
"Sial!" ratu iblis menatap keseratus orang praktisi ranah golden core itu dengan tatapan yang sulit diartikan, namun sinar matanya memancarkan kemarahan dan kebencian yang tidak terperikan.
Ratu Iblis mulai memejamkan matanya, kedua telapak tangannya bersatu didepan dada, dengan mulut yang terus berkomat-kamit. Tak lama kemudian tubuh ratu iblis bersinar, dia mengalami transformasi yang membuat kekuatannya meningkat hingga seratus kali lipat dari sebelumnya.
Tubuh sang Ratu Iblis bergetar ketika kekuatan jahat yang tak terduga mengalir melalui pembuluh darahnya. Kulitnya menjadi hitam legam dan terkulai dengan tanduk-tanduk iblis yang tumbuh ke arah langit. Matanya memancarkan cahaya merah menyala, mencerminkan niat jahat yang mengerikan. Penampakan Ratu Iblis kali ini semakin menakutkan, membuat bulu kuduk siapapun yang melihatnya merinding.
Kekuatannya yang baru mampu menghancurkan segala yang berani berdiri di jalannya. Serangan iblis yang tadi sekadar menghancurkan sebagian kecil pasukan kekaisaran Bing, kini mampu membinasakan seluruh pasukan yang utuh. Sulit untuk melawan kekuatan yang begitu kuat dan mematikan. Melihat perubahan ini, para praktisi tingkat Golden Core pun merasakan ketakutan yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Para praktisi yang tadinya berani dan penuh kepercayaan diri, kini melihat keputusasaan di hadapan mereka. Mereka yang terbiasa menghadapi berbagai macam ancaman dan pertempuran, kini merasa bahwa ini adalah perlawanan yang mereka tidak dapat menangkan. Meskipun mereka memiliki kekuatan yang tak terhitung jumlahnya, kekuatan Ratu Iblis yang baru ini membuat mereka merasa tak berdaya.
Mereka meninggalkan medan pertempuran dengan hati berat dan lari tunggang-langgang, menyerah pada kekuatan mengerikan yang sekarang mereka hadapi. Kekalahan bukan hanya sebuah pilihan, melainkan satu-satunya jalan yang mereka lihat dalam menghadapi Ratu Iblis yang telah berubah menjadi entitas yang mengerikan.
"Mau kabur? Tidak semudah itu!" ucap ratu iblis Mo Xuanyin sambil menggerakan jari-jari tangannya.
Saat ia mengulurkan tangan, segala yang berdiri di hadapannya bergetar dalam ketidakampuan dan kehancuran yang tak tergambarkan.
Seratus orang praktisi tingkat golden core, yang berani berpaling dari penguasaannya yang kejam, menemukan diri mereka berada di hadapan kekuatan tak terbendung. Begitu jari-jari tangan ratu iblis melintas di angkasa, seakan hukum gravitasi yang mengikat mereka terputus. Keinginan mereka untuk melarikan diri langsung menjadi relik sejarah yang suram.
Kekuatan yang tersimpan dalam jari-jari tangan ratu iblis mengesankan. Kuku-kukunya, yang sebanding dengan pedang sakti, meluncur dengan kecepatan yang mencengangkan. Mereka memancarkan aura yang memilukan, melintasi ruang dan waktu dengan kekuatan yang 100 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan pedang apa pun yang pernah ada.
Ketajaman kuku ratu iblis sungguh mengerikan. Setiap gerakannya membawa ancaman yang tak terbayangkan, menusuk melalui segala yang ada di hadapannya. Tidak ada pelindung yang bisa bertahan melawan serangan ini. Hanya dengan sentuhan ringan dari kuku-kuku tersebut, nyawa praktisi tingkat golden core pun melayang dalam sekejap.
__ADS_1
Jleb...
Jleb...
Jleb...
Seratus orang praktisi tingkat golden core akhirnya harus menyerah, mereka mendapatkan kematian yang begitu menyakitkan, hanya karena serangan ringan yang dilakukan oleh Ratu iblis menggunakan kuku-kuku tajamnya.
Bruk...
Tubuh kaisar Bing Kai langsung ambruk di atas tanah, dia tak menduga jika lawannya saat ini memiliki kekuatan yang beribu-ribu kali lipat jauh lebih besar dibandingkan dengan pasukannya. Bahkan para praktisi tingkat Golden Core yang dia pikir memiliki kekuatan tertinggi di alam menengah ini berhasil dihancurkan hanya dengan satu kali serangan kukunya saja. Lalu bagaimana dengan dirinya?
