
Dalam keremangan malam yang dingin, muncullah sosok yang menakutkan, Beast Spirit Ular Tingkat 7. Dengan tubuh yang menjulang tinggi, berkilauan dari sisik-sisiknya yang mempesona, ular ini siap mengeluarkan serangannya yang mematikan ke arah para praktisi yang berani menghadapinya.
Kehadirannya sendiri sudah cukup untuk menimbulkan getaran ketakutan di hati siapapun yang melihatnya. Aura keganasan dan kekuatan alamiahnya membuat para praktisi merasa terintimidasi dan tertekan. Tak ada yang ragu, satu serangan dari Beast Spirit Ular Tingkat 7 bisa menjadi akhir bagi siapapun yang kurang waspada.
Ketika serangan itu akhirnya datang, rasa takut semakin menjadi-jadi. Serangan berupa semburan beracun yang meluncur cepat dengan presisi yang menakjubkan. Tidak ada ruang untuk kesalahan atau penundaan, para praktisi harus segera mengambil tindakan.
Mereka memperlihatkan refleks dan kelincahan yang luar biasa. Teriakan berterbangan, dan gerakan tubuh begitu lincah seolah menari dalam upaya menghindari serangan mematikan itu. Beberapa dari mereka menggunakan pertahanan, melibatkan perisai magis yang melingkari tubuh mereka untuk menangkal ancaman tersebut.
Namun, Beast Spirit Ular Tingkat 7 tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia cerdik dan terampil dalam menyesuaikan serangannya. Serangan yang dilancarkan bukanlah hanya satu, tapi berangkaian secara beruntun, menambah kesulitan para praktisi untuk menghindar. Setiap semburan yang dilepaskan adalah ancaman yang nyata, dan mereka harus tetap bergerak dan bermanuver dengan cermat untuk tetap selamat.
Beast Spirit Ular Tingkat 7 terus mengontrol medan pertempuran dengan dominasinya, dan para praktisi menyadari bahwa mereka menghadapi lawan yang tidak boleh dianggap remeh. Mereka menyatukan pikiran dan keterampilan mereka, mencoba menemukan celah dan peluang untuk mengcounter serangan monster itu.
Dalam momen-momen kritis itu, jiwa pemberani dan semangat juang mereka bercahaya. Mereka merangkul rasa takut dan menggunakan itu sebagai sumber kekuatan untuk berhadapan dengan Beast Spirit Ular Tingkat 7. Meskipun penuh ketakutan, mereka tetap menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam menghadapi makhluk buas itu.
Permainan catur hidup antara para praktisi dan Beast Spirit Ular Tingkat 7 berlangsung tanpa henti. Setiap gerakan dan keputusan memiliki konsekuensi besar. Namun, mereka tidak akan menyerah, karena di balik ketakutan itu terdapat tekad kuat untuk melampaui ujian ini dan tumbuh menjadi lebih kuat.
Dengan keberanian dan keterampilan mereka yang luar biasa, para praktisi mampu bertahan dan menghindar dari serangan Beast Spirit Ular Tingkat 7. Meskipun tak henti-hentinya serangan itu datang, mereka tidak melepaskan harapan dan terus berjuang, yakin bahwa akhirnya, mereka akan berhasil mengatasi tantangan ini dan mengungkapkan potensi sejati mereka sebagai praktisi yang tangguh.
.
.
__ADS_1
.
Ratusan murid sekte Pedang Salju mulai menyusun formasi dengan gemilang, pedang-pedang mereka berkilauan di bawah sinar bulan. Mereka bersiap untuk melancarkan serangan epik pada Beast Spirit Ular yang mengerikan.
Meskipun ranah kultivasi mereka tampak merosot tajam, namun jangan sekali-kali meremehkan kemampuan olah tubuh dan keterampilan menggunakkan senjata mereka yang luar biasa.
Dalam harmoni sempurna, gerakan langkah mereka menunjukkan koordinasi dan kedisiplinan yang luar biasa. Setiap gerakan mereka tampak penuh perhitungan dan penghayatan, seolah-olah telah diukir dalam alam bawah sadar mereka. Setiap serangan akan menjadi kematian pasti bagi lawan, berkat latihan tak henti-hentinya di bawah bimbingan Guru mereka.
Mata mereka memancarkan tekad yang tak tergoyahkan, siap untuk menghadapi apapun yang menghadang. Kecerdasan taktis membuat mereka mampu memanfaatkan setiap kelemahan dari Beast Spirit Ular yang perkasa. Tidak ada tindakan impulsif atau khilaf dalam gerakan mereka, setiap langkah dihitung secara cermat untuk memastikan kemenangan.
