
...Pagi hari yang cerah, semua warga Precognition bangun pagi dan menyelesaikan kerusakan akibat perang. Mereka bergotong royong untuk memperbaiki kota dan rumah mereka....
...Mereka semua bekerja sama dan saling membantu, bersama-sama memperbaiki kota yang mereka cintai. Eiji dan yang lainnya juga ikut membantu dengan kekuatan mereka....
...Eiji mengangkat bebatuan besar dengan satu jari saja dan menumpuknya, Ia membawa batu-batu itu ke tempat yang lebih luas untuk dihancurkan....
...Nasywa dan Mizu membantu membersihkan tumpukan bebatuan disetiap jalan dengan para warga, Nasywa dengan gesit membersihkan jalanan dalam waktu singkat....
...Beberapa Warga takjub melihat kehebatan Eiji, Mizu, dan Nasywa yang membantu membersihkan bebatuan dan reruntuhan bangunan kota....
...Pada jam 08:26. Akhirnya gotong royong selesai dan mereka semua istirahat, Naila membawakan makanan dan minuman yang sudah ia sediakan kepada para warga yang ikut gotong royong....
"Ayo semuanya, silahkan istirahat... duduk sambil makan bakwan dan minum teh hangat..."Ucap hangat Naila.
...Tidak hanya Naila yang menyiapkan tapi Aina juga ikut menyiapkan hidangan untuk istirahat....
"Ayo semuanya.... Istirahat... pasti kalian kelelahan, setelah melakukan pekerjaan berat ini.."Ucap mengajak hangat Aina.
...Sementara Sotaru dan Hatron sedang berkumpul dengan yang lain untuk memperbaiki bangunan kota....
...Memperbaiki mulai dari Atap, pintu, tembok, jendela dan memperbaiki jalanan beton. perbaikan menjadi lebih mudah saat ada Sotaru yang bisa membawa bahan-bahan untuk memperbaiki dalam bentuk truknya....
1 Jam setelah memperbaiki dan bergotong royong....
...Kota akhirnya selesai diperbaiki dan semua bangunan yang rusak bisa ditempati oleh para warga. Wali kota Precognition merasa senang melihatnya....
...Semua orang berkumpul untuk mendengarkan kata-kata walikota Precognition dengan perwakilan Future Eye Squad, Sotaru, Aina, Nasywa, Mizu dan Eiji berada dipanggung juga....
"Selamat Pagi... Warga Precognition sekian.... pagi yang cerah dan damai untuk kita semua!.."
"Kita masih bersyukur karena hari ini dan detik ini kita masih bisa berkumpul bersama! pada hari ini, kita bakal memberikan penghargaan kepada pahlawan kita hari ini!..."
"Mereka adalah orang-orang yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk melindungi kota, item yang diincar dan para warga sekalian...."
"Sebagai walikota Precognition, saya benar-benar berterimakasih kepada pahlawan ini dan saya, Wilis Madiun akan memberikan lencana penghargaan kepada mereka sebagai tanda terima kasih!.."
...Walikota mengambil lencana penghargaan dari prajurit dan diberikan kepada 1 Perwakilan Future Eye Squad, Mizu, Nasywa, Aina , Sotaru dan Eiji....
...Walikota Precognition memberikan hormat tangan kepada mereka yang tentu saja dibalas dengan memberikan hormat tangan juga....
...Semua warga bersorak kencang dan tepuk tangan yang meriah kepada mereka pahlawan dan untuk beberapa anggota prajurit yang hadir dipanggung....
"Terimakasih banyak semuanya, terimakasih atas tepuk tangannya."
"Sampai sini kita akhiri acaranya, mudah-mudahan kita tetap terus diberikan kesehatan dan berkumpul kembali seperti kesempatan ini!..."
"Saya walikota Precognition, pamit undur diri dan sampai jumpa..." Ucap walikota yang berjalan meninggalkan panggung acara.
...Para warga memberikan tepuk tangannya kembali dan sorakan pujian yang meriah dan ramai....
...Semua orang yang berada dipanggung turun dan menemui Jirou bersama keluarganya kecuali perwakilan Future Eye Squad....
...Acara dibubarkan dan para warga kembali ke aktivitasnya masing-masing untuk menghidupkan kota kembali seperti biasanya....
...Eiji dan yang lainnya berjalan menuju lapangan rumput luas didekat perbatasan kota. Naila, Hatron dan Jirou mengantarkan mereka karena sudah saatnya untuk pergi....
"Akhirnya, kita bisa pergi menuju Empire Light!"Ucap Nasywa yang tidak sabar.