"Aku serahkan dia padamu, terserah kau mau berbuat apa, yang jelas saat ini Kaisar bodoh itu tidak memiliki kekuatan apapun lagi, jika kalian mau, bahkan saat ini juga kalian bisa membunuhnya." ucap ratu iblis.
Tubuhnya tiba-tiba saja menghilang, namun sedetik kemudian dia telah berpindah dan berdiri tepat disamping Xu Yuan yang hingga saat ini masih berlutut dalam keadaan terluka. Tangannya terulur menyentuh dahi pemuda itu, seberkas cahaya berwarna keperakan tiba-tiba saja keluar dari telunjuknya dan langsung menembus dahi milik Xu Yuan.
Sejenak pemuda itu terlihat mengerang kesakitan akibat energi yang dikeluarkan oleh Ratu iblis menyatu dengan tubuhnya, namun tak lama kemudian Xu Yuan kembali berdiri dengan tegak, energi kegelapan itu ternyata berhasil menyembuhkan luka dalam yang dialaminya.
Bahkan saat ini dia merasakan sesuatu yang berbeda, sekolah ada benda yang patah dari bagian dantian bawahnya. Xu Yuan mengerutkan dahi, sedangkan ratu iblis Mo Xuanyin mengulas senyuman tipis.
"Aku hanya bisa melakukan itu, selebihnya kau harus mencari cara sendiri untuk melepaskan segel yang tertanam di dalam dantianmu." ucap ratu iblis.
__ADS_1
Xu Yuan menganggukan kepalanya, senyuman tipis dia lemparkan kearah wanita itu, meskipun sesaat tadi sosoknya terlihat begitu mengerikan, namun ternyata Ratu iblis memiliki kepedulian terhadapnya. Dia bahkan membantu membuat sebagian segel yang mengekang dantian milik Xu Yuan akhirnya sedikit melemah.
"Terima kasih." ucap Xu Yuan.
Ratu iblis Mo Xuanyin hanya mengangguk, tak lama kemudian sosoknya menghilang tak meninggalkan jejak sama sekali. Sedangkan warga desa nanggong terlihat bersorak menyambut kekalahan kaisar Bing Kai, sambil menatap dengan penuh kebencian kepada penguasa kekaisaran Bing itu.
"Yang mulia..!"
Para prajurit tiba-tiba saja langsung bergerak dan membantu Kaisar Bing untuk bangkit kembali, mereka bahkan melayangkan tatapan permusuhan kepada warga desa nanggong yang seolah begitu bahagia, melihat kekalahan yang dialami oleh kaisar Bing Kai itu.
"Kalian pasti akan menyesal!" ucap salah seorang jendral kekaisaran sambil mengangkat tangannya dan menunjuk satu persatu wajah warga desa nanggong.
Dia benar-benar sangat kesal dan sungguh tidak bisa menerima, jika pasukan kekaisaran Bing bisa dikalahkan. Apalagi setelah mengetahui jika desa nanggong ternyata dilindungi oleh seorang Ratu iblis dari alam bawah, pantas saja jika orang-orang yang dikirim oleh rentenir itu pada akhirnya kalah, karena warga desa telah bersekutu dengan iblis.
"Hentikan jendral, lebih baik kita segera kembali ke istana!" ucap Kaisar Bing Kai dengan tegas.
Akhirnya pasukan kekaisaran Bing pun meninggalkan desa nanggong dengan membawa kekesalan yang menggunung, jika bukan karena ancaman yang dilakukan oleh rentenir tua itu, mungkin saat ini pasukan kekaisaran Bing tidak akan dipermalukan.
"Buat perhitungan dengan rentenir tua itu! Sepertinya aku terlalu lembek padanya, pastikan dia mendapatkan pelajaran yang setimpal karena berani mengancam seorang penguasa kekaisaran." ucap kaisar Bing Kai memberikan perintah.
Jendral kekaisaran pun langsung menganggukkan kepalanya dan segera membagi pasukan menjadi dua, dia akan segera melaksanakan perintah dari kaisar Bing Kai untuk menyerang kediaman rentenir tua.
__ADS_1