
Hari ini adalah hari pertama latihan Tania yang sudah dijadwalkan oleh aku, Sotaru dan Takahiro setelah berdiskusi beberapa hari yang lalu.
Hari pertama di ajarkan oleh Takahiro, pada awalnya tentu saja mereka tidak akur dan Tania mengolok-olok Takahiro seperti biasanya tapi Takahiro tidak menanggapinya serius dan terus membantu mengontrol kekuatan Tania.
"Konsentrasi penuh, jangan memikirkan apapun dan fokus kepada ultimate skill mu yang ingin kau keluar dengan daya kuat berapa..."
"Kontrol Mana mu dengan baik, atur secara konsisten untuk bisa diubah dengan menjadi bahan energi ultimate skill mu!.."
"Kunci bisa menguasai skill tingkat tinggi adalah kontrol mana karena, jika kontrol mana mu tidak konsisten.. maka ultimate skill milikmu bakal tidak bisa dikontrol dengan baik!.."
Takahiro menjelaskan sambil melayang dan mengitari Tania yang menutup matanya dan berusaha mengontrol mana milikinya dengan baik dan konsisten, Sedikit mengeluarkan atau memunculkan energi skill kuning yang merupakan Power increase yang muncul di tangan kiri Tania.
Tapi pada akhirnya Tania tidak bisa mempertahankan skill ini lebih lama dan percobaan ke 30 malahan lebih parah karena Tania tiba-tiba tidak bisa mengontrol Power increase yang berakibatkan energi skill yang meningkat berlebihan dan menciptakan bola energi yang meledak ke udara dengan daya bisa menghancurkan kota besar yang untung saja Takahiro menggunakan «Grav» untuk melayangkan bola energi tersebut ke udara.
Tania merenung dan merasa putus asa karena dia tidak bisa mengontrol kekuatan ini.
"Sudahlah, aku sudah lelah dengan ini... kita sudah mencoba 30 kali dan itu semua gagal!.."
"Sudahlah, lebih baik aku tidur untuk istirahat... aku tidak peduli apa yang dikatakan sensei!.."
Tania langsung berbaring di rumput dan tertidur karena kelelahan setelah mencoba mengontrol kekuatannya yang besar.
Takahiro hanya membiarkannya untuk tidur, memberikan Tania mimpi indah dengan «Dreaminz» yang bisa memanipulasi mimpi sesuka hati dengan gerakan tangan saja.
"Maafkan aku Tania, aku telah membuatnya seperti ini dan aku benar-benar minta maaf atas segalanya..."
"Aku bersumpah untuk menolongmu demi menembus kesalahanku dan janjiku kepada Hirami..." Ucap Takahiro sambil mengelus kepala Tania yang sedang tertidur.
Hari kedua latihan...
Hari ini adalah hari kedua latihan Tania yang di bimbing oleh Sotaru, respon dan sikap Tania lebih ceria saat bersama Sotaru dan mereka langsung mengobrol hal menarik.
Latihan Tania lebih menyenangkan saat bersama Sotaru seperti latihan duduk didalam mode pesawat space dan terbang di udara, mengontrol mana lebih seru ketimbang sebelumnya yang membosankan bagi Tania.
"Kau pasti tahu cara mengontrol mana, bukan? pasti Takahiro sudah menjelaskan dan kau hanya perlu merilekskan pikiranmu..."
"Aku menyetel musik seperti alam untuk kau tenang dan rileks pikirannya, cobalah bersatu dengan alam!.."
Tania mengikuti apa yang dikatakan Sotaru dan sedikit demi sedikit berhasil menguasai ultimate skill Energy converter walaupun terbatas waktu 3 menit.
"Aku berhasil... aku berhasil... akhirnya aku bisa sedikit mengontrol kekuatan ini..."
"Waahhh......aku tidak nyangka aku bisa dan aku semakin yakin bisa mengontrolnya..."
