YUNI LORENZA

YUNI LORENZA
Bagian 36


__ADS_3

...~ Terkadang tidak semua orang ingin menjahati kita, tetapi dirimu tetap harus berjaga diri karena orang yang membawa kebahagiaanpun bisa berakhir dengan menyakiti kita ~...


...🌻🌻🌻🌻🌻...


" Tu anak emang gerak cepat banget ya " ucap Gani.


" Udah biarin ajalah, lagian lo ga cocok sama dia justru lebih cocokkan si cupu itu " sahut Fero meremehkan.


" Gue tau sih, gue juga cuma pengen deket aja sama dia belum tentu juga suka atau cinta sih " ucap Zio menetap kearah Yuni dan Yugi.


Ghaza dia hanya diam dan terus menatap Yuni tajam, tanpa dia sedari ia sedang mengepal tangannya


" Ga usah pegangan bisakan ?. "


" Maaf ga sengaja Yun " lirik Yugi pada tangan mereka, lalu melepaskan genggaman itu.


" Aku duluan ke kelas. "


" Iya, ehh yun mau ke kantin bareng ga nanti ?. "


" Belum tau lihat nanti aja. "


Bel masuk pun telah berbunyi semua siswa masuk ke kelas dan mengikuti pembelajaran.


Saat jam pelajaran berjalan, Ghaza tiba-tiba tidak fokus karena masih dibayangi kejadian tadi pagi ntah kenapa dia sangat kesal melihat Yugi menggenggam tangan Yuni.


" Ga, Ghaza lo kenapa sih gelisah gitu sakit lo " bisik Gani dari belakang Ghaza.


" Pak, saya izin ke toilet " ucap Ghaza dengan wajah datarnya.


" Iya silahkan. "


UKS


" Udah kamu balik aja ke kelas, Yun. "


" Kamu yakin bisa sendiri, Sal ?. "


" Yakin Yun, aku cuma mau istirahat aja kok kepala aku pusing jadi kamu lanjut aja lagi belajarnya. "


" Yaudah aku ke kelas, nanti jam istirahat aku kesini lagi ya. "


" Iya, terserah kamu aja. "


Saat sedang fokus berjalan menuju kelasnya, tiba-tiba tangan Yuni ditarik seseorang menuju sudut lorong yang cukup sepi.


" Lepasin, lee... pas kak Ghaza. "


" Iya ini gue, lo mau apa ?. "


" Kakak ngapain tarik-tarik aku, kan bisa ngomong baik-baik aja kak. "


" Lo ngapain ada diluar, lo mau bolos gue pikir anak kayak lo ga bakal bolos jam pelajaran sih. "


Sebelum menjawab pertanyaan itu, Yuni melepaskan tangannya dari genggaman Ghaza.


" Aku itu ga bolos kak, aku habis nganterin teman aku yang sakit ke UKS dan sekarang aku mau balik ke kelas, satu lagi bisa ga kakak ga usah nuduh yang buruk ke aku ataupun ke orang lain kak " ucap Yuni dengan sedih.


Ghaza hanya terdiam dan menatap Yuni.


" Yaudah aku mau ke kelas duluan kak. "

__ADS_1


Belum sempat melangkah tiba-tiba Ghaza memeluk Yuni.


" Kak, kakak ngapain kak lepasin kak lepasin. "


" Biarin gini dulu " sahut Ghaza santai.


" Kak, ini di sekolah aku ga mau dapat masalah karena ini kak, kak lepasin.. "


Namun Ghaza tetap diam dan merasa sangat nyaman saat memeluk Yuni.


" Nanti pulangnya gue yang antar ada yang mau gue omongin ke lo dan juga ibu lo, ga ada bantahan apalagi penolakan ngertikan " ucap Ghaza lalu melepaskan pelukannya.


" Tapi kak.... kak Ghaza.... " teriak Yuni tapi tak dihiraukan Ghaza.


' Kak aku ga mau kakak bersikap kayak tadi kak, aku ga bisa aku lebih suka kak Ghaza yang pertama kali aku ketemu ' batin Yuni.


' Gue ga bakal biarin lo dekat dan jadi milik orang lain, karena apa yang bikin gue nyaman harus jadi milik gue ' gumam Ghaza menuju kelasnya.


Ghaza kembali masuk ke kelasnya dan mengikuti pembelajaran yang masih berlanjut.


' Buset ni anak kenapa auranya jadi senang gitu balik dari toilet kesambet kali ya, ihhh ngeri juga ni si Ghaza akhir -akhir ini ' gerutu Gani memperhatikan sang teman.