"Iyah, udah 5 tahun aku tidak ke sana dan pengen melihat perubahan kerajaan itu!.."Ucap Mizu.
"Kalian benar-benar bersemangat yah!"Ucap Eiji.
...Nasywa dan Mizu hanya mengangguk dan tersenyum senang seperti tidak sabar menuju Empire Light bersama....
...Sotaru dan Aina berpamitan terlebih dahulu kepada keluarga, sementara Eiji dan yang lainnya menunggu di lapangan rumput....
"Ayah ibu, Jirou. Aku pamit untuk menemani Sotaru melanjutkan perjalanannya… kalian tidak keberatankan?" Tanya Aina.
"Tenang saja, kami tidak keberatankan kok, ini sudah menjadi takdirmu untuk bersama mereka!.."Jawab Naila.
"Iyah, kalian semua jaga baik-baik! titipkan salam kepada temanmu Sotaru!.."Ucap Hatron.
"Tentu saja, jangan khawatir soal itu! Aku pasti menjaga Aina!.."Ucap balas Sotaru.
...Mereka berbicara sebentar sebelum berpisah, Jirou tampak sedih karena terpisah oleh kakaknya yang sudah lama di sisinya....
"Jirou, jangan nakal yah! kau harus menjadi anak yang baik-baik karena kakak tidak ada di sampingmu!.."Ucap Aina sambil mengelus kepala Jirou.
...Jirou hanya mengiyakan dengan mengangguk tanpa sekata apapun karena dia tidak tahu harus berkata apa....
"Tenanglah Jirou, nanti kita akan main lagi! kamu tunggulah kami!..."Ucap Sotaru sambil memberikan adu pukulan tangan kanan dan Jirou memberikan adu pukulan tangan kanannya juga.
__ADS_1
"Kalau begitu, Sampai jumpa semuanya!..."Ucap bersama Sotaru dan Aina yang pamit dan pergi berjalan menuju Eiji.
"Sampai jumpa! hati-hati kalian semua!.."Ucap Naila sambil melambaikan tangan, Hatron dan Jirou juga melakukannya.
...Sotaru dan Aina berjalan bersama menuju Eiji yang sudah menunggu mereka berdua sambil bercanda tawa bersama Mizu dan Nasywa....
"Maaf teman, kami berdua sudah membuat kalian menunggu!.."Ucap Aina.
"Tidak apa-apa, kami juga tidak terlalu lama menunggu kalian!..."Ucap balas Nasywa.
"Iyah, yang penting kalian berdua sudah berpamitan kepada mereka, bukan?"Tanya Mizu.
"Yah kami sudah berpamitan!. aku sedih melihat Jirou seperti ditinggalkan oleh kakaknya!..."Jawab Aina yang merasa berpisah dengan Jirou.
"Tenanglah, Jirou pasti kuat dan akan terbiasa tanpa dirimu! lagipula orang tuamu sudah kembali jadi dia sudah ada yang mengurus!..."Ucap Sotaru yang menenangkan Aina.
"Benar yang diucapkan Sotaru, kau harus membuat orang tuamu memiliki kesempatan untuk mengurus Jirou!.."Ucap Eiji.
"Hehehe Iyah, terimakasih atas kata-katanya dan.....-"
"Sekarang kita bakal menuju Empire Light, bukan?"Tanya Aina kepada Eiji untuk memastikan lagi.
"Iyah, kita semua akan menuju Empire Light karena itu tempat pertemuan kami berlima sebelum tertidur!..."
"Aku harap kita bisa bertemu mereka bertiga disana!.."Jawab Eiji.
"Iyah, ini adalah kesempatan kita."Ucap Sotaru.
...Mereka semua mengangguk dan mengerti, Mereka semua sudah siap untuk berteleportasi menuju Empire Light dan bertemu dengan Ke tiga teman Sotaru dan Eiji....
"Baiklah, Sekarang waktunya pergi" Ucap Eiji sambil mengaktifkan lingkaran sihir dan mengucapkan "«Terphoson»".
...Mereka berlima berteleportasi bersama menuju Empire Light, Saat mereka berteleportasi angin-angin bertiup kencang dan rumput-rumput tertiup kencang....
[Empire Light]
...Empire Light adalah kerajaan manusia paling terbesar dan terluas diseluruh Realms dan benua, Kerajaan yang makmur dan kaya. Memiliki warga kerajaan yang patuh dan taat terhadap hukum....
