YUNI LORENZA

YUNI LORENZA
Bagian 43


__ADS_3

...~ketahui dan ingatlah ada seseorang yang bertahan dan bahagia hidup di dunia ini, karena kehadiran dirimu~...


...🌻🌻🌻🌻🌻...


Akhirnya Yuni pun memutuskan untuk pergi ke kantin, tapi lagi-lagi langkah dia terhenti ketika melihat seseorang tengah berdiri didepannya dengan tatapan yang sulit diartikan.


" Kak Ghaza ?, kakak udah lama ada disini " ucap Yuni terkejut lalu menatap Ghaza dan tempat ia dengan Yugi berbicara tadi.


" Kenapa kalo gue udah lama disini ?, kalo soal drama lo sama si culun itu sih udah gue saksiin seru juga " ucap Ghaza dengan senyumannya.


" Tapi tadi itu aku ga lagi peragakin drama sama Yugi kak, kita it- " penjelasan Yuni disela Ghaza.


" Lo ga usah jelasin atau bahas itu sama gue, ada hal yang lebih penting dari itu. "


" Maaf kak, aku mau ke kantin teman-teman aku udah nungguin permisi. "


" Lo tetap pergi, atau tetap disini dengerin gue, hm" tegas Ghaza bergema.


" Kak, kakak Ghaza itu mau apa sih sebenarnya ? kalo semua yang kakak lakuin itu dengan alasan Gia seharusnya kakak ga ada hak buat itu. "


" Ga ada hak ? Lo lupa Gia itu siapa gue ?. "


" Ga kak, aku ga lupa kalo Gia itu adeknya kak Ghaza tapi maksud aku itu kalo itu menyangkut Gia aku bisa tanya mang Johari atau orang tua kakak langsung. "


" Jadi lo ga anggap gue gitu, Lo yakin ga mau anggap gue ? " ucap Ghaza terus berjalan mendekati Yuni.


" Kak maksud aku itu bukan ga anggap kak tapi, kakkkkkk " teriak Yuni (sambil 🙌) saat Ghaza terus mendekatinya.


Ghaza pun melihat luka yang ada pada telapak tangan Yuni.


" Tangan Lo kenapa bisa luka ?. "


" Gapapa kak cuma kegores sedikit. "


" Siapa yang bikin tangan lo sampai luka, siapa ?. "


" Tangan aku gapapa kak. "


" Gue tanya siapa ? jawab. "


" Aku ga kenapa-kenapa kak, kemaren itu aku ga sengaja kepleset di lorong perpustakaan ya karena kepleset aku jatuh dan tangan aku kegores ke krikil yang ada disitu. "


" kemaren ?. "


Sekelabat bayangan terlintas dipikiran Ghaza.


" Iya gue habis dari UKS, tadi ada yang berantem jadi gue yang nolongin tu anak. "


" Siapa ? " ucap Ghaza.


" Tadi ada biasa junior " sahut Gani.


' Ga mungkinkan junior yang dimaksud Gani itu Yuni kan. '


" Kak, kakak kenapa ngelamun. "

__ADS_1


" Nanti Lo pulang sama gue, ga ada penolakan ngertikan " ucap Ghaza lalu pergi.


Yuni ingin pergi ke kantin tapi baru beberapa langkah bel masuk berbunyi, membuat langkah Yuni berbalik menuju kelasnya.


Di Kelas


" Lama banget ketemu si cupu itu sampai lupa sama teman sendiri " ketus Nisa.


" Nis, jangan ngomong gitu ah aku tadi. "


" Nisa bisa ga sih lo ga usah ngomong gitu banget ke Yuni, kesan lo itu kayak pacarnya Yuni sumpah overprotektif banget lo jadi teman " ucap Sinta ikut kesal dengan Nisa.


" Gue cuma ga suka aja kalo Yuni dekat sama dia, dan dia juga ga harus pergi dan ngambil waktu yang lama sama Yuni. "


" Uhhhh iya aku minta maaf Nis, Sinta. "


" Kalo sama gue lo ga perlu minta maaf Yun, ni sama si lebay aja " ucap Sinta menyindir.


Walaupun dengan karakter yang berbeda, tetapi mereka sama-sama bisa menerima dan tidak membawa pada perasaan.


