
...~ Buatlah bahagia menjadi sesederhana mungkin, karena jika kau memaksakan kebahagiaan yang lebih maka akan sulit bahkan tak akan pernah kau rasakan ~...
...🌻🌻🌻🌻🌻...
" Makasih ya udah anterin aku, mau mampir dulu ga ?. "
" Ga usah deh Yun, aku langsung balik aja. "
" Yaudah hati-hati ya bawa motornya. "
" Hemmmm. "
" Assalamualaikum ibu, bu Yuni pulang. "
Namun Yuni tidak mendapatkan sahutan dari sang ibu, Yuni pun kawatir dan mencari kesemua ruangan di rumahnya.
" Ibuuuuu, bu ibuuu dimana bu kalopun ibu keluar ibu kemana siang-siang gini ibuuuuu. "
Yuni mencoba menenangkan dirinya, mengganti seragamnya dan menunggu sang ibu di teras rumahnya.
" Ibu, ibu kemana sih bu Yuni kawatir. "
Sudah hampir satu jam Yuni menunggu ibunya namun tidak ada tanda-tanda sang ibu untuk pulang, ia pun mencari ibunya dengan rasa kawatir.
Ia takut jika kejadian waktu itu kembali terjadi, dimana sang ibu harus dirawat karena tiba-tiba ia sesak nafas setelah berjualan hingga larut malam.
Dan saat itu Yuni sangat kawatir akan keadaan sang ibu, ia takut jika sang ibu pergi meninggalkan dia maka ia akan hidup sendirian dan hal itu adalah hal yang paling ditakuti olehnya.
Di sebuah gubuk ditengah hamparan sawah luas.
" Kalo menurut kakak sih, ada baiknya kamu terima saja tawaran mama mertua kamu itu Nilam dengan aku terima hidup kamu sama Yuni bisa terbantu, kasihan juga Yuni kalo harus jualan setiap harinya bahkan sampe larut malam " ucap Heni, kakak sepupu Nilam.
" Iya kak, itu juga yang aku pikirkan tetapi bagaimanapun mereka sudah menyia-nyiakan Yuni kak, kenapa sekarang mereka baru datang putriku sudah merasakan derita dari kecil kak dan mereka tidak peduli. "
" Bahkan sampai akhirnya hidup kami benar-benar menderita, saat mas Reno menceraikan aku ditambah dengan Hana dan Zalvin yang pergi merantau dan tidak pernah kembali sampai sekarang, putri kecilku terlalu menderita kak. "
" Iya kakak tau Nilam, kakak juga tidak memaksa pendapat kakak karena keputusan dan pilihan ada pada kamu, dan kakak yakin kamu juga belum kasih tau masalah ini ke Yuni bukan ?. "
Nilam hanya membalas dengan anggukan.
" Heemmm, tapi ingatlah Nilam jangan paksakan ego kamu sendiri, kasihan Yuni jika harus menjalani kehidupan yang begitu berat ini diusia dia yang masih terbilang belia ini, Nilam. "
Nilam hanya terdiam mendengarkan setiap kata yang diucapkan sang kakak.
" permisi Bu, ibu lihat ibunya Nilam ga ?. "
" Ga neng Yuni. "
" Yaudah bu makasih ya. "
Yuni masih terus menyusuri setiap penjuru tempat tinggalnya namun tidak seorangpun yang tahu ataupun melihat ibunya Nilam.
__ADS_1
' Ibuuu ibu kemana Bu, Yuni kawatir. '
15:35 WIB
Yuni telah kembali pulang dan terus menunggu sang ibu di teras rumahny.
" Assalamualaikum. "
" Ibuuuu, ibu darimana Yuni kawatir sama ibu " sahut Yuni dan memeluk sang ibu.
" jawab dulu salam ibu Yun. "
" waalaikumussalam Bu. "
" Ibu dari tempatnya bi Heni, maaf ibu ga bilang ke putri ibu ini kalo ibu mau pergi. "
" Iya Bu, Yuni kadang juga bikin ibu kawatir. "
Rumah Ghaza
" Bang, abang Ghaza besok tolong bilang ke kak Yuni ya suruh datang ke lumah kita ini mama yang suluh " ucap Gia dengan polos.
" Kalo bang ga mau, kamu mau apa udah kamu aja yang pergi bilang ke kakak baik kamu itu " sahut Ghaza ketus.
