
"belum nyonya,kata pak supri pagi pagi betul tuan Rangga sudah berangkat." berbicara sambil menggerakkan tangan.
"oh,dia akhir akhir ini sibuk sekali"memandang suteng.
"mami mba yang ini namanya siapa" cheline menunjuk chika
"namanya mba chika." jawab sang mama
"oh,aku belum memperkenalkanmu" sambungnya ibu ika lagi
"ini suamiku,namanya pak frendi"memegang pundak sang suami.
" ini Davit dan dimas,sebenarnya aku punya tiga anak laki laki.tapi dia lagi sibuk mengurus perusahan dan yang paling cantikkkkk,siapa ayo."
"Cheline................" menjawab dengan setengah berteriak.
"pintar sekali anaknya mami " mencubit hidung sang anak
"dan aku sendiri namanya ika, terserah kamu mau panggil apa saja yang menurut kamu nyaman dan sopan untukmu"sambungnya lagi.
"kalau kamu sudah selesai temanin dia,kamu boleh makan." tersenyum kepada chika
"iya nyonya" dibalas senyuman oleh chika
ruang makan yang tadi tadinya penuh oleh para penghuni rumah.serentak sepih satu persatu orang pun pergi ke dari sana.
sedangkan di dapur,para pelayan sedang menikmati makanan mereka.
"chika,kenalin ini pak supri sopir pribadi disini!"
rina menerangkan.
"oh!! chika" mengulurkan tangan
__ADS_1
"supri"membalas uluran tangan chika
halus sekali tangannya cantik lagi batin supri.
"chika setelah ini, kamu sudah taukan apa yang akan kamu lakukan"tanya suteng.
"sudah mba"jawab chika lembut
setelah selesai makan, chika pun meninggalkan dapur dan berjalan menujuh kamar cheline.
thu kan aku lupa kamar nya yang mana ya? gerutu chika dalam hati, dengan perlahan chika pun membuka salah satu pintu. untung aku ngga salah! menarih nafas perlahan
"eee kamu sudah selesai makan?" tanya nyonya ika yang sedang duduk di tepi ranjang,sedangkan cheline lagi sibuk dengan mainannya.
"sudah nyonya"jawab chika sopan
"ayo sini"panggilnya lagi
"duduk sini "menepuk tempat duduk kosong di sampingnya
chika berjalan mendekati tempat yang di tunjuk nyonya ika
"umur kamu berapa?"
"dua puluh tahun nyonya"jawab chika
"oh, masih mudah ya" tersenyum
"kalau anakku yang pertama, umurnya dua puluh dua tahun" sambungnya
"oh,," jawab chika singkat
"kalau Davit, umurnya sembilan belas tahun.sedangkan dimas, umurnya lima belas tahun dan cheline tiga tahun.saya dan suami saya menikah mudah jadi anak anaknya sudah besar semua." jelasnya
__ADS_1
"ooooh." chika tersenyum
"chelinemau main sama mba chika ngga."melihat cheline yang sedang sibuk dengan mainanya.
"mau mami!"melihat sang ibu dengan serius
"ayo mba kita main"memegang tangan chika
mereka pun bermain dengan serius, dan tidak menghiraukan orang yang sedang melihat mereka sedaritadi. akrab bangat mereka! pada hal baru kenal.
batin nyonya ika,dia pun keluar kamar dan berjalan menuju kamarnya sendiri.
"suteng,chika asalny dari mana shi"tanya pak supri
"dari desa,memangnya kenapa?"melihat supri dengan wajah yang serius
"aku kira jatuh dari langit,hahaha"sambung supri
"hiiiidiih ingat umur" berbicara dengan mata melotot
"abisnya cantik shiii" tersenyum
"supri,tuan Rangga kenapa ngga pulang" tanya suteng.
"ngga tau,katanya ada meeting gitu."jawan supri
"oh,kapan pulang?" suteng
"mana ku tau" mengangkat kedua tangan
"harusnya kamu tanya dong."suteng
"aku ngga berani,kan kamu tau sendiri orangnya ngga banyak ngomong kaya kamu."mendorong kepala suteng dengan jari telunjuknya dan dia pun berlari meninggalkan suteng sendiri.
__ADS_1