" Hemmm gue maafin lain kali jangan gitu lagi. "


🌻🌻🌻🌻🌻


Rumah Ghaza


" Ma, mama ga ke kantol hali ini ?. "


" Iya tapikan sekarang jam makan siang jadi mama sempatin pulang buat ketemu peri kecil mama. "


" Ma, besok jadikan kita makan malam sama kak Gia juga ibu ?. "


" Jadi dong sayang, ohh iya kita mau masak ni besok buat tamu kita kak Yuni sama ibu. "


" Gia ga tau ma, semua makanan kitakan enak. "


" Sayang, mama boleh tanya sesuatu ke Gia ?. "


" Boleh dong ma, mama tanya apa ?. "


" Ehmm, Gia sayang banget ya sama kak Yuni ?. "


" Sayang ma, sayang banget malah kan Gia udah bilang ke mama kalo kak Yuni itu baik dan juga sayang sama Gia, ibu juga gitu ohh iya Gia senang banget kalo kak Yuni dongengin Gia pas mau tidur " cerita Gia penuh bahagia dan senyuman.


" Yasudah kalo gitu sekarang Gia ke kamar ganti baju, mama siapin makan siang buat Gia. "


" Oke makasih mama. "


' Apa mama Arumi tau ya soal Yuni ?,


tapi kalo Reno pasti tau sih soal putrinya aku juga tidak menyangka bisa dipertemukan lagi dengan Nilam dan juga Yuni putrinya. '


Sekolah


" Mau aku anter ga Yun ? " tawar Nisa.

__ADS_1


" Ga usah nis, aku pulang s-sa sama... "


" Sama siapa yun ?. "


' Kayaknya aku jujur aja deh, aku takut nanti jadi salah paham lagi antara aku sama Nisa ataupun Sinta. '


" Aku pulang sama kak Ghaza, nis. "


" Kak Ghaza serius Yun ? " kaget Sinta dan Nisa.


Yuni menjawab dengan anggukan kepalanya.


" Iihhh kok kamu makin deket sih sama kak Ghaza, gara-gara adeknya lagi ya ?. "


" Adeknya ? Siapa ? " heran Sinta.


Mau tak mau Yuni menjelaskan secara singkat siapa adek yang Nisa maksud.


" Ohhh gitu yaudah gue duluan deh lanjut aja, gue ga ikutan duluan ya " pamit Sinta lalu pergi.


" Nis, aku minta maaf kalo bikin kamu cemb- " jelas Yuni disela Nisa.


" Gapapa Yun, kalo emang kamu yang dekat dan dapatin kak Ghaza gapapa aku rela " ucap Nisa dengan nada sendu dan juga raut wajah sedih.


' aku tau kamu ga bisa rela nis ' batin Yuni.


" Yaudah aku duluan kamu hati-hati ya perginya dahhhh. "


' Apa aku jaga jarak sama kak Ghaza ya, tapi sebenarnya aku juga ga terlalu dekat sama kak Ghaza ini terjadi karena Gia saja ' gumam Yuni bimbang akan hal ia lakukan saat ini.


" Yugi " panggil Yuni saat melihat Yugi berjalan menuju arah parkiran.


Namun Yugi mengabaikan Yuni, bahkan tidak mengacuhkannya sama sekali.


" Yugiiiii, tunggu gi yugiiii " teriak Yuni mengejar Yugi.


Namun respon Yugi masih sama mengacuhkan Yuni, tetapi Yuni tetap mengejar Yugi hingga parkiran.


" Yugiiiiii. "


" Udah ga usah ngejar dia lagi, dan ga usah ngerasa bersalah " ucap Ghaza sembari mencengkram pergelangan tangan Yuni.


" T-api kak, Yuni cuma ga mau gara-gara hal itu bikin kami ga temanan lagi kak. "


" Pengen banget temanan sama dia ? " ucap Ghaza meremehkan.


" Kak.... yaudah kita pulang sekarang aja. "


Ghaza hanya diam dan menuju motornya, merekapun meninggalkan perkarangan sekolah.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di rumah Yuni.


" Makasih kak, ohh iya kakak ga jadi mau ketemu ibu aku ?. "


" Ga jadi, lagian gue cuma pengen mastiin aja janji lo ke Gia buat datang besok buat makan malam itu aja " ucap Ghaza mengakhiri percakapan lalu pergi meninggalkan perkarangan rumah Yuni.

__ADS_1


__ADS_2