
...~ tidak perlu bersedih dengan apa yang telah terjadi, kau hanya perlu mencoba untuk lebih semangat lagi hingga sampai tujuan ~...
...π»π»π»π»π»...
" Iya-iya aku mau ngajak kamu jalan-jalan besok gimana, kan kita libur tu mau ga Yun, mau ya ".
" Ga, aku ga bisa dan ga akan bisa " jawabku final.
" Kenapa sih Yun ga bisa terus ".
' kayaknya aku bisa kasih penawaran lain ni buat dia '.
" Oke bisa ".
" Beneran Yun, aku senang banget makasih " Yugi sangat girang mendengar jawabanku, bahkan dia sempat akan memegang tangan ku.
" Jangan senang dulu apa syaratnya, dan kalo kamu tau syaratnya itu....... syaratnya.......... ".
" Ya kamu datang saja besok sore ke ujung lapangan ditempat tinggalku, ya lapangan yang dekat dengan jalan raya pasti ingatkan ".
" Hemmm baiklah " sahut Yugi dengan senyuman.
π»π»π»π»π»
Rumah ini bisa juga disebut sebagai istana, indah, megah, mewah apalagi perumpamaan yang bisa dikatakan untuk menggambar kediaman Chelsea, dimana juga tingga Reno Pramuja (ayah kandung Yuni ).
Hidupnya sangat indah saat ini, lebih tepatnya saat ia meninggalkan istri dan anaknya 3 tahun lalu dengan alasan ia sudah tidak sanggup hidup miskin, dan membiayai istri dan anaknya lagi.
" Hai sayang, mama rasa putri mama semakin cantik setiap harinya " puji Dian, ya dia mama Chelsea istri Reno saat ini.
" Tentu mama " sahut Chelsea sambil menggulung manja rambutnya yang terurai dengan jari-jarinya.
" Tapi mama rasa beberapa hari belakangan ini putri mama ini sedikit murung, ada apa sayang ? ".
" Mama masih ingat dan kenal bukan dengan Ghaza ? ".
" Ghaza ? Ghaza ?, ohhh anaknya Gina dan Ghifari " sahut Dian berhasil mengingat.
" Iya ma, Ghaza anaknya tante Gina dan om Ghifari ".
" Lalu apa yang membuat putri mama menjadi murung ".
Chelsea pun menjelaskan penyebabnya, ya ia menjelaskan tentang Yuni (si junior jelek,miskin) yang mendekati Ghaza.
" Benerkah sayang ? " ucap Dian tidak percaya.
"Benar ma, mana mungkin aku berbohong dan aku mau mama membantu aku untuk memberitahu ini pada tante Gina, jika tidak aku yakin cewe jelek dan miskin itu akan memanfaatkan Ghaza ma " Chelsea terus mencecer dengan nada tinggi dan rengekan pada sang mama.
" Baiklah akan mama bantu, tapi kalo boleh mam tau siapa nama dia ? ".
" Yuni Lorenza, ma " sahut Chelsea dengan malas.
" Yuni Lorenza ? ".
__ADS_1
" Hemmm, pokoknya mama harusΒ bantu Chel ya kalo gitu Chel ke kamar dulu " ucap Chelsea menuju kamarnya.
' anak itu '.
**************
' Semuanya sudah tersusun dengan rapi selesai, saatnya menunggu pembeli '
16:00 WIB
' Kenapa ibu belum juga menyusul ya, apa mungkin masih ada kerjaan di tempat bi Hanum '.
" Permisi " ujar seorang wanita tua.
" Iya nyonya ".
" Tidak perlu memanggil saya nyonya panggil nenek saja " sahut perempuan tua itu.
" Baiklah nenek, ada yang bisa aku bantu atau nenek mau pesan bakso terenak ku " ucapku dengan senyuman.
" Iya tentu, buatkan satu porsi untuk nenek akan makan disini ".
" Baiklah dengan senang hati nek, ohh iya silahkan duduk nenek ".
" Ya terima kasih ".
' ternyata memang benar kau tumbuh dengan baik, serta memiliki hati yang lembut sama seperti ibumu aku akan selalu memohon maaf pada kalian '.
" Ini nek baksonya, ini adalah bakso terenak ya terenak di sekitar sini hehehe " ucap ku dengan sedikit tertawa.
Beberapa menit kemudian Yuni melihat seseorang yang tengah bingung, ya sudah dipastikan Yuni mengenal orang itu.
