand dekat sumber air mata suci Wateri..."
"Sementara Yasushi berada di suatu daerah tempat teknologi berkembang, dia di wilayah Kota Tecno!.."Jawab Takahiro.
"Oh, baguslah!."Ucap Eiji yang senang mengetahui tempat kedua temannya.
...Mereka semua melanjutkan obrolan tentang sihir kutukan sebelumnya tapi ada seseorang yang mengawasi rumah Takahiro dari bola kaca....
__ADS_1
...Orang tersebut memiliki aura gelap yang kuat bahkan tubuhnya diselimuti bayangan yang pekat dan ia memakai jubah hitam sedang mengawasi rumah Takahiro sambil tersenyum jahat karena merencanakan sesuatu yang jahat....
Selanjutnya.........