" ihhh kenapa bang Ghaza jadi jahat lagi sih, kemaren bang udah minta maaf sama baik ke Gia, Abang " ucap Gia dengan sedih dan mata sayunya.
" Yaudah iya-iya besok bang bilang ke dia kalo diundang mama sama Gia ke rumah kita, udahkan adik bang yang paling cantik " goda Ghaza sembari mencubit pipi sang adik.
" Iya udah, tapi jangan cubit pipi Gia juga sakit. "
🌻🌻🌻🌻🌻
Lapak Dagangan
' Apa iya aku harus kasih tau Yuni sekarang soal mama dan juga orang-orang yang datang dihidup dia adalah orang yang dekat dan juga punya hubungan dengannya ' Nilam membatin.
' Ibu kenapa ya akhir-akhir ini sering ngelamun dan diam gitu, ibu ibu mikirin apa sih, Bu. '
" Neng baksonya 2 porsi dibungkus ya " pesan seorang ibu-ibu.
" Iya bu silahkan duduk dulu Bu. "
" Ada yang beli ya, yaudah biar ibu aja yang ambilin " ucap Nilam ketika tersadar dari lamunannya.
" Biar Yuni aja Bu, ibu duduk aja. "
Saat menyiapkan pesanan pembelinya, Yuni terus memikirkan apa yang sedang ibunya pikirkan.
" Ini pesanannya Bu " ucap Yuni sembari memberikan pesanan pembelinya.
" Iya neng. "
__ADS_1
' Ehhh ibu, ibu kenapa sih jangan bikin Yuni kawatir Bu ' batin Yuni.
Yuni pun mendekati sang ibu dan duduk disamping ibunya.
" Ibu...... ibu ada masalah ya cerita ke Yuni aja Bu, Yuni ga bisa lihat ibu diam-diam gini Bu " ucap Yuni dengan wajah sedihnya.
" Ehhh, ga sayang ibu ga kenapa-kenapa kok. "
" Ibu kalo emang ada masalah sama kebutuhan kita, Yuni bisa cari tambahan kerja bu atau kalo perlu Yuni berhenti aja sekolahnya gapapa bu. "
" Ga, sayang kamu ga boleh kerja apalagi berhenti sekolah, kalo pun kita perlu kebutuhan lain biar ibu aja yang kerja sayang. "
' Kamu ga boleh egois Nilam, kamu ga kasihan sama putri kamu sendiri yang harus merasakan derita dari kecil sampai sekarang ' kilasan perkataan sang sepupu terbayang diingatan Nilam.
21:45 WIB
Yuni dan ibunya sudah pulang ke rumah mereka.
" Biar ibu aja yang lanjutin kamu tidur aja besokkan sekolah. "
" Iya Bu, Yuni tidur duluan ibu juga jangan kecapean ya, Bu. "
🌻🌻🌻🌻🌻
Sekolah
" Pagi Yun " sapa Sinta.
" Iya sin, Nisa mana kalian ga bareng ?. "
" Nisa hari ini libur, katanya ada acara keluarga ?. "
" Ohhh. "
" Kayaknya tu anak suka deh sama lo Yun, ngintilin lo mulu yaudah deh gue duluan ke kelas " ucap Sinta saat melihat Yugi berjalan kearah mereka.
" Siapa sih sin ?. "
" Pagi Yuni ? " sapa Yugi dengan senyum sumringahnya.
' Ternyata Yugi ' batin Yuni.
" Pagi juga gi " sahut Yuni dengan senyuman manisnya.
" Aku senang deh hari ini kamu ga marah-marah ke aku, biasanya ni pasti udah ngomong ' ngapain ikut aku gi kelas kita beda, udah sana kamu ke kelas kamu ' pasti gitukan. "
" Yaudah kamu ga suka, aku duluan ke kelas deh. "
" Ga gitu juga Yun, jangan marah lagi dong aku baru aja senang sama kamu " ucap Yugi sembari menarik tangan Yuni.
Beberapa pasang mata melihat Yugi yang sedang menggenggam tangan Yuni.
__ADS_1
" Tu anak emang gerak cepat banget ya. "
" Udah biarin ajalah, lagian lo ga cocok sama dia justru lebih cocokkan di cupu itu. "