" Iya benar-benar datang ".
" Siapa yang datang " sahut nenek itu.
" Hemm maaf nek, aku tinggal sebentar hanya sebentar saja ".
' Dasar si paling keras kepala, kenapa juga dia sangat ingin mengajak ku jalan-jalan dan selalu menjahili diriku '.
" Aduh Yun, kamu dimana sih katanya dideket lapangan ini udah deket tapi ga ada tanda-tanda kamu " ujar Yugi sembari celingukan mencari seseorang.
" Woiiii " teriak ku mengejutkan Yugi.
" Astaga Yuni, kamu ngagetin tau ".
" Ternyata kamu kagetan juga ya orangnya ".
" Yaiyalah, kamu darimana sih aku udah nunggu kamu dari tadi " ucap Yugi sedikit kesal.
" Ga usah bohong deh, aku lihat kamu baru sampe udah ngeluh lama nungguin ".
Langkah kaki Nilam mendekati lapak baksonya dengan semangat dan senang, karena ia memiliki putri yang kuat dan baik seperti Yuni.
__ADS_1
' Semoga saja kita bisa bahagia bersama nak meskipun tanpa sosok ayah, dan kakak-kakak mu '.
" Yun ibu datang ".
Seketika pandangan mereka bertemu, Nilam membelalakkan matanya memandang mata yang telah lama tak pernah ia temui.
" Cucuku sedang pergi, dia bilang hanya sebentar " sahut Rumi.
" Apa mama mengatakan siapa mama pada putri ku " balas Nilam menekan ucapannya.
" Belum, tapi secepatnya akan aku katakan dia cucu ku dan aku neneknya, Nilam " ucap Rumi menatap lekat Nilam.
" Tidak ma, jangan lakukan itu aku tidak ingin membuat putriku bersedih lagi, dia sudah terlalu menderita bahkan dia tidak bersalah tapi semua penderitaan harus ia rasakan dan tanggung ".
" Tenang lah Nilam, kali ini aku menyesali semua kesalahanku dan juga Reno, aku tau kesalahan kami sangat lah besar maka dari itu aku ingin meminta maa- " ucap Rumi terhenti ketika mendengar suara seseorang.
" Ibu, ibu udah balik " ucap ku lalu bersalaman pada ibu.
" Iya nak, tadi bi Hanum masih perlu bantuan ibu buat beresin barang-barangnya jadi ibu tekat kesininya " sahut Nilam.
" Iya gapapa bu, ohh iya kenalin bu ini teman SMA nya yuni nama dia Yugi ".
" Salam kenal tante saya Yugi " sahut Yugi dan bersalaman.
" Wahh nama kamu mirip dengan nama putri tante yang manis ini " ucap Nilam sembari menggoda putrinya dengan mencubit pipi Yuni.
" Ibu, ibu apa-apaan sih biasa aja tau ".
" Permisi berapa harga satu porsi bakso terenak ini " ucap Rumi menyela obrolan orang-orang itu.
" Ohh iya nek, harganya hanya 15k saja nek ".
" Baiklah ini uangnya, kembaliannya kamu simpan saja untukmu " Rumi memberikan uang pecahan seratus ribu.
" Jangan nenek ini terlalu banyak, cukup bayar sesuai harga saja ".
" Sudah nenek ikhlas, tidak baik menolak rezeki cucuku " ucap Rumi dengan senyuman.
" Baiklah terima kasih nenek ".
' untung saja Yuni tidak curiga saat mendengar kata cucuku itu '.
π»π»π»π»π»
Malam semakin larut dan suasana juga ikut mulai tenang serta dingin.
Yuni dan ibunya sedang membersihkan bekas dagangan mereka, dan bersiap untuk pulang.
" Teman kamu tadi baik juga yun dia mau membantu kita " celetuk Nilam pada putrinya.
" Iya Bu, orangnya emang gitu baik banget tapi kadang suka jailin aku juga kalo di sekolah ".
" Yaudah pokoknya kalo temanan itu, harus baik, saling ngertiin jangan berantem apalagi saling marahan " pesan Nilam.
__ADS_1
" Siap ibu, Yuni ingat semua itu dan Yuni ga akan ngecewain ibu karena Yuni sayang banget sama ibu " sahutku memeluk ibu.
Langkah mereka mulai menyusuri lengangnya malam menuju rumah sederhana mereka.