...Empire Light memiliki istana besar yang berada diatas bukit besar dan memiliki luas 509,618 juta Km. Istana yang dilapisi emas dan tembok yang kuat. Sungai dan danau yang indah dan jernih....
...Empire Light memiliki Akademi kerajaan terbesar dan terluas, memiliki bangunan yang hampir besarnya dengan istana utama....
...Saat mereka muncul, orang-orang yang didekat mereka terkejut melihat kemampuan teleportasi tersebut. Aina, Mizu dan Nasywa terpesona melihat gerbang utama Empire Light....
...Gerbang utama Empire Light memiliki tinggi 16 meter dan lebar 8 meter, pintu gerbang dibuat baja yang kuat dan dilapisi corak emas....
"Wahh!... besar sekali gerbangnya! Aku tidak menyangka bisa sebesar in!.."Ucap Aina yang terpesona melihat gerbang utama Empire Light.
"Iyah, semakin kuat dan indah terakhir kali aku ke sini bersama orang tuaku, saat berkunjung ke sini!.."Ucap Nasywa yang kagum.
"Kira-kira nih gerbang, gimana yah kalau saat mau ditutup ataupun digerakkan? pasti hebat sekali!..."Ucap Mizu yang membayangkan.
...Sementara mereka bertiga terpesona dan terkagum, Eiji dan Sotaru sedang mencoba berkomunikasi dengan Takahiro melalui telepati....
...Mereka berusaha menghubunginya tapi gagal karena sudah Seribu tahun tidak saling terhubung dan berkomunikasi, mereka berdua memikirkan cara agar bisa bertemu dengannya....
"Sayang sekali, kita harus mencari dia dengan menanyakan ke orang-orang Empire Light yang luas ini!.."
"Aku yakin pasti mereka tahu tentang Takahiro! apakah kau setuju Sotaru?"Tanya Eiji kepada Sotaru yang sedang memikirkan sesuatu.
"Iyah, sepertinya itu adalah cara satu-satunya! lagipula kita harus bisa sedikit memiliki hubungan dengan warga sini, bukan!..." Jawab Sotaru.
"Yah, kita mulai dari Akademi kerajaan ini!... kalau tidak salah menurut informasi Ryuu... Takahiro memiliki hubungan dengan akademi itu!..."
"Haruskah kita ke sana terlebih dahulu? aku juga penasaran dengan perubahan Empire Light setelah seribu tahun lamanya!..."Ucap dan tanya Eiji.
"Ide yang bagus, kalau begitu sekarang ayo kita berangkat!.."Jawab Sotaru.
"Kalian bertiga!...Sudah saatnya pergi!.."Panggil Sotaru.
"Iyah!..."Jawab mereka bertiga yang langsung berjalan menuju Eiji dan Sotaru.
...Mereka berlima kemudian berjalan bersama masuk ke Empire Light dengan suasana kerajaan yang ramai penuh warga yang lewat....
...Banyak bangunan yang memiliki bisnisnya sendiri sepanjang jalan, prajurit yang berpatroli dan kereta kuda yang lalu-lalang lewat jalan utama....
...Mereka sempat berhenti didepan suatu tempat makan karena Sotaru yang tiba-tiba kelaparan tapi Aina sudah tahu itu dan membawakan bekal untuk Sotaru....
...Aina membawakan roti isi selai strawberry dan Sotaru memakannya dengan lahap sambil melanjutkan perjalanan menuju akademi....
__ADS_1
...Sotaru didekati anak kecil terus-menerus sepanjang jalan karena tertarik dengan bentuk robot Sotaru, Sotaru malahan menemani anak kecil yang mendekatinya supaya rasa penasarannya menghilang....
...Aina sudah bilang untuk berubah menjadi bentuk manusianya kembali tapi Sotaru tidak bisa berubah menjadi manusia dan menjelaskan kalau ini salah satu efek dari skill «Lifther»....
...Eiji yang sudah tahu sejak awal hanya tertawa melihat Sotaru yang terus didekati oleh anak kecil, sementara Aina hanya bisa menemani Sotaru yang sedikit kesusahan menghadapi anak kecil....
...Mereka bertanya ke beberapa warga yang lewat tentang Takahiro melalui ciri-cirinya dan ada satu warga yang bilang kalau Takahiro berhubungan dengan Akademi Empire Light....
...Mereka akhirnya memutuskan untuk ke Akademi Empire Light bersama yang tidak terlalu jauh dari lokasi mereka sedang berdiri....
[Akademi Empire Light]
...Akhirnya setelah lamanya berjalan, mereka berlima sampai didepan Akademi Empire Light yang sangat besar dan megah....
