
Aku saat ini sedang duduk bersama Oktop di halaman rumahnya yang luas seperti istana besar dan emang dia adalah keluarga bangsawan.
Kami sedang mengobrol sesuatu yang serius dan soal orang yang mengincar Tania karena kekuatan yang ia miliki.
"Apa yang kamu maksud, pak Oktop? siapa yang kau maksud itu?"
Oktop diam sejenak dan memikirkan sesuatu dengan matang-matang untuk dibicarakan dengan diriku.
Berarti ini sangat penting sekali! aku ingin apa yang dimaksud Oktop dan orang yang mengincar Tania.
"Didunia ini memiliki dua aliran Mage atau penyihir, dua aliran itu putih dan hitam!."
Ini seperti beberapa fiksi yang dimana ada penyihir putih dan hitam yang dimana hitam selalu yang jahat.
"Dua aliran ini mengajarkan sihir yang berbeda-beda dan beda ilmu, penyihir putih itu murni dari diri sendiri dan ajaran Dewa Utama, sementara penyihir hitam itu sihir yang berasal dari kegelapan dan makhluk jahat!.."
"400 ratus tahun yang lalu setelah Realms Wars berakhir, Penyihir hitam melakukan kontrak janji kepada Raja Maou untuk mendapatkan sihir hitam dan gelap"
Raja Maou? berarti dia memang benar-benar hidup kembali ke dunia ini. Apalagi aku ingin kalau anak buah dia Lisa sangat vampir juga diutus olehnya untuk menculik Nasywa.
Aku ingin sekali melihat bentuk dia yang sekarang, aku yakin bentuk dia lebih lemah dibandingkan di kehidupan sebelumnya.
"Raja Maou setuju dengan perjanjian untuk menyebarkan ilmu sihir hitam ini keberbagai Realms yang bisa memperkuat kekuatan Raja Maou yang sudah bereinkarnasi ke dunia ini lagi!"
Wow, trik yang licik dan cerdik sejak dia. aku tidak menyangka dia tetap seperti itu. _Aku hanya tersenyum_
"Para Dewa tidak terima akan hal itu, ditambah untuk membuat Raja Maou tetap didalam kondisi lemahnya sampai Ramalan leluhur tentang Dewa Utama yang bakal bangun kembali di masa kini!."
"Mereka membangun Organisasi THFTDW atau disebut The Hunt for the Dark Witch. Organisasi ini dibangun oleh leluhurku Gardian sebelum beliau meninggal karena usia dia yang disetel 700 tahun saja!."
Ternyata memang benar tentang setelan umur A.I yang kami ciptakan, mereka akan benar-benar mati jika masa umur mereka sudah habis.
Untung saja A.I yang aku ciptakan abadi semua alias tidak mati karena umur dan akan selalu hidup apapun yang terjadi selama kematian mereka tidak aku izinkan.
"Organisasi THFTDW berhasil memburu penyihir hitam diberbagai Realms dan aku sebagai pemimpin mereka sekarang, berhasil mengetahui kalau penyihir hitam di Empire Light mulai bergerak!."
"Kau tahu? Monster yang menyerang distrik EL-7 itu adalah makhluk ciptaan penyihir hitam itu."
Ternyata dia dibalik penyerang itu! tapi berkat itu aku bisa bersenang-senang melawan musuh yang menarik.
Namun, sebagai gantinya ada banyak orang yang jadi korban dan untung saja ada Takahiro yang menghidupkan mereka kembali!.
"Kenapa kau bisa tahu itu ulah penyihir hitam?"
"Dari aliran sihir yang terhubung dengan satu objek yang hanya nonton dan sedang merencanakan sesuatu yang tidak bisa tim kami dengarkan!..."
"Tapi kami mendapatkan beberapa ciri-ciri bentuknya yang merupakan laki-laki dewasa yang sepertinya sudah sakit jiwa"
Aku menahan tawa sedikit karena penyihir hitam tersebut adalah orang yang sepertinya gangguan jiwa.
Aku respect kepadanya karena berhasil memanggil monster yang mengerikan seperti Skeleton Dark dan Moncris yang berbahaya. Mereka berada di level ancaman Tiger.
"Apakah Mage tersebut bernama Teru Jeko?"
Aku menanyakan hal ini untuk memastikan kalau orang yang dimaksud Oktop adalah Teru Jeko tersebut.
__ADS_1
"Kau benar... dia adalah dalang dibalik penyerang Empire Light beberapa hari yang lalu. Tapi bagaimana kau tahu tentang identitas asli dia?"
