Zara Mahesti

Zara Mahesti
Ep.14 MESUM


__ADS_3

Happy Reading ya readerss♡


Jangan lupa kasih jempolnya👍


Biar makin mantul bacanya🙇‍♀️🙇‍♂️


Oke thanks you all yang udah like + rate🙏


°~°


"Makan," kata-kata itulah yang pertama muncul saat Brian duduk berhadapan dengan Zara.


Sedangkan Zara hanya bisa menatap sup yang 10 menit lalu dibuat oleh Brian untuknya.


"Zara..." tegas Brian lagi karena Zara tak juga mengambil sendoknya.


Zara menatap Brian penuh welas. Aduh kalau-kalau Zara makan ini... nanti pasti dia mual.


"Ya udah nggak usah, buang aja." Judes Brian hendak bangkit sebelum Zara menahan tangan Brian dan meminta Brian duduk menemaninya makan.


"Baikah, aku makan nih." Ucap Zara memberanikan diri menyeruput kuah sup.


'Ihhh nggak enak banget sup nya...' batin Zara namun tetap saja Zara meminumnya.


Alis Zara berkerut setiap kali Zara menelan sup-nya ke dalam mulut. Berkali-kali Brian sebenarnya menahan tawanya melihat betapa tersiksanya Zara saat ini.


"Mmh... wa ena iyan!" Ucap Zara ketika dia menelan suapan terkhirnya.


"Mmh... ga enak Brian!" Terjemahan.


"Bagus Zara kamu berhasil. Besok-besok aku akan menyediakkan sup untukmu," papar Brian bangkit dan berjalan naik ke lantai atas memilih untuk pergi ke kamarnya.


Zara yang masih duduk dibuat kesal Brian, lagi-lagi dia masih dingin. Dasar pria aneh!


***


Malam


Saat ini Zara memakai bathrob-nya karena hari sudah malam. Zara ingin berendam air hangat di bath tub lantai tiga.


Saat Zara naik ke lantai 3 terdengar bunyi 'nguung~~' siapa di sana?


Zara keluar ke balkon tempat bath tub berada dan ternyata Brian sedang berendam juga? Zara hampir dibuat omes melihat dada bidang Brian yang terlihat sangat menggugah.


Untung saja mata pria itu sedang terpejam. Hingga tak menyadari Zara sedang ada di depannya melihat tubuh six pack-nya yang hot.


"Aduh kenapa dia ada di sini sih?" Gumam Zara risau jika Brian nanti membuka matanya. Dan jika Zara nekat ikut berendam bisa-bisa dia hamil muda.


Karena seingat Zara ada berita yang mengumumkan seorang gadis hamil saat bangkit dari kolam renang yang semua isinya adalah pria dewasa.

__ADS_1


Gawat!


Zara perlahan berjalan seperti pencuri meninggalkan tempat itu. Namun, Zara menghentikan langkahnya saat suara baritton yang ia kenal berbunyi.


"Mau kemana?" Tanya Brian. Astaga! Brian sudah sadar gimana ini?



"Hehe mau ke dalam, numpang mandi. Karena air di kamar mandiku nggak nyala. Udah kamu lanjutin aja refresingnya yah!"


Ucap Zara sebelum tali bathrob-nya tiba-tiba terbuka dan menampilkan tubuhnya yang hanya terbalut bra dan cd.


#kok jadi 18+?🤣🤣


"AAAAAHHH BRIAN MESUM LU CEPET TUTUP MATA!" Teriak Zara pada Brian yang masih melongo menatap tubuh Zara yang ramping dan juga berisi di bagian-bagian yang menonjol.


Bukannya menutup mata sesuai perintah Zara, Brian malah bangkit berdiri mendekat ke arah Zara yang berusaha menutupi tubuhnya dengan mengikatkan lagi talinya.


"Udah nggak usah ditutup, tadinya kamu ke sini mau berendam kan? Sekalian aja sama aku." Ujar Brian dengan beraninya melepas bathrob Zara lalu mengangkat tubuh Zara.