"Wow, besar sekali!... kita akan masuk kedalamnya?"Tanya Nasywa.
"Iyah benar tapi aku dan Sotaru saja yang akan masuk ke bangunan akademi dan kalian bertiga duduk baik-baik ditaman!.."Jawab Eiji dan memberikan perintah untuk duduk ditaman.
"Ehh!.. kenapa? Apakah kami tidak bisa membantu selama didalam?"Tanya Mizu.
"Bukan, hanya saja ini urusan kami berdua dan tentunya kami ingin kalian tunggu diluar untuk bersiap-siap jika terjadi sesuatu!.."Jawab Sotaru.
"Baiklah, Kami akan menunggu diluar!... kalian berdua berhati-hatilah didalam!.."Ucap Aina.
"Tenang saja, kami bukan orang yang lemah dan baik-baik diluar!.."Ucap balas Sotaru.
...Eiji dan Sotaru masuk kedalam bangunan akademi dan berjalan menuju suatu ruangan, sementara mereka bertiga menunggu ditaman yang penuh dengan bunga dan kupu-kupu....
Di lorong, Sotaru dan Eiji mengobrol sesuatu sambil menuju ruangan kepala akademi.
"Eiji, sepertinya kamu tadi sedikit agak kurang lembut kepada mereka!.. ada apa denganmu?"Tanya Sotaru yang memastikan sikap Eiji.
"Oh, aku tidak apa-apa... hanya saja bersikap sedikit dewasa didepan mereka!"Jawab Eiji.
"Begitu yah, aku kira ada apa! ternyata sikap seorang Eiji yang ingin terlihat keren didepan wanitanya!..."Ucap bercanda Sotaru.
"Hehehe!.."ketawa kecil Eiji.
...Mereka melanjutkan perjalanan menuju ruang kepala akademi, selama diperjalanan mereka melewati ruang kelas murid yang sedang diajarkan oleh guru mereka tentang sihir, skill dan pelajaran lainnya....
[Ruang Kepala Akademi]
...Mereka sampai dan mengetuk pintunya terlebih dahulu untuk menunjukkan sopan santun mereka saat berkunjung ke seseorang....
Tuk!.. Tuk!.. Tuk!...
"Siapa yah?"Tanya kepala akademi.
"Kami adalah kerabat Ryuu yang diizinkan untuk kesini jika ada yang ingin ditanyakan!..."Jawab Eiji sebagai perwakilan.
"Oh, Iyah silahkan masuk"Ucap balas kepala akademi.
...Eiji dan Sotaru senang mendengarnya dan masuk keruangan, Kepala Akademi duduk dimejanya dan mempersilahkan untuk duduk terlebih dahulu karena ia sedang mengurus beberapa dokumen....
"Silahkan duduk terlebih dahulu, Saya tandatangani dokumen terlebih dahulu!.."Ucap kepala akademi.
"Terimakasih pak, atas kebaikan hatinya!."Ucap balas Eiji yang langsung berjalan duduk disofa bersama dengan Sotaru.
Setelah beberapa menit kemudian.....
...Kepala akademi berdiri dan duduk didepan mereka berdua sambil memperhatikan mereka berdua secara seksama....
"Pak kepala akademi, maaf atas ketidak nyamanan kami datang saat engkau sedang sibuk!.."Ucap Eiji.
"Oh tidak apa-apa, tenanglah itu adalah hal yang wajar dan sekarang ada perlu apa dengan diriku?"Tanya Kepala Akademi.
"Sebelumnya kami perkenalkan diri dahulu, nama saya Eiji dan ia adalah Sotaru temanku!.."
"Pagi pak!.."Sapa lembut Sotaru.
"Pagi juga, dan saya juga akan memperkenalkan diri. Namaku adalah Oktop dan aku kepala akademi disini!..."
"Salam kenal Kepada kalian berdua dan ada perlu apa denganku?" Tanya sekali lagi Oktop.
"Kami datang kesini untuk menanyakan tentang teman kami, yaitu Takahiro!.."
"Kami mendapatkan informasi kalau ia memiliki hubungan dengan akademi ini jadi kami ingin menanyakan tentangnya..." Jawab Eiji sambil menjelaskan tujuannya
"Oh begitu, aku mengerti tapi....."
Oktop seperti memikirkan hal lain sebelum melanjutkan pembicaraannya, Eiji dan Sotaru sedikit kebingungan dengan Oktop dan tidak sabar untuk mengetahui tentang Takahiro.
__ADS_1
Selanjutnya.......