Oktop terkejut setelah mendengar aku mengetahui identitas asli dari Mage tersebut yang membuat kekacauan di Empire Light beberapa hari yang lalu.
"Eehhh... itu hanya kebetulan karena salah satu makhluk panggilan dia, aku interogasi dan menanyakan identitas asli orang yang memanggil dia"
Padahal aslinya tidak seperti itu melainkan menggunakan skill «Omniscient» untuk mencari tahu identitas asli Mage yang memanggil dan memerintahkan mereka.
"Oh begitu... kau memang hebat, mengalahkan komandan pasukan Skeleton Dark yang merupakan level ancaman Tiger dengan mudah. Bergerak di waktu yang berhenti, memang hebat"
Oktop memuji diriku dan memberikan aku top jempol yang dimana aku malu-malu dengan garuk-garuk kepala.
"Terimakasih... kalau begitu kau lanjutkan kisahnya, dimana tentang penyihir hitam!"
"Oke, aku hampir lupa tentang itu. Penyihir hitam ini ada organisasi juga yang disebut Demonic Black Witch atau di singkat DBW."
"Ini adalah organisasi musuh bebuyutan kami dan mereka berjumlah ratusan tapi memiliki level yang berbeda dengan organisasi yang yang berjumlah jutaan. Anggap saja 1 anggota DBW setara 5 ribu anggota kami!"
Mereka sekuat itu? mungkin wajar karena sihir hitam mudah dipelajari dan dipahami berbeda dengan sihir putih yang sudah hal wajar bagi semua orang.
Aku ingin sekali melawan ketua mereka atau mungkin lawan salah satu anggota dari mereka, Takahiro pasti mengincar ketuanya terlebih dahulu untuk adu sihir seperti dahulu kala.
"Yang paling lemah memiliki kekuatan setara level ancaman Tiger dan yang paling kuat setara level ancaman Dragon. berbeda dengan kami yang berada dilevel rank terkuat hanya 5 orang dengan rank Diamond saja sementara yang paling terlemah berada dilevel rank Gold."
"Perbedaan yang jauh sekali anggota kami!. meskipun memiliki anggota banyak. Namun, perkembangan anggota kami jauh lebih lambat."
Yah, memang sihir putih yang langsung dari Game Master itu sulit dipelajari, butuh proses dan perjuangan tapi memiliki kekuatan yang jauh lebih kuat dari pada yang dibayangkan.
"Tapi menurutku, ini merupakan hal wajar... tidak ada yang langsung jadi bisa menguasai sihir, aku berharap kita bisa membuat generasi yang lebih baik."
"Ingatlah ini, hal baik pasti butuh proses dan berjuang yang keras untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih baik ketimbang hal buruk yang bisa lakukan dengan mudah tapi membawa kerugian!..."
"Kata-kata yang menyentuh hati dan penuh motivasi... terimakasih atas dukungannya."
"Sama-sama"
Aku tersenyum dan senang melihat dirinya kembali bersemangat, aku juga ingin mendukung mereka untuk membuat generasi penerus menjadi lebih baik ketimbang generasi sebelumnya.
Generasi lama butuh generasi baru untuk menggantikan mereka dan supaya generasi baru mampu melakukan itu, generasi lama harus membimbing mereka semua dan aku adalah salah satu dari mereka.
"Oh iya aku mendapatkan kabar, kalau ada desa yang memiliki banyak warga yang terjangkit sihir kutukan yang entah datang dari mana!"
"Benarkah? di desa mana itu?"
Oktop memikirkan kata-kata untuk aku mudah pahami dan menjelaskan dimana letak desa tersebut.
"Desa itu bernama Desa Nagano, berada di utara jauh dari kerajaan Empire Light dengan 60 km jauhnya. Desa ini merupakan salah satu desa dari kerajaan Empire Light."
"Desa akan kaya sumber daya alam, pemandian air panas terbaik di Empire Light, memiliki gunung yang indah untuk menjadi tempat wisata dan beberapa kuil kuno disana!."
Desa Nagano? aku pernah mendengar desa ini sebelum kami tertidur di 1000 tahun yang lalu. dulu aku pernah berencana pergi disana karena memiliki pemandian air panas terbaik disana.
Tapi sayang, desa itu malahan direnovasi oleh Game Master untuk ditambahkan beberapa fitur dan dekorasi hingga akhirnya kami tertidur dibuat olehnya.
