
chika duduk di atas tempat tidur dengan pakain tidurnya dan handuk yang melilit dikepalanya sambil memainkan hpnya.
sedangkan rangga yang sedaritadi didalam kamar mandi akhirnya keluar dengan menggenakan handuk
"lagi apa.."
"tungguin kamu"
"buat?"sambil naik diatas tempat tidur
chika yang sedang asik memainkan hpnya tidak menengok rangga
"mau itu...."mengalihkan pandangannya ke arah rangga yang sudah sangat dekat dengannya
"mau apa??"tersenyum penuh arti
"soal tadi.."
rangga mendekatkan wajahnya dengan wajah chika
jangan sekang dong aku belum persiapan!!!
batin chika sambil menggeser sedikit seakan tahu kemaun rangga.
"aku mau ceritain tapi dengan satu syrat,kamu harus kasih aku jatah sekarang!"
jatah apaan!!
"setujuh "rangga melihat chika
"ngga apan sih cuman cerita doang,kalau gitu aku tanya mami ajah"
__ADS_1
chika hendak berdiri dari ranjang. namun, rangga menarik tangan chika. dia terjatuh tepat di atas tubuh rangga tanpa menunggu lama rangga ******* bibir mungil chika.
chika terdiam,rangga melepaskan handuk yang chika gunakan di kapalanya perlahan. ciuman yang tadinya hanya di bibir,kini turun ke leher dan tertinggallah bekas kepemilikan di sana.
saat rangga sedang asyik dengan gaira sedang menggebu gebu.tiba tiba, ada yang mengetok pintu kamarnya.
tok tok tok tok berulangkali, chika menghentikan rangga dengan hendak bangun dari tubuh rangga
tapi rangga kembali menarik chika tapi bukan dari tangan melainkan dari pinggang.
rangga kembali mencium bibir chika perlahan. chika menikmatinya, dan tak peduli dengan suara ketukan pintu.
tapi lama lama kalamaan, suara ketukan pintu semakin keras.
tok tok tok tok dengan berat hati.akhirnya,rangga yang menghentika aksinya. padahal ini kesempatannya dengan chika. setelah selesai acra penikahan,mereka tidak menikmati malam pertamanya. dan sekarang saat mereka sudah terbuai malah di ganggu dengan enta siapa yang sangat menyukai pintu kamar mereka.
"buka ajah duluh "rangga menghentikan aksinya
rangga yang melihat chika sedang merapika rambutnya akhirnya dia yang membukakan pintu
krek ...."kenapa?"rangga menatap tajam orang di depannya
ternyata davit yang mengetuk
"kak chika mana?"tanyanya balik sambil melihat lihat kedalam kamar
"ngapain nanya nanya istriku?"rangga menutup pintu kamarnya sedikit.
"mau minta tolong sama kak chika"
chika yang mendengar namanya di sebut langsung menghampiri mereka
__ADS_1
kenapa di tutup pintunya mata chika melirik keluar
"eee davit kenapa?"chika berdiri di belakang suaminya
"kak chika bisa bantuin aku ngga "
"bantuin apa?"chika membuka pintu agar dia bisa keluar.
"jadi aku mau kasih hadia buat seseorang.cuman, aku ngga tahu yang cocok itu yang mana."
"apa hubungnya sama istriku"
"kak chika kan perempuan pasti tahu dong. soalnya, yang mau aku berih hadia itu perempuan"
"ooh mana barangnya"
"kita ke kamar aku ajah soalnya barangnya di sana"
"bentar dulu ya aku rapiin rambut dulu"sambil tangannya menyisir rambut ke pelakang dan terlihatlah bekas kepemilikan rangga di lehernya.
davit melihat rambut chika,dan beralih ke rangga yang bertelanjang dada,hanya mengenakan handuk di pinggangnya. oooh jadi aku gangguin mereka,ada harus muka kak rangga kayak gitu batin davit
"aku tunggu di kamar ya kak"davit berlalu diri hadapan chika dan rangga
"mau lanjut"godah rangga di telinga chika.
"ngga bisa, nanti davit kelamaan nunggunya."ceplos chika enteng sambil masuk.
"berarti bisa dong"rangga pun mengikuti chika
dan chika hanya mengangguk pelan.
__ADS_1