
...~ pilihan terbaik adalah mengatakan kejujuran, karena sepandai apapun menyimpan sesuatu kesalahan akan berakhir dengan penyesalan ~...
...🌻🌻🌻🌻🌻...
" Kak lepasin kak " ucap Yuni sembari memberontak.
" Kalo gue ga mau lo mau apa ? lo itu udah kelewatan batas ya junior ga tau diri, udah berhasil deketin anaknya sekarang mau deketin orangtuanya ya " ucap Chelsea terus mencengkram tangan Yuni.
" Gue pikir lo cupu ternyata suhu juga, alias munafik sih " lanjut Key.
Sedangkan Gigi hanya diam, dia masih diselimuti rasa bersalah dan juga ragu akan tindakan yang ia lakukan pada Yuni.
" Woii gi, lo ngapain diam sih " teriak Key.
" Kak maksud kak Chelsea apa ? aku ga ngerti kak. "
" Wahh ingatan boleh juga ya, kita baru sekali ketemu ngomong waktu itu lo langsung ingat nama gue. "
" Tapi sayangnya gue ga suka sama lo, lo nanya maksud gue oke " setelah mengakhiri perkataannya Chelsea mendorong kuat Yuni hingga tersungkur ke atas tanah dengan kerikil-kerikil diatasnya.
" Aawww hisssss " Yuni meringis karena telapak tangannya tergores oleh krikil yang ada.
" Lo udah berani deket sama Ghaza itu udah jadi masalah besar, dan sekarang lo udah dekat sama mamanya Ghaza bahkan sampai dia nganter lo ke sekolah, enak banget ya hidup lo berasa lagi jadi Cinderella hahahahaha. "
" Hahahahha " Key juga ikut tertawa.
" Udah lah Chel, Key kasihan dia kita juga ga seharusnya sampai jahatin dia gini " bela Gigi membuat kedua temannya itu menatap tajam.
" Apa ? Lo bilang kasihan gi, udahlah gi ini ga seberapakan daripada waktu itu kita hampir bikin dia kehilangan nyawanya " ucap Key santai dengan senyuman.
" Maksud kakak " sahut Yuni dengan ringisan kesakitan diwajahnya.
" Lo pikir aja sendiri atau lo tanya ke diri lo sendiri " jawab Chelsea.
" Apa kalian juga yang nyerempet aku waktu itu " jawab Yuni dengan suara bergetar dan menangis.
" Anak pinter udah taukan sekarang lo harus ngapain, ga perlu gue ajarin atau kasih tau iyakan " ucap Chelsea.
" Iya lo ngertikan, anak pinter " timpal Key.
" Aku ga ada hubungan apapun sama kak Ghaza, kak. "
" Ga usah ngomong gue ga nyuruh lo ngomong soal itu, ga nyuruh atau lo masih mau " ucap Chelsea yang ingin kembali mendorong Yuni.
Prokkk prokkkk (suara tepuk tangan seseorang menghentikan Chelsea).
" Waahhh kalian bertiga keren banget, gue aja ga kebayang kalian bisa sekeren ini. "
" G-gani " ucap mereka bersamaan (Chelsea, Key, dan Gigi).
__ADS_1
Saat itu Yuni berusaha berdiri, dan dengan cepat Gani mendekati Yuni dan membantunya berdiri.
Gani juga menatap telapak tangan kanan Yuni yang terluka dan memerah.
" Gan, Gani ini ga bener kok ini cuma salah paham gan " ucap Gigi mendekati Gani.
" Jangan sentuh gue, jangan sentuh. "
" Lo ga seharusnya peduli sama dia Gani, lo itu harusnya dukung kita buat nyingkirin junior ga tau diri ini " ucap Chelsea tegas dan berani.
" yang ga tau diri itu dia atau kalian ? " sahut Gani dengan tatapan tajam kearah Chelsea dkk.
" Kayaknya kalian perlu dapat sanksi yang setimpal sih saya apa yang udah kalian lakuin, seminggu atau sebulan ya atau kalian mau keluar dari sekolah ini. "
" Maksud kamu gan, Gani jangan becanda oke kami minta maaf " ucap Gigi memohon.