"Wow, hebat sekali.... aku ingin berencana kesana setelah apa yang kau ceritakan tapi sepertinya kau perlu bantuan sesuatu untuk membantu desa tersebut?"
__ADS_1
"Iya, desa itu diteror Monster purba yang dibangkitkan oleh Teru untuk mengambil barang berharga disana yang disebut «Holystone» yang dimana ini adalah batu suci yang menghasilkan energi sihir suci yang bisa mensucikan sihir kutukan."
Monster purba? kalau tidak salah, Monster purba merupakan monster yang sudah ada dizaman dahulu sebelum para player ada.
Salah satu mereka adalah Leomons yang bagi masih ingat tentang dirinya, dia monster purba yang tertidur dan yang pertama bangun dari tidur panjangnya selama 4 miliyar tahun yang lalu.
"Dia berencana mengambil batu tersebut demi sihir kutukan miliknya berhasil secara total dan membuat warga desa sana meninggal."
Kejam sekali, orang seperti itu tidak pantas hidup karena merenggut nyawa seseorang yang tidak tahu apa-apa.
"Kenapa dia melakukan hal keji seperti itu?"
Oktop menghela nafas.
"Menurut informasi dari salah satu anggota divisi pengintai organisasi kami, dia melakukan itu demi menyerap jiwa orang yang sudah meninggal dalam jumlah banyak."
Untuk apa dia melakukan itu? sepertinya ada hubungannya dengan Abyss.
"Dia menyerap jiwa-jiwa tersebut untuk dirinya atau untuk seseorang seperti Abyss? karena Black mage selalu berkontrak janji dengan Abyss!."
Oktop mengangguk.
"Iya kau benar, jiwa-jiwa itu untuk dipersembahkan ke Vampire Queen Lisa yang merupakan komandan pasukan Abyss dan calon istri raja maou!..."
Sudah aku duga, sihir kutukan pasti berhubungan dengan Lisa atau Vampir tersebut.
Aku tidak menyangka dia masih melakukan hal seperti itu, dia tidak kenal takut untuk berhadapan dengan aku lagi setelah aku putuskan tangannya hingga tidak bisa regenerasi lagi.
"Mereka bekerjasama, Lisa butuh jiwa-jiwa orang tersebut untuk memperkuat sihirnya dan mendukung ritual sihirnya menciptakan konsep baru yang berada di «Heart» miliknya untuk membuat tubuhnya kembali regenerasi kembali seperti dulu, yang dimana kemampuan regenerasi ini berasal dari konsep miliknya yang berada di«Heart»."
"Sementara Teru akan mendapatkan beberapa sihir kuno dari Lisa yang berhasil ia dapatkan dari raja maou yang berupa buku sihir kuno!"
Buku sihir kuno? kalau tidak salah ini adalah buku yang mencatat semua sihir kuno setelah kepergian kami bagi mereka sementara aslinya kami tertidur.
"Kalau begitu... desa Nagano dalam bahaya, bukan hanya desa tersebut tapi seluruh Realm, karena monster purba merupakan monster yang berada dilevel puncak atau level ancaman God!."
Dan aku pernah melawannya, dia sungguh rumit untuk dibunuh dan butuh kekuatan besar untuk membunuhnya tapi akhirnya kami menjadi teman.
"Iya kau benar, monster purba ini sudah diceritakan leluhur dari catatan kuno. ini sungguh berbahaya dan tidak ada yang mungkin mengalahkan mereka kecuali rank Crystal."
"Lebih baik... kita meminta bantuan orang yang sudah mencapai rank tersebut..."
Buat apa aku minta bantuan mereka? lagipula Takahiro memiliki Leomons yang merupakan monster purba terkuat atau raja mereka.
Ini sangat mudah untuk melawan mereka dan bakal menjadi teman kami juga.
"Tidak usah, lebih baik aku dan kawan-kawan bakal kesana untuk membantu mereka. kau beritahu anggota mu untuk mengevakuasi warga jika ada Pertempuran nanti!.."
"Percayalah... kami bakal berhasil menyelamatkan mereka dari genggaman Teru dan Lisa"
Oktop mengangguk dan percaya terhadapku, aku akhirnya pamit pulang kepadanya dan lekas berjalan menuju rumah.
Dijalan aku memikirkan strategi dan taktik untuk bisa menaklukkan monster purba tanpa perlu bantuan Leomons tapi jika keadaan darurat, maka Leomons harus dipanggil.
Semoga saja besok tidak ada hal buruk dan aku yakin masa depan yang indah sedang menanti.
__ADS_1
Selanjutnya........