Tania terlihat senang dan senyum lebar penuh kebahagiaan, Sotaru juga ikut senang dan lega dia berhasil menguasainya walaupun terbatas 3 menit saja.
Mereka melanjutkan latihannya hingga sore hari, saat sore hari Sotaru mengubah dirinya menjadi pesawat space dan terbang membawa Tania ke ruang angkasa karena permintaan Tania yang ingin melihat ruang angkasa.
__ADS_1
Sotaru dengan kecepatan tinggi... dalam waktu 1 detik atau kedipan mata sudah sampai, Tania tersenyum lebar melihat bintang-bintang dan bulan secara jelas.
"Waahhh, ini indah sekali... ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan... aku tidak menyangka bisa berada di space ini..."
"Terimakasih Kak Sotaru, aku sangat beruntung bertemu dengan dirimu.. kau baik dan ceria... bisa membuat hatiku senang dan tenang..."
"Hahahaha... sama-sama.. itu adalah kewajiban untuk saling membantu satu sama lain... tapi ada yang ingin aku tanyakan..."
"Tentang apa? kau boleh menanyakan sesuatu!..."
Sotaru sedikit ragu-ragu karena pertanyaan ini adalah pertanyaan dari isi pikiran dia saja.
"Hmm.. ini soal, apakah kau menyukai Takahiro? aku melihat dari mataku yang bisa melihat informasi seorang mendapati kau menyukai Takahiro!.."
"Jujur saja, tidak perlu malu karena kau sudah aku anggap adik sendiri walaupun tidak terlalu kenal!.."
Tania tidak bisa menyangkalnya dan akhirnya menjawab "Iya, aku menyukainya tapi.. aku tidak cocok dengannya... ditambah aku ingin bisa mengontrol kekuatan ini yang tentu merepotkan dirinya!.."
"Aku tidak mau seperti itu!..."
Sotaru mengerti akan hal itu, memasang musik untuk menenangkan Tania dan membuat dia senang kembali..
Sotaru membawa Tania berkeliling ruang angkasa dan melihat banyak Objek-objek ruang angkasa seperti bintang, tata surya, planet, debu nebula, worm hole, black hole, dan galaxy.
Tania menikmati akan momen itu, ini adalah hal paling membahagiakan bagi dirinya dan hal paling bebas baginya, dia tersenyum lebar dan manis. Sotaru membawa dia berkeliling seluruh isi alam semesta yang tidak terbatas ini dalam waktu 3 jam saja dan kembali ke planet mereka.
Sotaru pergi meninggalkan rumah Tania dan kembali menuju rumah Takahiro+Hirami, melesat meninggalkan jejak cahaya di udara disepanjang perjalanannya dalam mode pesawat space yang terlihat canggih dan maju teknologinya sambil berbicara "Aku juga senang, aku harap kau bisa mengontrol kekuatamu saat berlatih dengan Eiji nanti!.."
Hari Ketiga latihan....
hari ini adalah hari ketiga Tania berlatih dengan aku yang membimbingnya... Aku disambut dengan baik olehnya dan dia selalu senyum membawa aura positif.
Aku memulai latihannya dengan di awali untuk merilekskan pikiran dengan latihan tubuh seperti olahraga dan senam... dia cukup hebat dan bisa mengikuti apa yang aku katakan.
Sekarang adalah tahap untuk mengontrol kekuatannya dari mengontrol mana milikinya, latihan kemarin dia berhasil mengontrol lu ultimate skill Energy converter walaupun hanya 3 menit saja.
Tania berkonsentrasi penuh dan mencoba meningkatkan kekuatannya sesuai apa yang dia inginkan..
"Buang pikiran buruk, berpikirlah untuk meningkatkan kekuatanmu sesuai kemauanmu bagaikan keran yang dibuka untuk mengeluarkan air dan di atur keluar airnya sebesar apa!.."
"Terapkan hal itu dalam pikiranmu Tania... kuncinya kau harus percaya kepada diri sendiri!.."