" Gue juga ga nyangka, bisa-bisanya lo lebih milih junior kampungan ini daripada kita " ketus Key menatap sengit Gani.
" Tentu gue bakalan lap- " ucap Gani disela Yuni.
" Udah kak, aku juga ga kenapa-kenapakan jadi masalah ini ga perlu diperpanjang kak " ucap Yuni menengahi perdebatan.
" Oke buat hari ini mungkin termaafkan, tapi gue udah denger semuanya jadi gue bisa lakuin apa aja ke kalian termasuk laporin kalian ke polisi, biar kalian sadar diri dan ga nyelakain nyawa orang lain. "
" Lo bener-bener ya gan, gue juga ga akan tinggal diam. "
" Ikut gue ke UKS " ucap Gani lalu menarik tangan Yuni perlahan (kan tangannya terluka).
Kantin
" Lama banget sih si Gani ngantar bukunya " ucap Fero.
" Udah biarin aja, mana tau dia sekarang lagi baca buku atau belajar di perpustakaan yakan " sahut Zio.
" Kalo bener gitu sih kesambet tu anak, dia aja anti banget baca buku palingan baca buku cuma pas mau ujian wkwkwkw " canda Fero.
Saat ini Chelsea dkk sangat marah dan semakin membenci sosok Yuni.
Kembali ke UKS
Gani dengan telaten mengobati tangan Yuni yang terluka.
" Biar Yuni sendiri aja yang obatinnya kak, kalo kakak mau kelas gapapa. "
" Lo diam aja. "
" Makasih kak, kakak udah nolongin aku tadi. "
" Hari ini gue ikutin kemauan lo buat ga laporin mereka, tapi kalo sekali lagi gue tau mereka bikin ulah lagi lo ga berhak ngehalangin gue. "
__ADS_1
" Gapapa kak, ohh iya aku boleh nanya sesuatu soal kak Chelsea ga, kak ?. "
" Boleh lo mau nanya apa ?. "
" Kak Chelsea itu punya hubungan ya sama kak Ghaza ?. "
" Chelsea itu suka sama Ghaza udah dari awal SMA, tapi sampai sekarang dia ga bisa dapatin Ghaza karena Ghaza emang ga mau nerima dia alias ga cinta sih. "
" Heemmm " sahut Yuni sembari mengangguk.
" Intinya apa yang dilakuin Chelsea ke lo itu gara-gara Ghaza kan. "
Yuni hanya diam dan tak ingin menjawab.
" Apa gue harus rahasiain soal ini ke Ghaza juga ?. "
" Iya kak " sahut Yuni dengan cepat.
Gani hanya tersenyum melihat ekspresi wajah Yuni.
" Yaudah lo balik ke kelas, satu lagi kalo mereka bikin ulah ke lo lagi lo ngomong aja ke gue. "
" Iya kak, sekali lagi makasih kak. "
" Udah lo ga usah ngomo makasih terus ke gue " ucap Gani lalu pergi meninggalkan Yuni.
Gani bergegas menuju kantin untuk menemui para sahabatnya.
" Akhirnya datang juga yang diomongin, lo ngapain di perpustakaan lama banget kesambet lo disana " ucap Fero sembari menepuk bahu Gani yang duduk disampingnya.
" Kok lo bau betadin ya " ucap Zio mengendus-endus.
" Bener " sahut Fero.
" Iya gue habis dari UKS, tadi ada yang berantem jadi gue yang nolongin tu anak. "
" Siapa ? " ucap Ghaza.
' Gue berharap pertanyaan itu, tapi bukan dari lo juga ga karena lo orang yang ga boleh tau soal ini ' Gani membatin.
" Tadi ada biasa junior, pesanin gue makananlah laper ni " ucap Gani mengalihkan pembicaraan.
" Lo pesan sendiri lah. "
' Kenapa gue jadi penasaran ya sama junior yang dibilang Gani, ga mungkin juga Gani mau bantuin dia ' gumam Ghaza penasaran.
Kelas Yuni
' Kalo tangan aku luka gini, aku ga mungkin datang ke rumahnya kak Ghaza buat makan malam, tapi semoga aja bisa cepat sembuh lagian acaranyakan masih satu hari lagi. '
__ADS_1