"WOII MESUM KEPARAT BRIAN LEPASIN GUE!!" Teriakkan itu tak diindahkan Brian karena Brian ingin menutupi kebenaran kalau dia saat ini sedang tegang. Astaga, Brian kendalikan itu!


"Udah diem aja di sini. Nggak usah malu... aku aja diliatin kamu lama nggak malu," sindir Brian karena pasti dia sudah tahu Zara tadi menatapnya lama karena mata Zara fokus pada dada bidang pria lajang satu ini.


"Ish!" Air adalah yang pertama Zara amukkan pada Brian.


Brian hanya tertawa karena berhasil mengerjai Zara balik. Memangnya hanya Brian saja yang bisa tertipu?


Rona merah langsung mencuat dari pipi Zara. Apa-apaan sih Brian? Tadi dia bilang Zara cantik? Masa sih, atau jangan-jangan.


Zara menatap ke arah belahan dadanya yang terekspos dan menatap Brian bolak-balik mencerna apa yang ada di pikirannya.


Otomatis Brian juga mengikuti arah pandang Zara saat Zara menatap belahan dadanya sendiri. Dan itu adalah kesalahan besar Brian.


"HEH MESUM!" Bentak Zara menutupi dadanya.


"Huft..." Brian perlahan mendekat ke arah Zara yang sedang fokus melindungi tubuhnya dari pandangan Brian.


"Mau aku buat mesum beneran?" Dengan santai Brian menjilat telinga Zara pelan.


"Heh apaan jilat-jilat kamu xiao anj*ng yah?" Zara dengan cepat mendorong dada bidang Brian namun alhasil dialah yang terdorong mundur.


"Brian!" Teriak Zara.


"Hm?" Deheman Brian di dekat leher Zara membuat Zara merinding disko.


Zara pasrah saja dengan apa yang akan terjadi nanti. Kesalahan besar mengajak Brian berlibur berdua.


"Puft... idiot," tawa Brian langsung menjauh dari tubuh Zara yang sebenarnya menggiyurkan bagi pri itu.

__ADS_1


Tidak berbohong jika saat ini Brian sedang menutupi miliknya karena tubuh molek Zara. Brian jadi tidak sabaran menikah dengan Zara.


"Ish apaan sih nggak lucu tahu!" Kesal Zara bersidekap menatap langit.


Seketika amarah Zara menghilang melihat sebuah pola yanh dibentuk bintang.


"Cantiknya..." gumam Zara sebelum Brian menatapnya lembut.


"Iya cantik."


***


"Gimana sih! Kok di sini sinyal nggak ada yah?" Kesal Zara di kamarnya saat ia ingin menelfon kedua sehabatnya.


"Namanya aja puncak," sanggah Brian berdiri di depan pintu kamar Zara.


"Ngapain ke sini?!" Sinis Zara.


"Mau jadi bodygard yang baik?" Ucap Brian berjalan mendekat setelah mengunci pintu kamar. Dengan keadaan panik Zara berdiri untuk siap siaga jika Brian orang mesum.


"Ngapain dikunci?" Tanya Zara.


"Ssst... awas ada orang nakal di sini," bisik Brian di telinga Zara.


"Kamu!" Pangkas zara cepat.


"Sssut! Zara jangan keras kepala." Ancam Brian menarik tangan Zara untuk tidur di ranjang.


"Brengs*k lepasin nggak?!" Teriak Zara membuat Brian terpaksa membungkam mulut Zara.


Zara yang hampir menangis sesenggukkan tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


Rasa panik Zara sekarang benar-benar nyata ternyata Brian selama ini hanya akting. Dan menyakiti Zara. Menghiyanati Zara?


Brakkk!


"Hem!!" Gumam Zara keras kaget dengan apa yang terjadi saat ini.


"Ssst tenanglah Zara aku di sini..." bisik Brian semakin mengeratkan pelukkannya pada Zara.


TBC


Terima kasih telah memberi jempol👍


Dan kalau dibaca juga semoga terhibur👌


Juga ini udah aku revisi...


Semoga aja minim kesalahan oke doakan aku menurut kepercayaan masing-masing...🙏

__ADS_1


Luv kalian readerss♡


__ADS_2