Jam istirahat


" Kantin yuk Yun " ajak Sinta.


" Aku mau balik ke UKS sin, lihat keadaan Salma gimana kita kesana dulu habis itu baru ke kantin mau ga ?. "


" Yaudah boleh deh. "


' Loh kok Yuni ga ada di kelas ya atau dia udah pergi ke kantin duluan, padahal tadi udah dibilangin sama-sama kalo ke kantinnya ' gerutu Yugi.


Yugi bergegas menuju kantin, tapi ia kembali kesal karena tidak mendapati keberadaan Yuni.


" Gimana sal, udah mendingan sakit kepalanya ?. "


" Udah mendingan sih Yun, makasih tadi udah nganterin aku kesini " ucap Salma.


" Iya sama-sama sal, ohh iya kamu mau ikut kita ke kantin ga ?. "


" Boleh. "


" Kuat jalan ga sal, kalo ga biar kita pesanin aja makanannya nanti kita anter kesini " ucap Sinta.


" Kuat kok. "


Saat ini Yugi benar-benar frustasi karena tidak menemukan dimana keberadaan Yuni.


' Gue juga ga tau kenapa kalo ga lihat lo gue jadi kawatir Yuniiiii ' teriak Yugi didalam batinnya.


" Kita duduk disini aja ya, sal kamu mau pesan apa ?. "


" Teh panas sama nasi goreng aja, Yun. "


" Aku mau jus jeruk sama nasi goreng juga deh " ucap Sinta.


" Yaudah aku pesanin dulu. "


Perumahan Mewah


" Permisi pak " ucap Nilam.

__ADS_1


" Nyonya Nilam, sudah lama sekali nyonya tidak kesini " ucap Asep satpam rumah.


" Panggil Nilam saja pak, saya bukan Nyonya lagi di keluarga ini. "


" Saya tahu nyonya, tapi saya juga tidak enak jika memanggil nyonya dengan nama saja, bagaimana kalau saya panggil ibu Nilam saja ?. "


" Ya itu terserah bapak saja saya ingin bertemu mama Arumi. "


" Baik bu, nyonya Arumi ada didalam silahkan. "


" Terima kasih pak. "


' Berat rasanya saat harus kembali lagi ke rumah ini, karena dulu rumah inilah yang mengusirku untuk pergi bersama anak-anakku ' lirih Nilam.


Tinggggggg Tinggggggg (bel rumah)


" Iya sebentar " teriak sang pembantu.


" Iya, ada yang bis...sa nyonya Nilam mbok sangat senang bisa bertemu nyonya lagi. "


" Mbok, jangan panggil saya nyonya saya bukan nyonya di rumah ini lagi. "


" Bagi mbok nyonya akan tetap jadi nyonya di rumah ini. "


Mbok pun mempersilahkan Nilam untuk duduk di ruang tamu, sembari dia memberitahu pada Arumi.


Tok tok tok


" Iya siapa ?. "


" Ini mbok nyonya. "


" Iya ada apa mbok masuk saja " sahut Arumi.


" Maaf mengganggu nyonya, ada yang mencari nyonya dia sekarang sedang menunggu di ruang tamu nyonya. "


" Siapa mbok ?. "


" Nyonya Nilam, nyonya. "


" Nilam ? " ucap Arumi terkejut saat mendengar nama itu.


Kembali ke Sekolah


" Aku duluan ya Yun " pamit Sinta.


" Iya hati-hati sin. "


' Aku tunggu kak Ghaza disini aja kali ya, lagian kak Ghaza lama banget keluarnya atau udah ada di parkiran kali ya ' monolog Yuni.


" Haii Yun, tungguin aku yuniiiiiii " teriak Yugi.


' Aduhh Yugi, kalo ada dia nanti bisa jadi masalah lagi ni gi kamu kenapa sih selalu datang ke aku ' batin Yuni.


" Ehhh Yugi, kamu baru selesai kelas ya. "


" Iya ni, Yun kamu tadi kemana sih aku udah ke kelas kamu tapi kamunya ga ada, aku cari ke kantin juga ga ada, aku cari ke perpustakaan juga ga ada Yun aku khawatir tau. "


" Maaf gi, tadi pas jam istirahat aku ke UKS nem- " jelas Yuni disela Yugi.


" Kamu sakit Yun, sakit apa Yun sekarang gimana udah mendingan atau perlu aku antar ke rumah sakit ya " ucap yugi sembari mengecek dahi, lengan Yuni memastikan keadaan Yuni.

__ADS_1


Dan lagi-lagi saat itu seseorang menatap mereka dengan tatapan tajam dan marah.


__ADS_2