Pedang menjadi perpanjangan tubuh mereka. Teknik mematikan dan gerakan mengelilingi telah dihaluskan melalui bertahun-tahun pelatihan keras. Penguasaan mereka atas senjata ini membuat mereka menjadi lawan yang menakutkan bahkan bagi musuh yang paling berpengalaman sekalipun.
Meskipun mungkin ada yang meragukan kemampuan mereka karena ranah kultivasi yang menurun, namun keberanian mereka dan semangat pantang menyerahnya menjadi sumber inspirasi bagi semua orang.
Sekte Pedang Salju telah menghasilkan para ahli yang mengesankan, dan meskipun saat ini mungkin terlihat sebagai masa sulit, tetapi jika ada sesuatu yang pasti, maka itu adalah kebangkitan mereka yang gemilang.
Beast Spirit Ular harus siap menghadapi serangan yang akan datang dari para murid yang penuh semangat ini, yang bersumpah untuk melindungi harga diri tetua mereka dan menghadapi segala tantangan dengan keberanian tak tergoyahkan.
Pertarungan epik antara ratusan murid Sekte Pedang Salju dengan beast spirit ular tingkat 7 akhirnya meletus, mereka menggunakan formasi pertahanan dan formasi penyerangan untuk melawan semburan berbisa dari Beast Spirit Ular itu.
Beberapa murid berdiri di barisan depan membentuk formasi pertahanan, mengayunkan pedang mereka dengan penuh kepercayaan. Mereka membentuk tembok manusia yang tangguh, siap untuk menahan serangan apapun dari Beast Spirit Ular. Di belakang tembok ini, murid-murid lain bersiap dengan formasi penyerangan, mata mereka memandang tajam ke arah musuh yang mendekat.
__ADS_1
Saat Beast Spirit Ular muncul dari balik pepohonan, wujudnya yang menakutkan membuat langit memerah dan tanah berguncang. Ular tersebut melontarkan semburan berbisa yang mematikan, mengancam para murid Sekte Pedang Salju.
Namun, murid-murid yang berada di barisan depan dengan sigap meluncurkan perisai mereka, membentuk perisai kolektif yang kuat untuk menghadang semburan berbisa tersebut.
Sementara itu, murid-murid yang membentuk formasi penyerangan memanfaatkan kesempatan untuk melancarkan serangan balasan. Mereka menggabungkan kekuatan pedang mereka dengan formasi khusus yang memungkinkan mereka menyerang secara terkoordinasi. Pedang berkilauan meluncur seperti kilat, mengarah langsung ke arah Beast Spirit Ular.
Wuuuung...
Tapi Beast Spirit Ular tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan gesitnya, ia meluncurkan serangan balik, bergerak cepat di antara pohon-pohon, menghindari serangan pedang dengan lihai. Ular tersebut juga melontarkan racun berbisa lebih banyak lagi, mencoba melemahkan barisan pertahanan para murid.
Pertarungan berlangsung sengit, dengan murid-murid Sekte Pedang Salju yang menghadapi tantangan besar. Beberapa di antara mereka terluka oleh semburan berbisa, namun semangat juang mereka tidak pernah padam. Mereka terus bertarung dengan gigih, saling melindungi dan menyokong satu sama lain.
Sambil berusaha untuk menahan serangan Beast Spirit Ular, murid-murid Sekte Pedang Salju mulai menghadirkan formasi serangan yang lebih kompleks. Beberapa dari mereka menggunakan keahlian khusus, seperti memanggil es atau angin untuk menambah kekuatan serangan mereka.
"Sial! Aku hampir saja lupa jika saat ini energi Qi milik kita tersegel! Bagaimana caranya menghancurkan ular jelek itu?" ucap salah seorang murid, setelah dia gagal menyalurkan energinya.
Padahal sejak tadi dia telah berusaha untuk menyalurkan energi es, sebagai satu-satunya elemen bawaan yang dia miliki.
Beast Spirit Ular kian kesulitan menghadapi kombinasi formasi pertahanan dan penyerangan yang semakin terampil dari murid-murid sekte itu. Kekuatannya mulai melemah seiring berlalunya waktu. Namun, ia tak berniat menyerah begitu saja.
Setelah perjuangan yang panjang dan melelahkan, akhirnya, kumpulan murid-murid Sekte Pedang Salju berhasil menciptakan celah dalam pertahanan Beast Spirit Ular. Mereka menyatukan tenaga dan menyerang dengan penuh semangat. Serangan terakhir mereka menghantam tubuh Ular, mengusirnya kembali ke kegelapan hutan.
__ADS_1
Booom...