Tania menerapkan cara dariku, dia mulai bisa meningkatkan kekuatannya dan memunculkan bola energi yang ditingkatkan energi sesuai keinginannya... dia menginginkan bola energi ini hanya bola berdaya menghancurkan rumah...
"«Enerball».."
Tania mengeluarkan bola energi dari tangan kirinya dan mencoba melemparkan ke bangunan rumah yang aku sudah siapkan.
__ADS_1
Bomm...
Bangunan itu hancur dengan kekuatan yang sesuai dengan keinginan Tania, bola energi itu pada awalnya hanya sekuat menggores kulit hingga ditingkatkan menjadi sekuat bangunan...
"Aku berhasil? aku bisa mengontrol kekuatanku ini sesuai keinginanku?" wajah Tania yang terkejut bercampur senang.
"Yah, kamu berhasil Tania... selamat atas kerja kerasnya..."
"Yaaa...... aku akhirnya berhasil!.."
Tania berteriak senang dan gembira. wajahnya penuh kegembiraan dan tersenyum lebar manis.
Aku senang dia berhasil meskipun untuk memunculkan bola energi yang diberikan ultimate skill Power increase ini, butuh 4 jam karena mengontrol mana Tania yang sulit.
"Aku senang kau berhasil tapi ingat kau masih sulit mengontrol kekuatan ini, jadi berhati-hatilah!...."
Tania mengangguk....
"Iya... tentu aku ingat itu... dikit demi sedikit aku pasti bisa mengontrol kedua ultimate skill ini!.."
"Semangat yang luar biasa... aku senang melihatnya... apalagi sepertinya kau semakin bisa mendekati Takahiro!..."
Tania terkejut dan wajahnya memerah seperti tomat... dia merasa malu mendengar kata-kataku dan mulai menyangkalnya..
"Ma... Mana... A... Ada... aku tidak mungkin menyukai Sensei!... itu tidak mungkin apalagi dia dikabarkan memiliki pasangan Hirami yang merupakan temenku!..."
"Aku senang Hirami mendapatkan pasangan seperti sensei yang hebat dan pintar... dia sering mengirim surat untukku dan menceritakan kesehariannya yang tanpa sadar menceritakan tentang dirinya dengan sensei!..."
Wajah yang senang bercampur sedih... apalagi aku tahu... dia merasa tidak ada harapan untuk mendapatkan Takahiro karena sudah ada Hirami.
Hmm... cinta segitiga memang menarik untuk diikuti... meskipun aku seperti itu tapi bedanya aku mencintai mereka bersama dan mereka tidak ada iri atau persaingan... aku beruntung memiliki mereka berdua!...
"Jangan menyerah!... aku tahu, kau menyukai Takahiro dan ingin memilikinya!.. apalagi kamu dan Hirami memiliki kesepakatan jika menyukai seseorang yang sama, maka kalian bisa memilikinya bersama!.."
" itu yang dikatakan oleh Hirami, dia menceritakan sedikit tentangmu dan berharap kau menyukai Takahiro hingga kalian bisa memiliki Takahiro bersama!..."
Tania mengeluarkan sedikit air mata kebahagiaan, hatinya penuh gembira dan senang saat mengetahui Hirami tetap ingat kesepakatan atau janji masa kecil mereka...
Dia tersenyum lebar dan manis, suasana hatinya menjadi seperti berbunga-bunga dan yakin kepada dirinya untuk bisa mendapatkan Takahiro bersama dengan Hirami...
"Aku sudah putuskan, untuk membuat sensei jatuh cinta kepadaku dan menepati janjiku dengan Hirami untuk memiliki pasangan yang sama-sama kami sukai!.."
"Aku bertekad dan tidak akan menyerah!.. aku akan bersamamu kembali Hirami!.."
Teriak Tania yang bersemangat, ceria, tersenyum dan penuh kebahagiaan saat ini... beban yang sebelumnya ada saat latihan seakan-akan menghilang dari dirinya dan aku senang melihatnya...
Selanjutnya.....
__ADS_1