"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"

"Babysitter Cantik Idaman Paralelaki"
12


__ADS_3

chika membuka matanya,dan menoleh kearah samping.


dilihatnya sesosok anak kecil yang berambut panjang,tengah terlelap dengan memeluk guling kesayangannya. diusapnya kepala anak kecil itu perlahan lahan,agar tidak menggagu tidur pulasnya.kangen deh sama putri dan davit batin chika


chika pun keluar dari kamar cheline dan menujuh dapur,dan ternyata disana sudah ada mba suteng yang sedang masak.


"selamat pagi mba!"


"pagi chika"


"kamu ngapain kesini chika"


"mau lihat mba suteng masak siapa tau aku bisa belajar boleh"


"boleh lah"


untung ini bukan di rumah,bisa bisa diajak perang dunia nhi sama papa kalau aku ke dapur.dalam hati chika


chika melihat mba suteng dengan sangat serius.


"selesai!!" mba suteng


"cepat sekali masaknya"tanya chika heran


"iya,kan cuma nasi goreng"jawab suti enteng


mba mah bisa masak lah aku nyalain kompor saja ngga bisa!!!!!chika


"chika sebentar ya mba ke toilet dulu."


"iya mba"


disaat chika sedang mencuci beberapa peralatan yang dipakai untuk masak denagn sangat tenang


dimas dan davit berjalan menujuh meja makan untuk sarapan pagi


mereka pun menyapa chika.


"pagi mba chika!!"sapa davit dengan senyum khasnya

__ADS_1


"pagi mba chika yang paling cantik"dimas tersenyum


"pagi juga davit,dimas"


"ayo makan!!yang banyak ya makannya, supaya kalian ngga lemas disaat sedang belajar."sambung chika


mereka makan dengan sangat tenang, setelah selesai makan mereka pun berangkat manujuh kampus dan sekolah.


chika merapikan kembali meja makan dan membawa beberapa peralatan makan yang sudah di pakai davit dan dimas kedapur.


sebaiknya aku membangunkan cheline sekarang.chika berjalan baru beberapa langka


Rangga memanggilnya dengan setengah berteriak


"chika "


"iya!ada apa"


"gorengin aku telur dong"


"ta-pi,tapi a-ku"kenapa aku gugup


dimana mba suteng !katanya pergi ke toilet kok lama shi. ah bodoh amat,gue coba ajah semoga bisa.


perlahan mengambil wajan,menuangkan minyak,dan menyalakan kompor.setelah beberapa menit chika memecakan telor.


"awww....."teriak chika dari dapur.


Rangga yang mendengar teriakan chika berlari menujuh dapur.


"kamu ngga apa apa??"tanya rangga panik


"hiks...hiks...hiks tanganku"menagis sambil mengusap tangannya.Rangga pun membawa chika duduk "kamu tunggu sini, aku ambil kotak obatnya dulu."tak menunggu beberapa lama Rangga datang dengan membawa kotak obat.


"kamu tahan ya, soalnya ini agak perih."


chika pun mengangguk


"aw..... perih"

__ADS_1


"kamu shi,kalau ngga tau masak ngomong.jadinya kan kayak gini"


"tadinya aku mau bilang,cu-man"


"cuman apa"potong Rangga


telingaku sakit mendengar teriakanmu chika


"eh ngga apa apa"


Rangga memeriksa tangan chika dan memastikan tidak ada terluka lagi.


tangan dia halus bangat , pasti dia ngga perna masak. tau gitu gue ngga nyuruh dia!!Rangga


dengan masih memegang tangan chika


mba suteng tiba tiba muncul ditengah keheningan


"chika kenapa tuan?"


"kamu dari mana mba"tanya rangga balik


"dari toilet tuan"


apa tuan Rangga marah padaku???suteng


"aku ngga apa apa kok mba,aku ke atas dulu ya .mau bangunin cheline dulu."


"kamu ngga boleh tangannya basah,sebelum lukanya mengering."


apa???dia perhatian bangat sama chika .


apa dia sudah mulai berubah.suteng


"iya tuan ...."


berjalan meninggalkan suteng dan rangga


"huuuuh....kenapa shi tadi jantung gue hampir copot gila,cuman dipegang doang"

__ADS_1


__ADS_2